Connect with us

Bodetabek

KPK Resmi Tetapkan Bupati Bogor dan Tiga Anak Buah Sebagai Tersangka

Published

on

Bogor, HarianSentana.com – Bupati Bogor Ade Yasin resmi ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka suap terkait pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor tahun 2021.

“Bupati Bogor Ade Yasin ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan keterangan, barang bukti dan temuan yang kami dapatkan,” kata Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (28/4/22) dini hari WIB.

Dalam kasus ini, kata Firli, pihaknya menetapkan delapan orang tersangka yakni pemberi suap Ade Yasin, MA selaku Sekdis PUPR Kabupaten Bogor, IA selaku Kasubdit Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor, dan RT selaku PPK Dinas PUPR Kabupaten Bogor.

Sementara itu empat penerima suap dari BPK perwakilan Jawa Barat yakni ATM sebagai Kasub Auditor IV Jawa Barat 3 Pengendali Teknis, AM, HN, dan DG sebagai pegawai BPK Jawa Barat.

“Pada kegiatan operasi tangkap tangan, tim KPK mengamankan 12 orang pada Selasa 26 April sekitar 23.00 Wib di Bandung dan Kabupaten Bogor. Namun setelah dilakukan penyidikan secara mararathon ditetapkanlah delapan tersangka,” ujarnya.

Dalam OTT ini, KPK mengamankan uang senilai Rp 1, 24 miliar dalam kegiatan selama 2 hari tersebut. Dan untuk kepentingan proses penyidikan para tersangka ditahan selama 20 hari pertama terhitung sejak hari ini, sampai dengan 26 Mei 2022.

Sebelumnya Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata, mengaku heran korupsi masih dilakukan oleh para kepala daerah. Padahal, sejak KPK berdiri, sudah banyak kepala daerah yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT).

“Selama belasan tahun KPK hadir, sudah banyak kepala daerah yang mengalami OTT. Itu saja tidak membuat yang lain kapok. Ini menjadi keprihatinan kami. Kenapa terus berulang?” ujar Alex pada satu kesempatan belum lama ini.

Menurut Alex, data dari Global Corruption Barometer (GCB) tahun 2020 menjelaskan soal kebiasaan masyarakat memberikan imbalan atas pelayanan publik yang diterima.

Ada sejumlah hal yang dijadikan alasan seperti ucapan terima kasih 33%, sengaja diminta memberikan 25%, sebagai imbalan layanan lebih cepat 21%, serta tidak diminta, namun umumnya diharapkan memberi sebanyak 17%. “Hal ini menunjukkan masyarakat bersikap permisif terhadap korupsi atau serba membolehkan,” kata Alex.

Sementara itu penangkapan Ade Yasin menambah panjang daftar kepala daerah yang kena OTT KPK. Sebelum Ade, pada tahun ini KPK telah menjaring sejumlah kepala daerah dalam operasi senyap tersebut.

Pada Rabu 5 Januari lalu, KPK menangkap Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi. Kemudian seminggu setelahnya, giliran Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas’ud dijaring KPK.

Selanjutnya, tim KPK kembali bergerak dan berhasil menangkap Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin pada Selasa 18 Januari.

Tahun lalu, beberapa kepala daerah juga kena OTT KPK. Mulai dari Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin, Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari, Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat, dan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.
Penulis: Dedy Firdaus/Tabrani/Subur

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bodetabek

Satlantas Polres Bogor Berlakukan Ganjil-genap Setiap Akhir Pekan Dijalur Puncak.

Published

on

Bogor, Hariansentana.com – Guna mengantisipasi kemacetan di jalur puncak Satuan lalu lintas (Satlantas)Polres Bogor Akan memberlakukan ganjil genap pada akhir pekan Kebijakan ini di lakukan berdasarkan peraturan menteri perhubungan nomor 84 tahun 2021.

Kebijakan ganjil genap di jalur puncak akan di laksanakan selama tiga hari kedepan mulai hari ini tanggal 20,21,22 may 2022.kepada masyarakat yang mempunyai tujuan perjalanan ke kawasan wisata puncak agar memperhatikan himbauan tersebut.

” Kebijakan ganjil genap di jalur puncak akan di lakukan tiga hari di akhir pekan, mulai hari ini jum’at tangal 20 jam 14 00 sampai hari minggu tanggal 22 may jam 24 Wib” Demikian di sampaikan AIPDA Usri kepada wartawan jumat 20/5/22.

Mengingat kemacetan kerap terjadi setiap hari libur di jalur puncak, pemberlakuan ganjil genap di kawasan wisata puncak akan terus di lakukan setiap akhir pekan.

( Tabrani / Dedy F / Subur )

Continue Reading

Bodetabek

PWI Kab Bogor Gelar Halal Bihalal

Published

on

Bogor, HarianSentana.com – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi, perkuat kebersamaan dan kekompakan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor menggelar acara Halal Bihalal yang berlangsung di Sekretariat PWI Kompleks Perkantoran Pemda Jl.Bersih nomor 1 Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jum’at 20 Mei 2022.

Hadir dalam kesempatan tersebut Bayu Rahmawanto selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bayu Rahmawanto, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bogor, Deni Humaedi, Perwakilan PWI Kota Bogor serta seluruh anggota PWI Kabupaten Bogor.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bogor, Bayu Rahmawanto mengatakan dengan adanya giat halal bihalal ini bisa mempertemukan kita semua untuk saling bersilaturahmi bermaaf-maafan di momentum Hari Raya Idul Fitri ini.

“Alhamdulillah terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PWI Kabupaten Bogor atas undangannya. Setelah kita melaksanakan puasa di bulan Ramadhan, dilanjutkan dengan Hari Raya Idul Fitri, di acara Halal Bihalal ini semoga kita semua kembali Fitrah dan terlepas dari segala dosa aaminnn,” ucap Bayu.

Mewakili Pemerintahan Kabupaten Bogor, Saya berharap PWI bisa bekerjasama dan ikut berperan serta membangun dan memajukan Kabupaten Bogor, ujarnya.

“Kita ini mitra, hayu kita bareng-bareng bersinergi membangun Kabupaten Bogor yang lebih baik,” harap Bayu.

Ditempat yang sama Ketua PWI Kabupaten Bogor H.Subagiyo dalam sambutannya juga mengatakan, Dengan kegiatan Halal Bihalal ini semoga bisa dijadikan ajang kita semua untuk saling melepas segala rasa yang mengganjal di hati. Saling memaafkan segala dosa dan kesalahan, sehingga tali silaturahmi antara kita sesama anggota PWI kembali terjalin erat. Kekompakan antar teman seprofesi tetap terjaga, ujar H.Bagiyo.

Sementara itu, Ketua Panitia Halal Bihalal PWI Kabupaten Bogor, Dedi Firdaus menyampaikan apresiasinya kepada panitia dan anggota yang telah bekerja demi menyukseskan acara ini.

“Alhamdulillah kegiatan halal bihalal PWI Kabupaten Bogor hari ini meskipun berlangsung secara sederhana, tapi bisa berlangsung lancar dan sukses. Semua tentu atas kerjasama dan partisipasi semua anggota,” papar nya.

( Tabrani / Dedy F / Subur )

Continue Reading

Bodetabek

Ngeri!!!!! KPK OTT Bupati Bogor Ade Yasin

Published

on

By

Bogor, HarianSentana.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bogor, Ade Yasin bersama beberapa pihak lainnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru bicara KPK, Ali Fikri membenarkan KPK telah melakukan kegiatan tangkap tangan di Bogor. Giat ini dilakukan sejak Selasa malam (26/4) hingga Rabu pagi (27/4) di wilayah Jawa Barat.

Ali Fikri juga membenarkan bahwa Bupati Bogor ikut terjaring dalam giat KPK ini. “Di antaranya Bupati Kabupaten Bogor, beberapa pihak dari BPK Perwakilan Jawa Barat dan pihak terkait lainnya,” ujar Ali kepada wartawan, Rabu pagi (27/4/22).

Kegiatan tangkap tangan ini, kata Ali, dilakukan karena adanya dugaan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan suap.

“KPK masih memeriksa pihak-pihak yang ditangkap dan dalam waktu 1×24 jam KPK segera menentukan sikap atas hasil tangkap tangan dimaksud. Perkembangannya akan disampaikan lebih lanjut,” pungkas Ali.
Penulis: Dedy Firdaus

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2019 HarianSentana.com. Theme by PT. Ciptamedia Kreasi.