Kesehatan
Dorong Kesehatan Mental Generasi Muda Demi Indonesia Emas 2045
Jakarta – Anggota Komisi IX Netty Prasetiyani Aher menyampaikan bahwa kesehatan mental generasi muda saat ini terancam karena hadirnya standar kebahagiaan dan kesuksesan ala media sosial.
“Generasi muda kita terpapar oleh standar nilai di media sosial yang seringkali tidak relevan dengan kondisi real di lapangan. Anak-anak kita banyak yang tidak sadar bahwa apa yang dipertontonkan oleh para influencer di media sosial sebagiannya hanyalah gimmick untuk menarik viewer,” kata Netty dalam dalam keterangannya, Senin (3/3).
Padahal, kata Netty, generasi muda merupakan faktor kunci dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
“Generasi Z yang saat ini berusia produktif akan menjadi pemimpin dan penggerak bangsa di masa depan. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa mereka mendapatkan dukungan yang cukup, baik dari segi kebijakan, lingkungan sosial, maupun layanan kesehatan mental,” ujarnya.
Menurut Netty, berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, seperti tekanan akademik, persaingan kerja, serta pengaruh media sosial, dapat berdampak pada kesehatan mental mereka.
“Jika tidak ditangani dengan baik, hal ini bisa berpengaruh pada produktivitas dan stabilitas sosial ekonomi bangsa ke depan,” terangnya.
Seminar ini menghadirkan narasumber ahli, antara lain dr. Imran Pambudi, MPHM (Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kementerian Kesehatan RI), Dr. Irfan Aulia Syaiful, S.Psi., M.Psi., Psikolog (Praktisi Kesehatan Mental), serta Amatullah Basiimah (Deaf Learning Center Ibtisamah), yang membahas berbagai strategi dalam menjaga kesehatan mental generasi muda.
Imran Pambudi menyampaikan hasil penelitian I-NAMHS tentang kesehatan mental generasi muda dimana 34,90% remaja berusia 10 -17 tahun mengalami gangguan jiwa, bahkan 1,40% -nya sampai pada tingkat memiliki pemikiran utk bunuh diri. Sayangnya, penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa hanya 2,6% yang mengakses layanan konseling di yankes.
Oleh karena itu, Irfan Aulia sebagai praktisi kesehatan mental meminta generasi muda agar jangan menjadikan konten media sosial sebagai ukuran dalam menilai diri sendiri. “Jika ada tanda-tanda yang mengganggu aktivitas rutin seperti: tidak nafsu makan, sulit bangun tidur padahal tidak begadang, dan lain-lain, jangan konsultasi lewat tiktok atau instagram untuk melabeli diri bipolar atau depresi.
Anda harus datang ke professional untuk mendapatkan diagnosis yang benar,” katanya.
Sementara Amatullah Basiimah sebagai narasumber yang juga penyandang disabilitas (tuna rungu), memaparkan bahwa kesehatan mental disabilitas tergantung pada kemampuannya menerima kondisi diri sendiri dan adanya dukungan keluarga. “Kesehatan mentalnya akan optimal jika memiliki keluarga yang memahami, menerima, mendukung dan mempercayainya dengan penuh cinta sehingga ia mampu menjadi subyek dalam berbagai aspek kehidupan,” katanya
Oleh karena itu, sebagai anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, dan kependudukan, Netty menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada kesehatan mental generasi muda.
“Kita perlu menciptakan ekosistem yang mendukung anak-anak muda agar mereka bisa berkembang dan berkontribusi maksimal bagi bangsa. Salah satunya adalah dengan memperkuat ketahanan keluarga,” ungkap Netty.
“Keluarga harus menjadi tempat seseorang sehat dan bahagia, bukan justru menjadi salah satu penyebab gangguan kesehatan jiwa. Dukungan keluarga amat diperlukan untuk terus membuka akses bagi anak dan remaja yang mengalami masalah gangguan mental agar mendapatkan solusi,” tutupnya.
Kesehatan
PT Fast Beauty Indonesia Dukung Generasi Muda Melalui Program CSR “Glow Up with Knowledge” di SMKN 74 Jakarta Selatan.
Jakarta, Hariansentana.com — Sebagai wujud komitmen dalam mendukung pendidikan serta pengembangan potensi generasi muda, PT Fast Beauty Indonesia menyelenggarakan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Glow Up with Knowledge” di SMKN 74 Jakarta Selatan.
Program ini ditujukan bagi siswa-siswi SMKN 74 Jakarta Selatan dengan tujuan membekali mereka pengetahuan dasar mengenai perawatan kulit yang aman dan tepat sejak dini, sekaligus memperluas wawasan mengenai personal branding dan peluang karier di industri kecantikan, khususnya melalui pemanfaatan media sosial dan platform digital.
Dalam pelaksanaannya, PT Fast Beauty Indonesia menghadirkan sesi edukasi skincare yang dikemas secara interaktif, disertai demo produk secara langsung menggunakan rangkaian produk dari berbagai brand kecantikan yang berada di bawah naungan dan distribusi PT Fast Beauty Indonesia, antara lain SKIN1004, ANUA, SEASEE, Beplain, Purito, YNM, Arencia, Celimax, Eqqualberry, P Calm, Banila Co, Cellfusion C, Brand-brand tersebut dikenal dengan pendekatan ingredients-focused, aman digunakan untuk berbagai jenis kulit, serta relevan dengan kebutuhan generasi muda.
Kegiatan ini turut menghadirkan Kyla Kameron, seorang influencer yang dikenal aktif membagikan konten seputar gaya hidup perempuan dan tips kecantikan.
Melalui sesi ini, para siswa mendapatkan pemahaman praktis mengenai kebiasaan perawatan diri yang sehat, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan remaja.
Tidak hanya berfokus pada edukasi kecantikan, program ini juga menghadirkan sesi inspiratif mengenai peluang karier di industri kecantikan yang terus berkembang, termasuk profesi sebagai host live streaming yang kini menjadi bagian penting dalam ekosistem live commerce. Sesi ini dibawakan oleh Tommy Siahaan, seorang pembawa acara senior dengan pengalaman panjang di industri hiburan, yang membagikan wawasan seputar peran host live streaming, teknik komunikasi, penguasaan produk, hingga membangun interaksi dan kepercayaan audiens secara real-time.
“Kami percaya bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam menciptakan ekosistem industri kecantikan yang berkelanjutan,” ujar Dongkwan Han selaku CEO dari PT Fast Beauty Indonesia (5 Februari 2026).
“Melalui program CSR Glow Up with Knowledge, kami ingin berbagi pengetahuan, pengalaman, serta motivasi agar para siswa – siswi memiliki kepercayaan diri dan kesiapan untuk memasuki dunia kerja maupun membangun usaha di industri kecantikan.”
Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 74 Jakarta Selatan, (Dra. Indah Sri Wahyuningsih, M.Pd), menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dan berharap program serupa dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi serta kesiapan siswa menghadapi dunia profesional.
Melalui program ini, PT Fast Beauty Indonesia berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan dengan membantu mencetak talenta muda yang terampil, berdaya saing, serta memiliki pemahaman yang baik terhadap industri kecantikan, sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia di masa depan. (***)
Kesehatan
Mandaya Group dan Geron Bio Jalin Kerja Sama Bangun Laboratorium Berstandar GMP di Indonesia.
Jakarta, Hariansentana.com — Mandaya Group dan perusahaan bioteknologi asal Korea Selatan, Geron Bio, resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU). Hal ini dilakukan untuk pengembangan laboratorium berteknologi tinggi berstandar Good Manpufacturing Practices (GMP) di Indonesia. Fasilitas ini akan menjadi fondasi bagi pengembangan layanan precision medicine, termasuk terapi kanker dan berbagai penyakit kompleks lainnya.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh CEO GeronBio Bio, Lee Shongune, dengan didampingi perwakilan di Indonesia Hur Youngsoon (Ayu), CFO Herris Salim, General Manager Hong Jung Hee, dan BR Mega Setiyawati.
Founder Mandaya Hospital Group, Dr. Ir. Edhijanto Widaja Taufik, MBA, M. Biomed, dalam sambutannya mengatakan bahwa, kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk menghadirkan layanan pengobatan modern dan berstandar internasional bagi masyarakat Indonesia,” ucapnya di ruang Royal Even Hall RS Mandaya Hospital Puri Tanggerang, Jumat (28/11/2025).
Dr. Edhijanto menjelaskan, Geron Bio merupakan perusahaan riset yang berfokus pada teknologi terapi sel punca, obat berbasis sel, serta pengembangan imunoterapi. Melalui kerja sama ini, Mandaya Group dan Geron Bio akan mengembangkan terapi inovatif seperti terapi sel punca, dan terapi sel imun,” jelasnya.
Kerja sama ini juga meliputi pengembangan terapi sel punca, yang memanfaatkan kemampuan regeneratif sel punca untuk memperbaiki jaringan tubuh yang rusak. Teknologi ini berpotensi besar dalam menangani penyakit degeneratif maupun kondisi medis kronis lainnya.

Selain itu, pengembangan terapi sel imun akan menjadi aspek penting lainnya. Terapi ini mengoptimalkan kemampuan alami sistem kekebalan tubuh untuk melawan berbagai penyakit, sehingga memberikan pendekatan pengobatan yang lebih presisi dan efektif. “Hari ini kita menandatangani kerja sama dengan Geron Bio, dalam rangka mengembangkan riset terapi sel,” ucapnya.
Menurutnya, saat ini pemerintah Indonesia melalui Kemenkes sedang membuka peluang yang luar biasa memperbolehkan riset penelitian berbasis pelayanan. Untuk membuat terapi cel tersebut dibutuhkan laboratorium yang berteknologi tinggi berstandar Good Manpufacturing Practices (GMP) yaitu laboraturium yang bebas dari kontraminasi apapun, baik virus, bakteri, debu dan sebagainya.
Mandaya telah memiliki ruang dan teknisi laboratorium berstandar GMP tersebut, yang investasinya tidak sedikit dari fasilitas produksinya, tetapi juga memiliki teknologi bagaimana membuat terapi cel itu effisien dan efektif.
Dengan hadirnya laboratorium berstandar GMP ini, Mandaya Group dan Geron Bio berharap dapat membuka akses lebih luas bagi pasien Indonesia terhadap terapi sel modern yang sebelmnya hanya tersedia di luar negeri. Kolaborasi ini menandai langkah besar dalam membawa teknologi kesehatan masa depan ke tanah air,” harapnya.

Sementara CEO GeronBio, Lee Shongune, dalam sambutannya memberikan apresiasi yang mendalam kepada team Mandaya Group, yang tengah mempersiapkan kemitraan ini. “Bagi saya hari ini merupakan hari yang pertama GeronBio dan Mandaya Group bekerja sama,” ucapnya.
Geron bio adalah perusahaan yang mengembangkan teknologi terapis sel punca dan cel imun yang telah berkembang dengan kekuatan GMP yang setarap tertinggi di korea. Tingkat aktivitasi cel yang diabilitas yang sangat tinggi dan sudah terbukti memiliki teknologi yang terkemuka.
Kemitraan dengan Mandaya Royal Hospital Puri sangat berguna untuk mengembangkan expansi teknologi bersama sama.
Kami siap untuk memberikan perwakilan Geronbio di indonesia untuk lebih mendukung pada Mandaya dalam memperluas pelayanan. Mulai dari terapi cel dan suplay media kulture, hingga produksi produk bertahap berbasis dalam jangka waktu panjang.
Kolaborasi ini bukan sekedar untuk mengadakan teknologi, melaikan sebagai batu loncatan pertama untuk menghasilkan pendapatan dan data clinis secara bersamaan diluar negeri. Mandaya merupakan mitra sejati yang dapat berbagi resiko dan hasil. Geronbio akan membawakan teknologi dan kwalitas terbaik dari korea,” pungkasnya. (Red)
Kesehatan
Ulang Tahun ke-4, RS Mandaya Royal Puri Hadirkan Layanan Transplantasi Ginjal dan Hati
JAKARTA, SENTANA – Dalam rangka perayaan ulang tahun ke-4, Mandaya Royal Hospital Puri terus memperkuat posisinya sebagai pusat kesehatan terdepan melalui peluncuran berbagai inovasi medis terbaru. Salah satu layanan penting yang diluncurkan pada tahun ini adalah transplantasi ginjal dan hati.
Layanan transplantasi ini semakin memperkuat posisi Mandaya Royal Hospital Puri sebagai rumah sakit rujukan yang mampu menyediakan layanan medis berskala internasional bagi pasien di Tanah Air.
“Meski baru berusia empat tahun, kami telah memperoleh izin untuk melakukan transplantasi ginjal. Kami menjadi rumah sakit swasta keempat di Indonesia yang mampu menjalankan prosedur ini, didukung oleh tim nefrologi dan urologi yang sangat kuat. Selain itu, kami juga merupakan salah satu rumah sakit swasta di Indonesia yang dapat melakukan transplantasi hati.” kata dr. Ben Widaja, Co Founder dan Presiden Direktur Mandaya Hospital Group.
Layanan transplantasi ginjal dan hati di Mandaya Royal Hospital Puri dikerjakan oleh tim dokter multidisiplin yang terdiri dari ahli bedah transplantasi, nefrolog, hepatolog, ahli anestesi khusus transplantasi, serta tenaga keperawatan terlatih, yang bekerja dalam sistem perawatan terpadu.
Selain itu, Mandaya Royal Hospital Puri juga telah dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti ruang operasi modern, unit perawatan intensif khusus transplantasi, teknologi penunjang mutakhir, serta prosedur keamanan yang mengikuti standar internasional.
Mandaya juga memperluas kapasitas layanan onkologi melalui pengenalan kemoterapi HIPEC, sebuah metode terapi yang memberikan obat kemoterapi bersuhu hangat langsung ke dalam rongga perut.
HIPEC terbukti menjadi pendekatan efektif untuk menangani kanker usus besar dan kanker ovarium stadium lanjut yang telah menyebar ke rongga perut, karena dapat menghancurkan sisa sel kanker secara lebih optimal dengan efek samping yang lebih minim dibandingkan kemoterapi sistemik.
Di bidang kesehatan wanita, Mandaya Royal Hospital Puri juga menghadirkan HIFU (High-Intensity Focused Ultrasound), yaitu teknologi non-invasif untuk penanganan miom atau kista rahim. Metode ini memanfaatkan gelombang ultrasound terfokus untuk menghilangkan miom tanpa pembedahan, sehingga organ rahim tidak perlu diangkat dan waktu pemulihannya lebih cepat.
Tidak hanya menghadirkan layanan medis terbaru, Mandaya juga mengumumkan rencana ekspansi dengan membangun Mandaya Royal Hospital Antasari di Jakarta Selatan. Rumah sakit 23 lantai dengan 300 tempat tidur yang dijadwalkan dibuka pada pertengahan tahun 2026 ini akan menjadi pusat layanan kesehatan modern dengan teknologi robotik mutakhir.
Dengan berbagai langkah strategis ini, Mandaya Royal Hospital Puri semakin memperkokoh komitmennya dalam menyediakan layanan kesehatan yang inovatif dan bertaraf internasional bagi masyarakat Indonesia.
Momentum ulang tahun ke-4 ini menjadi tonggak penting atas perjalanan Mandaya dalam menghadirkan pelayanan komprehensif sekaligus menjadi titik awal untuk terus berkembang dan menghadirkan terobosan-terobosan kesehatan di tahun-tahun mendatang.
-
Nasional5 days agoLSM PRB M Johan Pakpahan S.H Tolak Wacana Denda KTP Hilang, Dinilai Bebani Rakyat
-
Ibukota5 days agoKeluhkan Beban Kerja, Kasatpol PP DKI Jakarta Minta Tempat Istirahat
-
Peristiwa5 days agoPelapor Nilai Pernyataan Feri Amsari Menyinggung Perasaan Petani
-
Nasional6 days agoDPRD DKI Jakarta Gelar Paripurna Pergantian Ketua DPRD Pada 30 April 2026.

