Connect with us

Ekonomi

Berikan Wawasan Kepada Masyarakat, PT SEIV Indonesia Gelar Workshop Polypox Epoxy Flooring System

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com — Seiv Paint sebagai produsen cat lokal unggulan di Indonesia selalu mengedepankan kepuasan pelanggan. Dalam rangka memberikan wawasan kepada masyarakat luas, PT SEIV Indonesia mengadakan kegiatan workshop produk Polypox Epoxy Flooring System, bertempat di SEIV Paint Center jalan Gajah Mada, No. 37, Jakarta Barat, Jumat (20/1/2023).

Dalam kegiatan workshop produk Polypox Epoxy Flooring System tersebut, para peserta bisa mendapatkan pengalaman yang menarik untuk mendapatkan pelatihan mengenai salah satu produk SEIV yaitu Polypox Epoxy Flooring System.

Marketing Manager PT SEIV Indonesia, Adeline Suriaatmaja mengatakan untuk kegiatan workshop Polypox, peserta akan diajak berinteraksi seperti pengecatan langsung dengan produk SEIV Polypox Epoxy Flooring System.

Dari kegiatan workshop Polypox ini terdapat beberapa pilihan aplikasi pengecatan yang bisa dilakukan peserta diantaranya, pengecatan Polypox Epoxy Self Leveling dan pengecatan Polypox Motif Marble. Dengan cara pengecatan dan teknik yang berbeda membuat peserta menjadi tahu proses aplikasi Polypox dengan benar dan tepat.

“Tak hanya itu saja, dalam kegiatan workshop Polypox, para peserta juga diberikan informasi mengenai produk SEIV Polypox Epoxy Flooring System dan tanya jawab untuk mengetahui informasi serta wawasan yang bisa didapatkan oleh peserta,” lanjutnya.

Selain itu para peserta yang sudah daftar dan mengikuti kegiatan workshop Polypox ini, yang beruntung bisa mendapatkan doorprize hadiah menarik,” tambahnya.

Dijelaskannya, ada beberapa jenis Polypox Epoxy Flooring System diantaranya, SEIV Polypox Sealer, SEIV Polypox Seeler SF, SEIV Polypox Floor Top Coat HS, SEIV Polypox Floor Screed, SEIV Polypox Floor Top Coat SL, dan SEIV Polypox Flooring Top Coat SL2000.

Polypox Floor Top Coat SL 2000 adalah cat dengan bahan dasar epoxy resin yang bebas dari pelarut organik dan multi guna. Cat ini didesain untuk melindungi beton dan memiliki karakteristik sifat mekanik yang sangat baik. Cocok digunakan di berbagai janis lantai, seperti lantai di gudang, pabrik, laboratorium, dapur, proses Industri makanan dan tempat-tempat yang memerlukan lingkungan yang higienis.

Selain itu,PT SEIV Indonesia juga memiliki produk cat dekoratif diantaranya SEIV Magnoprime (cat dasar), SEIV Magnolite (cat intenor), SEIN Magnoclean (cat intenor mudah Giberaihkan), SEN Magnoshusid (cat ekstenor) dan SEIV Elasko (cat waterproofing).

Selain Itu juga SEIV ada produk cat otomotif, cat kapal (marine), cat pesawat (aircraft), cat Industri (industrial), cat lantai (flooring), cat tugas berat dan pelindung (heavy duty & protective).(***)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ekonomi

Untuk Masa Depan Rendah Emisi di Indonesia, IATMI dan ExxonMobil Berkolaborasi Dukung Teknologi CCS

Published

on

By

Jakarta, HarianSentana – Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) menuju Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 atau lebih cepat. Sementara itu, pemerintah juga menargetkan produksi minyak 1 juta barel per hari (BOPD) dan gas 12 miliar standar kubik kaki per hari (BSCFD) pada 2030. Untuk mengatasi kedua tantangan tersebut, teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon atau Carbon Capture Storage (CCS) diyakini menjadi salah satu solusi untuk mencapainya.

Hal tersebut disampaikan Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Kementerian ESDM, Mirza Mahendra, dalam acara Lunch and Talk Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI) di Kantor Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) Jakarta, Kamis (2/2).

Acara bertajuk “Potensi CCS sebagai Teknologi untuk Offset Emisi di Indonesia” ini dihadiri oleh Vice President, Low Carbon Solutions Technology Portfolio, ExxonMobil Technology and Engineering Company, Prasanna V. Joshi sebagai pembicara, Kepala Lemigas Ariana Soemanto, Dadan Damayandri dari Lemigas, perwakilan dari Indonesia Petroleum Association (IPA) serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

Menurut Mirza Mahendra, guna mendukung pengembangan CCS, Kementerian ESDM telah membuat rancangan Peraturan Menteri terkait Penyelenggaraan CCS pada Kegiatan Usaha Hulu Migas. Kini, rancangan tersebut telah melalui tahap harmonisasi antar kementerian.

“Rancangan ini adalah bentuk kesamaan visi kami bersama stakeholders. Sebuah kolaborasi yang baik antara government dengan stakeholder seperti IPA, IATMI, perusahaan-perusahaan migas, serta institusi perguruan tinggi.  Peraturan ini merupakan embrio awal kita memasuki babak baru yaitu CCS,” ungkap Mirza.

“Dalam Roadmap Net Zero Emission Indonesia di sektor energi yang disebutkan pada Special Report International Energy Agency (IEA), aplikasi CCS dimulai setelah tahun 2025 dengan jumlah CO2 yang ditangkap diperkirakan 6 juta ton per tahun pada 2030, kemudian mencapai sekitar 190 juta ton CO2 per tahun pada 2060,” lanjut Mirza seraya menambahkan bahwa saat ini terdapat 16 proyek CCS/CCUS di Indonesia dalam tahap studi dan persiapan, sebagian besar ditargetkan beroperasi sebelum 2030.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua IATMI Raam Krisna menyampaikan teknologi CCS bukan hal yang baru. Menginjeksikan CO2 ke sumur migas diyakini akan meningkatkan produksi migas. Terlebih, geologi Indonesia juga mendukung penerapan teknologi ini. “Geologi Indonesia cukup unik dengan banyaknya lapangan-lapangan yang berdasarkan jebakan geologi dapat secara alami menahan CO2 yang diinjeksikan nantinya,” katanya.

Hasil penggunaan CCS untuk meningkatkan produksi, menurut Raam, tidak bisa langsung terlihat hasilnya dalam tahun ini, melainkan di tahun-tahun mendatang. IATMI berharap peningkatan produksi minyak dari teknologi ini dapat mengurangi tekanan impor minyak.(s)

Continue Reading

Ekonomi

Raih Pendanaan, Startup KiriminAja Siap Melebarkan Sayap di 2023

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – KiriminAja, Startup Logistic Enabler berbasis di Yogyakarta dengan user mencapai 200.000 dari awal berdiri di tahun 2020 dan tersebar di seluruh Indonesia, mengumumkan telah meraih pendanaan pada tahun 2023.

KiriminAja merupakan startup teknologi yang memberikan kekuatan di bidang supply chain untuk membantu UMKM serta pebisnis online. Kami menyediakan opsi fleksibel untuk pelanggan dengan dengan banyak pilihan ekspedisi dan sistem yang mudah digunakan personalized service. “Pendanaan tersebut akan kami gunakan untuk akselerasi akuisisi market baru, meningkatkan layanan customer juga pengembangan produk baru.

Beberapa inisiatif yang akan dikembangkan diantaranya Cash Advance COD, dan pemberian modal bisnis, sesuai dengan visi KiriminAja membangun ekosistem edukasi untuk meningkatkan pertumbuhan UKM di
Indonesia. Ujar Fariz GTJ, CEO & Founder KiriminAja, dalam Zoom Meating di Jakarta Kamis (2/2/2023).

Dengan pendanaan ini juga ditandai dengan masuknya Djohari Zein jajaran Komisaris bersama Bapak Budi Isman dan Yulian Afrizal dengan tujuan semakin memperkuat solusi bisnis supply chain berbasis teknologi,” tambahnya.

Arief Ardinugroho mengungkapkan KiriminAja mencatat pertumbuhan 811% dalam satu tahun terakhir, dan tetap akan agresif dalam mengejar pertumbuhan seiring masih besarnya potensi pasar. “Kami menghindari adanya perang harga dalam mengejar pertumbuhan. Salah satu program yang baru kita launching adalah KiriminAja One Year Coaching, Modal Bisnis
KiriminAja serta Reward Loyalty ” Lanjut Arief Ardinugroho CMO KiriminAja.

Growth market size COD masih sangat tinggi di Indonesia, 73,04% pembayaran di e-commerce masih mengandalkan fitur COD dan 21,2% dilakukan melalui transfer bank berdasarkan survei
Badan Pusat Statistik (BPS) mayoritas usaha e-commerce (83,11%) di hampir semua lapangan usaha, lebih suka memilih menggunakan metode cash on delivery (COD).

Estimasi nilai transaksi e-commerce di Indonesia pada tahun 2023 US$ 121 Miliar. Oleh karena itu, KiriminAja masih menjadi pilihan para bisnis owner, online seller maupun enterprise, selain market COD masih mendominasi pasar di Indonesia, KiriminAja akan terus
berkembang, mendampingi serta maju bersama karena Indonesia masih membutuhkan sedikitnya 4 juta wirausaha baru untuk turut mendorong penguatan struktur ekonomi.

Sebab, saat ini rasio wirausaha di dalam negeri masih sekitar 3,1 persen dari total populasi penduduk.

Tentang KiriminAja

Sebagai pendamping Entrepreneur untuk meningkatkan bisnis, hadir dengan berbagai layanan dalam sektor pembiayaan: Management logistic, Financing, Refinancing & Funding. KiriminAja membawa spirit “Udah tenang, KiriminAja” yang memberikan reassurance & reliable kepada
para penggunanya.

#Bisnisjaditenang Kami memberikan solusi untuk UMKM, pebisnis online, serta seluruh masyarakat Indonesia
yang ingin melakukan pengiriman paket.
● Kemudahan pengiriman paket dengan pilihan berbagai ekspedisi.
● Adanya layanan pengiriman COD (Cash On Delivery) dengan pencairan dana harian dan sistem pick up kurir oleh ekspedisi.
● Layanan pengiriman paket non-cod dengan sistem pick up kurir oleh ekspedisi.
● Platform yang dapat membantu pebisnis online mengendalikan dan mengelola bisnisnya dengan lebih baik.

Dengan layanan dan inovasi yang ditawarkan, KiriminAja memiliki komitmen untuk berkontribusi
pada perekonomian Indonesia, dengan cara memberikan solusi serta kemudahan bagi para pebisnis online agar bisnisnya dapat terus berkembang.(Red)

Continue Reading

Ekonomi

Dukung Geliat Industri dan Bisnis, PLN Siap Tingkatkan Pasokan dan Keandalan Listrik di Batam

Published

on

By

Batam, HarianSentana.com – PT PLN (Persero) melalui anak usahanya, PLN Batam menggelar _Investor and Bussines Forum_ dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi di Kota Batam, Rabu (1/2). PLN siap memasok kebutuhan listrik untuk mendukung geliat roda perekonomian di wilayah Batam yang berada jalur perdagangan internasional.

Walikota Batam yang diwakili Asisten I Pemerintah Kota Batam, Yusfa Hendri mengapresiasi dukungan PLN dalam memasok kebutuhan listrik di Batam. Dirinya menilai hadirnya listrik yang andal menjadi salah satu prioritas dalam mengembalikan geliat perekonomian Batam melalui sektor industri.

“Kami masyarakat Kota Batam berbangga kepada PLN yang telah turut membangun kembali Batam menjadi salah satu wilayah tumpuan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Yusfa.

Dirinya menambahkan, bahwa pertumbuhan ekonomi di Kota Batam pada tahun 2021 mampu tumbuh dengan angka 4,75 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau sebesar 3,43 persen dan secara nasional 3,69 persen. Bahkan pada triwulan II tahun 2022 perekonomian Batam tumbuh 5,01 persen.

“Dan kami meyakini di tahun 2022 ini rentang pertumbuhan ekonomi batam itu ada di kisaran 5,5 sampai dengan 6,8 persen. Ini adalah hasil dari kebijakan Pemkot Batam yang tetap menjaga aktivitas industri dan pembangunan daerah saat pandemi,” ucap Yusfa.

Pertumbuhan ekonomi juga terlihat dari mulai pulihnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Batam. Pada tahun 2020, jumlah wisatawan hanya sekitar 2.000 orang, sementara pada tahun 2022 sudah lebih dari 565 ribu. Jumlah tersebut akan meningkat seiring pembangunan infrastruktur seperti peningkatan lebar jalan, Bandar Udara Internasional Batam, dan penyediaan transportasi publik seperti Lintas Rel Terpadu (LRT).

“Targetnya nanti bisa mencapai 30, 40 juta orang yang keluar masuk ke batam melalui bandar udara saja. Bisa kita bayangkan kalau nanti trafik sebanyak itu, tentu ini akan memunculkan _multiplier effect_. Ini akan memunculkan peluang-peluang bisnis yang besar dan ini tentu juga akan membutuhkan listrik yang banyak,” papar Yusfa.

Sementara Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, seiring dengan pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan konsumsi listrik di Batam juga mengalami lonjakan signifikan. Sepanjang tahun 2022, konsumsi listrik meningkat sebesar 14,71 persen dari 2,56 juta Megawatt hour (MWh) pada tahun 2021 menjadi 2,94 juta MWh pada tahun 2022.

“Tahun 2022 pertumbuhan konsumsi listrik di Batam luar biasa, kalau tahun 2021 hanya tumbuh 5,01 persen, tahun 2022 ini lebih dari 14 persen. Ini menjadi sinyal pertumbuhan roda ekonomi Batam yang kembali pulih pascapandemi,” ucap Darmawan.

Geliat pertumbuhan ekonomi di Batam juga terlihat dari potensi kebutuhan listrik di Batam melalui pertumbuhan industri. Darmawan menilai, potensi ini menjadi titik cerah bagi pertumbuhan ekonomi nasional mengingat Batam merupakan kawasan yang menjadi wilayah dengan potensi bisnis masa depan. Apalagi, Batam menjadi bagian dari rantai pasok komoditas Internasional.

“Batam ini menjadi salah satu wilayah dengan pelanggan prioritas yang besar bagi PLN. Kami berkomitmen akan terus melayani kebutuhan industri di Batam. Melalui PLN Batam, kami akan menyediakan layanan yang super premium untuk mendukung pertumbuhan industri di Batam. Dengan listrik yang andal dan terjangkau, kami yakin PLN Batam dapat menjadi jantung dari pertumbuhan ekonomi di sini,” papar Darmawan.

Dia memastikan bahwa PLN Grup tak hanya memberikan pasokan listrik andal tetapi juga menyuplai kebutuhan listrik melalui sumber energi bersih.

“Malam ini menjadi simbol bahwa pengembangan bisnis PLN Grup hari ini sudah jauh expand. Kami bukan hanya menyediakan listrik, kami berkembang dan siap menghadirkan layanan yang jauh lebih beragam sesuai kebutuhan pelanggan. Batam akan menjadi _role model_. Dan seantero Indonesia akan menjadikan Batam sebagai _best practice_ dan percontohan,” ujar Darmawan.

Direktur Utama PLN Batam, M. Irwansyah Putra memastikan akan memaksimalkan pelayanan kelistrikan melalui inovasi layanan sehingga mampu mendorong perekonomian Batam.

Salah satu inovasi yang dilakukan oleh PLN Batam adalah menghadirkan layanan _Smart Green Service_ (SGS). PLN menjadikan Batam menjadi wilayah pengembangan smart grid dan juga berbasis energi hijau yang terintegrasi. PLN Batam memasok kebutuhan industri dengan membundling layanan listrik grid, layanan green energy dari PLTS atap, _smart meter_, internet building, _digital solution_ bahkan hingga _data center_.

“Inovasi ini merupakan hasil dari transformasi PLN yang dipimpin langsung oleh Bapak Darmawan Prasodjo selaku Direktur Utama. Dengan hadirnya layanan ini kami yakin kebutuhan listrik, khususnya layanan listrik bersih untuk industri dapat kami penuhi,” pungkas Irwansyah.

Dalam acara _Investor and Business Forum_, PLN Batam juga melakukan beberapa penandatanganan nota kesepahaman, antara lain kerja sama penyediaan dan pengelolaan tenaga listrik total 1.008 MVA dengan 8 perusahaan, kerja sama penyediaan dan pemasangan PLTS Atap dengan 6 perusahaan, kerja sama pemanfaatan energi baru terbarukan, dan kerja sama dalam rangka mendukung kebutuhan kelistrikan di Kawasan Ekonomi Khusus.()

Continue Reading
Advertisement

Trending