Ibukota
Ada 397 Lapangan Padel di DKI, Pramono Tegas Minta Bongkar yang Tak Miliki Izin PBG
Jakarta, Hariansentana.com. – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat ada 397 lapangan padel yang tersebar di Jakarta. Dari jumlah tersebut, Pemprov kini tengah menyisir kelengkapan perizinan, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
“Jadi jumlah padel yang ada di Jakarta sesuai data sekarang ini 397 lapangan padel. Kami sedang mendalami berapa dari 397 tadi yang mempunyai izin atau tidak,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Ia menegaskan lapangan padel di Jakarta yang tidak memiliki PBG akan dikenai sanksi tegas. Sanksinya mulai penghentian kegiatan, pembongkaran bangunan, hingga pencabutan izin usaha.
“Yang berikutnya adalah bangunan atau lapangan padel yang tidak memiliki PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) dilakukan penghentian kegiatan, pembongkaran, dan pencabutan izin usaha,” jelas Pramono
Kami mensinyalir ada yang tidak memiliki izin ataupun tidak memiliki PBG. Nanti angkanya akan dipastikan oleh Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan,” ujarnya.
Selain menyisir izin, Pemprov DKI juga telah memutuskan menghentikan penerbitan izin baru lapangan padel di zona perumahan. Pembangunan baru lapangan padel hanya diperbolehkan di kawasan komersial dan wajib mengantongi persetujuan teknis awal dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Untuk lapangan yang sudah memiliki PBG tapi berada di kawasan perumahan, kegiatan operasionalnya dibatasi maksimal hingga pukul 20.00 WIB. Pengelola juga diwajibkan membuat sistem peredam suara untuk mengurangi kebisingan yang dikeluhkan warga.
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Farah Savira selasa(24/2/2026).mendukung langkah tegas Pemprov DKI dalam menertibkan lapangan padel yang beroperasi di zona perumahan dan mewajibkan lokasinya berada di kawasan komersial demi menjaga kenyamanan warga. Menurut Farah, banyak lapangan padel yang berdiri di tengah permukiman sehingga perlu dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap perizinannya.
“Kami sangat mendukung penertiban jam operasional lapangan padel. Banyak lapangan yang izinnya berada di tengah-tengah pemukiman warga, sehingga perlu dicek kembali bagaimana perizinannya,” ujar Farah.(Sutarno)
Ibukota
Pemprov: 185 Lapangan Padel di Jakarta Tak Punya Izin PBG
Jakarta, Hariansentana.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.Tegas meminta lapangan padel yang tak memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk dibongkar.
Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata), DKI Jakarta Vera Revina Sari dalam keterangannya, menyebut ada 212 lapangan padel di Jakarta memiliki PBG.
“Kecepatan perkembangan bangunan padel memang luar biasa. Sampai 23 Februari 2026 tercatat 212 bangunan padel yg telah memiliki PBG,” ujar Vera kepada wartawan, Rabu (25/2/2026).
Vera menyebut ada 185 lapangan padel yang belum memiliki PBG. Termasuk lapangan yang belum punya PBG, total ada 397 lapangan padel di Jakarta.” Ada 185 bangunan padel yang tidak memiliki PBG,” katanya.
Arahan Pramono.Tegas.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mencatat ada 397 lapangan padel yang tersebar di Jakarta. Dari jumlah tersebut, Pemprov kini tengah menyisir kelengkapan perizinan, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
“Jadi jumlah padel yang ada di Jakarta sekarang ini 397 lapangan padel. Kami sedang mendalami berapa dari 397 tadi yang mempunyai izin atau tidak,” Tegas Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Selasa (24/2).
Ia menegaskan lapangan padel di Jakarta yang tidak memiliki PBG akan dikenai sanksi tegas. Sanksinya mulai penghentian kegiatan, pembongkaran bangunan, hingga pencabutan izin usaha.
Sementara itu Juharso.SH.MH.pengamat Kebijakan Publik dan praktisi hukum di temui di PN.Jakarta Utara Rabu( 25/2/2026).Sangat Mengaspresiasi ketegasan Gubernur DKI Jakarta Duet Pramono dan Rano Karno.” ASN yang bermain di bangunan melanggar di priksa dan di kasih sangsi Tegas pencopotan Seperti di Polri.”Ungkapnya.(Sutarno)
Ibukota
31 Tim Ikuti Lomba Festival Bedug Tingkat Kota Jakarta Utara, Peserta Kecewa.
Jakarta, Hariansentana.com. – Sebanyak 31 tim perwakilan kelurahan se-Jakarta Utara ambil bagian dalam Lomba Festival Bedug Ramadhan 1447 Hijriah tahun 2026 yang digelar di Halaman Plaza Barat Kantor Wali Kota administrasi Jakarta Utara, Selasa.(24/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari tradisi masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
Sekretaris Kota administrasi Jakarta Utara, Iyan Sopian Hadi, mengatakan festival tersebut merupakan wujud pelestarian budaya sekaligus sarana mempererat kebersamaan warga. “Ini bagian dari tradisi masyarakat, khususnya umat Islam, dalam menyambut Ramadhan. Kami mendukung penuh kegiatan ini sebagai upaya menjaga dan melestarikan kearifan lokal,” ujarnya.
Ia berharap festival ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang ekspresi budaya yang berkelanjutan dan mampu melahirkan perwakilan terbaik Jakarta Utara di tingkat provinsi.

Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara, Dya Perwita Kusuma, dalam sambutannya. menjelaskan setiap tim terdiri dari tujuh hingga sembilan peserta. Dalam penampilannya, peserta membawakan syair takbir yang diiringi bedug dan dapat dipadukan dengan alat musik tambahan seperti rebana maupun alat musik Betawi lainnya.
Penilaian lomba mencakup permainan bedug, teknik vokal, makhrajul huruf (ketepatan pelafalan huruf hijaiyah), fasohah (kefasihan pelafalan), kreativitas komposisi musik, serta penampilan keseluruhan. Dewan juri berasal dari unsur Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta, akademisi, dan pegiat seni.
Para pemenang akan mendapatkan piala, sertifikat, serta uang pembinaan. Juara I memperoleh Rp12,5 juta, Juara II Rp10 juta, dan Juara III Rp8,5 juta. Sementara Juara Harapan I hingga III masing-masing menerima Rp7,5 juta, Rp6,5 juta, dan Rp5 juta.
Tim terbaik akan melaju ke tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Maret 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Salah satu peserta, Hans Adi Putro (23) dari Kelurahan Lagoa, mengaku optimis menghadapi lomba tahun ini. Bersama delapan rekannya, ia telah menjalani tujuh kali latihan sejak awal Februari dan menyiapkan konsep penampilan dengan kostum seragam yang berbeda dari tim lain.
Juri festival Beduk tahun 2026.1.Eki Sukarno,2.Koharudin,3 Armen.dari hasil lomba di umumkan juri.untuk.Juara Satu Tim Aladin no.urut.16.Kelurahan Tugu Utara kecamatan Koja. Juara Dua BB.Lagoa.Juara Tiga Albadawi. Kelurahan Pademangan Barat kecamatan Pademangan. Sementara.Juara Harapan Satu Aljin kelurahan Kali baru, Harapan Dua.Semper Timur dan Harapan Tiga.Kelirahan Papanggo
Banyak peserta kecewa dengan Panitia yang tidak Proposional. Dari pantauan di lokasi penonton sepi dan banyak peserta mengeluh tidak mendapatkan konsumsi makanan, padahal Anggaran Ratusan Juta.
Kasudin kebudayaan diminta untuk mengevaluasi kembali kegiatan ini. (Sutarno)
Ibukota
Sertijab Kakantah Jakarta Utara : Uunk Din Parunggi Siap Bangun Gebrakan “Super Team”
Jakarta, Hariansentana.com. – Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara resmi memulai babak baru kepemimpinan. Prosesi Serah Terima Jabatan dari Sontang Coin Manurung, S.ST., M.H., QRMP. kepada Uunk Din Parunggi, S.SiT., M.A.P., QRMP. berlangsung khidmat di Ruang Rapat Utama Kantor Pertanahan Jakarta Utara pada Senin (23/02/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh jajaran pegawai ini menandai dimulainya transisi strategis untuk menjaga kesinambungan performa organisasi yang telah mencatatkan berbagai prestasi gemilang di tahun sebelumnya.
Dalam sambutannya, Sontang Coin Manurung menggarisbawahi bahwa rotasi kepemimpinan merupakan instrumen penting guna menjaga vitalitas organisasi agar tetap prima. Beliau merefleksikan masa kepemimpinannya sebagai perjalanan penuh ketegasan yang didasari oleh dedikasi terhadap negara.
“Saya titipkan estafet ini kepada Bang Uunk, sosok pemimpin profesional dengan dedikasi tinggi yang sudah saya kenal sejak masa pendidikan. Saya yakin, di bawah nakhoda beliau, Jakarta Utara akan semakin luar biasa,” tandas Sontang yang kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I.
Menyambut estafet tersebut, Uunk Din Parunggi mengawali arahannya dengan memberikan apresiasi tinggi terhadap pondasi solid yang telah dibangun oleh pendahulunya. Baginya, keberhasilan yang telah diraih Jakarta Utara merupakan modal besar yang harus dirawat dan ditingkatkan.
Dalam visi kepemimpinannya, Uunk menekankan pentingnya kolaborasi kolektif dibandingkan kerja individu. Beliau menegaskan tidak akan menggunakan pendekatan “Superman” dalam mencapai target organisasi.
“Saya bukan mencari Kerja seperti Superman, tapi kita akan membangun.” Super Team.” Kerja sama dan soliditas seluruh jajaran adalah kunci utama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Jakarta Utara,” pungkas Uunk yang disambut antusias oleh seluruh pegawai.
Prosesi Sertijab ini ditutup dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan sebagai simbol resmi beralihnya tanggung jawab kepemimpinan.
Dengan kepemimpinan yang baru, Kantah Jakarta Utara berkomitmen untuk terus berinovasi, memperkuat integritas, dan memastikan setiap jengkal tanah di Jakarta Utara mendapatkan kepastian hukum melalui pelayanan yang profesional dan akuntabel.
Sementara itu Opung Chairul Hasibuan tokoh Masyarakat Jakarta Utara. Ketika di temuin di Kantor Walikota.” Selamat Bekerja untuk kepentingan Warga.’ Katanya.(Sutarno)
-
Polhukam7 days agoPolsek Pademangan Ungkap Kasus Peredaran Ganja 3 Kilogram, dari Medan -Jakarta.
-
Ibukota6 days agoKapolda Metro Jaya Pimpin Curvai Satgas ASRI “Bang Jasri” di Jakarta Utara, Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan
-
Polhukam7 days agoDiduga Menyerobot Tanah, Roosjany Widjaja Gugat PT.Pesona Sahabat Rumiri Rp.35 Miliar
-
Polhukam2 days agoKirim Surat Cinta untuk Surya Paloh, Putri Dakka Minta Keadilan Atas Pencoretan PAW DPR RI

