Connect with us

Ibukota

Halalbihalal PWI Jaya 2026, Kebersamaan Terasa di Tengah Kesederhanaan

Published

on

Jakarta, Hariansentana com.— Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa kental dalam acara halalbihalal yang digelar PWI Jaya pada Senin (30/3/2026), di Markas, Sekretariat PWI Jaya, Gedung Prasada Sasana Karya,(Bank Jakarta) lantai 9,Jalan Suryopranoto no.8,kelurahan Petojo, kecamatan Gambir kota administrasi Jakarta Pusat.

Kegiatan yang dihadiri jajaran pengurus harian, seksi-seksi, kelompok kerja (Pokja) PWI di lima walikota madya, dan undangan ini, berlangsung sederhana, namun sarat makna silaturahmi pasca – Idulfitri.

Bendahara umum PWI Pusat, Marthen Selamet Susanto, termasuk di antara tamu undangan yang hadir.Sayid Iskandarsyah Ketua PWI Jaya periode (2019-2024), ikut membaur, tampak juga wartawan senior A.R.Loebis dan Meiriyon Moeis.

Ketua Dewan Penasihat PWI Jaya, Benny N.Juwono, juga hadir bersama wakil ketua Adhi Wargono, serta dua anggota, James Tobing dan dan A. Ristanto. Dari jajaran Dewan Kehormatan (DK), hadir Theo M Yusuf (ketua), Irda (sekretaris), dan Mangarahon Dongoran (anggota). Dari jajaran Pengurus Harian, Kesit Budi Handoyo (ketua), Arman Suparman (sekretaris), Haresty Amrihani (wakil sekretaris), Bagus Sudarmanto (wakil ketua bidang organisasi), Tb. Adhi (wakil ketua bidang kerja sama dan hubungan antar-lembaga), Dar Edi Yoga (bendahara), Elly Simanjuntak ( wakil bendahara), dan Penerus Bonar (wakil ketua bidang advokasi & pembelaan wartawan).

Sementara Hadir juga Pokja PWI Jakut Penasehat Bang H.Tarno, ketua Sunarno Seketaris R.Mulyadi, bendahara Bang Ady, Ketua Pokja Polres Metro Jakut Bang Cardi Santoso.seketaris Rahman Tukul, bendahara Maya.

Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, dalam sambutannya menjelaskan bahwa konsep potluck sengaja diusung untuk membangun kebersamaan yang lebih kuat di antara anggota.

Menurut Kesit, ide tersebut disambut dengan antusias oleh para anggota, yang kemudian berkontribusi membawa berbagai hidangan dari rumah masing-masing. Hasilnya, tak kurang dari 50 jenis makanan tersaji dan dinikmati bersama dalam suasana penuh keakraban.

“Dari bakso, lupis, tahu krispi, risol, somai, puding, singkong rebus, hingga buah-buahan dan masih banyak lagi. Ini bukan sekadar makanan, tapi simbol kebersamaan dan gotong royong kita,” ujarnya.

Antusiasme tinggi membuat ruang pertemuan dipenuhi peserta hingga terasa sesak. Namun kondisi itu justru mencerminkan kuatnya solidaritas dan semangat kekeluargaan di lingkungan PWI Jaya.

Ketua panitia, Tb Adhi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan acara tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan partisipasi semua pihak. Tanpa dukungan anggota, acara ini tidak akan semeriah dan sehangat ini,” ujarnya.

Para peserta tampak menikmati hidangan sambil saling bersalaman, bermaaf-maafan, dan berbincang santai. Momen ini sekaligus menjadi ajang mempererat hubungan antarwartawan yang sehari-hari disibukkan dengan aktivitas peliputan.

Kesit menegaskan, halalbihalal ini bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat soliditas organisasi di tengah dinamika dunia pers yang terus berkembang.

Acara berlangsung lancar dan penuh kehangatan, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir. Kegembiraan dan kebersamaan nyata terlihat pada saat foto bersama yang gegap gempita.

Acara resmi diakhiri dengan halalbihalal yang terasa guyub, dan kemudian foto bersama seluruh pengurus PWI Jaya serta para tamu undangan.

Acara halalbihalal yang meriah namun sarat makna ini diselingi pemutaran arisan guyub ke-11. Admin arisan guyub, ketua Siwo Jaya Rialini Nonnie Rering, seperti biasa memutar lucky wheel untuk menentukan dua pemenang.

Dua pemenang arisan ke-11 ini adalah Kesit B Handoyo dan Afriadi.(Sutarno)

Ibukota

Hendra Hidayat Pimpin Gerakan Menanam di Jakarta Utara

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.- Wali Kota administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat memimpin Gerakan Menanam Jakarta Utara Tahun 2026 bertema “Mendukung Kemandirian Pangan Keluarga”.

Seremonial pelaksanaan kegiatan dilakukan di area urban farming Walkot Farm, Kantor Wali Kota Jakarta Utara.

Kegiatan ini diinisiasi Tim Penggerak (TP) PKK Jakarta Utara bersama Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP), serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas KPKP DKI Jakarta.

Hendra mengatakan, gerakan tersebut merupakan langkah konkret dalam menjaga stabilitas pasokan pangan sekaligus menekan inflasi daerah.

Ia mengajak masyarakat, lurah, dan camat untuk memanfaatkan lahan pekarangan dengan menanam komoditas seperti edamame, semangka, dan cabai.

“Jika setiap rumah tangga mampu menghasilkan bahan pangan sendiri, kebutuhan dapur dapat tercukupi dan ketergantungan pada pasar akan berkurang,” ujarnya, Kamis (30/4).

Ketua TP PKK Jakarta Utara, Fida Hendra mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk Sudin dan Dinas KPKP serta PT East West Seed (Panah Merah), dalam penyediaan sarana dan benih unggul.

“Melalui kolaborasi ini diharapkan ketersediaan dan kemandirian pangan keluarga dapat meningkat, sekaligus mendukung pemenuhan gizi serta menjaga stabilitas harga pangan,” terangnya.

Fida menjelaskan, gerakan menanam tahun ini dilaksanakan di 143 lokasi yang terdiri dari Kantor Wali Kota (satu lokasi), kantor kecamatan (rnam lokasi), kantor kelurahan melalui Taman Hatinya PKK (31 lokasi), RPTRA (75 lokasi), serta 30 lokasi penggiat urban farming.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan lahan sempit secara produktif serta menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Masyarakat juga telah mendapatkan Bimtek penanaman,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Utara, Novy Christine Palit memaparkan, pihaknya telah menyiapkan berbagai sarana pendukung seperti, 143 sachet benih edamame dan 760 polybag benih cabai.

Kemudian, sebanyak 2.860 polybag ukuran 40×40 sentimeter, 143 kilogram pupuk NPK, 715 karung pupuk kandang sapi, serta 429 karung sekam bakar yang telah didistribusikan ke berbagai lokasi.

“Untuk Benih semangka merupakan dukungan dari PT East West Seed, sedangkan bibit singkong berasal dari Komunitas Lovely Hands,” imbuhnya.

Ia berharap, gerakan ini dapat berjalan berkelanjutan dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat dalam menciptakan ketahanan pangan sekaligus lingkungan yang lebih hijau di Jakarta Utara.

“Sejak Januari hingga saat ini, urban farming di Jakarta Utara telah dilaksanakan di 51 lokasi. Hal ini menunjukkan masyarakat semakin aktif dalam mendukung ketahanan pangan,” tandasnya. (Sutarno)

Continue Reading

Ibukota

Pramono Siap Tindak Lanjuti Pergantian Ketua DPRD DKI Jakarta.

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan akan menindaklanjuti proses pencalonan Suhud Alynudin sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta, menggantikan Khoirudin, setelah mendapatkan surat dari DPRD DKI Jakarta. Nantinya, surat pergantian tersebut akan disampaikan Pemprov DKI Jakarta kepada Kementerian Dalam Negeri.

“Nantinya surat kalau kemudian sudah disampaikan ke Pemerintah DKI Jakarta, kepada saya sebagai gubernur, saya akan segera tindak lanjuti kepada Kemendagri untuk menjadi keputusan,” ujar Pramono di gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (30/4).

Dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta siang hari ini, salah satunya membahas usulan pemberhentian Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta, Khoirudin serta mengumumkan calon penggantinya yakni Suhud Alynudin untuk sisa masa jabatan tahun 2024-2029.

Usulan pemberhentian dan pergantian Ketua DPRD DKI Jakarta ini sesuai Pasal 37 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 dan Pasal 39 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedomanan Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Sisa Masa Jabatan Tahun 2024-2029.

Pramono pun menyampaikan ucapan selamat kepada Suhud yang telah ditetapkan sebagai calon pengganti secara resmi dalam rapat paripurna DPRD hari ini.

“Saya ingin mengucapkan selamat dan apresiasi kepada Pak Suhud yang telah ditetapkan secara ofisial sebagai calon, karena belum ada keputusan Kemendagri, walaupun tadi sudah diputuskan dalam rapat paripurna DPRD sebagai Ketua DPRD,” ucap Pramono.(Sutarno)

Continue Reading

Ibukota

DKI Jakarta Kembali Sabet Gelar Pemerintahan Terbaik Tahun 2025

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.- Pemprov DKI Jakarta kembali menyabet gelar Pemerintahan Terbaik tahun 2025 di ajang Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 yang digelar Di Plaza Kementerian Dalam Negeri, Senin (27/04/2026).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno usai menerima penghargaan mengatakan, prestasi tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran dalam meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.

“Ini hasil kerja bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) DKI Jakarta sehingga kami dapat mempertahankan prestasi ini. Mudah-mudahan bisa terus dijaga pada tahun-tahun berikutnya,” ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kemendagri atas penghargaan dan pembinaan yang terus diberikan kepada pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan. Ia berharap capaian ini mendorong Pemprov DKI meningkatkan kualitas tata kelola, pelayanan publik, serta efektivitas program pembangunan.

“Ke depan, Pemprov DKI Jakarta akan terus menjaga kinerja pemerintahan yang akuntabel, responsif, dan berdampak langsung bagi warga, sejalan dengan semangat otonomi daerah dan arah pembangunan nasional,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengapresiasi 29 kepala daerah yang hadir. Mereka dinilai mampu mengubah tantangan menjadi peluang melalui inovasi dan kinerja yang terukur.

“Para kepala daerah hari ini menunjukkan bahwa di balik retorika ada angka-angka yang bermakna, mulai dari kinerja pemerintahan, pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, hingga pengangguran terbuka, yang dirasakan langsung oleh warga,” ucapnya.

Menurut Wamendagri Bima, esensi otonomi daerah bukan sekadar pembagian kewenangan, melainkan tanggung jawab menghadirkan pelayanan publik yang nyata.

“Otonomi daerah harus diiringi ikhtiar berkelanjutan untuk memperkuat kelembagaan dan sumber daya manusia. Bukan hanya kepala daerah yang andal, tetapi juga jajaran OPD hingga tingkat kecamatan dan desa,” urainya.(Sutarno)

Continue Reading
Advertisement

Trending