Connect with us

Nasional

Kembali Dipimpin OSO, Hanura Optimis Tatap Pilkada 2020

Published

on

Jakarta, HarianSentana.com – Politikus Hanura, Inas Nasrullah optimis, terpilihnya Oesman Sapta Odang (OSO)secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) periode 2019-2024 akan semakin membuat solid partai tersebut dalam menyongsong Pilkada 2020 dan Pemilu 2024 mendatang.
“Selama ini kita sudah solid, dengan terpilihnya beliau lagi, maka kita akan semakin solid meskipun memang masih ada anasir-anasir yang tidak tepat terhadap partai,” kata Inas saat dihubungi HarianSentana.com di Jakarta, Rabu (18/12).
Seperti diketahui, mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) itu, Selasa (17/12) malam terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Partai Hanura periode 2019-2024 dalam Musyawarah Nasional (Munas) III di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (17/12) malam. “Pak OSO ditetapkan lagi sebagai Ketua Umum berdasarkan suara dari seluruh DPD dan DPC secara pem aklamasi,” kata Inas.
Lebih jauh ia mengatakan, meski OSO kembali menjabat sebagai Ketum, namun Hanura tetap mengakomodir calon lain yang memiliki persyaratan sebagai Ketum dalam Munas.
Menurutnya, persyaratan itu sesuai dengan petunjuk teknis dan persyaratan-persyaratan yang diatur dalam Munas. “Kan memang ada calon lain. Nah semalam yang bersankutan datang, tetapi kenapa tidak bisa memenuhi persyaratan yang diminta atau diatur, jadi pada saat pembukaan hadir, tapi pada saat pemilihan dia pulang,” ungkapnya.
Sememtarqa itu OSO menegaskan, bahwa meski tidak memiliki wakil di DPR RI, Hanura akan selalu konsisten mendukung pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin. “Mari kita bangun, mari kita siapkan, mari kita jaga bersama, mari kita berkomitmen, mari kita bersatu, mari kita data dan dorong di Indonesia yang luar biasa ini. Kita tetap konsisten mendukung pemerintah Jokowi dan KH Ma’ruf Amin,” tegasnya.
Menurut dia, meski tidak memiliki wakil di DPR RI, namun partainya memiliki 807 wakil rakyat di tingkat DPRD 1 dan II. “Syukur Alhamdulillah, meskipun diterjang badai, kita masih dipercaya oleh rakyat, masih memiliki 807 anggota DPRD yang dipilih oleh rakyat,” tukasnya.
Kepada ribuan kader dan pengurus partai, OSO berpesan agar mereka terus berkomitmen dan loyal kepada partai, melaksanakan instruksi dan garis politik yang ditetapkan partai. “Jadikan jabatan sebagai ruang pengabdian, bukan kesombongan. Dan pastikan selalu berada pada Hati Nurani Rakyat,” kata OSO.
Mantan Ketua DPD ini juga mengajak para kader dan pengurus partai untuk menjadikan munas sebagai forum tertinggi untuk mengevaluasi seluruh kekuatan serta kelemahan dan ancaman, juga peluang.
“Selanjutnya Pilkada 2020 akan kita hadapi. Saya instruksikan agar semua kader Hanura berada dalam satu barisan, mari kita pilih putra putri terbaik nanti menjadi kepala daerah. Mari kita ciptakan lompatan politik yang besar di 2020 dan 2024 mendatang,” tutup OSO.(sl)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ibukota

Hendra Hidayat: HUT Jakarta ke-499, Momentum Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.– Pemerintah Kota administrasi Jakarta Utara menyelenggarakan Korpri Bergema dalam Olahraga dan Nada (PRIMADONA) di Halaman Plaza Barat Kantor Wali Kota setempat. Kegiatan yang menjadi bagian dari perayaan HUT ke-499 Jakarta ini mengusung tema “Era Baru Jakarta: Pilah Sampah Jadi Budaya”.

Wali Kota administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi seremoni peringatan hari jadi Jakarta, tetapi juga momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global.

“Ini menjadi momentum untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota yang maju, inklusif, dan berdaya saing global. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta memeriahkan rangkaian kegiatan ini sebagai bentuk kebersamaan,” ujarnya, Jumat (26/6/2026).

8

Hendra menjelaskan, beragam kegiatan disiapkan untuk menghibur sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat di antaranya Pawai Budaya “Betawi Punye Gaye”, lomba video kreatif Gerakan Pilah Sampah, bazar Jakpreneur binaan, serta berbagai pertunjukan hiburan.

“Kegiatan ini juga semakin semarak dengan penampilan artis Ibukota, seperti Moluccan Soul dan Kojek Rap, serta pembagian berbagai doorprize bagi pengunjung,” terangnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menghadirkan layanan publik terpadu yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Layanan yang tersedia meliputi pembuatan dan perpanjangan paspor dengan kuota terbatas, pemeriksaan kesehatan umum dan mata secara gratis, donor darah, serta vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan ini dapat menjadi ruang kebersamaan yang semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Ini merupakan wujud pelayanan publik yang semakin dekat, mudah diakses, dan bermanfaat bagi warga,” ucapnya.

Hendra memanjatkan doa agar Jakarta di usia ke-499 Jakarta semakin maju sebagai kota global yang mendunia dengan masyarakat yang semakin bahagia dan sejahtera.

Sementara itu, salah seorang siswi SMPN 112 Jakarta, Lestari (14) mengaku bangga berhasil meraih juara dalam lomba video kreatif bertema lingkungan yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan PRIMADONA.

“Senang sekali bisa menjadi juara lomba video kreatif. Kami menyelesaikan pembuatan videonya hanya dalam dua hari. Kemenangan ini menjadi kebanggaan bagi sekolah dan membuat kami semakin semangat mengikuti lomba-lomba lainnya,” tandasnya.(Sutarno).

Continue Reading

Ibukota

Sudin Kominfo Jaktim Audiensi Bersama Wartawan PWJT, Hasilnya?

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com – Sudin Kominfo Jakarta Timur Mengadakan Audensi Kepada Para Wartawan di Kantor Walikota Jakarta Timur Terkait Keberadaan Komunitas Wartawan Rabu (24/6/2026).

Nuruning Septarida Kepala Suku Dinas Kominfo Jakarta Timur berjanji akan memfasilitasi awak media yang mengeluh karena kesulitan dalam mencari berita di Kantor Wali Kota Jakarta Timur.

Hal ini dikatakan, Nuruning saat menggelar audiensi dengan insan pers dari PWJT (Persatuan Wartawan Jakarta Timur.

Nuruning yang memimpin audiensi didampingi Kepala Suku Badan (Kasuban) Kesbangpol Jakarta Timur Eliezer Hutapea, serta Ketua Pokja PWI Jaya menjelaskan, tujuan audiensi ini untuk memperkuat kolaborasi dalam penyebaran informasi pemberitaan program Pemerintah Kota Jakarta Timur.

Anehnya, peserta yang dihadirkan pada saat audiensi tersebut tidak saling kenal dengan wartawan yang kesehariannya melakukan peliputan di lingkungan kantor wali kota. Artinya wartawan-wartawan PWJT memang tidak nge-pos di Pemkot Jakarta Timur, argumen yang disampaikan pada rapat itu, mereka meminta agar Pemkot Jakarta Timur melegalkan keberadaan mereka, namun permintaan itu ditolak oleh Kasudin.

“Ini tidak mungkin kami menyetujui, karena wartawan yang bertugas di sini pihak Pemkot yang dapat mengetahui, berdasarkan surat tugas yang disampaikan,” Kata Nuruning, Ucapnya Kepada Wartawan Rabu (24/6/2026).

Kelompok yang mengatasnamakan PWJT, merupakan wartawan yang mempunyai kepentingan lain dan tidak sesuai dengan yang terkandung pada UU Pers No. 40/1999. Di mana salah satu pointnya mengutamakan informasi yang dapat diberikan kepada masyarakat tidak untuk kepentingan pribadi atau golongan.(Hol)

Continue Reading

Polhukam

Terkuak Penyebab Wanita Yang Diduga Dekat Dengan Prof. Marthen Napang Jadi Turut Tergugat

Published

on

Jakarta, hariansentana.com – DALAM sidang lanjutan perkara Perdata di Pengadilan Negeri (PN.) Jakarta Pusat (Jakpus), Nomor; 105/Pdt.G/2026/PN Jkt.Pst. terkuak penyebab seorang wanita, yang diduga punya dengan hubungan dekat dengan Terpidana kasus penggelapan, Prof. Dr, Marthen Napang (MN), yang kini digugat Perdata, jadi turut tergugat III.

Diketahui, dalam surat gugatan itu terdapat 4 orang wanita menjadi turut tergugat. mereka adalah.Ny. Eliyantini Palimbunga, sebagai TURUT TERGUGAT I, merupakan isteri sah Marthen Napang, Ny. Elizabeth Nathalia Tamara, sebagai TURUT TERGUGAT II, Sdr(i). Dian Purnamawati, sebagai TURUT TERGUGAT III dan Sdr(i). Anggia Murni, S.H., sebagai TURUT TERGUGAT IV.

Diketahuinya alasan Dian Purnamawati sebagai Turut Tergugat III berasal dari kesaksian Elza Novita. Elza adalah saksi yang dihadirkan kuasa hukum Pelapor, Dr, John N Palinggi, MM,M.BA.

Dalam keterangannya, Elza mengaku awalnya tidak tahu menahu data dirinya dipakai Marthen Napang untuk membuka rekening di BCA Cempaka Putih, yang digunakan untuk menampung dana hasil ‘kejahatannya’ menipu John Palinggi, senilai total Rp 250 juta.

“Saya baru tahu kalau data saya dipakai Marthen Napang ketika Pak John Palinggi datang ke rumah saya dan menanyai rekening BCA. Setelah dicek di bank, ternyata semua data saya, tapi nomor rekening dan foto yang tertera berbeda,” ungkapnya, di persidangan PN.Jakpus, kemarin.

“Alamat, Tgl lahir dan NIK sama, yang beda status pernikahan, Foto dan Tandatangan,” kata Elza menambahkan.

Untuk diketahui. terpidana Prof. MN, dalam perkara Pidana sebelumnya pernah meminta pelapor /korban, Dr, John Palinggi, M.BA mentransfer dana untuk operasiaonal awal pengurusan PK di MA sebesar Rp, 50 juta ke rekening BCA Cabang Cempaka Putih atas nama Elsa Novita seperti yang diminta MN. Pada Tanggal 12 Juni 2017, John kembali mentransfer dana yang diminta MN ke 3 nomor rekening Bank, atas nama; Elsa Novita (BCA), Suaeb (BNI) dan Sadikin (BCA) dengan total Rp. 800 jt.

“Saat itu saya diminta oleh pak John apakah ada uang masuk ke rek BCA saya sebesar Rp. 250 jt. saya cek ke ATM bersama suami dan ternyata tidak ada,” terang Elza.

Elza menjelaskan ia lalu mendatangi kantor BCA untuk mendapatkan penjelasan yang ternyata ada rekening BCA lain atas nama dirinya. rekening tersebutlah yang menerima transfer dana dari John Palinggi sebesar 250 jt. Elsa sendiri sudah lebih dahulu memiliki rek. BCA yakni BCA Cabang Jakarta-Kota.

“Dari situ saya tahu KTP saya dipalsukan untuk membuka rekening di BCA. Nama, alamat dan NIK sama, foto dan tandatangan berbeda,” terang Elza.

Elza juga mengungkapkan, dirinya pernah menerima surat tentang pembuatan NPWP, padahal dirinya merasa tidak pernah membuat NPWP. Kemudian, dirinya juga pernah didatangi orang dari Bank Mandiri ke rumahnya.

“Kebetulan orang dari Mandiri yang datang itulah yang melayani pembukaan rekening atas nama Elza Novita, dia sempat berkata ‘kok beda ya mukanya dengan orang yang datang ke Bank,” ungkap Elza.

Diduga kuat foto yang digunakan MN adalah Dian Purnamawati (Turut Tergugat III). Entah dari mana MN yang kini mendekam di LP Salemba memperoleh data Elza Novita.

Uniknya, MN menyurati Elza dan meminta pengembalian uang yang masuk ke rekeningnya.

“Saya menerima surat dari Marthen Napang, tapi tidak saya tanggapi. Karena memang tidak ada uang yang masuk rekening saya. Yang ada justru data saya digunakan untuk membuka rekening. Saya sudah melaporkan hal tersebut ke Polres Jakarta Pusat,” tuturnya.

Continue Reading
Advertisement

Trending