Connect with us

Nasional

Masyarakat di Sekitar Pasar Klewer Solo Ternyata Dukung AMIN

Published

on

Solo, Hariansentana.com – Masyarakat Solo yang beraktivitas di seputaran Pasar Klewer Solo, ternyata banyak yang menyatakan dukungan terhadap pasangan Anies Baswedan – Muhaimin dalam Pilpres, 14 Februari 2024 mendatang.

Ada beberapa orang yang diwawancarai seperti tukang becak, tukang parkir dan pedagang minuman. Mereka antara lain Paidi, Paryono, Jumadi, Suyoto, dan Jalidin menganggap Anies Baswedan sebagai sosok yang santun dan pintar.

Paidi tukang parkir yang sudah puluhan tahun mangkal di pasar Klewer mengaku  pada putaran pertama ia akan memilih Ganjar – Mahfud, akan tetapi pada putaran kedua, jika jagoannya tidak masuk, ia akan memilih pasangan AMIN. “Saya lihat Pak Anies bagus. Orangnya kalem dan tampak taat beragama,” katanya.

Sedangkan untuk pasangan Prabowo-Gibran, ia tak tertarik sama sekali untuk memilih capres paling sepuh tersebut. “Tidak tertarik pada dia (red-Prabowo), sudah tua,” katanya.

Sementara Paryono teman seprofesinya menyatakan dengan tegas akan memilih AMIN. “Dari ketiga calon itu, yang paling sreg untuk saya hanya Anies Baswedan. Orangnya nriman (tidak neko-neko),” kata warga, Telukan Grogol, Sukoharjo tesebut.

Tak kalah heroik adalah Jumadi. Tukang becak di kawasan perbelanjaan   pakaian terbesar di Solo itu mantap memilih Anies – Muhaimin.  Pasalnya, Anies memiliki pasangan yang pas yakni tokoh Nahdlatul Ulama, Muhaimin Iskandar. “Saya tertarik pada Cak Imin,” kata Jumadi, warga Joyotakan itu.

Suyoto, tukang es teh yang mangkal di depan Masjid Agung Surakarta – satu kawasan dengan pasar Klewer juga terpikat pada pasangan Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar. Ketertarikan ini disebabkan oleh seringnya ia menonton televisi dan media sosial serta diskusi dengan teman teman di lingkungan tempat tinggalnya.

Sebagai orang Solo ia merasa tidak ada kewajiban harus memilih jagoan Jokowi, yakni Prabowo – Gibran. “Saya dulu memilih Pak Jokowi, tetapi sekarang saya akan memilih Anies,” ujarnya.

Menurut dia, Prabowo sudah terlalu tua dan masih emosional. “Masih sering marah, orangnya,” lanjutnya.

Ada perubahan signifikan dari hasil survei Pilpres 2024. Jika sebelumnya diberitakan pasangan Prabowo – Gibran mencapai angka 50 persen, kini klaim itu terbantahkan dengan adanya hasil survei CSIS (Center for Stratagic Information Studies) akhir Desember 2023.

Survei CSIS dilakukan pada 13-18 Desember 2023. Ada sekitar 1.300 orang responden dengan margin of error +/-2,7 persen.

Prabowo-Gibran: 43,7 persen, Anies-Cak Imin: 26,1 persen, dan Ganjar-Mahfud: 19,4 persen.

Sementara LSI Denny JA merilis hasil survei terbaru pada Jumat, 29 Desember 2023.

Hasilnya  Prabowo-Gibran: 43,3 persen,  Anies-Cak Imin: 25,3 persen, dan
Ganjar-Mahfud: 22,9 persen. (s)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ibukota

Serahkan Penghargaan pada Para Pemenang, Pramono Anung sebut Tahun Depan Hadiah AJMHT Bertambah

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.- Gubernur DKI Jakarta Dr.H.Pramono Anung menyerahkan penghargaan kepada para pemenang kategori utama Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (AJMHT) 52-2026, Senin (7/9) sore di Balai Agung, Balai Kota, Pemprov DKI Jakarta.

Pramono mengaku senang membaca dinamika pembangunan tentang Jakarta dari ajang perlombaan jurnalistik bergengsi dari PWI Jaya ini. Gubernur DKI Jakarta menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan MHT 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada insan pers yang konsisten menghasilkan karya jurnalistik berkualitas.

“Sebagai Gubernur Jakarta, saya mendukung penuh penyelenggaraan Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin Tahun 2026 sebagai ajang apresiasi bagi insan pers yang telah menghadirkan karya-karya jurnalistik berkualitas, informatif, dan berdampak positif bagi masyarakat,” ujar Pramono.

Pramono berharap penghargaan tersebut dapat semakin memotivasi para jurnalis untuk mengangkat potensi, inovasi, dan berbagai transformasi Jakarta menuju kota global.

“Saya berharap Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin 2026 dapat menjadi motivasi bagi para jurnalis untuk terus menghasilkan karya terbaik yang mengangkat berbagai potensi, inovasi, dan transformasi Jakarta menuju kota global yang inklusif, berdaya saing, dan membanggakan,” katanya.

AJMHT 52-2026 memberi penghargaan kepada tujuh pemenang dan 14 nominee dari kategori utama, tiga pemenang dan enam nominee dari kategori khusus menyongsong 5 Abad Jakarta, demikian juga dengan tiga pemenang dan enam nominee dari kategori khusus literasi Bank Jakarta.

Pramono Anung secara khusus menyerahkan penghargaan kepada pemenang tujuh kategori utama. Penghargaan untuk 14 nominee dari tujuh kategori utama ini diserahkan oleh Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir bersama Dr.Bryan Gautama, ketua Asosiasi Pedagang Ikan Hias Cengkareng (APIC), dan perwakilan dari Kementerian Kebudayaan.

Penyerahan penghargaan untuk kategori khusus menyongsong 5 Abad Jakarta dan kategori khusus literasi Bank Jakarta berturut-turut diserahkan oleh Kadiskominfotik Marulina Dewi Mutiara serta Basaria Martha Juliana, Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta. Keduanya didampingi oleh Ketua Panitia Arman Suparman dan Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo.

Kategori khusus menyongsong 5 Abad Jakarta dan literasi Bank Jakarta baru kali ini diadakan. Menjawab pertanyaan tentang kemungkinan jumlah hadiah uang pada kategori khusus menyongsong 5 Abad Jakarta ditingkatkan, Pramono Anung memastikannya. Didampingi Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir dan Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo, Pramono Anung menyatakan,”Saya ditanya apakah tahun depan hadiah uangnya dinaikkan, saya bilang ya,” katanya dihadapan puluhan wartawan dalam doorstop seusai acara penutupan.

Tahun depan, 2027, Jakarta tepat berusia 500 tahun.

Acara puncak AJMHT 52-2026 dihadiri jajaran pengurus PWI Pusat, wakil dari Dewan Pers, PWI Jaya, serta perwakilan sponsor. Dari PWI Pusat, Akhmad Munir didampingi oleh Sekjen Marthen Selamet Susanto, Ketua Dewan Kehormatan Atal S Depari, Agus Sudibyo, Anrico Pasaribu, Johnny Hardjojo. Dari Dewan Pers, Muhammad Jazuli, Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers.

Penyelenggaraan MHT ke-52 tahun 2026 memperoleh dukungan luas dari mitra strategis PWI Jaya. Dukungan tersebut antara lain datang dari Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri, Dr. Bryan Gautama, Djarum Foundation, Kementerian Kebudayaan, LRT, PLN UID Jakarta Raya, Japfa Indonesia, PT Liga Indonesia Baru (I League), Telkom, PT ASDP, Prima Natuna EP, Kupec Indonesia (Anambas) B.V., PetroChina Jabung, Samsung, Gulavit, Ancol, Pertamina EP, Pertamina Hulu Energi, PT Pelni, Blue Bird, PT Pelindo, Kodja, Pupuk Indonesia, Yayasan Wijaya Peduli Bangsa, Indosat, dan anggota DPD Alfiansyah Bustami alias Komeng.

Keseluruhan pemenang dan nominee MHT Awards ke-52 tahun 2026 terseleksi dari sekitar 754 karya jurnalistik yang dijaring dari karya-karya yang dimuat dalam kurun waktu 31 Mei 2025 hingga pertengahan Agustus 2026.

Proses penjurian melibatkan tim yang memiliki latar belakang dan pengalaman di bidang jurnalistik dan akademisi. Tim juri terdiri dari Dr. Bagus Sudarmanto sebagai ketua, bersama anggota Ronny Kusuma, Arbain Rambey, Tb Adhi, Retno Intani, Gloria, Rhere Rewindinar, Irma Octaviani, serta Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo.

Dalam proses seleksi, tim juri juga dibantu tim penyeleksi awal, yakni Eka Ardimiyati dan Desdi Yusdiansyah.
Daftar Pemenang dan Nominee

  1. Kategori Jurnalistik Teks
    • Pemenang: Lidia Pratama Febrian (Tim) — Kompas.com
    • Nominee: Nugroho — RRI.co.id
    • Nominee: Tim Newslab Katadata (Puja) — Katadata.co.id
  2. Kategori Televisi Terestrial

• Pemenang: Sinari Siahaan — DAAI TV
• Nominee: Yogi Tujuliarto (Tim) — CNN Indonesia
• Nominee: Prissilia Claudia — Indosiar

  1. Kategori Radio

• Pemenang: S. Jumar Sudiyana — Sonora FM
• Nominee: Abi Zacky/Ir. Moch. Bugi Hidayat M.Si (Kepala LPP RRI Jakarta) — Pro 4 RRI Jakarta
• Nominee: Sri Darni — RRI Padang

  1. Kategori Tajuk Rencana

• Pemenang: Muhammad Arifin (Tim) — Indonesiamaritimenews.com
• Nominee: Redaksi Koran Jakarta (Aloysius) — Koran Jakarta
• Nominee: Redaksi SuaraKarya.id (Agoes Sofyan) — Suarakarya.id

  1. Kategori Infografis

• Pemenang: Basith Subastian dan Yogi Anugrah — CNN Indonesia
• Nominee: Utomo Priyambodo dan Heri Cahyadi — National Geographic
• Nominee: Gunawan Kartapranata (Pandu) — Kompas.id

  1. Kategori TV Video Streaming

• Pemenang: Laras Kiranasari (Tim) — Kumparan.com
• Nominee: Rian Septiandi — Kompas.id
• Nominee: Hilda B Alexander (Tim) — Kompas.com

  1. Kategori Foto

• Pemenang: Bilal Nugroho Ginanjar — Poskota.co.id
• Nominee: Sulthony Hasanuddin — Antara
• Nominee: Fakhri Fadlurrohman — Kompas.id

Kategori Khusus Literasi Bank Jakarta

  1. Kategori Feature

• Pemenang: Ira Guslina — Katadata.co.id
• Nominee: Anggara Pernando — Bisnis.com
• Nominee: Kormensius Barus — Industry.co.id

  1. Kategori Opini

• Pemenang: Guruh Nara Persada — Poskota Cetak
• Nominee: Mohamad Farhan Zhuhri — Mediaindonesia.com
• Nominee: Firdaus Baderi — Indonesiadaily.net

  1. Kategori Foto

• Pemenang: Dwi Pambudo — RM.id
• Nominee: Ryana Aryadita Umasugi — JPNN.com
• Nominee: Bambang E Ros — VOI.id

Kategori Khusus Menyongsong 5 Abad Jakarta

  1. Kategori Feature

• Pemenang: Agoes Sofyan — Suarakarya.id
• Nominee: Fransiskus Wisnu Wardhana Dany — Kompas.id
• Nominee: Adiansyah — NTVNews.id

  1. Kategori Televisi Terestrial

• Pemenang: Reza Ramantha Junior Hutagalung — Liputan 6 SCTV
• Nominee: Pebby Ade Liana — TribunJakarta.com
• Nominee: Wini Oktaviani — Kompas.com

  1. Kategori Radio

• Pemenang: Haryo Ristamaji — Radio Elshinta
• Nominee: S. Jumar Sudiyana — Sonora FM
• Nominee: Danang Sundoro — RRI Pro 3.(Sutarno)

Continue Reading

Nasional

DPR Desak Anggaran Kebencanaan Diperkuat Hadapi Ancaman Multi-Bencana

Published

on

By

JAKARTA — Indonesia tengah menghadapi ancaman multi-bencana yang membutuhkan kesiapan pemerintah, baik dari sisi anggaran, fasilitas, maupun koordinasi penanganan di lapangan. Kondisi tersebut menjadi perhatian Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Matindas J. Rumambi.

Matindas menilai aktivitas erupsi sejumlah gunung api secara bersamaan harus menjadi peringatan bagi pemerintah untuk memperkuat kapasitas penanggulangan bencana nasional.

Pada Minggu (6/9/2026), empat gunung api dilaporkan mengalami erupsi, yakni Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Gunung Ibu di Halmahera Barat, Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Gunung Semeru di Jawa Timur.

Menurut Matindas, kondisi tersebut tidak bisa dilihat sebagai ancaman erupsi semata. Pemerintah juga masih harus menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kekeringan di sejumlah wilayah, serta penanganan pascabencana di berbagai daerah.

“Menanggapi situasi krusial ini, penanganan multi-bencana secara simultan tidak mungkin dilakukan secara optimal tanpa adanya kepastian dan kekuatan anggaran,” tegas Matindas.

Ia mengatakan anggaran kebencanaan harus mampu membiayai seluruh tahapan penanganan, mulai dari mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, evakuasi, pelayanan kesehatan, mobilisasi peralatan dan logistik, pengungsian, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.

Anggaran Tambahan Harus Berbasis Kebutuhan

Matindas juga menyoroti kemungkinan kebutuhan penanganan bencana yang melampaui kemampuan Dana Siap Pakai (DSP). Dalam kondisi tersebut, pemerintah dinilai perlu menyiapkan mekanisme Anggaran Belanja Tambahan (ABT) secara cepat dan terukur.

Menurut legislator daerah pemilihan Sulawesi Tengah itu, pengajuan anggaran tambahan harus berdasarkan kebutuhan nyata dan data lapangan agar penanganan bencana tidak mengalami keterlambatan.

“Kita tidak ingin ketika bencana selesai, yang tersisa justru keluhan masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan akibat kebutuhan dasar yang tidak terpenuhi, tempat tinggal, sekolah dan rumah ibadah yang dibiarkan rusak,” ujarnya.

Selain memperbesar kapasitas anggaran, Matindas menekankan pentingnya akuntabilitas dan pengawasan dalam penggunaan dana kebencanaan. Setiap alokasi dana darurat harus dipastikan tepat sasaran dan benar-benar diterima masyarakat terdampak.

“Kita tidak sedang menghadapi satu bencana, kita sedang dikepung oleh multi-krisis geografis dan iklim secara bersamaan. Jika ruang fiskal dan anggaran kebencanaan pemerintah melemah, maka keselamatan jutaan rakyat menjadi taruhannya,” katanya.

Fasilitas Kesehatan dan Komunikasi Harus Siaga

Matindas juga meminta pemerintah memastikan fasilitas kesehatan di sekitar wilayah rawan bencana memiliki persediaan obat, masker, oksigen, air bersih, serta tenaga kesehatan yang memadai.

Hal ini penting karena abu vulkanik dari erupsi gunung api dapat mengganggu kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Selain kesehatan, pemerintah juga perlu mengantisipasi potensi gangguan jaringan listrik dan telekomunikasi. Menurutnya, komunikasi menjadi bagian penting dalam kondisi bencana karena berkaitan langsung dengan perintah evakuasi, koordinasi antarlembaga, hingga distribusi bantuan.

Pemerintah pusat juga diminta memperkuat kapasitas pemerintah daerah, terutama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), melalui dukungan personel, peralatan, logistik, dan anggaran.

“Jangan sampai daerah yang menjadi lokasi bencana justru menjadi pihak yang paling lemah karena keterbatasan BPBD, personel, peralatan, logistik maupun dukungan fiskal,” tegas Matindas.

Ia juga meminta sistem komando dan koordinasi penanganan bencana berjalan efektif dengan menggunakan satu data lapangan. Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah tumpang tindih pendataan dan distribusi bantuan.

Di sisi lain, upaya mitigasi dan kesiapsiagaan harus diperkuat sebelum bencana terjadi. Pemetaan risiko, sistem peringatan dini, edukasi masyarakat, penguatan desa tangguh bencana, serta ketersediaan sarana evakuasi dan logistik dinilai harus menjadi bagian dari kebijakan penanggulangan bencana.

“Selain anggaran, tentunya penguatan mitigasi dan kesiapsiagaan akan menjadi pembahasan kami dalam rapat kerja Komisi VIII DPR RI bersama pemerintah,” pungkas Matindas.

Continue Reading

Ibukota

Acara Malam Puncak HUT RI Ke-81. Kelurahan Pademangan Barat Meriah

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com – Suasana penuh semangat patriotisme dan kebersamaan menyelimuti Kelurahan Pademangan Barat dalam gelaran acara malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 Sabtu (5/9/2026).

Dengan Tema.” LMK Koloborasi.” kegiatan ini menjadi momentum bagi warga setempat untuk merefleksikan semangat perjuangan serta mempererat tali silaturahmi antar warga.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Pademangan Arief Wibowo, secara langsung untuk memberikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dalam menyelenggarakan rangkaian perayaan kemerdekaan.” Kami sangat mengaspresiasi kegiatan ini.” ungkapnya.

Acara dihadiri oleh Hengki anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai PKB, Dewan kota Jakut, Lurah,Pademangan Barat, Kasie Pemerintahan, Kapolsek Pademangan, LMK, Satpol-PP, Babinsa, Babinkantibmas, FKDM, Karang Taruna, PKK, RPTRA Budimulia, RT/RW. Selain itu, perwakilan dari Suku Dinas Gulkarmat, Sudin kebudayaan, juga tampak hadir di tengah masyarakat, menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan unsur dinas terkait dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan di tingkat kelurahan Pademangan Barat.

Dalam sambutannya, Lurah Pademangan Barat, Hari Firmansyah menyampaikan rasa bangganya terhadap kekompakan warga Pademangan Barat yang berjumlah 16 RW. Beliau menekankan bahwa peringatan HUT RI bukan sekadar perayaan seremonial belaka, melainkan sebuah wadah untuk memupuk persatuan dan kesatuan bangsa di lingkup terkecil, yaitu lingkungan tempat tinggal. “Kehadiran berbagai elemen pemerintahan ini juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap partisipasi aktif warga dalam memeriahkan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.”ucapnya

Acara malam puncak ini diisi dengan berbagai penampilan seni budaya dan hiburan yang ditampilkan oleh warga, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Partisipasi aktif dari berbagai lapisan usia ini mencerminkan semangat gotong royong yang masih terjaga kuat di wilayah Pademangan Barat.

Selain menjadi ajang hiburan, acara ini juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi antara warga dengan pihak kelurahan serta instansi terkait untuk menyampaikan aspirasi maupun memperkuat koordinasi terkait keamanan dan ketertiban lingkungan.

Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar hingga akhir acara. Sinergi yang ditunjukkan oleh LMK koloberasi beserta jajaran ini diharapkan dapat terus berlanjut dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya. Momentum perayaan kemerdekaan ini menjadi bukti nyata bahwa dengan semangat kebersamaan, warga Pademangan Barat. mampu menjaga harmoni dan membangun lingkungan yang lebih baik demi mewujudkan kemajuan wilayah yang berkelanjutan. (Sutarno)

Continue Reading
Advertisement

Trending