Polhukam
32 Kapolsek di Wilayah Polda Metro Jaya Dimutasi dan Rotasi,
Jakarta,Hariansentana.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran memutasi dan merotasi sejumlah pejabat kepolisian.
Mutasi dan rotas jabatan sejumlah perwira tersebut tertuang dalam Surat Telegram (ST) bernomor ST/41/I/KEP./2023 sampai ST/43/I/KEP./2023 tertanggal 31 Januari 2023 terkait rotasi jabatan sejumlah perwira.
Dalam surat tersebut puluhan Kapolsek dan Satreskrim Polres jajaran terkena rotasi ataupun mutasi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan mutasi tersebut dalam rangka tour of duty dan tour of area.
Selain itu, mutasi pembinaan karir dalam rangka kepentingan organisasi.
“Yang kemudian tujuannya juga dalam rangka memberikan peningkatan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat tentunya,” ujar Trunoyudo kepada wartawan Rabu, 1 Februari 2023.
“Ini adalah hal yang biasa dan ini merupakan wujud dari dinamikanya masyarakat, tantangan ini juga dijawab dengan adanya dinamika di organisasi seperti mutasi,” sambungnya.
Beberapa dimutasi dalam rangka pensiun. Ada juga yang dimutasi karena mengikuti pendidikan
Berikut daftar Kapolsek di jajaran Polda Metro Jaya yang dimutasi:
1.AKBP Rohman Yonky Dilatha dari Kapolsek Metro Taman Sari ke Ps Kasubdit 5 Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Posisinya digantikan Kompol Adhi Wananda yang sebelumnya menjabat Ps Kasatbinmas Polres Metro Jakarta Timur
2. AKP Sugeng Haryanto dari Kapolsek Setu menjadi Ps Wakasat Binmas Polres Metro Bekasi Kota. Posisi Kapolsek Setu kini diisi Iptu Karina Kartika Sari Dewi dari Kaurbinopsnal Satreskrim Polres Metro Bekasi
3. Kompol Fahrul Sudiana dari Ps Kapolsek Metro Setiabudi dimutasi ke Analisis Kebijakan Pertama Ro SDM Polda Metro Jaya dalam rangka Dik Sesko/Sespimen. Posisinya digantikan Kompol Arif Purnama Oktora yang sebelumnya menduduki jabatan Wakasatnarkoba Polres Metro Jakarta Barat
4. AKP Rusnawati dari posisi Ps Kapolsek Tambun ke Ps Kasikorwaspolsus Subditbinsatpam/ Polsus Ditbinmas Polda Metro Jaya. Posisinya digantikan Kompol Stanlly Soselisa Kapolsek Jatiuwung ke Kapolsek Tambun
5. Kompol Donni Bagus Wibisono dari Kapolsek Metro Kebayoran Baru dimutasi menjadi Kapolsek Jatiuwung. Donni digantikan Kompol Tribuana Roseno yang sebelumnya menjabat Kapolsek Matraman
6. Kompol Mobri Cardo Panjaitan dari posisi Ps Kasatreskrim Polres Metro Tangerang Kota menjadi Kapolsek Matraman. Mobri digantikan Kompol Rio Mikael Tobing yang sebelumnya menduduki jabatan Wakasatreskrim Polres Metro Jakarta Utara
7. Kompol Mustakim dari Kapolsek Cikarang menjadi Wakasatreskrim Polres Metro Jakarta Utara. Posisinya digantikan Kompol Samsono dari jabatan sebelumnya yakni Kapolsek Bantar Gebang
8. AKP Ririn Sri Damayanti dari Kanitregident Satlantas Polres Metro Bekasi Kota dimutasi menjadi Ps Kapolsek Bantar Gebang
9. Kompol Muhammad Budiyono dari jabatan Kapolsek Bekasi Selatan dimutasi menjadi Kapolsek Ciracas. Budiyono digantikan Kompol Jupriono Kapolsek Ciracas yang sebelumnya menjabat Kapolsek Bekasi Selatan.
10. Kompol Ade Candra dari Kapolsek Pamulang dimutasi ke Analisis Kebijakan Pertama Ro SDM Polda Metro Jaya dalam rangka Dik Sesko/Sespimen. Ia digantikan Kompol Fiernando Andriansyah yang sebelumnya menjabat Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang.
11. AKP Syabillah Putri Ramadhani dari jabatan Kapolsek Cisauk dimutasi menjadi Kaurmin Sat Gatur Ditlantas Polda Metro Jaya. Posisinya digantikan yang sebelumnya menjabat AKP James Herizanto Ps Kanitsamapta Polsek Metro Penjaringan
12. Kompol Happy Saputra dari Kapolsek Pademangan dimutasi menjadi Ps Kasatlantas Polres Metro Bekasi. Ia digantikan Kompol Binsar Hatorangan yang sebelumnya menjabat Kapolsek Metro Gambir
13. Kompol Mugia Yarry Junanda dari Ps Kasatbinmas Polres Metro Jakarta Pusat dimutasi menjadi Ps Kapolsek Metro Gambir
14. AKP Marbintang Rogate Exaudi Panjaitan dari Bhayangkara Operasional Penyelia Bidang Subdit 3 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya didapuk menjadi Kapolsek Teluk Naga
15. Kompol Evarmon Lubis dari Kapolsek Serpong menjadi Auditor 1 Itbid 2 Itwasda Polda Metro Jaya. Posisinya digantikan AKP Darma Adi Waluyo dari jabatan sebelumnya Kapolsek Teluk Naga
16. Kompol Sitti Fatimah Said Martandu dari jabatan Kapolsek Cimanggis dimutasi menjadi Kasubagbagrenmin Ro SDM Polda Metro Jaya. Ia digantikan Kompol Arief Budiharso yang sebelumnya menjabat Ps Kasatsamapta Polres Metro Jakarta Barat
17. Kompol Endang Sukmawijaya dari Kapolsek Benda dimutasi menjadi Pamen Polres Metro Tangerang Kota dalam rangka pensiun. Posisi Endang diisi AKP Antonius yang sebelumnya adalah Pama Polda Metro Jaya
18. Kompo A Yulianto dari Kapolsek Ciputat Timur dimutasi menjadi Wakasatnarkoba Polres Metro Depok. Posisinya digantikan Kompol Agung Nugroho yang sebelumnya menjabat Wakasatnarkoba Polres Metro Depok
19. Kompol Pandji Ramadhan dari Ps Kapolsek Metro Tanah Abang ke Analisis Kebijakan Pertama Ro SDM Polda Metro Jaya dalam rangka Dik Sesko/Sespimen. Ia digantikan Kompol Patar Mula Bona, sebelumnya menjabat Kapolsek Sawah Besar
20. AKP Dhanar Dhono Vernandhie dari Wakasatlantas Polres Metro Jakarta Timur dimutasi menjadi Kapolsek Sawah Besar
21. Kompol Rosana Albertina Labobar dari Kapolsek Metro Menteng ke Analisis Kebijakan Pertama Ro SDM Polda Metro Jaya dalam rangka Dik Sesko/Sespimen. Ia digantikan AKBP Dr Saiman yang sebelumnya adalah Pamen Polda Metro Jaya
22. Kompol Noor Maghantara dari Kapolsek Ciledug ke Analisis Kebijakan Pertama Ro SDM Polda Metro Jaya dalam rangka Dik Sesko/Sespimen. Posisinya diisi AKP Diorisha Suryo Sarwosaputro dari Pama Polres Metro Jakarta Pusat
23. Kompol Hasoloan Situmorang dari Kapolsek Karawaci menjadi Kapolsek Cengkareng. Ia digantikan Kompol Taufan Setia Prawira yang sebelumnya menjabat Kanit 3 Subdit 3 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya
24. Kompol Ardhie Demastyo dari Kapolsek Cengkareng menjadi Kanit 3 Subdit 3 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. (Sutarno)
Polhukam
Terkuak Penyebab Wanita Yang Diduga Dekat Dengan Prof. Marthen Napang Jadi Turut Tergugat
Jakarta, hariansentana.com – DALAM sidang lanjutan perkara Perdata di Pengadilan Negeri (PN.) Jakarta Pusat (Jakpus), Nomor; 105/Pdt.G/2026/PN Jkt.Pst. terkuak penyebab seorang wanita, yang diduga punya dengan hubungan dekat dengan Terpidana kasus penggelapan, Prof. Dr, Marthen Napang (MN), yang kini digugat Perdata, jadi turut tergugat III.
Diketahui, dalam surat gugatan itu terdapat 4 orang wanita menjadi turut tergugat. mereka adalah.Ny. Eliyantini Palimbunga, sebagai TURUT TERGUGAT I, merupakan isteri sah Marthen Napang, Ny. Elizabeth Nathalia Tamara, sebagai TURUT TERGUGAT II, Sdr(i). Dian Purnamawati, sebagai TURUT TERGUGAT III dan Sdr(i). Anggia Murni, S.H., sebagai TURUT TERGUGAT IV.
Diketahuinya alasan Dian Purnamawati sebagai Turut Tergugat III berasal dari kesaksian Elza Novita. Elza adalah saksi yang dihadirkan kuasa hukum Pelapor, Dr, John N Palinggi, MM,M.BA.
Dalam keterangannya, Elza mengaku awalnya tidak tahu menahu data dirinya dipakai Marthen Napang untuk membuka rekening di BCA Cempaka Putih, yang digunakan untuk menampung dana hasil ‘kejahatannya’ menipu John Palinggi, senilai total Rp 250 juta.
“Saya baru tahu kalau data saya dipakai Marthen Napang ketika Pak John Palinggi datang ke rumah saya dan menanyai rekening BCA. Setelah dicek di bank, ternyata semua data saya, tapi nomor rekening dan foto yang tertera berbeda,” ungkapnya, di persidangan PN.Jakpus, kemarin.
“Alamat, Tgl lahir dan NIK sama, yang beda status pernikahan, Foto dan Tandatangan,” kata Elza menambahkan.
Untuk diketahui. terpidana Prof. MN, dalam perkara Pidana sebelumnya pernah meminta pelapor /korban, Dr, John Palinggi, M.BA mentransfer dana untuk operasiaonal awal pengurusan PK di MA sebesar Rp, 50 juta ke rekening BCA Cabang Cempaka Putih atas nama Elsa Novita seperti yang diminta MN. Pada Tanggal 12 Juni 2017, John kembali mentransfer dana yang diminta MN ke 3 nomor rekening Bank, atas nama; Elsa Novita (BCA), Suaeb (BNI) dan Sadikin (BCA) dengan total Rp. 800 jt.
“Saat itu saya diminta oleh pak John apakah ada uang masuk ke rek BCA saya sebesar Rp. 250 jt. saya cek ke ATM bersama suami dan ternyata tidak ada,” terang Elza.
Elza menjelaskan ia lalu mendatangi kantor BCA untuk mendapatkan penjelasan yang ternyata ada rekening BCA lain atas nama dirinya. rekening tersebutlah yang menerima transfer dana dari John Palinggi sebesar 250 jt. Elsa sendiri sudah lebih dahulu memiliki rek. BCA yakni BCA Cabang Jakarta-Kota.
“Dari situ saya tahu KTP saya dipalsukan untuk membuka rekening di BCA. Nama, alamat dan NIK sama, foto dan tandatangan berbeda,” terang Elza.
Elza juga mengungkapkan, dirinya pernah menerima surat tentang pembuatan NPWP, padahal dirinya merasa tidak pernah membuat NPWP. Kemudian, dirinya juga pernah didatangi orang dari Bank Mandiri ke rumahnya.
“Kebetulan orang dari Mandiri yang datang itulah yang melayani pembukaan rekening atas nama Elza Novita, dia sempat berkata ‘kok beda ya mukanya dengan orang yang datang ke Bank,” ungkap Elza.
Diduga kuat foto yang digunakan MN adalah Dian Purnamawati (Turut Tergugat III). Entah dari mana MN yang kini mendekam di LP Salemba memperoleh data Elza Novita.
Uniknya, MN menyurati Elza dan meminta pengembalian uang yang masuk ke rekeningnya.
“Saya menerima surat dari Marthen Napang, tapi tidak saya tanggapi. Karena memang tidak ada uang yang masuk rekening saya. Yang ada justru data saya digunakan untuk membuka rekening. Saya sudah melaporkan hal tersebut ke Polres Jakarta Pusat,” tuturnya.
Polhukam
Hut Ke-65 Kolinlamil Bersama Forkopimko Jakut Kerja Bakti Bersihkan Kawasan Danau Sunter Selatan l dan ll.
Jakarta, Hariansentana.com.- Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara menggelar aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan Danau Sunter Selatan, Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok kota administrasi Jakarta Utara Selasa (23/6/2026).
Kegiatan yang bertema “Kita Wujudkan Danau Sunter yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)” ini melibatkan sekitar 200 personel gabungan bersama unsur masyarakat.
Kegiatan karya bakti ini dipimpin langsung oleh Panglima Kolinlamil Laksamana Muda TNI Rudhi Aviantara, serta dihadiri oleh Wali Kota administrasi Jakarta Utara Hendra Hidayat, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendiz, Dandim 0502/Jakarta Utara Kolonel Inf Mohammad Syaifuddin Fanany, para pejabat utama dan prajurit Kolinlamil, unsur Forkopimko Jakarta Utara, serta perwakilan instansi maritim terkait.
Wali Kota administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat, mengapresiasi kolaborasi Forkopimko yang terjalin dalam kegiatan memastikan kebersihan di kawasan Danau Sunter.
Hendra menjelaskan, aksi bersih-bersih seperti ini tidak boleh berhenti sebagai kegiatan sesaat, melainkan harus menjadi budaya hidup yang diterapkan secara berkelanjutan oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Program ini harus menjadi gerakan bersama yang dilaksanakan secara konsisten. Kebersihan harus menjadi bagian dari gaya hidup kita,” ujarnya.

Sementara itu, Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil), Laksamana Muda TNI Rudhi Aviantara menambahkan, kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi bagian wujud nyata komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai warisan bagi generasi mendatang.
Menurutnya, kegiatan itu juga sejalan dengan program Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
“Lingkungan yang bersih akan memberikan banyak manfaat, mulai dari mencegah penyakit, mengurangi pencemaran air, hingga meminimalisir potensi banjir di wilayah sekitar,” terangnya.
Rudhi menuturkan, Danau Sunter merupakan salah satu ruang publik strategis di Jakarta Utara yang memiliki fungsi ekologis dan sosial. Untuk itu, kebersihan dan keindahan kawasan tersebut harus terus dijaga agar tetap nyaman dan bermanfaat bagi masyarakat.
Rudhi menegaskan, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
Langkah sederhana seperti memilah sampah dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dinilai dapat memberikan dampak besar terhadap kelestarian lingkungan.
“Menjaga kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama. Partisipasi seluruh pihak dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa melalui sinergi dan semangat gotong royong, kita mampu menciptakan lingkungan yang lebih baik,” ucapnya.
Rudhi menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan dan pihak yang terlibat dalam aksi bersih-bersih tersebut.
“Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta menjadi inspirasi bagi warga untuk terus menjaga kebersihan lingkungan,” tandasnya.(Sutarno)
.
Polhukam
Narapidana Prof. Marthen Napang Kini Digugat Perdata, 4 wanita Dekatnya Turut Tergugat
Jakarta, hariansentana.com – NARAPIDANA Prof, Mathen Napang (MN) kini digugat Perdata. Diketahui, dalam Perkara Perdata di Pengadilan Negeri (PN.) Jakarta Pusat (Jakpus), Nomor; 105/Pdt.G/2026/PN Jkt.Pst, terdapat 4 orang wanita menjadi turut tergugat.
Keempat wanita itu adalah; Ny. Eliyantini Palimbunga, sebagai TURUT TERGUGAT I, Ny. Elizabeth Nathalia Tamara, sebagai TURUT TERGUGAT IISdr(i). Dian Purnamawati, sebagai TURUT TERGUGAT III Sdr(i). Anggia Murni, S.H., sebagai TURUT TERGUGAT IV.
Disinyalir, keempat wanita tersebut memiliki hubungan dekat dengan Tergugat Prof. MN karena menguasai aset milik MN yang bakal disita jaminan kerugian Penggugat, Dr, John N Palinggi, MM, M.BA.
Diketaui, Pada sidang perkara dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari Penggugat di PN. Jakpus, Tergugat Prof. MN dan Tergugat I, III dan IV tidak hadir, hanya Tergugat II, Elisabeth Nathalia Tamara bersama kuasa hukum yang hadir.
Diketahui, Tergugat Prof. MN saat ini sedang menjalani tahanan penjara di Rutan Salemba. ia terbukti bersalah tindak pidana penipuan terhadap John N Palinggi dan dijatuhi hukuman penjara 3 Tahun. John Palinggi pulalah yang melakukan gugatan perdata terhadap MN. Pasalnya, akibat ulah penipuan MN, John Palinggi mengalami kerugian Puluhan Miliar Rupiah.
Dalam keterangannya sebagai saksi penggugat, Rusmini, staff Keuangan perusahaan milik John Palinggi mengungkapkan, akibat ulah MN, bossnya mengalami kerugian puluhan Miliar Rupiah, kerugian terbesar ialah dibatalkannya proyek pembangkit listrik di Palu oleh investor China, lalu ada biaya pengacara perkara pidana 2,5 M, dan Rp. 950 juta (penggelapan) yang diterima MN. sedangkan saksi Sutiah mengaku melihat sendiri tergugat MN menerima uang cash Rp. 100 juta dari John Palinggi.
Terkait turut tergugat II, Elisabeth Nathalia Tamara yang hadir di sidang itu, dirinya mengaku kaget mendapatkan surat panggilan dari PN. Jakpus untuk kasus MN.
“Saya memang tinggal di rumah yang diberikan oleh Marthen Napang, meski kami tidak memiliki surat resmi pernikahan, saya punya 2 anak oleh Marthen. ini anak pertama saya dengan MN bernama; Noel Marhten junior, yang Kedua; Brent Vander Senapang,” ungkap Elisabeth usai sidang perkara, di area PN. Jakpus, Rabu (17/06/2026).
Dikisahkan Elisabeth. ditinya mengenal MN pada Tahun 2010, dari hubungan suami-isteri tak resmi memiliki 2 anak, namun sejak meninggalnya anak kedua mereka Tahun 2018, Elisabeth tak pernah lagi bertemu dengan MN.
Pada. 9 November 2022, Elisabeth pernah berusaha menemui MN di Makasar bersama anaknya Noel yang saat itu duduk di kelas 4 SD. Ia melakukan itu guna meminta pertanggungjawaban MN yang tidak lagi menafkahi mereka.
“Hanya sesekali komunikasi dengan anaknya via WA, dan hanya memberikan uang Rp. 1 Juta transfer ke rekening anak,” ujar Elisabeth.
Yang membuat Elisabeth sedih, MN tidak mau menemui mereka. dia (MN) mengucapkan kata yang menyakiti anaknya. Elisabeth lantas meminta Noel anaknya untuk menceritakan kejadian di Makasar, namun Noel hanya menangis tak sanggup bercerita.
“Kami informasikan via pesan WA ke MN kalau kami ada di Makasar namun MN tidak mau menemui kami malah bilang kr anak saya sebagai bandar narkoba,” ungkapnya.
Sementara, diketahui Turut Tergugat I adalah isteri sah MN, sedangkan Dua wanita lainnya; Tergugat III dan IV tidak diketahui hubungannya dengan MN, namun diduga kedua wanita itu menjadi turut tergugat karena memegang aset milik MN yang akan dijadikan sita jaminan tuntutan perdata tersebut.
-
Ekonomi5 days agoKetum Garuda Nofalia Heikal Safar Kunjungan Kerja ke IKN Jajaki Peluang Usaha Kuliner Khususnya UMKM
-
Ibukota4 days agoApel Jaga Jakarta Pilah Sampah Komitmen Wujudkan Jakarta Kota Bersih.
-
Nasional5 days agoUsulan Perubahan AHWA dari PWNU Jateng Tuai Polemik, PBNU Minta Dibatalkan
-
Nasional1 day agoSiapa Biang Keladi Ricuh di Munas PBNU?

