Nasional
10 F-16, 7 KT-1 Wongbee dan 12 Helikopter TNI, Tiba di Halim Perdanakusuma
Jakarta, Hariansentana.com – Menjelang peringatan HUT ke-77 TNI, sejumlah pesawat dan helikopter yang akan melaksanakan demo udara di atas istana Merdeka, tiba di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Kamis (29/9/2022)
Kedatangan sejumlah alutsista TNI ini, ditinjau Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo S.E., M.P.P., CSFA dan sejumlah pejabat utama TNI AU, di Terminal Selatan, Lanud Halim Perdanakusuma.

Setibanya di Lanud Halim Perdanakusuma, seluruh kru pesawat dan pendukung menerima pengarahan dari Kaskoopsudnas Marsda TNI Ir. Tedi Rizalihadi. S., M.M dan Kapuslaiklambangjaau Marsda TNI Samsul Rizal, S.I.P., M.Tr (Han).
Demo udara yang akan ditampilkan, meliputi _flypast_ dan formasi _bomburst_ oleh 8 pesawat F-16 Figting Falcon gabungan Skadron Udara 16, Skadron Udara 14 dan Skadron Udara 3,tepat di atas *istana Merdeka. Sementara pesawat KT-1 _Wongbee_ akan menunjukkan kebolehan memainkan sejumlah manuver udara khas _Jupiter Aerobatic Team._
Selanjutnya 12 Helikopter TNI (2 EC-725 Caracal TNI AU, 2 NAS 332 Super Puma TNI AU, 4 AH-64E Apache TNI AD, dan 4 AS-565 MBE Panther TNI AL), akan membawa bendera merah putih dan bendera Tri Matra, ukuran raksasa (Giant Flaght) melintas di atas istana Merdeka.

Selama di Lanud Halim Perdanakusuma, tim demo udara akan melaksanakan serangkaian gladi kotor I (30/9), gladi kotor II (1/10) dan gladi bersih (3/10), serta pelaksanaan hari “H” pada 5 Oktober 2022.
Polhukam
Terapi SIRT Y-90 di RS Mandaya Tunjukkan Hasil Positif, Tumor Kanker Hati Menyusut
JAKARTA — Terapi Selective Internal Radiation Therapy (SIRT) Y-90 mulai menunjukkan hasil positif pada pasien kanker hati yang menjalani pengobatan di RS Mandaya Royal Puri. Dari pasien yang telah menjalani evaluasi pascatindakan, terdapat perkembangan berupa penyusutan ukuran tumor hingga tidak ditemukannya tanda aktivitas sel tumor pada pemeriksaan pencitraan.
SIRT Y-90 resmi tersedia di Indonesia melalui RS Mandaya Royal Puri sejak Mei 2026. Hingga saat ini, sedikitnya lima pasien kanker hati telah menjalani terapi tersebut dan perkembangan mereka masih terus dipantau melalui pemeriksaan lanjutan.
Pada salah satu pasien, hasil evaluasi menunjukkan area tumor yang mengalami enhancement atau penanda aktivitas jaringan tumor mengalami penurunan. Ukuran massa tumor juga menyusut dari 8,8 x 10,4 sentimeter menjadi 6,8 x 6,7 sentimeter.
Perubahan tersebut turut disertai perbaikan kondisi klinis. Keluhan yang sebelumnya dirasakan pasien dilaporkan semakin berkurang setelah menjalani terapi.
Sementara pada pasien lainnya, hasil pencitraan menunjukkan lesi di hati sudah tidak memperlihatkan tanda-tanda tumor aktif atau non-viable tumor. Temuan tersebut menunjukkan tidak adanya tanda aktivitas tumor pada area yang diperiksa.
Radiasi Y-90 Langsung ke Tumor
Public Relations Manager Mandaya Hospital Group, Erwin Suyanto, mengatakan perkembangan tersebut menjadi salah satu gambaran hasil terapi SIRT Y-90 yang diterapkan di RS Mandaya Royal Puri.
“Melihat perkembangan pasien yang sudah menjalani SIRT Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, kami semakin yakin bahwa terapi ini mampu memberikan harapan baru bagi pasien kanker hati di Indonesia,” ujar Erwin.
SIRT Y-90 merupakan terapi kanker hati menggunakan Yttrium-90, partikel radioaktif yang dialirkan langsung ke area tumor melalui pembuluh darah. Prosedurnya dilakukan secara minimal invasif dengan memasukkan kateter melalui pembuluh darah, kemudian diarahkan menuju pembuluh darah yang memasok tumor di hati.
Setelah berada di lokasi sasaran, partikel Y-90 memberikan radiasi dari jarak dekat sehingga terapi diarahkan pada jaringan tumor.
Selain kanker hati primer, terapi ini juga dapat digunakan pada kondisi tertentu ketika kanker telah menyebar atau bermetastasis ke hati. SIRT Y-90 juga dapat menjadi salah satu pilihan bagi pasien dengan tumor yang sulit ditangani melalui operasi.
Berpotensi Membuka Peluang Operasi
Erwin menjelaskan, sebagian pasien yang menjalani terapi Y-90 merupakan pasien kanker hati stadium lanjut yang sebelumnya belum memungkinkan menjalani operasi.
Jika terapi berhasil mengecilkan tumor dan kondisi hati memungkinkan, pasien dapat kembali dievaluasi untuk kemungkinan tindakan lanjutan, termasuk operasi reseksi hati atau transplantasi.
“Dengan adanya terapi ini, setelah tumornya mengecil dan jaringan hati yang sehat membesar, hal tersebut memberikan peluang untuk memotong dan mengangkat keseluruhan tumor di hati sehingga disisakan hati yang sehat,” jelasnya.
Meski demikian, kemungkinan menjalani operasi atau transplantasi tetap bergantung pada kondisi masing-masing pasien dan hasil penilaian tim medis.
SIRT Y-90 umumnya membutuhkan sekitar satu hingga dua kali tindakan, tergantung kondisi dan kebutuhan pasien. Karena dilakukan secara minimal invasif, masa pemulihan juga pada umumnya lebih singkat dibandingkan operasi besar, meski waktu pemulihan setiap pasien dapat berbeda.
Layanan SIRT Y-90 di RS Mandaya Royal Puri dilakukan oleh dr. Sugianto Santoso, Sp.Rad (KRI), dokter spesialis radiologi intervensi, bersama tim dokter spesialis kedokteran nuklir.
Layanan tersebut menjadi bagian dari penanganan kanker hati di Mandaya yang juga mencakup berbagai pilihan terapi dan tindakan lanjutan. Rumah sakit menyatakan memiliki teknologi robot Da Vinci Xi untuk mendukung operasi reseksi hati serta lisensi transplantasi hati.
Dengan demikian, SIRT Y-90 dapat menjadi salah satu pilihan dalam rangkaian penanganan kanker hati, khususnya bagi pasien yang membutuhkan terapi lokal dan belum dapat menjalani operasi konvensional. Kondisi setiap pasien tetap memerlukan evaluasi dan penentuan terapi oleh tim medis multidisiplin.
Nasional
International Open Indoor Skydiving Championship Kapolri Cup II 2026 Resmi Dibuka
Bogor, Hariansentana.com – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H.,M.Hum.,M.Si., M.M., mewakili Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, membuka acara International Open Indoor Skydiving Championship Kapolri Cup II 2026 di Wind Tunnel Korps Brimob Polri, Gedung Soemardhi, Cikeas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Kamis (17/9/2026).
Kejuaraan internasional yang berlangsung 17 – 20 September 2026 itu diikuti 382 peserta yang tergabung dalam 156 tim, termasuk 64 tim dari 10 negara. Negara peserta antara lain Indonesia, China, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Polandia, Rusia, Singapura, dan Thailand.
Pembukaan dihadiri pejabat utama Polri, jajaran Korps Brimob Polri, unsur TNI, Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), komunitas olahraga dirgantara, serta para atlet dan ofisial dari dalam dan luar negeri.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Wakapolri, disampaikan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan olahraga dan pembentukan karakter.
“Ajang ini bukan semata-mata tentang kompetisi dan siapa yang keluar sebagai juara. Di dalamnya terkandung proses pembentukan karakter, nilai kedisiplinan, ketangguhan mental, kerja keras, pengendalian diri, serta sportivitas untuk menghormati lawan dan menaati aturan,” ujar Wakapolri saat membacakan amanat Kapolri.
Kapolri menekankan, karakter tersebut sangat relevan dengan olahraga indoor skydiving yang membutuhkan kemampuan teknis, konsentrasi, ketepatan gerak, keseimbangan, dan kemampuan mengambil keputusan secara cepat dan presisi.
“Jadikan kejuaraan ini sebagai momentum untuk menunjukkan prestasi terbaik, memperluas persahabatan, dan membangun semangat kebersamaan antara atlet dari berbagai negara,” lanjutnya.
Kepada panitia dan personel pengamanan, Kapolri berpesan agar seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara profesional, aman, tertib dan lancar.
“Berikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta dan tamu, sehingga kejuaraan ini mampu meninggalkan kesan positif serta mencerminkan kapasitas Indonesia, dalam hal ini Polri, sebagai tuan rumah event olahraga internasional,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Komite Terjun Payung Indonesia, Irfan Zuladri, menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Polri, khususnya Korps Brimob dan Perkumpulan Terjun Payung (PTP) Polri yang konsisten mendukung perkembangan olahraga terjun payung, khususnya nomor indoor skydiving.
Menurut Irfan, Kapolri Cup II bukan sekadar agenda tahunan, tetapi bagian dari proses membangun kepercayaan komunitas dirgantara terhadap fasilitas dan kemampuan Indonesia menyelenggarakan kompetisi internasional.
Ia menyebut, PTP Polri bersama FASI secara berkelanjutan telah menggelar kejuaraan di Wind Tunnel Brimob, mulai dari Dankor Brimob Cup 2023, International Kapolri Cup 2024, Dankor Brimob Cup National Open 2025, hingga International Open Kapolri Cup 2026.
“Hal ini sebagai bukti prestasi bagi Indonesia karena mendapat kepercayaan dari FAI sebagai induk organisasi olahraga dirgantara internasional sebagai tuan rumah penyelenggara kejuaraan yang bergengsi,” ujar Irfan.
Irfan menambahkan, Indonesia dijadwalkan menjadi tuan rumah 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championship 2026. Kepercayaan tersebut dibangun dari konsistensi penyelenggaraan kompetisi dalam beberapa tahun terakhir.
Ia juga menyoroti prestasi atlet Indonesia pada FAI Asian Indoor Skydiving 2024 di Makau, di mana atlet Indonesia yang diperkuat atlet PTP Polri berhasil meraih medali perak dan perunggu pada nomor 4-Way Formation Skydiving putra dan putri.
Ketua penyelenggara, Brigjen Pol Kristiyanto Goetomo, S.I.K., S.H., M.H., memastikan seluruh pertandingan berlangsung di fasilitas Wind Tunnel Brimob Cikeas, yang merupakan terowongan angin milik Polri yang diresmikan pada 2023.
Kejuaraan tahun ini mempertemukan atlet nasional dan internasional dari lingkungan Korps Brimob, Satbrimob, TNI AD, TNI AL, TNI AU, serta komunitas penerjun payung Indonesia dan 10 negara peserta.
Melalui Kapolri Cup II 2026, Wind Tunnel Brimob Cikeas menjadi titik pertemuan atlet, pelatih, juri dan komunitas dirgantara dunia. Kejuaraan yang berlangsung hingga 20 September ini diharapkan dapat meningkatkan pembinaan atlet sekaligus memperkuat persahabatan antarnegara melalui olahraga…….Ron
Polhukam
LSM PRB Soroti Dana Hibah Rp25 Miliar untuk PTSL BPN Kabupaten Bogor
Bogor, Hariansentana.com – Ketua LSM Peduli Rakyat Bogor (PRB) M. Johan Pakpahan menyoroti raibnya dana hibah sebesar Rp25 miliar untuk pembiayaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor.
Saat dihubungi telpon seluler nya Kamis 17, September 2026 Ketua LSM Peduli Rakyat Bogor ( PRB ) M Johan Pakpahan mengatakan ,Dana tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Bogor yang dihibahkan kepada BPN Kabupaten Bogor. Johan meminta Polda Metro Jaya untuk transparan mengusut kasus tersebut,”ujar nya.
“Kasus ini harus transparan. Pada saat pencairan dana, dokumen anggarannya digunakan untuk apa, siapa yang menerima anggaran, dan siapa yang bertanggung jawab secara hukum harus jelas. Jangan dibiarkan,” terangJohan.
Menurutnya, perlu ada kejelasan apakah ada “dugaan keterlibatan Ketua DPRD dan Bupati Bogor “ pada saat itu dalam pengusulan dan persetujuan anggaran. Ia juga mempertanyakan ada tidaknya kongkalikong dalam pembuatan anggaran tersebut.
“Harus jelas siapa yang menyusun proposal, siapa yang menyetujui anggaran, dari mana sumbernya dan kepada siapa disalurkan. Ini menyangkut uang rakyat dari APBD,” tegasnya.
Johan menilai, jangan sampai kasus ini baru terungkap ketika sedang disorot. Sementara jika tidak disorot, dana Rp25 miliar tersebut seolah aman dan ditidurkan.
“Jangan sampai Kabupaten Bogor terus menjadi sarang koruptor. Di mata masyarakat, kasus korupsi di Kabupaten Bogor tidak pernah habis,” katanya.
Ia juga menegaskan, pihaknya meminta agar pelaku korupsi dihukum berat, dimiskinkan, dan asetnya disita.
“Kalau hukumannya biasa-biasa saja, koruptor akan tumbuh bagaikan jamur di musim hujan dan tidak ada efek jera. Koruptor itu pencuri uang rakyat melalui anggaran. Kalau dihukum mati dan dimiskinkan dengan menyita asetnya, ke depan orang akan berpikir seribu kali untuk melakukan korupsi di Kabupaten Bogor,” pungkasnya…….Ron
-
Polhukam6 days agoBersama Aktivis ‘98, RAJADEM Nilai Nazali Lempo Layak Bawa Arus Balik Penegakan Hukum di INDONESIA
-
Daerah4 days agoPDIP Dorong Inpres Jalan Desa, DPR Nilai Bisa Atasi Keterbatasan Anggaran Desa
-
Polhukam2 days agoPWOD Jakarta Utara Soroti Dugaan Pemblokiran WhatsApp Wartawan oleh Kasubag Umum BPN Jakut
-
Bodetabek1 day agoKasus Dugaan KDRT di Tambora Dilaporkan ke Polda Metro

