Connect with us

Ibukota

Situ Kanal Pademangan Upaya Cegah Penyebaran COVID-19

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com- Puskesmas Kecamatan Pademangan mengadakan kegiatan skrining terpadu kesehatan new normal (Situ Kanal) dengan rapid test masal dan skrining PE di Kantor RW 02 Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Senin (6/7). Sekitar 43 warga dan pedagang pasar ex JU 41 mengikuti kegiatan Situ Kanal Pademangan.

“Ada 10 petugas kesehatan yang terdiri dari 3 dokter, 1 petugas lab, 1 petugas gizi, 2 admin dan 3 perawat yang turun langsung menangani rapid test dan skrining PE di wilayah RW 02 Kelurahan Pademangan Barat. Bagi warga yang belum menjalani skrining diharapkan segera memeriksakan diri, tidak perlu ragu dan takut karena dengan skrining kita sudah menyelamatkan diri sendiri dan orang lain,” jelas Kepala Puskesmas Kecamatan Pademangan, dr. Octoviana Carolina.

Ia menghimbau kepada warga yang sudah menjalani pemeriksaan kesehatan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan PHBS secara disiplin agar terhindar dari resiko penularan COVID-19.

Sedangkan Lurah Pademangan Barat, M.Ruspandi di demo ingin Amirudin ketua Rw.2.Kel.pademangan barat.sangat mengapresiasi warga yang ikut serta dalam kegiatan Situ Kanal Pademangan. “Alhamdullilah, warga dan pedagang pasar ex JU 41 bersedia datang untuk mengecek kesehatannya dengan rapid test. Jika semuanya disiplin dan mematuhi protokol kesehatan maka diharapkan tidak ada lagi klaster baru dalam penyebaran COVID-19,” ujarnya.

Sutarno

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ibukota

Gandeng Tokoh Masyarakat, PPSU Kelurahan Ancol Kembali Bekerja

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com — Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Ancol dipastikan sudah kembali bekerja, Selasa (20/2/2024). Hal ini menyusul adanya titik terang penyelesaian masalah usai pertemuan forum bersama tokoh masyarakat.

Camat Pademangan, Didit Mulyadi mengatakan forum pertemuan digelar mempertemukan jajaran aparatur Kelurahan Ancol, petugas PPSU Kelurahan Ancol,Sahrizal Dewan Kota perwakilan Kecamatan Pademangan, Asep Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Kelurahan Ancol, dan pengurus Rukun Warga (RW) di Ruang Pola Kantor Kelurahan Ancol pada Selasa (20/2/2024) pukul 09.00 WIB.

Bertemunya solusi bersama dalam forum ini memastikan seluruh PPSU Kelurahan Ancol kembali bekerja seperti sediakala.

“Pagi tadi kami mengadakan pertemuan forum bersama mencari solusi terbaik bersama. Dipastikan aktivitas seluruh petugas PPSU Kelurahan Ancol sudah mulai berjalan normal,” kata Didit Mulyadi saat dikonfirmasi, Selasa (20/2).

Dalam forum tersebut, dipastikannya Lurah Ancol, Saud Maruli Manik meminta maaf kepada petugas PPSU atas ucapan yang menyinggung hati. Lurah pun telah menjelaskan kronologi pemberian sanksi pemberhentian kerja petugas PPSU Kelurahan Ancol berinisial MH yang sesuai dengan aturan dalam kontrak kerja.

“Kami semua mengajak semua anggota PPSU untuk bersama-sama memperbaiki hubungan dan pola komunikasi demi perbaikan kinerja ke arah yang lebih baik lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Dewan Kota Jakarta Utara perwakilan Kecamatan Pademangan, Sahrizal memastikan permasalah tersebut telah tuntas di musyawarahkan bersama.

Pihaknya bersama membuka forum komunikasi apabila terdapat permasalahan lainnya terhadap petugas PPSU di kemudian hari.

“Masalah ini sudah clear (tuntas). Semuanya sudah saling memaafkan dan akan saling memperbaiki diri. Ke depannya, kami selalu terbuka untuk membuka forum komunikasi apabila ada permasalahan PPSU lainnya,” tutup Rijal.(Sutarno)

Continue Reading

Ibukota

Ketum PWI Pusat Hendry Ch Bangun Mengukuhkan Pengurus PWI Pusat Masa Bakti 2023-2028

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com – Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) PWI di sela-sela Hari Pers Nasional (HPN) 2024, yang digelar di Candi Bentar Ancol, kawasan wisata pesisir Taman impian jaya ancol (Ancol Bay City).di kelurahan Ancol kecamatan Pademangan kota administrasi Jakarta Utara, Minggu (18/2/2024) menghasilkan banyak program kerja untuk PWI 2023-2028.

Beberapa program yang penting antara lain disepakatinya PWI membentuk Lembaga Konsultasi, Bantuan dan Penegakan Hukum (LKBPH) PWI berbadan hukum yayasan dan berjaringan di PWI seluruh Indonesia.

“Salah satu tujuannya adalah memberikan advokasi dan atau pendampingan kepada wartawan anggota PWI terkait kasus hukum sengketa pemberitaan pers, terkait kepentingan organisasi PWI dan atau sengketa hubungan wartawan dengan perusahaan pers,” jelas Kamsul Hasan, Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan.

Bidang Luar Negeri PWI juga menyepakati diagendakannya kunjungan ke mancanegara dalam Program PWI 2024-2028. Antara lain kunjungan ke Rumania, Italia, Vatikan dan lain-lain. Juga ada kunjungan balasan ke Journalists Association of Korea (JAK) di Seoul.

“Salah satu tujuannya memperkuat dan meningkatkan hubungan kerjasama yang saling menguntungkan antara PWI dengan wartawan dan atau asosiasi wartawan di seluruh dunia. Sekaligus untuk meningkatkan kapasitas wartawan anggota PWI,” kata Ketua Bidang Luar Negeri PWI Ninuk Pambudy, yang pernah menjabat Pemred Kompas.

Dalam Konkernas PWI juga disepakati tuan rumah HPN tahun berikutnya, yakni HPN 2025, HPN 2026 dan HPN 2027. Untuk HPN 2025 PWI Provinsi Riau dan PWI Kepulauan Riau bersemangat menjadi tuan rumah.

Namun, seperti rilis yang diterima Hariansentana.com, para peserta Konkernas berharap PWI Bali dan PWI Sulawesi Selatan juga mempersiapkan daerahnya untuk HPN 2025.

Ketua Bidang Organisasi H Zulmansyah Sekedang menegaskan dua provinsi yang berminat dan dua provinsi yang diamanahkan dalam Konkernas agar segera berkomunikasi dengan kepala daerah masing-masing dan pimpinan DPRD setempat untuk mendapatkan dukungan.

“Tahun 2025, HPN diselenggarakan di salah satu provinsi yang paling cepat PWI-nya mendapatkan dukungan dari Gubernur dan atau DPRD Provinsi masing-masing, yakni antara Riau, Kepulauan Riau, Bali dan Sulawesi Selatan,” jelas Zulmansyah.

Untuk 2026, PWI Aceh dan PWI Lampung bersaing sebagai tuan rumah HPN. Sedangkan di 2027, PWI Banten menjadi satu-satunya daerah yang menyatakan siap menjadi tuan rumah HPN.

Sebelum Konkernas dibuka resmi oleh Ketua Umum PWI Hendry Ch Bangun, terlebih dahulu dikukuhkan kepengurusan lengkap PWI Pusat periode 2023-2028 sebanyak 120 wartawan. Terdiri atas sembilan wartawan diamanahkan di Dewan Kehormatan (DK), 14 orang di Dewan Penasehat (DP) dan 97 wartawan di kepengurusan harian, komisi dan direktorat.(Sutarno)

Continue Reading

Ibukota

Lurah Ancol Jelaskan Permasalahan PPSU yang Demo

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com –– Lurah Ancol Saut Maruli Manik di dampingi Sekretaris Kelurahan Ancol Kenny Hutagaol menjelaskan aksi demo 120 anggota PPSU kelurahan Ancol kecamatan Pademangan kota administrasi jakarta utara Senin (19/2/2024).

Kronologi aksi mogok tersebut bermula dari ada salah satu anggota PPSU bernama Mukhtar yang di keluarkan lantaran tidak masuk masuk kerja tanpa alasan yang jelas.

“Bilangnya sakit tapi tidak ada surat dari rumah sakit maupun dokter, sebagai bukti laporan kami ke atas, hampir 12 hari tidak masuk kerja,” ungkap Saut.

Selain itu lanjut Saut mengenai kata Miskin di pelintir oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Dia menjelaskan, Waktu apel dirinya menegaskan pada semua anggota PPSU kelurahan Ancol untuk jangan banyak merokok sebab merokok itu tidak baik bagi kesehatan. Saut mengibaratkan merokok itu sama saja dengan membakar duit, dan akan membuat kita miskin.
“Mendingan uang kita tabung buat masa depan anak,” tegasnya.

Seperti di beritakan. Puluhan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Ancol menggelar aksi banting sapu dan mogok kerja di Jalan Lodan Raya, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara pada Senin 19 Februari 2024 pagi.

Aksi mogok kerja ini dilakukan sebagai bentuk protes kepada Lurah Ancol, Saud Maruli Manik dan Sekretaris Kelurahan Ancol Kenny Hutagaol yang dinilai sering menghina dan bertindak Rasis pada para pasukan oranye tersebut.

Para petugas PPSU ini kerap kali dihina dengan sebutan miskin oleh atasan mereka tersebut.

Pantauan hariansentana.com di lokasi, puluhan petugas PPSU tersebut berkumpul tanpa menggunakan seragam. Masing-masing dari mereka juga datang sambil membawa sapu lidi yang kemudian dibanting ke jalanan.

Aksi banting sapu berujung mogok kerja ini merupakan simbol protes para pasukan oranye terhadap perilaku lurah dan sekretaris kelurahan yang dianggap telah melecehkan mereka. Alhasil, lantaran para pasukan oranye ini memutuskan mogok kerja, sampah-sampah di Jalan Lodan Raya dan sekitarnya pun dibiarkan berserakan begitu saja.
(Sutarno)

Continue Reading
Advertisement

Trending