Connect with us

Hiburan

Sebagai Bentuk Kreativitas Pafindo Luncurkan Situs Mitos

Published

on

Ketua umum Pafindo, Bagiono Prabowo bersama anggota Pafindo saat peluncuran platform Youtube Mitos.

Jakarta, HarianSentana.com

Era YouTube, menjadi ruang kreativitas sekaligus mencari sumber penghasilan alternatif yang menjanjikan. Banyak artis yang sukses menjadi seorang YouTuber, sebut saja Deddy Corbuzier, Raffi Ahmad, Atta Halilintar, Ria Recis dan masih banyak lagi.

Perkumpulan Artis Film Indonesia (Pafindo) melalui ketua umumnya RM H Bagiono Prabowo S.H. MBA, mencoba peruntungan  menjadi YouTuber, dengan membuat kanal Mitos sebagai bentuk kreatifitas Perfindo.

Menurut Bagionoi Mitos merupakan cerita tradisi. Pada umumnya mitos menceritakan terjadinya alam semesta dan bentuk topografi keadaan dunia,
dan para makhluk penghuninya, deskripsi tentang para makhluk mitologis dan sebagainya.

“Mitos di sini adalah sebuah Program Reality Show yang digagasnya dalam rangka pengembangan ide kreatifnya. Dan nantinya, Mitos akan tayang dalam platform Youtube. YouTube bisa dijadikan sarana alternatif untuk pengembangan kreativitas kita,” ujar Bagiono Prabowo seorang artis, presenter yang juga anggota Badan Perfilman Nasiona (BPI) di hotel Mercure Lebak Bulus Jakarta Selatan, Minggu (15/12/2019).

Menurut Bagiono, Mitos yang dibuat jauh berbeda dari  program yang pernah ada sebelumnya. Selama ini, tayangan yang bersentuhan dengan dunia hantu tak bisa dirasionalkan. Tapi oleh Bagiono tayangan Mitos ini, dihadirkan serasional mungkin. “Dalam Mitos saya berusaha menghadirkan sosok makhluk halus dalam bentuk yang lebih real, dari hasil tangkapan kamera bukan hasil editan. Dan penampakan yang adapunhasilnya akan murni,” terang Bagiono.

Tidak hanya itu, berkat kegigihan dalam mengeksplore seputar makhluk halus, yang juga berprofesi sebagai lawyer berhasil menemukan jenis-jenis hantu yang berbeda. Sebagai contoh, sosok hantu kuntilanak yang selama ini dikenal oleh masyarakat atau yang berkembang dalam imajinasi masyarakat, adalah seperti yang ditampilkan di bioskop-bioskop horor.

“Padahal jenis kuntilanak bukan hanya itu saja. Setidaknya ada tiga jenis kuntilanak, yang berwarna putih, kuning dan merah. Nah kuntilanak yang berwarna Kuning inilah, saya anggap sebagai Ratunya Kuntilanak. Ukurannya juga sangat tinggi. Kamera tim saya berhasil menangkap makhluk itu. Dan memang mempunyai energi yang sangat kuat. Kita dibuat takut.  Nanti dalam tayangan Mitos akan saya tunjukan Kuntilanak jenis ini,” ungkap Bagiono.

Sebagai produser film Bagiono akan menghadirkan sosok makhluk halus dalam pendekatan yang lebih ilmiah, yang dapat diterima dengan logika. Jadi bukan semata klenik. Bahwa makhluk halus itu memang ada di dalam dimensi yang berbeda.

“Sungguh pun demikian tetap dapat kita tangkap atau dihadirkan dengan cara yang sangat ilmiah. Diharapkan tayangan Mitos dapat memberi pencerahan dan menambah wawasan bagi masyarakat yang suka akan dunia lain,” ungkapnya.

Editor: Pangigutan S

 

 

 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Seni Budaya

Warga Cibinong Indah 1 Meriahkan Peringatan Malam 17 Agustus dengan Lomba dan Tukar Kado

Published

on

By

Bogor, Hariansentana.com – Warga Perumahan Cibinong Indah 1, khususnya RT 03 RW 12 Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, turut memeriahkan peringatan Malam 17 Agustus 2026 dengan menggelar berbagai kegiatan kebersamaan.

Dalam sambutannya, Ketua RT 03 RW 12, Wahyu, mengajak warga untuk terus menjaga kekompakan antar tetangga.

“Saya mengajak warga agar tetap akrab sesama tetangga. Jika ada kerja bakti, mari kita saling tolong menolong dan bahu membahu dalam menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan,” ujar Wahyu yang akrab disapa Pak Wahyu.

Lebih lanjut, Wahyu menambahkan rangkaian acara malam 17-an diisi dengan doa bersama. Selain itu juga digelar berbagai perlombaan seperti tangkap belut, makan kerupuk, dan tangkap bebek untuk anak-anak.

“Malam ini juga ada tukar kado dan makan bersama agar warga semakin akrab dan terjalin rasa kekeluargaan ,” jelas nya.

Harapan Masyarakat di Usia Kemerdekaan ke-81

Sementara itu, salah satu aktivis buruh, Deka, menyampaikan rasa syukurnya atas kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 tahun.

“Kami bersyukur dapat menikmati kemerdekaan ke-81 ini. Saya berharap pemerintah memperhatikan masyarakat agar bisa menciptakan lapangan pekerjaan, sesuai yang pernah disampaikan Presiden dan Wakil Presiden agar tercipta banyak lapangan pekerjaan,” paparnya.

Kegiatan malam 17-an di RT 03 RW 12 ini berlangsung meriah dan penuh keakraban, menjadi wujud semangat gotong royong warga dalam menyambut Hari Kemerdekaan.(.Ron)

Continue Reading

Hiburan

LokaryaFest 2026 Sukses Padukan Olahraga, Musik, dan UMKM

Published

on

By

JAKARTA, Sentana – LokaryaFest 2026 sukses menghadirkan konsep festival yang memadukan olahraga, hiburan musik, dan pemberdayaan UMKM dalam satu rangkaian acara. Digelar di Plaza Barat Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (25/7/2026), festival bertema “Kreatif, Lokal, Berdaya” ini menarik ribuan pengunjung dari berbagai kalangan.

Salah satu penampilan yang paling dinantikan datang dari duo The Virgin. Mita dan Dara memanfaatkan panggung LokaryaFest sebagai momen spesial untuk merayakan 17 tahun perjalanan mereka di industri musik Indonesia.

Dalam penampilannya, The Virgin membawakan sejumlah lagu populer seperti Cinta Terakhir dan Demi Nama Cinta. Mereka juga memperkenalkan lagu terbaru bergenre rock dangdut yang dipersembahkan sebagai bentuk apresiasi kepada para penggemar.

“Alhamdulillah kita masih berkarya. Tujuh belas tahun dengan personel yang sama. Acara seperti ini keren karena bisa bertemu langsung dengan penggemar, sekaligus mendukung olahraga dan UMKM,” ujar Mita.

Dara berharap LokaryaFest dapat terus menjadi agenda tahunan yang mempertemukan musisi, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat dalam satu ruang kreatif.

Kemeriahan festival turut mendapat apresiasi dari Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Bahkan, ia sempat membaur bersama penonton dan ikut bernyanyi saat The Virgin tampil.

Ketum PKB Muhaimin Iskandar saat menghadiri kegiatan Lokaryafest yang dibarengi dengan kegiatan PKB FunRun

Menurut Cak Imin, konsep yang menggabungkan olahraga, hiburan, dan pemberdayaan ekonomi kreatif merupakan inovasi yang layak dipertahankan.

“Yang penting senang dan happynya. Acara seperti ini keren dan patut dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang,” kata Cak Imin.

Selain menjadi lokasi pengambilan race pack peserta lari, LokaryaFest juga menghadirkan berbagai kegiatan seperti senam zumba massal, bazar kuliner, produk fesyen lokal, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, lokakarya, hingga beragam aktivitas interaktif yang melibatkan komunitas.

Festival ini merupakan hasil kolaborasi dengan PWI Jaya yang mengusung tiga tujuan utama, yakni memberikan pengalaman pengambilan race pack yang lebih menarik, memperkuat pertumbuhan UMKM lokal, serta menggabungkan olahraga dengan edukasi dan hiburan.

Ketua PWI Jaya, Kesit B. Handoyo, mengapresiasi Seksi Wartawan Infotainment dan Lifestyle (SIWIL) sebagai penggagas LokaryaFest 2026. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan festival ini menunjukkan bahwa insan pers tidak hanya mampu menghasilkan karya jurnalistik, tetapi juga dapat menghadirkan kegiatan kreatif yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan berlanjut dengan PKB Run 2026 yang digelar pada Minggu (26/7/2026) sebagai bagian dari peringatan Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Sebanyak 7.500 peserta mengikuti ajang lari tersebut.

Cak Imin juga ambil bagian pada kategori 5 kilometer (5K) dan berhasil menyelesaikan lomba hingga memperoleh medali finisher.

Melalui kolaborasi olahraga, hiburan, dan penguatan ekonomi kreatif, LokaryaFest 2026 menunjukkan bahwa sebuah festival mampu menjadi ruang kolaborasi antara masyarakat, komunitas, pelaku UMKM, dan musisi dalam satu perhelatan yang inspiratif.

Continue Reading

Hiburan

Saipul Jamil Kantongi Surat Resmi KPI, Raja Simanjuntak: Tidak Pernah Ada Boikot terhadap Klien Kami

Published

on

By

JAKARTA, JMPnews – Pedangdut sekaligus presenter Saipul Jamil menegaskan bahwa dirinya tidak pernah masuk dalam daftar boikot Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Penegasan itu disampaikan setelah ia bersama tim kuasa hukumnya menerima surat resmi KPI yang diterbitkan usai proses mediasi di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Kuasa hukum Saipul Jamil, Raja Simanjuntak, mengatakan surat tersebut menjadi dasar yang memperjelas bahwa KPI tidak memiliki kewenangan untuk melarang atau memboikot seseorang tampil di lembaga penyiaran.

“Surat resmi ini menjadi penegasan bahwa KPI tidak pernah mengeluarkan kebijakan maupun regulasi yang melarang atau memboikot Saipul Jamil. Wewenang KPI adalah mengawasi isi siaran, bukan menentukan siapa yang boleh atau tidak boleh tampil di televisi,” ujar Raja Simanjuntak.

Menurut Raja, polemik yang berkembang selama ini muncul akibat kesalahpahaman di tengah masyarakat. Karena itu, ia berharap seluruh pihak, khususnya manajemen televisi dan radio, tidak lagi memiliki keraguan untuk bekerja sama dengan kliennya.

“Kami berharap tidak ada lagi anggapan bahwa klien kami diboikot KPI. Keputusan menghadirkan seorang artis memang sepenuhnya menjadi hak masing-masing stasiun televisi, tetapi jangan sampai didasarkan pada informasi yang keliru,” katanya.

Sementara itu, Saipul Jamil mengaku lega setelah memperoleh kepastian secara tertulis mengenai posisinya. Ia mengaku isu boikot yang beredar selama ini berdampak besar terhadap kesempatan dirinya untuk bekerja.

“Alhamdulillah, akhirnya semuanya menjadi jelas. Saya hanya ingin bekerja dan mencari nafkah seperti warga negara lainnya. Selama ini isu boikot itu sangat merugikan saya karena membuat banyak pihak ragu untuk mengundang saya,” ujar Saipul Jamil.

Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada Komnas HAM yang telah memfasilitasi proses mediasi hingga menghasilkan klarifikasi resmi dari KPI.

“Saya berterima kasih kepada Komnas HAM yang telah membantu memfasilitasi persoalan ini. Dengan adanya surat resmi ini, saya berharap tidak ada lagi kesalahpahaman dan saya bisa kembali berkarya secara profesional,” tutur Saipul.

Melalui surat tersebut, KPI juga menegaskan bahwa tugas dan kewenangannya hanya sebatas melakukan pengawasan terhadap isi siaran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, bukan memberikan larangan kepada individu tertentu untuk tampil di media penyiaran. Dengan demikian, keputusan untuk menghadirkan seorang artis tetap menjadi kewenangan dan kebijakan masing-masing lembaga penyiaran.

Continue Reading
Advertisement

Trending