Hiburan
Cinta Oh Cinta, Lagu Asik Berbalut Melayu dan Reggae

Siska Salman dan Bobby Nyoe saat membawakan lagu Cinta Oh Cinta di Kawasan Tebet Jakarta Selatan, Jum’at (7/2/2020).Jakarta, HarianSentana
Siska Salman, sebelumnya adalah vocalis band pop rock Cannonball, yang sudah mengeluarkan beberapa single (Mengalah, Kutandai, dan Bukan Cinderella). Siska juga pernah menjadi runner up dalam ajang pencarian bakat Reinkarnasi Indosiar tahun 2006.
Meskipun sempat vakum bernyanyi selama 2 tahun (2013-2015), Siska tetap berkarya sebagai song writer sampai sekarang, diantaranya Te Amo Mi Amor – Ajay (OST One Fine Day), Vamos De Fiesta – Ajay (OST One Fine Day), Make Your Day – Maxime Bouttier (OST The Perfect Husband), Kehabisan Kata – Nowela, Cinta Kita Beda – Kevin Lim feat. Nowela, Dengarkan Aku – Maria Calista, Takdir Manusia – Raffi Ahmad & Nagita Slavina (OST Rafathar), Terima Kasih – Mario G Klau, Imaji Sunyi – Karina Salim (OST Salawaku), theme song Sitkom Ogah Rugi, dan masih banyak lagi.
Kali ini Siska Salman mengeluarkan single terbaru yang berjudul Cinta Oh Cinta, lagu ini ditulis oleh Pay Burman dan Siska Salman sendiri. Untuk single terbarunya ini, Siska mengajak Bobby Nyoe untuk berkolaborasi. Bobby adalah seorang penyanyi Reggae asal Bali, yang sudah tidak asing lagi di kalangan musik Reggae Bali.
“Aku merasa bangga banget, bahagia banget, ini new chapter, Pay Burman mengeluarkan karya terbarunya yang boleh aku bawakan. Lagu ini fresh, sesuatu yang baru di industri musik dan saya belum menemukan lagi lagu seperti ini. Makanya aku pede banget. Kalau aku mau nyanyi aku harus pede dulu, aku punya good feeling di sini. Semoga perasaan dan energi ini tersampaikan,” ujar Siska saat peluncuran single Cinta Oh Cinta di kawasan Tebet Jakarta Selatan, Jum’at (7/2/2020).
Lirik lagu yang bertema cinta, Siska menambahkan, Lirik lagu ini mengisahkan tentang seseorang yang sudah cukup lama menjomblo dan berharap akan hadir sosok pujaan hati. “Lagu Cinta Oh Cinta juga memiliki keunikan sendiri di mana menggabungkan nuansa Melayu dan Reaggae serta dibalut dengan musik yang catchy,” jelas Siska.
Sementara Pay Burman yang dikenal sebagai produser ternama, dan juga mantan gitaris Slank mengungkapkan, tentang proses pembuatan lagu Cinta Oh Cinta diproduksi PMP.
“Hampir setiap hari gue bikin lagu kali, akhirnya keluar ide-ide yang kayak gini udah lama tapi sempet drop. Momentum sekarang ini semua serba digital jadi ya udah waktunya kita rapihin semua, semua yang atur sendiri. Jadi pas lah, akhirnya ketemu nama PMP tadi, Pabrik Musik Pay. Ini baru langkah awal, artis pertama Siska dan Bobby,” aku Pay.
Sutradara dari video klip ini, Rio Dalimonthe mengaku sangat tertantang untuk membuat video klip yang jadi keinginan Siska. “Apalagi, dalam pembuatan video clip sangat singkat, yaitu sehari langsung jadi. Sebenarnya begitu ide itu muncul dan keinginan dari Siska buat video klip di Bali, langsung saat itu saya menyusun konsep seperti apa yang diinginkan. Waktu yang kita selesaikan sehari aja dalam pengambilan rekaman langsung tayang,” beber Rio Dalimonthe yang juga seorang fotografer dan menetap di Bali.
Editor: Pangihutan S
Seni Budaya
Warga Cibinong Indah 1 Meriahkan Peringatan Malam 17 Agustus dengan Lomba dan Tukar Kado
Bogor, Hariansentana.com – Warga Perumahan Cibinong Indah 1, khususnya RT 03 RW 12 Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, turut memeriahkan peringatan Malam 17 Agustus 2026 dengan menggelar berbagai kegiatan kebersamaan.
Dalam sambutannya, Ketua RT 03 RW 12, Wahyu, mengajak warga untuk terus menjaga kekompakan antar tetangga.
“Saya mengajak warga agar tetap akrab sesama tetangga. Jika ada kerja bakti, mari kita saling tolong menolong dan bahu membahu dalam menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan,” ujar Wahyu yang akrab disapa Pak Wahyu.
Lebih lanjut, Wahyu menambahkan rangkaian acara malam 17-an diisi dengan doa bersama. Selain itu juga digelar berbagai perlombaan seperti tangkap belut, makan kerupuk, dan tangkap bebek untuk anak-anak.
“Malam ini juga ada tukar kado dan makan bersama agar warga semakin akrab dan terjalin rasa kekeluargaan ,” jelas nya.
Harapan Masyarakat di Usia Kemerdekaan ke-81
Sementara itu, salah satu aktivis buruh, Deka, menyampaikan rasa syukurnya atas kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 tahun.
“Kami bersyukur dapat menikmati kemerdekaan ke-81 ini. Saya berharap pemerintah memperhatikan masyarakat agar bisa menciptakan lapangan pekerjaan, sesuai yang pernah disampaikan Presiden dan Wakil Presiden agar tercipta banyak lapangan pekerjaan,” paparnya.

Kegiatan malam 17-an di RT 03 RW 12 ini berlangsung meriah dan penuh keakraban, menjadi wujud semangat gotong royong warga dalam menyambut Hari Kemerdekaan.(.Ron)
Hiburan
LokaryaFest 2026 Sukses Padukan Olahraga, Musik, dan UMKM
JAKARTA, Sentana – LokaryaFest 2026 sukses menghadirkan konsep festival yang memadukan olahraga, hiburan musik, dan pemberdayaan UMKM dalam satu rangkaian acara. Digelar di Plaza Barat Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (25/7/2026), festival bertema “Kreatif, Lokal, Berdaya” ini menarik ribuan pengunjung dari berbagai kalangan.
Salah satu penampilan yang paling dinantikan datang dari duo The Virgin. Mita dan Dara memanfaatkan panggung LokaryaFest sebagai momen spesial untuk merayakan 17 tahun perjalanan mereka di industri musik Indonesia.
Dalam penampilannya, The Virgin membawakan sejumlah lagu populer seperti Cinta Terakhir dan Demi Nama Cinta. Mereka juga memperkenalkan lagu terbaru bergenre rock dangdut yang dipersembahkan sebagai bentuk apresiasi kepada para penggemar.
“Alhamdulillah kita masih berkarya. Tujuh belas tahun dengan personel yang sama. Acara seperti ini keren karena bisa bertemu langsung dengan penggemar, sekaligus mendukung olahraga dan UMKM,” ujar Mita.
Dara berharap LokaryaFest dapat terus menjadi agenda tahunan yang mempertemukan musisi, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat dalam satu ruang kreatif.
Kemeriahan festival turut mendapat apresiasi dari Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Bahkan, ia sempat membaur bersama penonton dan ikut bernyanyi saat The Virgin tampil.

Menurut Cak Imin, konsep yang menggabungkan olahraga, hiburan, dan pemberdayaan ekonomi kreatif merupakan inovasi yang layak dipertahankan.
“Yang penting senang dan happynya. Acara seperti ini keren dan patut dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang,” kata Cak Imin.
Selain menjadi lokasi pengambilan race pack peserta lari, LokaryaFest juga menghadirkan berbagai kegiatan seperti senam zumba massal, bazar kuliner, produk fesyen lokal, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, lokakarya, hingga beragam aktivitas interaktif yang melibatkan komunitas.
Festival ini merupakan hasil kolaborasi dengan PWI Jaya yang mengusung tiga tujuan utama, yakni memberikan pengalaman pengambilan race pack yang lebih menarik, memperkuat pertumbuhan UMKM lokal, serta menggabungkan olahraga dengan edukasi dan hiburan.
Ketua PWI Jaya, Kesit B. Handoyo, mengapresiasi Seksi Wartawan Infotainment dan Lifestyle (SIWIL) sebagai penggagas LokaryaFest 2026. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan festival ini menunjukkan bahwa insan pers tidak hanya mampu menghasilkan karya jurnalistik, tetapi juga dapat menghadirkan kegiatan kreatif yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan berlanjut dengan PKB Run 2026 yang digelar pada Minggu (26/7/2026) sebagai bagian dari peringatan Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Sebanyak 7.500 peserta mengikuti ajang lari tersebut.
Cak Imin juga ambil bagian pada kategori 5 kilometer (5K) dan berhasil menyelesaikan lomba hingga memperoleh medali finisher.
Melalui kolaborasi olahraga, hiburan, dan penguatan ekonomi kreatif, LokaryaFest 2026 menunjukkan bahwa sebuah festival mampu menjadi ruang kolaborasi antara masyarakat, komunitas, pelaku UMKM, dan musisi dalam satu perhelatan yang inspiratif.
Hiburan
Saipul Jamil Kantongi Surat Resmi KPI, Raja Simanjuntak: Tidak Pernah Ada Boikot terhadap Klien Kami
JAKARTA, JMPnews – Pedangdut sekaligus presenter Saipul Jamil menegaskan bahwa dirinya tidak pernah masuk dalam daftar boikot Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Penegasan itu disampaikan setelah ia bersama tim kuasa hukumnya menerima surat resmi KPI yang diterbitkan usai proses mediasi di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).
Kuasa hukum Saipul Jamil, Raja Simanjuntak, mengatakan surat tersebut menjadi dasar yang memperjelas bahwa KPI tidak memiliki kewenangan untuk melarang atau memboikot seseorang tampil di lembaga penyiaran.
“Surat resmi ini menjadi penegasan bahwa KPI tidak pernah mengeluarkan kebijakan maupun regulasi yang melarang atau memboikot Saipul Jamil. Wewenang KPI adalah mengawasi isi siaran, bukan menentukan siapa yang boleh atau tidak boleh tampil di televisi,” ujar Raja Simanjuntak.
Menurut Raja, polemik yang berkembang selama ini muncul akibat kesalahpahaman di tengah masyarakat. Karena itu, ia berharap seluruh pihak, khususnya manajemen televisi dan radio, tidak lagi memiliki keraguan untuk bekerja sama dengan kliennya.
“Kami berharap tidak ada lagi anggapan bahwa klien kami diboikot KPI. Keputusan menghadirkan seorang artis memang sepenuhnya menjadi hak masing-masing stasiun televisi, tetapi jangan sampai didasarkan pada informasi yang keliru,” katanya.
Sementara itu, Saipul Jamil mengaku lega setelah memperoleh kepastian secara tertulis mengenai posisinya. Ia mengaku isu boikot yang beredar selama ini berdampak besar terhadap kesempatan dirinya untuk bekerja.
“Alhamdulillah, akhirnya semuanya menjadi jelas. Saya hanya ingin bekerja dan mencari nafkah seperti warga negara lainnya. Selama ini isu boikot itu sangat merugikan saya karena membuat banyak pihak ragu untuk mengundang saya,” ujar Saipul Jamil.
Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada Komnas HAM yang telah memfasilitasi proses mediasi hingga menghasilkan klarifikasi resmi dari KPI.
“Saya berterima kasih kepada Komnas HAM yang telah membantu memfasilitasi persoalan ini. Dengan adanya surat resmi ini, saya berharap tidak ada lagi kesalahpahaman dan saya bisa kembali berkarya secara profesional,” tutur Saipul.
Melalui surat tersebut, KPI juga menegaskan bahwa tugas dan kewenangannya hanya sebatas melakukan pengawasan terhadap isi siaran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, bukan memberikan larangan kepada individu tertentu untuk tampil di media penyiaran. Dengan demikian, keputusan untuk menghadirkan seorang artis tetap menjadi kewenangan dan kebijakan masing-masing lembaga penyiaran.
-
Ekonomi4 days agoPT RBM Logistik Indonesia Perkuat Manajemen dan Siapkan Ekspansi Pasar Jelang RUPS
-
Daerah4 days agoKarhutla Kalimantan Capai 1.487 Hotspot, Alex Indra Lukman Desak Penanganan Jadi Prioritas Nasional
-
Ibukota6 days agoJamuan Rakyat HUT RI ke 81, Warga Jakarta Utara Kompak Serukan Stop Tawuran
-
Ibukota5 days agoLantik Tujuh Pejabat Eselon II, Dr.H. Pramono Dorong Transparansi dan Inovasi

