Connect with us

Nasional

Basarnas Gelar Apel Kesiapsiagaan Jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) atau yang lebih dikenal dengan nama Basarnas, hari ini gelar Apel Kesiapsiagaan Siaga SAR Khusus Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, bertempat di Mako halaman gedung Kantor Pusat Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kemayoran Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Usai Pimpin upacara Kabasarnas Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito juga secara resmi melepas personel Basarnas tanda dimulainya Siaga SAR khusus Natal 2019 dan Tahun Baru 2020
(Nataru).

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito dalam amanatnya mengatakan, pelaksanaan apel kesiapsiagaan siaga SAR khusus Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru) ini akan di mulai pada 18 Desember 2019 s.d 8 Januari 2020, dimana puncak arus mudik dan liburan diperkirakan akan jatuh pada 21 s.d 28 Desember 2019, serta 5 Januari 2020,” kata Kabasarnas.

“Pelaksanaan Siaga SAR Khusus Nataru ini bertujuan untuk, terwujudnya pelayanan SAR yang cepat, tepat, aman dan handal untuk mendukung serta membantu unusur-unsur terkait diantaranya POLRI, Kementerian Perhubungan, dan Pemda, melalui pemantauan jalur mudik Nataru, jalur penyebrangan, serta pemantauan kawasan wisata strategis secara profesional, Sinergi dan Militan,” ujarnya.

Kesiapsiagaan Basarnas dalam Nataru ini lanjut Kabasarnas, harus selalu ditingkatkan dari tahun ke tahun, baik koordinasi, kesiapan personel, serta peralatan dan keterampilan untuk meningkatkan kecepatan waktu tanggap (respon time) jika terjadi kecelakaan dan bencana. “Kita tidak mengharapkan itu terjadi namun kita tetap harus siap dan siaga,” tuturnya.

Sebelum mengakhiri amanatnya Kabasarnas menekankan beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu, kepada seluruh personel petugas SAR bahwa, Nataru ini bersamaan dengan datangnya musim hujan dan musim angin, sehingga para personel Basarnas hendaknya meningkatkan kesiapsiagaan, untuk mewaspadai adanya banjir, longsor, dan angin puting beliung, serta bencana alam lainnya.

Selain itu Kabasarnya juga meminta kepada semua personel Basarnas agar, dapat mengamati kondisi wilayah disekitarnya dengan fenomena alam yang ada. “Tunjukkan bahwa kita bekerja secara profesional, sinergi dan militan, serta utamakan faktor keselamatan dalam pelayanan saat bertugas dan masyarakat,” tegasnya.

Hal lain yang perlu diperhatikan kata Kabasarnas adalah, megecek kembali peralatan yang akan digunakan. “Laksanakan cek and ricek kesiapan dan kondisi alutsista, serta petugas yang akan dilibatkan. Kesiapan kondisi dan kebersihan alutsista yang akan kita pergunakan merupakan salah satu faktor yang menunjang kewibawaan dan penampilan Basarnas, sehingga lebih meyakinkan masyarakat,” ungkapnya.

Kabasarnas menghimbau kepada seluruh petugas Basarnas, Kepala kantor dan semua petugas siaga khusus Nataru agar, tetap bersemangat menjaga kesehatan, bahwa tugas ini adalah tugas yang syarat dengan nilai-nilai kemanusiaan,” imbuhnya.

Hadir dalam upacara, Kabasarnas Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito, Sestama Basarnas, Para Kepala biro Basarnas dan Jajaran Basarnas.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ibukota

Hendra Hidayat: HUT Jakarta ke-499, Momentum Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.– Pemerintah Kota administrasi Jakarta Utara menyelenggarakan Korpri Bergema dalam Olahraga dan Nada (PRIMADONA) di Halaman Plaza Barat Kantor Wali Kota setempat. Kegiatan yang menjadi bagian dari perayaan HUT ke-499 Jakarta ini mengusung tema “Era Baru Jakarta: Pilah Sampah Jadi Budaya”.

Wali Kota administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi seremoni peringatan hari jadi Jakarta, tetapi juga momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global.

“Ini menjadi momentum untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota yang maju, inklusif, dan berdaya saing global. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta memeriahkan rangkaian kegiatan ini sebagai bentuk kebersamaan,” ujarnya, Jumat (26/6/2026).

8

Hendra menjelaskan, beragam kegiatan disiapkan untuk menghibur sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat di antaranya Pawai Budaya “Betawi Punye Gaye”, lomba video kreatif Gerakan Pilah Sampah, bazar Jakpreneur binaan, serta berbagai pertunjukan hiburan.

“Kegiatan ini juga semakin semarak dengan penampilan artis Ibukota, seperti Moluccan Soul dan Kojek Rap, serta pembagian berbagai doorprize bagi pengunjung,” terangnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menghadirkan layanan publik terpadu yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Layanan yang tersedia meliputi pembuatan dan perpanjangan paspor dengan kuota terbatas, pemeriksaan kesehatan umum dan mata secara gratis, donor darah, serta vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan ini dapat menjadi ruang kebersamaan yang semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Ini merupakan wujud pelayanan publik yang semakin dekat, mudah diakses, dan bermanfaat bagi warga,” ucapnya.

Hendra memanjatkan doa agar Jakarta di usia ke-499 Jakarta semakin maju sebagai kota global yang mendunia dengan masyarakat yang semakin bahagia dan sejahtera.

Sementara itu, salah seorang siswi SMPN 112 Jakarta, Lestari (14) mengaku bangga berhasil meraih juara dalam lomba video kreatif bertema lingkungan yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan PRIMADONA.

“Senang sekali bisa menjadi juara lomba video kreatif. Kami menyelesaikan pembuatan videonya hanya dalam dua hari. Kemenangan ini menjadi kebanggaan bagi sekolah dan membuat kami semakin semangat mengikuti lomba-lomba lainnya,” tandasnya.(Sutarno).

Continue Reading

Ibukota

Sudin Kominfo Jaktim Audiensi Bersama Wartawan PWJT, Hasilnya?

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com – Sudin Kominfo Jakarta Timur Mengadakan Audensi Kepada Para Wartawan di Kantor Walikota Jakarta Timur Terkait Keberadaan Komunitas Wartawan Rabu (24/6/2026).

Nuruning Septarida Kepala Suku Dinas Kominfo Jakarta Timur berjanji akan memfasilitasi awak media yang mengeluh karena kesulitan dalam mencari berita di Kantor Wali Kota Jakarta Timur.

Hal ini dikatakan, Nuruning saat menggelar audiensi dengan insan pers dari PWJT (Persatuan Wartawan Jakarta Timur.

Nuruning yang memimpin audiensi didampingi Kepala Suku Badan (Kasuban) Kesbangpol Jakarta Timur Eliezer Hutapea, serta Ketua Pokja PWI Jaya menjelaskan, tujuan audiensi ini untuk memperkuat kolaborasi dalam penyebaran informasi pemberitaan program Pemerintah Kota Jakarta Timur.

Anehnya, peserta yang dihadirkan pada saat audiensi tersebut tidak saling kenal dengan wartawan yang kesehariannya melakukan peliputan di lingkungan kantor wali kota. Artinya wartawan-wartawan PWJT memang tidak nge-pos di Pemkot Jakarta Timur, argumen yang disampaikan pada rapat itu, mereka meminta agar Pemkot Jakarta Timur melegalkan keberadaan mereka, namun permintaan itu ditolak oleh Kasudin.

“Ini tidak mungkin kami menyetujui, karena wartawan yang bertugas di sini pihak Pemkot yang dapat mengetahui, berdasarkan surat tugas yang disampaikan,” Kata Nuruning, Ucapnya Kepada Wartawan Rabu (24/6/2026).

Kelompok yang mengatasnamakan PWJT, merupakan wartawan yang mempunyai kepentingan lain dan tidak sesuai dengan yang terkandung pada UU Pers No. 40/1999. Di mana salah satu pointnya mengutamakan informasi yang dapat diberikan kepada masyarakat tidak untuk kepentingan pribadi atau golongan.(Hol)

Continue Reading

Polhukam

Terkuak Penyebab Wanita Yang Diduga Dekat Dengan Prof. Marthen Napang Jadi Turut Tergugat

Published

on

Jakarta, hariansentana.com – DALAM sidang lanjutan perkara Perdata di Pengadilan Negeri (PN.) Jakarta Pusat (Jakpus), Nomor; 105/Pdt.G/2026/PN Jkt.Pst. terkuak penyebab seorang wanita, yang diduga punya dengan hubungan dekat dengan Terpidana kasus penggelapan, Prof. Dr, Marthen Napang (MN), yang kini digugat Perdata, jadi turut tergugat III.

Diketahui, dalam surat gugatan itu terdapat 4 orang wanita menjadi turut tergugat. mereka adalah.Ny. Eliyantini Palimbunga, sebagai TURUT TERGUGAT I, merupakan isteri sah Marthen Napang, Ny. Elizabeth Nathalia Tamara, sebagai TURUT TERGUGAT II, Sdr(i). Dian Purnamawati, sebagai TURUT TERGUGAT III dan Sdr(i). Anggia Murni, S.H., sebagai TURUT TERGUGAT IV.

Diketahuinya alasan Dian Purnamawati sebagai Turut Tergugat III berasal dari kesaksian Elza Novita. Elza adalah saksi yang dihadirkan kuasa hukum Pelapor, Dr, John N Palinggi, MM,M.BA.

Dalam keterangannya, Elza mengaku awalnya tidak tahu menahu data dirinya dipakai Marthen Napang untuk membuka rekening di BCA Cempaka Putih, yang digunakan untuk menampung dana hasil ‘kejahatannya’ menipu John Palinggi, senilai total Rp 250 juta.

“Saya baru tahu kalau data saya dipakai Marthen Napang ketika Pak John Palinggi datang ke rumah saya dan menanyai rekening BCA. Setelah dicek di bank, ternyata semua data saya, tapi nomor rekening dan foto yang tertera berbeda,” ungkapnya, di persidangan PN.Jakpus, kemarin.

“Alamat, Tgl lahir dan NIK sama, yang beda status pernikahan, Foto dan Tandatangan,” kata Elza menambahkan.

Untuk diketahui. terpidana Prof. MN, dalam perkara Pidana sebelumnya pernah meminta pelapor /korban, Dr, John Palinggi, M.BA mentransfer dana untuk operasiaonal awal pengurusan PK di MA sebesar Rp, 50 juta ke rekening BCA Cabang Cempaka Putih atas nama Elsa Novita seperti yang diminta MN. Pada Tanggal 12 Juni 2017, John kembali mentransfer dana yang diminta MN ke 3 nomor rekening Bank, atas nama; Elsa Novita (BCA), Suaeb (BNI) dan Sadikin (BCA) dengan total Rp. 800 jt.

“Saat itu saya diminta oleh pak John apakah ada uang masuk ke rek BCA saya sebesar Rp. 250 jt. saya cek ke ATM bersama suami dan ternyata tidak ada,” terang Elza.

Elza menjelaskan ia lalu mendatangi kantor BCA untuk mendapatkan penjelasan yang ternyata ada rekening BCA lain atas nama dirinya. rekening tersebutlah yang menerima transfer dana dari John Palinggi sebesar 250 jt. Elsa sendiri sudah lebih dahulu memiliki rek. BCA yakni BCA Cabang Jakarta-Kota.

“Dari situ saya tahu KTP saya dipalsukan untuk membuka rekening di BCA. Nama, alamat dan NIK sama, foto dan tandatangan berbeda,” terang Elza.

Elza juga mengungkapkan, dirinya pernah menerima surat tentang pembuatan NPWP, padahal dirinya merasa tidak pernah membuat NPWP. Kemudian, dirinya juga pernah didatangi orang dari Bank Mandiri ke rumahnya.

“Kebetulan orang dari Mandiri yang datang itulah yang melayani pembukaan rekening atas nama Elza Novita, dia sempat berkata ‘kok beda ya mukanya dengan orang yang datang ke Bank,” ungkap Elza.

Diduga kuat foto yang digunakan MN adalah Dian Purnamawati (Turut Tergugat III). Entah dari mana MN yang kini mendekam di LP Salemba memperoleh data Elza Novita.

Uniknya, MN menyurati Elza dan meminta pengembalian uang yang masuk ke rekeningnya.

“Saya menerima surat dari Marthen Napang, tapi tidak saya tanggapi. Karena memang tidak ada uang yang masuk rekening saya. Yang ada justru data saya digunakan untuk membuka rekening. Saya sudah melaporkan hal tersebut ke Polres Jakarta Pusat,” tuturnya.

Continue Reading
Advertisement

Trending