Connect with us

Nasional

Terima Penghargaan Best Ministers, Menteri Johnny Apresiasi Kerja Sama Tekan Penyebaran Covid-19

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menerima penghargaan kategori Best Ministers dalam Obsession Awards Tahun 2021.

Penghargaan itu diberikan atas prestasi dalam mengembangkan layanan publik di tengah pandemi Covid-19. Menkominfo mengapresiasi kerja sama seluruh pihak dalam menekan penyebaran Covid-19 di Indonesia.

“Malam ini kita menyaksikan Penganugerahan Obsession Awards tahun 2021 yang diberikan kepada achievers pria maupun wanita, korporasi maupun institusi publik yang telah berhasil mengukir prestasi-prestasi luar biasa di tengah pandemi Covid-19,” ujarnya dalam Obsession Awards 2021, di Ritz Carlton Hotel, Jakarta Selatan, Jumat (17/12/2021) malam.

Menteri Johnny mengapresiasi ajang penghargaan kepada tokoh lembaga, maupun korporasi dari berbagai bidang berdasarkan kategori-kategori dan bidang pekerjaannya. Menurutnya apresiasi itu menjadi salah satu bentuk dukungan kepada putra-putri Indonesia yang menjalankan layanan publik di berbagai sektor.

“Kita patut mengacungkan jempol kepada komitmen Obsession Media Group serta usaha bersama kita. Dan secara khusus tentunya apresiasi kepada tenaga medis, paramedis sekalian yang berpartisipasi aktif di dalam memutus tali rantai virus Covid-19 di tanah air dan memberikan inspirasi membanggakan sepanjang tahun 2021,” ungkapnya.

Mewakili Presiden Joko Widodo, Menkominfo menyampaikan terima kasih kepada segenap masyarakat yang telah mengambil bagian secara aktif dalam upaya bersama mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Dibawah orkestrasi Presiden Joko Widodo yang mengambil keputusan dengan cepat, tegas dan memberikan directive secara detil dalam usaha bersama dalam mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia, yang saat ini sudah berada dalam posisi yang landai. Bapak Presiden Joko Widodo sedang melaksanakan tugas ke daerah saat ini. Oleh karenanya tidak bisa hadir secara fisik, namun tentu secara batin keikutsertaannya ada dan untuk itu salam hangat dari beliau,” tuturnya.

Atas nama Pemerintah, Menteri Johnny memberikan apresiasi terhadap komitmen Obsession Media Group untuk terus memberikan dukungan dalam upaya mengatasi pandemi Covid-19. “Sebagai sahabat Obsession Media Group, saya menyampaikan selamat ulang tahun ke-17, Dirgahayu OMG, teruslah bersinar sebagaimana setiap pagi matahari terbit di ufuk Timur,” ujarnya

Menkominfo juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran pemerintah dari pusat sampai ke daerah serta tokoh masyarakat, agama dan adat serta mitra pemerintah atas kerja sama yang memungkinkan selama dua tahun terakhir dalam menekan penyebaran pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya juga kepada segenap kekuatan nasional kita, termasuk para gubernur, bupati, walikota sampai Bapak dan Ibu Kepala Desa di seluruh Indonesia. Kepada tokoh masyarakat, agama, pemuka adat di seluruh Indonesia, kepada segenap mitra pemerintah, jajaran industri dan dunia usaha, kepada dunia akademik para dosen, mahasiswa dan siswa generasi muda kita serta kepada rekan-rekan media. Atas upaya bersama bergandengan tangan begitu luar biasa dalam hampir 2 tahun terakhir ini, memungkinkan Indonesia dari sedikit negara di dunia yang mampu menekan penyebaran pandemi Covid-19 pada tingkat rendah saat ini,” ungkapnya.

Menteri Johnny menyatakan tema “Bangkit Bersama, Indonesia Tangguh”, dalam Obsession Awards tahun ini, sangat relevan dengan laporan kinerja dua tahun Pemerintahan Kabinet Indonesia Maju.

Laporan kerja kabinet di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin yang dirilis beberapa waktu yang lalu itu menggambarkan keberhasilan Indonesia dalam menekan kasus pandemi Covid-19.

“Ini satu kebijakan afirmatif, keberpihakan media dalam ikut serta melakukan orkestrasi dan dukungan kekuatan nasional menghadapi pandemi Covid-19. Saya mewakili Bapak Presiden Joko Widodo menyampaikan beberapa pokok pikiran dengan harapan Indonesia bersama-sama segenap komponen bangsa mewujudkan Indonesia terkoneksi, makin digital, makin maju,” tandasnya.

Pemenang Penghargaan

Obsession Awards merupakan acara tahunan yang digelar sejak tahun 2004 oleh OMG. Tahun ini, Menkominfo Johnny G. Plate bersama tiga Menteri Kabinet Indonesia Maju mendapatkan penghargaan dengan kategori sebagai Best Ministers.

Penerima penghargaan juga ada dalam beberapa kategori, antara lain Best Parliamentarians, Best Institutional Leaders, Best Bureaucrats, Best Regional Leaders, Best CEO, Best Companies, Best Entrepreneurs, Best Professionals, Best University Leaders, Best Lawyers, Best BUMD, Rising Stars, Best Society Empowerment, dan Best of the Best Leader.

Penetapan peraih ‘Obsession Awards 2021′ untuk masing-masing kategori dilakukan oleh Editors Club OMG yang bekerja sama dengan Indonesia Research and Survey (IReS).

Berikut adalah nama-nama penerima penghargaan Obsession Awards 2021 berdasarkan masing-masing kategori:
1) Kategori Best Parliamentarians
–  Wakil Ketua III DPD RI, Sultan Bakhtiar Najamudin
–  Ketua MPR RI, Syariefuddin Hasan
–  Ketua Fraksi PPP DPR RI, M. Amir Uskara
–  Anggota DPR RI Fraksi PAN, Ahmad Yohan
2) Kategori Best Ministers
–  Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny G. Plate
– Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI, Mochamad Basoeki Hadimoeljono
–  Menteri Desa PDTT RI, Abdul Halim lskandar
–  Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki
3) Kategori Best Institutional Leaders
–  Ketua MPR RI Bambang Soesatyo
–  Kepala Kepolisian RI, Listyo Sigit Prabowo
–  Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo
4) Kategori Best Bureaucrats
– Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh
– Direktur Jenderal Pengelolaan Limbah, Sampah, dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rosa Vivien Ratnawati
– Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Kementerian Perhubungan (periode 2020-2021), Polana Banguningsih Pramesti
5) Kategori Best Regional Leaders
–  Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan
–  Gubernur Jawa Timur, Khoftfah Indar Parawansa
–  Bupati Bogor, Ade Munawaroh Yasin
–  llham Syah Azikin
6) Kategori Best CEO
–  CEO PT. Asuransi Jiwa Generali Indonesia, Edy Tuhirman
–  CEO BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti
–  CEO PT. Merck Tbk, Evie Yulin
–  CEO PT. Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono
–  CEO PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Haru Koesmahargyo
–  CEO PT. Prodia Widyahusada Tbk, Dewi Muliaty
7) Kategori Best Companies
–  PT. Bank Central Asia, Tbk
–  PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk
–  PT. Kalbe Farma, Tbk
–  PT. XL Axiata, Tbk
–  Danone AQUA
–  PT. TeIkom Indonesia (Persero), Tbk
8) Kategori Best Entrepreneurs
–  Founder dan CEO PT. Eigerindo Multi Produk Industri, Ronny Lukito
–  Direktur PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, lrwan Hidayat
9) Kategori Best Professionals
–  Direktur Keuangan PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk, Ferdian Timur Satyagraha
–  Direktur Eksekutif Hukum Lembaga Penjamin Simpanan, Ary Zulfikar
–  Direktur Keuangan PT. BNI Life Insurance, Eben Eser Nainggolan
–  Founder Widya Aesthetic Clinic, Ayu Widyaningrum
10). Kategori Best University Leaders
–  Rektor Universitas Telkom (Tel-U), Adiwijaya
–  Rektor Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), Eddy S. Soegoto
–  Rektor Universitas Trisakti, Kadarsah Suryadi
–  Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Panut Mulyono
11) Kategori Best Lawyers
–  Founder & Managing Partner Law Office Otto Hasibuan & Associates, Otto Hasibuan
–  Founder Law Firm Henry Yosodiningrat & Partners, Henry Yosodiningrat
–  Managing Partner UMBRA Strategic Legal Solutions, Pramudya A. Oktavinanda
–  Managing Partner TJAJO & Partners, Melissa Butarbutar
12) Kategori Best BUMD
–  PT. Bank Pembangunan Daerah Bali
–  PT. MRT Jakarta
–  PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur, Tbk
13) Kategori Rising Stars
–  PT. Media Dokter Investama (Halodoc)
–  PT. Sicepat Express Indonesia
–  CEO and Co-Founder Rudy Project Indonesia, Julita Mada Saragih
–  CEO Dana Darpa Group, Renaldi Husada
14) Kategori Best Society Empowerment
–  Serian Wijatno
15) Kategori Best of the Best Leader
–  Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Red)

Nasional

Siapa Biang Keladi Ricuh di Munas PBNU?

Published

on

By

KEDIRI, SENTANA – Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, pada 19–22 Juni 2026, sempat diwarnai kericuhan saat pembahasan penentuan lokasi Muktamar NU mendatang.

Peristiwa tersebut ramai beredar di media sosial. Namun, berdasarkan rekaman video utuh yang diterima redaksi, kronologi kejadian menunjukkan bahwa kericuhan bermula saat sidang Komisi Organisasi membahas usulan lokasi penyelenggaraan muktamar.

Dalam sidang tersebut, Prof. Dr. KH. Asrorun Ni’am menyampaikan kesimpulan hasil pembahasan komisi, termasuk usulan lima kandidat lokasi pelaksanaan Muktamar NU. Kelima lokasi tersebut adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Barat, serta Jawa Timur yang diwakili Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri.

Setelah laporan komisi disampaikan, pimpinan sidang kembali diambil alih oleh KH Akhmad Asrori. Pada momen itulah suasana berubah. KH Akhmad Asrori secara langsung menyatakan Pondok Pesantren Lirboyo sebagai lokasi penyelenggaraan Muktamar NU berikutnya dan mengetuk palu sidang, tanpa terlebih dahulu meminta persetujuan pimpinan sidang lainnya maupun forum peserta.

Langkah tersebut sontak memicu reaksi dari sejumlah pimpinan sidang. KH Muhammad Nuh yang berada di meja pimpinan terlihat terkejut dan berupaya menghentikan keputusan yang dianggap diambil secara sepihak tersebut.

Penolakan juga datang dari peserta sidang. Teriakan keberatan dan interupsi terdengar dari berbagai arah, menyebabkan suasana forum memanas dan jalannya sidang sempat tidak terkendali.

Di tengah situasi tersebut, Rois Aam PBNU, Miftachul Akhyar, langsung naik ke panggung pimpinan sidang dan mengambil pengeras suara. Dengan tenang, ia menyampaikan bahwa keputusan penetapan lokasi Muktamar NU tidak diputuskan dalam forum tersebut.

Ia menegaskan bahwa sesuai hasil pembahasan sebelumnya, terdapat lima lokasi yang diusulkan dan seluruh usulan tersebut akan dikembalikan kepada PBNU untuk dilakukan kajian lebih lanjut, termasuk survei kesiapan masing-masing daerah yang mengajukan diri sebagai tuan rumah.

Pernyataan Rois Aam tersebut segera meredakan ketegangan. Peserta sidang kembali tenang dan forum dapat dilanjutkan.

Meski demikian, insiden tersebut meninggalkan sejumlah pertanyaan di kalangan warga Nahdliyin. Pasalnya, forum sebelumnya telah menyepakati lima kandidat lokasi Muktamar NU, namun muncul upaya penetapan salah satu lokasi secara langsung yang kemudian memicu polemik dan penolakan dari peserta sidang.

Hingga berakhirnya Munas dan Konbes NU 2026, penentuan lokasi Muktamar NU berikutnya masih menunggu keputusan PBNU setelah melalui proses verifikasi dan penilaian terhadap seluruh daerah yang diusulkan.

Continue Reading

Polhukam

Hut Ke-65 Kolinlamil Bersama Forkopimko Jakut Kerja Bakti Bersihkan Kawasan Danau Sunter Selatan l dan ll.

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.- Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara menggelar aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan Danau Sunter Selatan, Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok kota administrasi Jakarta Utara Selasa (23/6/2026).

Kegiatan yang bertema “Kita Wujudkan Danau Sunter yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)” ini melibatkan sekitar 200 personel gabungan bersama unsur masyarakat.

Kegiatan karya bakti ini dipimpin langsung oleh Panglima Kolinlamil Laksamana Muda TNI Rudhi Aviantara, serta dihadiri oleh Wali Kota administrasi Jakarta Utara Hendra Hidayat, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendiz, Dandim 0502/Jakarta Utara Kolonel Inf Mohammad Syaifuddin Fanany, para pejabat utama dan prajurit Kolinlamil, unsur Forkopimko Jakarta Utara, serta perwakilan instansi maritim terkait.

Wali Kota administrasi Jakarta Utara, Hendra Hidayat, mengapresiasi kolaborasi Forkopimko yang terjalin dalam kegiatan memastikan kebersihan di kawasan Danau Sunter.

Hendra menjelaskan, aksi bersih-bersih seperti ini tidak boleh berhenti sebagai kegiatan sesaat, melainkan harus menjadi budaya hidup yang diterapkan secara berkelanjutan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Program ini harus menjadi gerakan bersama yang dilaksanakan secara konsisten. Kebersihan harus menjadi bagian dari gaya hidup kita,” ujarnya.

Sementara itu, Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil), Laksamana Muda TNI Rudhi Aviantara menambahkan, kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi bagian wujud nyata komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai warisan bagi generasi mendatang.

Menurutnya, kegiatan itu juga sejalan dengan program Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

“Lingkungan yang bersih akan memberikan banyak manfaat, mulai dari mencegah penyakit, mengurangi pencemaran air, hingga meminimalisir potensi banjir di wilayah sekitar,” terangnya.

Rudhi menuturkan, Danau Sunter merupakan salah satu ruang publik strategis di Jakarta Utara yang memiliki fungsi ekologis dan sosial. Untuk itu, kebersihan dan keindahan kawasan tersebut harus terus dijaga agar tetap nyaman dan bermanfaat bagi masyarakat.

Rudhi menegaskan, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

Langkah sederhana seperti memilah sampah dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dinilai dapat memberikan dampak besar terhadap kelestarian lingkungan.

“Menjaga kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama. Partisipasi seluruh pihak dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa melalui sinergi dan semangat gotong royong, kita mampu menciptakan lingkungan yang lebih baik,” ucapnya.

Rudhi menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan dan pihak yang terlibat dalam aksi bersih-bersih tersebut.

“Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta menjadi inspirasi bagi warga untuk terus menjaga kebersihan lingkungan,” tandasnya.(Sutarno)

.

Continue Reading

Ibukota

Kado HUT ke-499.Jakarta, Infrastruktur Terpadu JIS–Ancol Diresmikan untuk Perkuat Konektivitas.

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.– Dalam rangka HUT ke-499 Kota Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghadirkan kado bagi warga melalui peresmian Infrastruktur Terpadu JIS–Ancol. Infrastruktur tersebut meliputi aktivasi Stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) JIS, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) penghubung, serta Gerbang Ancol yang mengintegrasikan kawasan Jakarta International Stadium (JIS) dengan jaringan transportasi publik.

Peresmian yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta,Dr.H.Pramono Anung, di Stasiun KRL JIS, Jakarta Utara, pada Senin (22/6) ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas sekaligus mendorong penggunaan transportasi publik.

Gubernur Pramono menegaskan pembangunan Jakarta tidak hanya berfokus pada penambahan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan konektivitas antarkawasan. Keterhubungan JIS, Ancol, dan jaringan transportasi publik menjadi langkah penting untuk menghadirkan mobilitas yang lebih mudah, nyaman, dan efisien bagi warga.

“Karena itu, konektivitas antara JIS, Ancol, dan transportasi publik menjadi langkah penting dalam mewujudkan Jakarta yang lebih modern dan nyaman,” ujarnya.

Gubernur Pramono menjelaskan JIS dan Ancol merupakan dua kawasan strategis yang saling melengkapi. JIS berperan sebagai pusat olahraga, hiburan, serta penyelenggaraan berbagai kegiatan nasional dan internasional. Di sisi lain, Ancol menjadi destinasi wisata dan rekreasi unggulan Jakarta.

Keterpaduan kedua kawasan dinilai penting untuk mendukung mobilitas pengunjung serta kelancaran penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Integrasi tersebut diwujudkan melalui Stasiun KRL JIS, JPO penghubung, dan akses baru menuju Ancol.

“Fasilitas ini akan mendorong peningkatan penggunaan transportasi publik, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun kegiatan berskala besar. Masyarakat yang datang untuk berolahraga, berwisata, bekerja, atau menghadiri berbagai acara kini memiliki akses yang lebih baik tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi,” jelasnya.

Gubernur Pramono menambahkan, kualitas konektivitas kawasan dan integrasi transportasi publik menjadi salah satu indikator penting dalam meningkatkan daya saing Jakarta sebagai kota global.

“Pengembangan kawasan ini penting untuk mewujudkan area olahraga, wisata, dan hiburan yang terintegrasi serta berstandar internasional. Kami ingin menghadirkan kawasan yang menjadi kebanggaan warga sekaligus menarik perhatian dunia,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyampaikan Stasiun KRL JIS resmi beroperasi dan mulai melayani penumpang sejak Senin (22/6). Ke depan, stasiun itu akan terus dikembangkan menjadi stasiun permanen guna meningkatkan layanan transportasi publik.

“Per hari ini stasiun ini sudah aktif dan dapat melayani penumpang. Waktu tempuh dari ujung ke ujung kurang lebih 15 menit, sedangkan menuju Kota sekitar 10 menit. Stasiun ini akan terus dikembangkan menjadi stasiun permanen,” paparnya.

Pemprov DKI Jakarta mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Infrastruktur Terpadu JIS–Ancol. Kolaborasi antara pemerintah, operator transportasi, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), seperti PT Jakarta Propertindo (Jakpro), serta PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), yang membantu pembangunan JPO yang menghubungkan kawasan JIS dan Ancol.(Sutarno)

Continue Reading
Advertisement

Trending