Connect with us

Nasional

TNI AL Gelar Upacara Pelepasan KRI Teluk Palu-523 Yang Membawa Satgas SBJ dan PPKM di Dermaga JICT Il

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam Upacara Pelepasan KRI Teluk Palu-523 yang membawa Satgas Surya Baskara Jaya (SBJ) dan Pelayaran Pembinaan Karakter Maritim (PPKM), di Dermaga JICT Il, Tanjung Priok, Jakarta Utara Rabu (16/11/2022).

Pelepasan KRI Teluk Palu-523 ini dilakukan dalam rangka mendukung kesuksesan rangkaian kegiatan Sail Tidore Tahun 2022 yang dilaksanakan oleh Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) RI mulai tanggal 24-29 November 2022 yang acara puncak rencananya akan dihadiri Presiden RI Joko Widodo pada 26 November 2022 di Dermaga Tugulufa Kota Tidore.

Dalam amanatnya Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono mengatakan, “kita sadari bersama sebagai bangsa indonesia, laut dan negara kepulauan adalah anugerah yang amat besar dari tuhan YME, dengan bentuk dan kondisi geografi tersebut kita memang ditakdirkan untuk menjadi bangsa Bahari.

Bagi Bangsa Indonesia, Laut memiliki arti yang sangat penting baik sebagai media pemersatu, media perhubungan, media sumber daya alam, sebagai media pertahanan hingga media untuk diplomasi. Bahkan lebih dari itu laut adalah ruang hidup tempat bangsa ini menjalani kehidupan dan bertahan hidup,” katanya.

Dia mengatakan, tidak mengherankan apa bila Bung Karno sampai harus menegaskan bahwa kita harus menjadi pelaut sejati, bangsa pelaut yang kesibukannya dilaut menandingi irama gelombang lautan itu sendiri. Namun demikian tidak jarang kita merupakan dan bahkan mengabaikan anugerah besar yang diberikan sang pencipta tersebut.

Kita lebih sibuk mengekploitasi daratan sementara kekayaan melimpah di perairan terabaikan. Sering kali bangsa lain lebih paham terhadap laut yang kita miliki. Banyak sekali pencurian – pencurian kekayaan laut yang dicuri bangsa bangsa lain, sehingga mereka berusaha untuk ikut menikmatinya.

Maka dari itu Bapak Presiden Jokowi dengan pidato pertamanya langsung mengingatkan kita semuanya bahwa kita sudah terlalu lama memunggungi samudera, laut, selat dan teluk. Padahal laut adalah masa depan peradapan kita, sehingga beliau mengajak kita untuk mengembalikan semuanya,” katanya.

Seiring dengan visi pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia generasi muda bangsa harus mempunyai semangat dan tekad yang kuat yang disertai aksi nyata telah membangun sektor kelautan dan memantapkan laut untuk kesejahteraan seluruh bangsa Indonesia. Melalui pemberdayaan potensi laut secara terpadu terintegrasi dan berkelanjutan.

Seal Tidore 2022 adalah salah satu langkah kongkrit pemerintah dalam memperkenalkan kekayaan laut khususnya Tidore kemasyarakat Internasional. Selain itu juga sekaligus strategi dalam upaya mempercepat ekonomi di provinsi Maluku Utara. Sehingga dapat memberikan dampak positif terutama dalam penugasan maluku Utara sebagai kawasan rempah dunia dan penguatan sarana informasi maluku utara sebagai kawasan maritim dunia,” tegasnya.

Sesuai dengan tema yang diangkat yaitu “Tidore Kota Warisan Dunia Perekat Bangsa – Bangsa”. Untuk mensukseskan Seal Tidore 2022 ini TNI AL melaksanakan bhakti sosial dan pelayanan kesehatan melalui operasi Surya Baskara Jaya (SBJ) ke-70. Dalam menggunakan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo dan KRI Suharso serta melaksanakan Pelayaran Pembinaan Karakter Maritim (PPKM), dengan menggunakan KRI Teluk Palu 523.

Surya Baskara Jaya (SBJ) adalah wujud kepedulian TNI AL dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Program ini telah lama dijalankan oleh TNI AL dan telah menjadi inspirasi pelayanan kesehatan masyarakat kepulauan.

Sedangkan Pembinaan Pembentukan cKultur Maritim (PPKM) adalah tindakan nyata yang diambil TNI AL dalam mewujudkan cita -cita Bung Karno dan Presiden RI Joko Widodo, untuk mengembalikan bangsa Indonesia sebagai bangsa pelaut sejati.

Saya berharap kegiatan tersebut akan meningkatkan kesadaran generasi muda bangsa akan takdir bangsa bahari dan anugerah negara kepulauan dalam rangka menyiapkan kader kader bangsa yang berkarakter dan berwawasan maritim,” tutupnya.

Sail Tidore yang melibatkan personel TNI sebanyak 1.308 meliputi, Tim SBJ : 212 Orang, Tim Kesehatan : 190 Orang, Tim PPKM : 182 Orang (Pramuka : 132 Orang & Pendukung : 50 Orang). Selain itu Alutsista yang dikerahkan TNI AL dalam Sail Tidore yaitu 12 KRI & 2 Sea Rider, 3 pesawat Udara (Pesud) Fix Wing & 3 Heli, sementara TNI AU mengerahkan 6 Pesud Super Tucano. Sedangkan Unsur Pendukung melibatkan 2 Kapal Basamas beserta 1 Heli dan 100 Nelayan. (Red).

Nasional

Bamus DPRD DKI Jakarta,Tetapkan Jadwal Pembahasan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.– Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI Jakarta menetapkan jadwal pembahasan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026.

Berdasarkan hasil rapat Bamus, pembahasan Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 akan dilakukan melalui rapat kerja komisi-komisi DPRD DKI Jakarta bersama eksekutif pada 13-14 Agustus dan 18-19 Agustus 2026.

Wakil Ketua Bamus DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah.(F.PDI.P). meminta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengalokasikan anggaran untuk program-program prioritas yang masih dalam tahap pembangunan. Menurutnya, anggaran perlu difokuskan pada program yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial, penanganan banjir, dan kemacetan.

“Pesan untuk Pemprov DKI, yang menjadi fokus utama program-program Pemprov DKI Jakarta, khususnya urusan kesejahteraan sosial, banjir, dan kemacetan, itu yang diprioritaskan,” ujar Ima, Kamis (13/8).

Selanjutnya, pada 20 Agustus 2026 akan digelar rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), serta Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) untuk melakukan penelitian akhir dan persetujuan terhadap Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026.

Pada 21 Agustus 2026, eksekutif dijadwalkan melakukan input hasil Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026.

Tahapan tersebut kemudian dilanjutkan dengan rapat paripurna pada 26 Agustus 2026 untuk penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) Perubahan KUA-PPAS APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026.

Sekadar diketahui, Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta bersama TAPD telah membahas Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026 yang mengalami penurunan dari Rp81,3 triliun menjadi Rp79,58 triliun.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin.(PKS). menyampaikan bahwa hasil pembahasan tersebut akan ditindaklanjuti dalam rapat-rapat komisi untuk menjaring masukan program hingga akhir tahun. Dia menegaskan agar penurunan anggaran tidak mengurangi efektivitas program kesejahteraan masyarakat serta pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.(Sutarno)

Continue Reading

Polhukam

Jisman Hutapea Divonis Bebas, Bukti Digital Forensik Jadi Sorotan dalam Perkara UU ITE

Published

on

By

Putusan bebas terhadap Jisman Hutapea dalam perkara yang berkaitan dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) menempatkan persoalan pembuktian sebagai salah satu titik penting dalam perkara tersebut.

Kuasa hukum Jisman Hutapea, Hudson, menilai pertimbangan majelis hakim yang sejalan dengan materi pembelaan atau pledoi menunjukkan bahwa argumentasi hukum yang disampaikan pihaknya memiliki dasar fakta dan hukum yang kuat.

Menurut Hudson, perkara pidana tidak hanya bertumpu pada konstruksi dakwaan, tetapi juga pada kemampuan jaksa membuktikan setiap unsur tindak pidana yang didakwakan kepada terdakwa.

“Pertimbangan majelis hakim yang sejalan dengan pledoi menjadi bukti bahwa pembelaan yang kami sampaikan memiliki dasar hukum dan fakta yang kuat,” ujar Hudson.

Sebelumnya, Hudson juga disebut telah menyampaikan surat kepada Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA) berkaitan dengan pengawasan terhadap proses perkara tersebut.

Namun, menurut Hudson, terlepas dari adanya langkah tersebut, substansi utama dalam perkara tetap berada pada proses pembuktian di persidangan.

Ia menilai jaksa memiliki kewajiban untuk membuktikan seluruh unsur dakwaan secara sah dan meyakinkan sebelum seseorang dapat dinyatakan bersalah.

Putusan bebas Jisman Hutapea kemudian menjadi perhatian karena perkara tersebut berkaitan dengan penggunaan pasal-pasal UU ITE, terutama ketika dugaan tindak pidana berhubungan dengan intersepsi atau penyadapan informasi elektronik.

Dalam perkara yang melibatkan bukti elektronik, keberadaan dan validitas bukti digital menjadi bagian penting yang harus diuji di persidangan. Digital forensik dapat menjadi salah satu instrumen untuk menelusuri, mengidentifikasi, serta memastikan keaslian dan keterkaitan data elektronik dengan perkara yang sedang diperiksa.

Karena itu, putusan terhadap Jisman Hutapea dinilai kembali menempatkan aspek pembuktian digital sebagai perhatian penting dalam penanganan perkara pidana berbasis teknologi informasi.

Bagi pihak kuasa hukum, putusan bebas tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa setiap dakwaan pidana harus didukung pembuktian yang memenuhi standar hukum sebelum hakim menjatuhkan putusan terhadap terdakwa.

Continue Reading

Polhukam

Tantan Sulthon Resmi Nakhodai PWI Jawa Barat Periode 2026 – 2031

Published

on

By

Bandung, Hariansentana.com –
Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat 2026 menetapkan Tantan Sulthon Bukhawan sebagai Ketua PWI Jawa Barat periode 2026–2031.

Konferprov yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Bandung, Rabu (12/8/2026), diikuti dua kandidat, yakni Tantan Sulthon Bukhawan dan Hardiyansyah.

Dalam proses pemungutan suara, Tantan Sulthon memperoleh 444 suara dari total 699 suara, sehingga unggul atas kandidat lainnya dan ditetapkan sebagai ketua terpilih PWI Jawa Barat untuk periode lima tahun mendatang.

Selain pemilihan ketua, konferensi tersebut juga menetapkan Oland P.H. Sibarani sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Jawa Barat.

Dalam pencalonannya, Tantan Sulthon menawarkan gagasan “PWI Jabar Istimewa” sebagai arah kepemimpinannya. Konsep tersebut diarahkan untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan wartawan di Jawa Barat.

Usai ditetapkan sebagai pemenang, Tantan menekankan pentingnya persatuan dan kekeluargaan di tubuh PWI Jawa Barat. Menurutnya, seluruh anggota PWI, baik di tingkat kabupaten maupun kota, merupakan bagian dari satu keluarga besar yang harus saling mendukung,”terang nya.

Tantan juga menegaskan bahwa berbagai program yang telah dirancang tidak akan dapat berjalan tanpa kerja sama, partisipasi, dan dukungan seluruh anggota.

Ia berharap sinergi antara wartawan senior dan junior dapat terus dibangun untuk mengembalikan PWI Jawa Barat sebagai organisasi profesi yang kuat dan berkontribusi dalam kehidupan demokrasi,”papar nya.

“Keberhasilan ini merupakan bukti bahwa cita-cita dapat diwujudkan ketika semua pihak bersatu dan bergandengan tangan,” demikian pesan Tantan dalam penyampaiannya setelah terpilih.

Tantan turut menyampaikan apresiasi kepada keluarga, khususnya istri dan anaknya, atas doa, keikhlasan, serta dukungan moral yang diberikan selama proses pencalonan hingga dirinya dipercaya memimpin PWI Jawa Barat.

Kepemimpinan baru PWI Jawa Barat kini menghadapi tantangan untuk menerjemahkan gagasan “PWI Jabar Istimewa” ke dalam program kerja yang konkret, terukur, dan memberikan manfaat bagi anggota……..Ron

Continue Reading
Advertisement

Trending