Connect with us

Ibukota

Tanah Berceceran dari Truk, Jalan Semanan Rawan Kecelakaan

Published

on

Jakarta, Sentana – Sepanjang jalan H.Asni dan Jl.Semanan Raya  Kalideres Jakarta Barat dipenuhi ceceran tanah basah yang berasal dari tumpahan  truk proyek Perumahan Citra Semanan.

Akibatnya jalan tersebut menjadi becek licin dan berdebu. Kondisi yang demikian sangat dikeluhkan warga pengguna jalan yang meminta truk – truk pengangkut tanah tersebut ditertibkan.

Tono (51) warga RW 011 Kel.Semanan  mengatakan, akibat banyak tanah basah berceceran kondisi jalanan sangat rawan kecelakaan.

“Sudah beberapa kali kendaraan roda dua yang tergelincir.Seperti kemarin, dua anak sekolah berboncengan tergelincir sampai ke saluran air, untungnya mereka hanya lecet saja tidak merenggut nyawa,” tuturnya Kamis (17/10).

Hal serupa juga diungkapkan oleh Muhidin warga Komplek Kopti Semanan. Dia mengaku selama ini susah tidur akibat suara bising truk tanah Proyek Perumahan Citra Semanan.

“Saya berharap instansi terkait menertibkan truk pengangkut tanah itu , karena mengganggu kenyamanan lingkungan warga,” kata Muhidin.

Menanggapi masalah ini Lurah Semanan Kalideres Bayu F Ganta mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi kepada yang terkait agar ceceran tanah itu dibersihkan.

”Hari senin rapat dengan pihak pengembang,” katanya.(JH)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ibukota

Hari Pertama kerja Pasca libur Lebaran, Pj. Gubernur Heru Pastikan Pelayanan Publik Berjalan Optimal

Published

on

By

JAKARTA, Hariansentana.com
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap memberikan pelayanan publik yang optimal pascacuti bersama Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah. Para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta mengawali hari pertama bekerja dengan halalbihalal bersama Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Inspektur Provinsi DKI Jakarta Syaefulloh, Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Pariwisata dan Kebudayaan Marullah Matali, Asisten pemerintahan Sekretaris Daerah DKI Jakarta.Sigit W. dan para asisten dan kepala dinas.

Halalbihalal digelar di area Pendopo Balai Kota Jakarta. Tak hanya diikuti oleh jajaran ASN, halalbihalal juga dihadiri pegawai BUMD, pasukan pengamanan dalam, hingga wartawan.

“Pascalibur Lebaran, semua pegawai kembali bekerja seperti biasa. Diawali dengan hati yang bersih agar bekerja dan melayani masyarakat juga dengan hati,” ungkap Pj. Gubernur Heru, di Balai Kota Jakarta, Selasa (16/4).

Pj. Gubernur Heru juga mengapresiasi jajaran Pemprov DKI Jakarta di sektor esensial, seperti layanan kesehatan, keamanan dan ketertiban, penanganan bencana, energi, transportasi, utilitas dasar, dan sejenisnya, yang tetap bekerja saat cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah. “Saya ucapkan terima kasih kepada para tenaga medis, jajaran Satpol PP, Dinas Gulkarmat, Dinas Sumber Daya Air, dan lainnya yang tetap bekerja secara maksimal, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sehingga, Jakarta tetap dalam kondisi yang aman dan nyaman selama masa libur Lebaran 2024,” ucap Pj. Gubernur Heru.

Untuk diketahui, seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta kembali melayani masyarakat di berbagai sektor pada hari pertama bekerja pascacuti bersama, di antaranya Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di seluruh kelurahan sudah membuka kembali layanan administrasi publik, personel Dinas Perhubungan mengatur lalu lintas di berbagai titik rawan kemacetan, serta jajaran Dinas Kesehatan melalui Puskesmas dan Rumah Sakit Daerah membuka layanan rawat jalan, rawat inap, gawat darurat 24 jam, laboratorium, dan farmasi.(Sutarno)

Continue Reading

Ibukota

Heru Budi: Pemprov DKI Tak Ada WFH, Kan Sudah 10 Hari Libur…

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com – Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memastikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak menerapkan work from home (WFH) pasca-Lebaran 2024. Semua aparatur sipil negara (ASN) wajib masuk pada Selasa (16/4/2024), seiring dengan berakhirnya cuti Lebaran pada Senin (15/4/2024). “Hari ini hari kerja, jadi Pemprov DKI tidak ada WFH. Semua harus masuk karena kan sudah 10 hari ini (libur),” ujar Heru Budi saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa(16/4/2024).

Heru Budi sudah memerintah jajarannya untuk memastikan para ASN tak bolos pada hari pertama bekerja. : Enggak Ada WFH Pasalnya, libur yang didapatkan para pegawai sudah cukup panjang dan tidak ada alasan untuk menambah waktu cuti atau WFH. “Tidak ada WFH, semua masuk dan enggak ada cuti tambahan. Wartawan saja masuk, masa karyawan saya WFH? Curang dong ya. Harus adil, sama-sama masuk,” ungkap Heru Budi Hartono.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah mengimbau institusi atau perusahaan menerapkan WFH dalam rangka mengantisipasi kepadatan lalu lintas saat arus balik Lebaran. Pemerintah memberikan kesempatan bagi ASN di instansi tertentu untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH) pada 16-17 April 2024.

Nantinya, kebijakan WFH akan dikombinasikan dengan bekerja dari kantor atau work from office (WFO) selama periode tersebut. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas mengatakan, kebijakan WFH untuk ASN diberlakukan karena antusiasme mudik Lebaran tahun ini yang dinilai luar biasa besar.

Imbas Kebijakan WFH Oleh sebab itu, pemerintah menilai perlu adanya penyesuaian kerja ASN sebagai bagian dari manajemen arus mudik. “Sehingga, arus balik bisa semakin lancar, tidak ada penumpukan yang menimbulkan kemacetan panjang,” ujar Anas

Mengenai turan WFH bagi ASN, Anas menyampaikan bahwa kebijakan WFO dan WFH bagi ASN pada 16-17 April 2024 akan diterapkan secara tepat. Pemerintah, lanjut Anas, akan tetap mengutamakan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik.

menjelaskan bahwa instansi pemerintah yang berkaitan dengan administrasi pemerintahan dan layanan dukungan pimpinan bisa menjalankan WFH maksimal atau paling banyak 50 persen dari jumlah pegawai. Namun, instansi yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik tidak melakukan WFH sehingga WFO 100 persen.

Anas menjelaskan bahwa arahan tersebut diberikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Teknis WFH pada instansi tersebut diatur instansi pemerintah masing-masing. Ia menambahkan, aturan untuk membagi ASN yang WFO dan WFH tercantum dalam Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 1 Tahun 2024. Surat edaran itu ditujukan kepada pejabat pembina kepegawaian di semua instansi pemerintah.(Sutarno)

Continue Reading

Ibukota

Sekda DKI Lantik 35 Pejabat Pengawas dan Administrator

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Joko Agus Setyono melantik dan mengambil sumpah sebanyak 35 pejabat administrator dan pengawas, di Grha Ali Sadikin, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (4/4) siang.

Pejabat administrator dan pengawas yang dilantik dan diambil sumpah terdiri dari 14 mutasi dan 21 promosi dengan rincian, tiga pejabat dari Dinas Kesehatan, 30 pejabat dari Dinas Pendidikan, dan dua pejabat dari Sekretariat Kota Jakarta Selatan dan Sekretariat Kota Jakarta Utara.

Dalam sambutannya, Joko Agus menyampaikan ucapan selamat bertugas dan menjalankan amanah kepada 35 pejabat administrator dan pengawas yang telah dilantik hari ini.

“Saudara adalah orang yang terpilih untuk menempati jabatan yang sesuai dengan kompetensi dan pengalaman di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pastikan amanah yang diberikan harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan pengabdian,” ujar Joko Agus.

Dikatakan Joko Agus, mutasi dan promosi merupakan hal biasa sebagai upaya memaksimalkan potensi, memacu inovasi dan memberikan kesempatan kepada para pemimpin untuk membawa semangat baru dalam menjalankan tugas.

“Pejabat yang dilantik hari ini harus mendukung program kerja pemerintah provinsi, menyiapkan diri dan unit kerjanya untuk melaksanakan percepatan pembangunan serta mendukung Kota Jakarta dalam transformasi menuju Kota Global,” katanya.

Joko Agus juga meminta pejabat pengawas dan administrator yang baru dilantik agar segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab barunya, serta merencanakan program kerja dan inovasi terkait bidang tugas masing-masing dan bekerja dalam satu kesatuan.

“Seluruh jajaran juga harus tetap siaga dalam menghadapi kemungkinan bencana banjir. Kepada para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, saya juga berpesan agar terus melakukan pembinaan dan pengawasan yang intens untuk mendukung kemajuan organisasi,” tandasnya.(sutarno)

Continue Reading
Advertisement

Trending