Connect with us

Bodetabek

Raih 33 Suara, Herman Indra Budi Terpilih Jadi Ketua PWI Kota Bogor Periode 2024-2027.

Published

on

Bogor, Hariansentana.com — Konferensi PWI Kota Bogor tahun 2024 dengan agenda utama pemilihan Ketua PWI untuk periode 2024-2027, berlangsung secara demokratis. Sidang pleno pemilihan ketua PWI dipimpin Wakil Ketua bidang organisasi PWI Jawa Barat Ahmad Syukri, pada Sabtu 27 Juli 2024 sore di Sahira Hotel, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanah Sareal.

Dua calon Ketua PWI ditetapkan dalam pemilihan, yaitu Herman Indra budi dan Eko Hadi. Dengan jumlah pemilik suara 44 orang, pemilihan langsung secara demokratis itu akhirnya dimenangkan oleh Herman Indrabudi yang juga wakil pimpinan umum Ceklissatu.com.

Berdasarkan hasil voting atau penghitungan suara, Herman Indra budi atau yang akrab disapa Aldo meraih 33 suara, sedangkan rivalnya Eko Hadi meraih 10 suara, sedangkan 1 orang peserta tidak hadir.

Setelah terpilih, Aldo menyerahkan susunan kepengurusan diantaranya sekretaris dan bendahara. Untuk sekretaris terpilih Syarif Hidayatullah dan bendahara Asep Supriyanto, dan secara resmi, PWI Jawa Barat yang memimpin sidang, mengumumkan KSB PWI Kota Bogor periode 2024-2027.

Seusai terpilih, Aldo menyampaikan rasa terimakasihnya kepada semua pihak, terutama para pengurus dan juga anggota yang sudah mempercayakan dirinya untuk memimpin PWI Kota Bogor tiga tahun ke depan. Ia pun mengaku, akan menjalankan tugasnya sebaik mungkin.

“Pertama, tentu saya sampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak, terutama kang Arihta Utama Surbakti selaku ketua PWI Kota Bogor dua periode (2017-2024). Beliau merupakan panutan saya, sekaligus kakak dalam menjalankan organisasi PWI ini, saya banyak belajar dari beliau. Insya Allah amanah ini akan saya lanjutkan dan jalankan bersama-teman di PWI,” papar Aldo.

Lebih lanjut, Dia juga menyampaikan terima kasih kepada ketua panitia beserta jajarannya yang telah sukses melaksanakan konferensi PWI 2024 dengan baik dan lancar. Tak lupa, walau saya terpilih menjadi ketua, kata dia, dalam menjalani organisasi profesi wartawan (PWI) tidak mudah dan juga tidak bisa sendiri, sehingga dibutuhkan kerja sama, solidaritas dan soliditas.

“Untuk itu, saya mengajak kepada semua teman-teman, termasuk kang Eko akan saya rangkul untuk bersama-sama membangun PWI lebih baik dan lebih maju lagi,” jelas dia.

Kemudian, ia menuturkan perjalanan PWI enam tahun ke belakang dimana ketika dirinya berada di bidang OKK, banyak menciptakan anggota-anggota baru hingga memiliki hak pilih dari 16 menjadi 44 orang yang saat ini telah memiliki kartu PWI, dan dengan dirinya kini menjadi ketua PWI maka program-program akan semakin digalakkan dengan menempatkan orang-orang yang kompeten.

“Di era kang Ari selama dua periode banyak perubahan yang signifikan, diantaranya kantor PWI yang dulu sempat terbengkalai kembali bangkit dengan merubah wajah kantor PWI lebih nyaman, kemudian bangunan mushola yang saat ini menjadi masjid dan ini akan kita pertahankan,” ucapnya.

“Bukan itu saja, program koperasi, BPJS Ketenagakerjaan dan juga Kesehatan akan kita lanjutkan demi terciptanya anggota yang lebih sejahtera ke depan,” jelas Aldo.

Sementara, Wakil Ketua bidang organisasi PWI Jawa Barat Ahmad Syukri menyampaikan, setelah konferensi selesai dilaksanakan dan sudah terbentuk Ketua, Sekretaris dan Bendahara, kemudian PWI Kota Bogor diberikan waktu selama 7 hari untuk menyerahkan susunan kepengurusan periode 2024-2027.

“Konferensi sudah selesai dilaksanakan secara demokratis. Kepada pengurus PWI Kota Bogor terpilih, ada waktu selama 7 hari untuk menyerahkan susunan kepengurusan kepadanya PWI Jawa Barat. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran panitia pelaksana, sehingga konferensi PWI Kota Bogor berjalan dengan lancar dan sukses. Selamat kepada PWI Kota Bogor yang sudah menyelesaikan konferensi, kedepan memiliki pengurus baru untuk melaksanakan berbagai program dan kegiatan di PWI Kota Bogor,” papar nya …….Tabrani / Dedy F

Bodetabek

MyKahuripan Hadir dengan Tampilan Baru, Siapkan Apresiasi untuk Pelanggan

Published

on

By

Bogor, Hariansentana.com – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor terus memperkuat transformasi digital pelayanan pelanggan melalui pengembangan aplikasi MyKahuripan.

Memasuki tahap pre-launching, MyKahuripan akan hadir dengan wajah baru yang lebih modern dan sejumlah penyempurnaan untuk memberikan pengalaman layanan yang lebih mudah dan nyaman bagi pelanggan.

Salah satu fitur baru yang dipersiapkan adalah sistem poin pelanggan. Poin yang dikumpulkan nantinya dapat ditukarkan dengan berbagai bentuk apresiasi baik dalam bentuk merchandise maupun potongan tagihan rekening air sesuai dengan mekanisme dan ketentuan program yang akan ditetapkan perusahaan.

Selain itu, sebelumnya MyKahuripan hanya tersedia untuk perangkat Android, kini MyKahuripan versi terbaru sedang dipersiapkan untuk hadir di App Store, sehingga dapat menjangkau lebih banyak pelanggan pengguna perangkat berbasis iOS.

Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Abdul Somad 19 Agustus 2026 mengatakan, pengembangan MyKahuripan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan pelayanan yang mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan pelanggan,”ujar nya Rabu (19/8/2026)

“Kami ingin MyKahuripan tidak sekadar menjadi aplikasi layanan pelanggan, tetapi menjadi kanal digital yang memberikan kemudahan sekaligus manfaat bahkan apresiasi reward. Karena itu, pengembangan terbaru ini tidak hanya menyentuh tampilan aplikasi, tetapi juga mencakup perbaikan bug, peningkatan performa dan stabilitas sistem yang berdasarkan evaluasi serta masukan dari pelanggan,” terang Abdul Somad.

Menurutnya, sistem poin menjadi salah satu inovasi untuk membangun interaksi yang lebih positif dengan pelanggan atas loyalitasnya selama ini.

Sistem poin ini adalah bentuk apresiasi Perumda Air Minum Tirta Kahuripan atas loyalitas dan kepercayaan pelanggan yang terus setia menggunakan jasa layanan perusahaan. Ke depan, pengembangan aplikasi MyKahuripan akan terus dilakukan secara bertahap untuk memberikan pengalaman layanan digital yang semakin baik ,” papar nya. (Ron)

Continue Reading

Bodetabek

PT Indocement Tunggal Prakarsa Meresmikan Pembangunan Rutilahu Desa Binaan di Area Sekitar Pabrik

Published

on

By

Bogor, Hariansentana.com – Rangkaian acara HUT PT Indocement Tunggal Prakarsa tbk ke 51 meresmikan rumah warga hasil program renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) Desa binaan area Kompleks Pabrik Citeureup, Kabupaten Bogor, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Direktur Indocement, Oey Marcos, renovasi rutilahu itu menyasar kepada rumah milik warga bernama Karsa di Desa Bantarjati, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

“Dalam rangka hari ulang tahun ke-51 ini, kami meresmikan rutilahu milik Bapak Karsa di Desa Bantarjati (desa binaan Indocement). Sebelum direnovasi kondisi rumahnya sudah mau roboh, lalu kami renovasi menjadi lebih layak dan aman,” kata Oey Marcos kepada awak media.

Renovasi rutilahu merupakan program rutin CSR untuk warga di Desa binaan Indocement, terang Marcos menjelaskan Untuk di area Kompleks Pabrik Citeureup, Oey Marcos menyebut bahwa pelaksanaan program renovasi rutilahu sudah mencapai 500 rumah.

“Nah kalau kita total sampai dengan saat ini mungkin kalau ditambah desa-desa lain (di Kompleks Pabrik Citereup) sudah 400 hingga 500 rumah,” ungkapnya.

Oey Marcos menambahkan, rutilahu milik warga yang direnovasi ini adalah hasil usulan dari pihak desa.

“Untuk kriterianya (renovasi rutilahu) itu kami dapat dari kepala desa yang mengusulkan kepada kami. Karena desa lah yang mengetahui kondisi daripada rumah-rumah tersebut,” tuturnya.

Selain peresmian rumah warga, PT Indocement Tunggal Prakarsa tbk Kompleks Pabrik Citereup juga menyerahterimakan lapangan sepakbola kepada desa binaan perusahaan di Desa Bantarjati.

Oey Marcos berharap lapangan ini bermanfaat bagi masyarakat dan mampu mencetak pemain sepakbola yang profesional.

“Ini lahan milik Indocement yang kami serah terimakan untuk dipinjam pakaikan. Selama bisa dipakai kegiatan yang positif tentunya kami akan dukung itu. Semoga bisa mencetak pemain sepakbola nasional bahkan internasional,” papar nya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Bantarjati, Supena Jaya Atmaja menghaturkan terima kasih kepada PT Indocement yang sudah berkontribusi kepada wilayah desa binaan.

“Program bantuan Indocement ini manfaatnya sangat dirasakan masyarakat. Saya mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih atas bantuan ini,” kata dia.

Sekedar informasi, rangkaian kegiatan tersebut juga dihadiri Sekretaris Perusahaan, Dani Handajani dan CSR Manager, Gadang Wardhono beserta jajaran PT Indocement Tunggal Prakarsa…….(Ron)

Continue Reading

Bodetabek

Penyalahgunaan Narkoba, Konsumsi Miras, Aksi Anarkisme dan Kekerasan Dapat Mengancam Masa Depan Generasi Muda

Published

on

By

TANGERANG RAYA, SENTANA – Aktivis sekaligus Tokoh Pemuda dan Pelajar se-Tangerang Raya, Nazario Delima Adventus, mengajak seluruh alumni dan pelajar di wilayah Tangerang Raya untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan menolak berbagai bentuk kenakalan remaja dan tindakan yang melanggar hukum.

Seruan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap meningkatnya berbagai persoalan yang melibatkan kalangan pelajar, mulai dari tawuran, penyalahgunaan narkoba, konsumsi minuman keras (miras), perundungan (bullying), aksi anarkisme, hingga berbagai bentuk kekerasan yang dinilai dapat mengancam masa depan generasi muda.

“Pelajar merupakan aset bangsa yang memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan Indonesia di masa mendatang. Karena itu, setiap pelajar diharapkan mampu menjadi pribadi yang berkarakter, disiplin, berprestasi, serta memiliki kepedulian terhadap keamanan lingkungan dan persatuan bangsa,” ungkap Nazario melalui keterangannya, Jum’at (31/7).

Menurutnya, Keberanian seorang pelajar bukan diukur dari keberaniannya melakukan tawuran atau tindakan anarkis, tetapi dari keberaniannya mengatakan tidak terhadap narkoba, kekerasan, bullying, minuman keras, serta segala bentuk pelanggaran hukum yang dapat menghancurkan masa depan

Ia menegaskan bahwa, aksi anarkisme dan tawuran oleh pelajar tidak lagi dapat dipandang sebagai kenakalan remaja biasa. Menurutnya, aksi tersebut telah berkembang menjadi persoalan serius yang dapat mengakibatkan korban jiwa, kerugian bagi masyarakat, proses hukum, hingga hilangnya kesempatan generasi muda untuk meraih pendidikan dan prestasi.

Selain persoalan tawuran, Nazario juga menyoroti ancaman penyalahgunaan narkoba, minuman keras, dan obat-obatan terlarang yang dinilai semakin mengkhawatirkan di kalangan remaja. Ia menekankan bahwa, upaya pencegahan tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga, sekolah, alumni, organisasi kepemudaan dan lingkungan sekitar.

“Sebagai bentuk komitmen membangun generasi muda yang positif, pihaknya mengajak seluruh alumni dan pelajar se-Tangerang Raya untuk menanamkan sejumlah nilai penting dalam kehidupan sehari-hari, yakni menolak segala bentuk anarkisme dan tindakan yang mengganggu ketertiban umum, menolak penyalahgunaan narkoba, minuman keras, serta obat-obatan terlarang, menolak segala bentuk bullying baik di sekolah, lingkungan pergaulan maupun media sosial, serta menolak tawuran dan mengedepankan dialog serta musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan,” ujarnya

Selain itu, ia juga mengajak pelajar untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, meningkatkan disiplin belajar dan prestasi akademik maupun nonakademik, menjunjung tinggi toleransi tanpa membedakan suku, agama, ras dan golongan, serta menjadi pelopor perdamaian, persaudaraan dan semangat kebangsaan.

Nazario turut mengingatkan para pelajar agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama berbagai informasi bohong atau hoaks yang beredar melalui media sosial. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak benar sering kali menjadi pemicu terjadinya konflik maupun aksi yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.

Ia juga mengimbau para pelajar untuk tidak mudah terpancing mengikuti aksi demonstrasi yang berpotensi menimbulkan kericuhan maupun terlibat dalam aksi tawuran di jalanan. “Sebaliknya, generasi muda diharapkan mengisi waktunya dengan berbagai kegiatan positif yang dapat mengembangkan potensi diri, seperti kegiatan pendidikan, olahraga, seni, organisasi, maupun aktivitas sosial yang bermanfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.

Di akhir penyampaiannya, Nazario berharap seluruh pelajar di Tangerang Raya mampu menjadi agen perubahan yang memberikan pengaruh positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat serta menjadi garda terdepan dalam mencegah berkembangnya kekerasan, penyalahgunaan narkoba dan berbagai bentuk kenakalan remaja.

“Sudah saatnya generasi muda bersatu menjaga persatuan, mengukir prestasi, serta menjadi pelopor terciptanya Tangerang Raya yang aman, damai, bebas narkoba, bebas tawuran dan semakin maju. Masa depan bangsa ada di tangan para pelajar hari ini,” tutup Nazario Delima Adventus. (Red).

Continue Reading
Advertisement

Trending