Polhukam
Panglima TNI Mutasi Jabatan 50 Perwira Tinggi
Jakarta, Haruansebtana.com – Dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. kembali melakukan mutasi jabatan di lingkungan TNI.
Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/80/I/2021 tanggal 26 Januari 2021 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia, telah ditetapkan mutasi dan promosi jabatan 50 Perwira Tinggi (Pati) TNI terdiri dari 30 Pati TNI AD, 16 Pati TNI AL dan 4 Pati TNI AU.
30 Pati TNI AD yaitu Letjen TNI Ganip Warsito dari Pangkogabwilhan III menjadi Kasum TNI, Letjen TNI Ali Hamdan Bogra, S.I.P., M.Si. dari Koorsahli Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Letjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr.(Han) dari Danpussenif Kodiklatad menjadi Koorsahli Kasad, Mayjen TNI Arif Rahman, M.A. dari Pa Sahli Tk. III Kasad Bid. Komsos menjadi Danpussenif Kodiklatad, Brigjen TNI Karmin Suharna, S.I.P., M.A. dari Dansatinteltek Bais TNI menjadi Pa Sahli Tk. III Kasad Bid. Komsos, Kolonel Chb Nurcahyo Utomo, M.Pm. dari Ses Disinfolahtad menjadi Dansatinteltek Bais TNI, Letjen TNI Dodik Widjanarko, S.H., CFrA. dari Danpuspomad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Chandra W. Sukotjo, M.Sc. dari Deputi Bid. Luar Negeri BIN menjadi Danpuspomad, Brigjen TNI Gunawan Pakki, S.I.P., S.T., M.T. dari Kababek TNI menjadi Pa Sahli Tk. III Bid Jahpers Panglima TNI, Brigjen TNI I Ketut Duwara, S.E., M.Tr.(Han) dari Pa Sahli Tk. II Kumham dan Narkoba Sahli Bid. Sosbud Kumham dan Narkoba Panglima TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Kolonel Inf Sugeng Priyanto dari Irutum It Pusterad menjadi Pa Sahli Tk. II Kumham dan Narkoba Sahli Bid. Sosbud Kumham dan Narkoba Panglima TNI.
Brigjen TNI Yulius Wijayanto, S.I.P., M.M. dari Dirum Akademi TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Gangsar Supriyono dari Pa Sahli Tk. II Wassus Sahli Bid. Wassus dan LH Panglima TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Kolonel Cba Eko Suhariyono, S.H., M.H., dari Paban VI/Ang Slog TNI menjadi Pa Sahli Tk. II Wassus Sahli Bid. Wassus dan LH Panglima TNI, Kolonel Inf Dr. Arief Prayitno, S.I.P., S.H., M.Hum. dari Paban Utama Poldagri Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI menjadi Pa Sahli Tk. II Lingkungan Hidup Sahli Bid. Wassus dan LH Panglima TNI, Brigjen TNI Harnoto, S.Sos. dari Danrem 033/WP (Tanjung Pinang) Kodam I/BB menjadi Pati Mabes TNI AD (meninggal dunia), Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu dari Waaster Kasad Bid. Wanwil dan Kermater menjadi Danrem 033/WP (Tanjung Pinang) Kodam I/BB, Brigjen TNI Donni Hutabarat dari Dirlem Secapaad menjadi Waaster Kasad Bid. Wanmil dan Kermater, Kolonel Inf Dadang Arif Abdurrachman dari Ses Dislitbangad menjadi Dirlem Secapaad, Kolonel Inf Victor Deni S.A. Herianto, S.H. dari Kadepmildas Akmil menjadi Ir Pusterad.
Mayjen TNI Alfret Denny D. Tuejeh dari Sahli Bid. SDM dan Teknologi Kemenko Polhukam menjadi Pa Sahli Tk. III Kasad Bid. Wassus dan LH, Brigjen TNI Jeffry Apoly Rahawarin dari Asdep Koordinasi Doktrin dan Strategi Pertahanan Kemenko Polhukam menjadi Sahli Bid. SDM dan Teknologi Kemenko Polhukam, Kolonel Inf Frengky E. Riupassa, S.Sos., M.Han dari Pamen Denma Mabesad menjadi Asdep Koordinasi Doktrin dan Strategi Pertahanan Kemenko Polhukam, Brigjen TNI Dwiyanto Budi Prabowo, S.I.P. dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Dr. Wahyu Wibowo, S.H., M.H. dari Anggota Pokkimiltama Mahkamah Agung menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Susi Arlian Indra Dewi, S.H., M.H. dari Asdep Koordinasi Hukum Internasional Kemenko Polhukam menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Hartomo dari Dosen Tetap Unhan menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Sungkono dari Agen Madya Pada Staf Ahli Ka BIN Bid. Hankam BIN menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Agus Hernawan, S.Sos. dari Direktur Rekayasa Deputi Bid. Intelijen Teknologi BIN menjadi Pati Mabes TNI AD (meninggal dunia), Mayjen TNI Juwondo dari Tenaga Ahli Pengkaji Bid. Kepemimpinan Lemhannas menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun).
16 Pati TNI AL yaitu, Laksda TNI Nur S. Prihartono, S.E., M.Tr.(Han) dari Pa Sahli Tk. III Bid. Banusia Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksda TNI Imam Suprayitno, S.E., M.Tr.(Han) dari Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Sahli Panglima TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Brigjen TNI (Mar) I Ketut Suarya dari Pa Sahli Tk. II Sosbud Sahli Bid. Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Sahli Panglima TNI, Laksda TNI Guramad Sabirin, S.H., M.H. dari Orjen TNI Babinkum TNI menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Kolonel Laut (KH) Leonard Marpaung, S.H., M.H. dari Waka Otmilti III Surabaya Babinkum TNI menjadi Waorjen TNI Babinkum TNI, Laksma TNI Andi Abdul Aziz S.H., M.H. dari Kapusinfomar TNI menjadi Staf Khusus Kasal (Dik. PPRA Lemhannas), Kolonel Laut (P) Agoeng Moh. Kancana S., CHRMP dari Kapuskodal Mabesal menjadi Kapusinfomar TNI, Laksma TNI Syaiful Basri dari Pa Sahli Tk. II Lingkungan Hidup Sahli Bid. Wassus dan LH Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksma TNI Agus Hariadi dari Staf Khusus Kasal menjadi Waasops Kasal, Brigjen TNI (Mar) Donar Philip Rompas dari Danlantamal VIII Mdo Koarmada II menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Kolonel Mar I Wayan Ariwijaya, S.E. dari Pamen Sahli Opslat Sahli Kasal Bid. Dokstraops menjadi Danlantamal VIII Mdo Koarmada II, Laksma TNI Dr. Isworo Sutrisyanto, S.H., M.A.P. dari Pati Sahli Kasal Bid. Wilnas menjadi Pati Mabes TNI AL (meninggal dunia), Laksda TNI Tri Wahyudi Sukarno, S.E., M.M. dari TA Pengkaji Bid. Wasantara Lemhannas menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun ), Mayjen TNI (Mar) Budi Purnama, S.Pi., M.Agr. dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI (Mar) Muh. Hari dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksma TNI Dr. Drs. I Wayan Warka, M.M. dari Dosen Tetap Unhan menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun).
4 Pati TNI AU yaitu, Kolonel Tek Sugeng Wiwoho dari Paban Mindik Ditdik Akademi TNI menjadi Kababek TNI, Marsma TNI Dr. Sujono, S.H., M.H., CFrA dari Waorjen TNI Babinkum TNI menjadi Orjen TNI Babinkum TNI, Marsma TNI Y. C. Musa Kaunang dari Pati Sahli Kasau Bid. Polhukam menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Kolonel Sus Drs. Mardoto, M.T. dari Dosen Gol. IV AAU menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Polhukam.
Polhukam
Polres Bogor Gandeng Komunitas Ojol Jaga Kamtibmas
Bogor, Hariansentana.com – Polres Bogor memperkuat kemitraan dengan komunitas ojek online (ojol) sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Upaya itu diwujudkan melalui kegiatan Silaturahmi Mitra Ojol Kamtibmas di GOR Pakansari, Kabupaten Bogor, Kamis (27/8/2026). Ratusan pengemudi ojol dari berbagai komunitas, termasuk Gojek, hadir bersama jajaran Satlantas Polres Bogor.

Kegiatan diisi edukasi safety riding, pelayanan SIM keliling, pelatihan pertolongan pertama, serta diskusi santai antara polisi dan pengemudi.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto melalui pesannya menyebut ojol memiliki mobilitas tinggi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga posisinya strategis untuk deteksi dini gangguan kamtibmas.
“Keamanan tanggung jawab bersama. Jika menemukan tawuran, kecelakaan, atau tindak kriminal, segera laporkan ke polisi. Jangan bertindak sendiri,” pesannya.
Sementara Kasat Lantas Polres Bogor AKP Afif Widhi Ananto menegaskan, kemitraan ini penting untuk memperluas pendekatan preventif. Pengemudi ojol yang setiap hari di jalan dinilai potensial menjadi “mata dan telinga” kepolisian.
“Kami ingin membangun komunikasi dua arah. Polisi beri edukasi, masyarakat beri informasi. Safety riding juga harus jadi budaya, bukan karena takut ditilang,” ujar Afif.

Salah satu pengemudi, Saipul, mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat. “Komunikasi dengan polisi jadi lebih mudah. Kalau ada kejadian di lapangan bisa langsung kami sampaikan,” terang nya.
Melalui kegiatan ini, Polres Bogor berharap terjalin kemitraan nyata antara polisi dan komunitas ojol demi menciptakan Kabupaten Bogor yang aman, tertib, dan nyaman,” papar nya……:Ron
Polhukam
Konsumen Gugat Informa Rp1,5 Miliar, Sofa Pengganti Kembali Rusak dalam Hitungan Bulan
JAKARTA, Sentana — Persoalan kualitas produk furniture berujung ke meja hijau. Seorang konsumen menggugat Informa setelah satu set sofa dan meja yang dibelinya mengalami kerusakan, meski produk tersebut masih tergolong baru.
Gugatan tersebut diajukan setelah upaya penyelesaian melalui komunikasi dan musyawarah antara konsumen dengan pihak Informa belum menemukan titik temu. Melalui kuasa hukumnya dari Mulkan Let-Let Partner, Gema Lazuardi Akbar, konsumen menuntut ganti rugi materiil dan immateriil dengan nilai sekitar Rp1,5 miliar.
Gema menjelaskan, persoalan tersebut bermula ketika konsumen membeli satu set sofa dan meja pada 17 Januari 2026. Saat proses pemasangan pada 30 Januari 2026, petugas Informa menemukan adanya kerusakan pada salah satu sofa yang hendak dipasang.
Atas kondisi tersebut, pihak Informa disebut menyampaikan akan mengganti sofa yang rusak dengan unit baru dan melakukan pemasangan ulang.
“Pada saat pemasangan tanggal 30 Januari, sudah ditemukan adanya kerusakan pada sofa. Kemudian disampaikan akan dilakukan penggantian sofa sekaligus pemasangan ulang,” kata Gema.
Penggantian dan pemasangan ulang kemudian dilakukan pada Februari 2026. Namun, persoalan kembali muncul beberapa bulan kemudian.
Menurut Gema, pada Juni 2026 atau kurang dari lima bulan setelah unit pengganti digunakan, furniture tersebut kembali mengalami kerusakan.
“Belum lima bulan barang yang dibeli klien kami sudah rusak. Kami sudah menyampaikan somasi kepada Informa dan meminta adanya penggantian kerugian, tetapi sampai sekarang belum ada penyelesaian sesuai yang kami harapkan,” ujarnya.
Gema mengatakan pihak Informa sebelumnya menawarkan penyelesaian berupa perbaikan terhadap furniture yang mengalami kerusakan. Namun, opsi tersebut tidak diterima kliennya.
Menurut dia, konsumen menginginkan unit yang bermasalah dikembalikan karena terdapat kekhawatiran kerusakan serupa kembali terjadi setelah dilakukan perbaikan.
Upaya penyelesaian secara musyawarah juga telah dilakukan oleh kedua pihak. Namun, menurut Gema, masih terdapat sejumlah poin yang belum mencapai kesepakatan.
“Sudah ada somasi dan sempat dilakukan musyawarah. Ada beberapa poin yang tidak bisa diakomodir. Bahkan, mereka menganggap permintaan kami tidak dapat dipenuhi oleh pimpinan Informa,” katanya.
Gema menegaskan, tuntutan kliennya tidak hanya berkaitan dengan pengembalian furniture. Konsumen juga meminta kompensasi atas kerugian yang dialami serta permintaan maaf dari pihak perusahaan.
“Kami hanya meminta pengembalian, kerugian, dan permintaan maaf. Karena kejadian ini sangat merugikan klien kami,” tegasnya.
Karena upaya penyelesaian di luar pengadilan belum membuahkan hasil, konsumen akhirnya menempuh jalur hukum dengan mengajukan gugatan atas dugaan perbuatan melawan hukum (PMH).
Dalam gugatan tersebut, pihak konsumen menuntut ganti rugi materiil dan immateriil dengan nilai sekitar Rp1,5 miliar.
“Nilai kerugian materiil dan immateriil yang kami tuntut sekitar Rp1,5 miliar,” jelas Gema.
Gema menilai perkara tersebut bukan semata-mata persoalan kerusakan sebuah furniture. Menurutnya, perkara ini berkaitan dengan hak konsumen untuk memperoleh produk yang sesuai dengan kualitas dan tanggung jawab pelaku usaha ketika produk yang dibeli mengalami persoalan.
Ia berharap perkara tersebut dapat menjadi perhatian bagi pelaku usaha di sektor furniture maupun bidang usaha lainnya agar lebih memperhatikan kualitas produk sekaligus memberikan informasi mengenai garansi dan mekanisme penyelesaian keluhan secara jelas kepada konsumen.
Hingga berita ini disusun, pihak Informa belum memberikan keterangan atau konfirmasi terkait gugatan dan pernyataan yang disampaikan kuasa hukum konsumen.
Polhukam
Peduli Kemanusiaan Jajaran Polres Bogor Donasikan Korban Bencana NTT
Bogor, Hariansentana.com – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bogor. Melalui gerakan patungan sukarela selama satu pekan, personel Polres Bogor bersama seluruh Polsek jajaran berhasil menghimpun dana kemanusiaan sebesar Rp100 juta untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam di Kelurahan Tanarata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Donasi tersebut merupakan hasil swadaya anggota yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya. Bantuan kemudian disalurkan melalui Komunitas Polisi Baik Polres Bogor bersama perwakilan mahasiswa NTT yang berada di Bogor.

Gerakan kemanusiaan itu diinisiasi setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selama satu pekan, anggota di tingkat Mapolres hingga Polsek jajaran bergotong royong mengumpulkan dana sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.
Untuk memastikan bantuan tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, tiga personel Komunitas Polisi Baik Polres Bogor diterjunkan langsung ke lokasi dropping bantuan di Kelurahan Tanarata. Mereka didampingi perwakilan mahasiswa asal NTT yang menempuh pendidikan di Bogor.
Perwakilan Mahasiswa NTT di Bogor, Tri Rahman, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Kapolres Bogor beserta seluruh personel yang ikut dalam aksi tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres Bogor dan seluruh anggota jajaran Polres serta Polsek yang telah bergotong royong dan patungan selama seminggu. Kepedulian seluruh personel melalui Komunitas Polisi Baik Polres Bogor yang melibatkan kami mahasiswa NTT sungguh luar biasa,” papar Tri Rahman,Rabu (26/8/2026).
Menurutnya, bantuan senilai Rp100 juta tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat terdampak bencana di Tanarata. Ia berharap bantuan itu dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi bukti kuat bahwa kepedulian terhadap sesama tidak dibatasi jarak dan wilayah.
“Bantuan Rp100 juta ini sangat berharga untuk saudara-saudara kami di Kelurahan Tanarata, Manggarai Timur. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban mereka dan membantu proses pemulihan,” terang nya.
Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasi atas keikhlasan dan antusiasme seluruh anggotanya dalam menggalang bantuan.
Menurutnya, aksi tersebut bukan semata-mata soal jumlah dana yang terkumpul, tetapi juga tentang bagaimana semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh di lingkungan kepolisian,”ucap nya.
Ia menegaskan, polisi tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir ketika masyarakat mengalami musibah.
Gerakan patungan selama sepekan itu sekaligus menjadi gambaran bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui langkah sederhana ketika dilakukan secara bersama-sama. Sedikit yang disisihkan oleh setiap anggota akhirnya terkumpul menjadi bantuan bernilai besar bagi masyarakat yang sedang membutuhkan.
Penyaluran bantuan melalui Komunitas Polisi Baik Polres Bogor dan mahasiswa NTT tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga terdampak bencana di Kelurahan Tanarata dan membantu mempercepat proses pemulihan kehidupan sosial masyarakat di Kecamatan Kota Komba.
Aksi tersebut juga menjadi pesan bahwa solidaritas kemanusiaan tidak mengenal batas daerah. Dari Kabupaten Bogor, kepedulian itu dikirim jauh ke Manggarai Timur sebagai bentuk persaudaraan dan semangat gotong royong untuk sesama,” papar nya…Ron
-
Ekonomi3 days agoLSM PRB Minta OJK Periksa BCA Finance Bintaro Serpong Damai Terkait Dugaan Kredit Bermasalah
-
Polhukam5 days agoLSM PRB Desak Bupati Bogor Nonaktifkan Pejabat Bappenda yang Diduga Terlibat Kasus Upah Pungut.
-
Gayahidup7 days agoEIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata untuk Menghadirkan Petualangan yang Bermakna
-
Ibukota6 days agoMeriahkan HUT. RI ke 81 Camat Pademangan Buka Berbagai Lomba di RPTRA Budi Mulia.

