Nasional
IZI Gandeng Muhammad Istiqamah Djamad Ajak Masyarakat Bantu Muslim Pelosok
JAKARTA, HarianSentana.com – Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) menggandeng Muhammad Istiqamah Djamad atau biasa disapa “Mas Is” selaku Penyanyi dan Penulis Lagu, Launching program “Jingle Booking Berkah Ramadhan”.
Hal ini dilakukan untuk mengajak masyarakat ikut berbagi dan membantu kebutuhan fakir, miskin, dhuafa di daerah terpencil sebelum bulan ramadhan, dengan tujuan agar selama sebulan ramadhan kebutuhannya telah terpenuhi.
Hasil lagu tersebut dapat disaksikan disini
https://www.youtube.com/watch?v=irR0gWRRmOU
Wildhan Dewayana selaku Direktur Utama Inisiatif Zakat Indonesia mengatakan, pada hari ini kita launching program “Jingle Booking Berkah Ramadhan” pada Jumat 11 Maret 2022, atau bertepatan dengan tanggal 8 Sa’ban 1443 H, sekaligus launching “Booking Berkah Ramadhan” yang telah dilakukan sebelumnya pada 17 Februari 2022 lalu, ujarnya secara webinar di Jakarta Jumat (11/3/2022).

Dikatakannya, Program “Booking Berkah Ramadhan” tersebut telah mulai mendapatkan respon positif dari masyarakat, terbukti dengan telah berhasil terhimpunnya ribuan lebih paket ramadhan, dari para muzaki, para donatur, dan para mitra – mitra yang telah mendukung program ini,” tambahnya.
“Paket ini nantinya secara bertahap akan kami distribusikan kewilayah -wilayah sasaran agar sampai dan dapat dimanfaatkan oleh para penerima manfaat sejak hari pertama bulan Ramadhan 1443 H, di 140 kota Kabupaten dan dua wilayah negara kawasan yaitu Timor Leste dan Kamboja,” tegasnya.
Wildhan berharap, dukungan yang lebih luas lagi dari masyarakat, dan sama – sama bergotong royong berlomba meraih keberkahan ramadhan sejak jauh jauh hari dalam program “Booking Berkah Ramadhan 1443 H”.
Selain itu semoga program ini dapat bermanfaat dan menjadi sumber inspirasi bagi kita semua dalam menghadirkan kemanfaatan, karya dan pengabdian bagi bangsa dan negara.
Oleh karena itu lanjutnya, pada hari ini kami melaunching “Jingle Booking Berkah Ramadhan” agar melalui media ini, karya seni ini, program ini akan semakin cepat tersebar luas kepada masyarakat.
Wildhan juga berharap “lagu jingle Booking Berkah Ramadhan ini merupakan upaya agar program ini dapat semakin diterima masyarakat dan semakin banyak yang tergugah hatinya untuk berbagi, sehingga semakin banyak penerima manfaat yang dapat kita salurkan bantuan Ramadhan agar selama sebulan kedepan di bulan Ramadhan kebutuhan mereka dapat terpenuhi” harapnya.
Sementara, Muhammad Istiqamah Djamad menjelaskan “proses pembuatan lagu ini cepat sekali, dan diangkat dari tagline IZI memudahkan dimudahkan dimana core valuenya memudahkan saudaramu di mudahkan urusanmu dan karena saya sudah tahu goalsnya ini adalah keindahan dalam berbagi, saya juga sering ke daerah pelosok dan melihat langsung kondisi masyarakat di daerah itu bagaimana”.
“Lirik lagu ini ada yang dikutip dari Hadist dan Al-Quran, dimana dari lagu ini saya juga ingin mengingatkan darimana harta yang kita dapat, dan apakah membawa keberkahan bagi kita, terakhir saya ingin mengingatkan untuk jangan pernah takut dalam berbagi” tuturnya.
Muhamad Ardhani selaku General Manager Zakat Funding Pusat IZI menjelaskan bahwa masih ada kesempatan untuk berbagi kepada masyarakat muslim di daerah 3T (terdepan, terpencil, tertinggal) dengan program IZI Booking Berkah Ramadhan diantaranya abon IZI, paket sebar Al-Quran, paket Fitrah, benah musala, paket anak sholeh, beras binaan program IZI, dan paket Ramadhan (sembako) yang terdiri dari beras, gula, minyak goreng dan lain-lain, pungkasnya.
Nasional
Bamus DPRD DKI Jakarta,Tetapkan Jadwal Pembahasan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
Jakarta, Hariansentana.com.– Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI Jakarta menetapkan jadwal pembahasan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan hasil rapat Bamus, pembahasan Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 akan dilakukan melalui rapat kerja komisi-komisi DPRD DKI Jakarta bersama eksekutif pada 13-14 Agustus dan 18-19 Agustus 2026.
Wakil Ketua Bamus DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah.(F.PDI.P). meminta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengalokasikan anggaran untuk program-program prioritas yang masih dalam tahap pembangunan. Menurutnya, anggaran perlu difokuskan pada program yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial, penanganan banjir, dan kemacetan.
“Pesan untuk Pemprov DKI, yang menjadi fokus utama program-program Pemprov DKI Jakarta, khususnya urusan kesejahteraan sosial, banjir, dan kemacetan, itu yang diprioritaskan,” ujar Ima, Kamis (13/8).

Selanjutnya, pada 20 Agustus 2026 akan digelar rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), serta Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) untuk melakukan penelitian akhir dan persetujuan terhadap Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026.
Pada 21 Agustus 2026, eksekutif dijadwalkan melakukan input hasil Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026.
Tahapan tersebut kemudian dilanjutkan dengan rapat paripurna pada 26 Agustus 2026 untuk penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) Perubahan KUA-PPAS APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026.
Sekadar diketahui, Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta bersama TAPD telah membahas Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026 yang mengalami penurunan dari Rp81,3 triliun menjadi Rp79,58 triliun.
Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin.(PKS). menyampaikan bahwa hasil pembahasan tersebut akan ditindaklanjuti dalam rapat-rapat komisi untuk menjaring masukan program hingga akhir tahun. Dia menegaskan agar penurunan anggaran tidak mengurangi efektivitas program kesejahteraan masyarakat serta pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.(Sutarno)
Polhukam
Jisman Hutapea Divonis Bebas, Bukti Digital Forensik Jadi Sorotan dalam Perkara UU ITE
Putusan bebas terhadap Jisman Hutapea dalam perkara yang berkaitan dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) menempatkan persoalan pembuktian sebagai salah satu titik penting dalam perkara tersebut.
Kuasa hukum Jisman Hutapea, Hudson, menilai pertimbangan majelis hakim yang sejalan dengan materi pembelaan atau pledoi menunjukkan bahwa argumentasi hukum yang disampaikan pihaknya memiliki dasar fakta dan hukum yang kuat.
Menurut Hudson, perkara pidana tidak hanya bertumpu pada konstruksi dakwaan, tetapi juga pada kemampuan jaksa membuktikan setiap unsur tindak pidana yang didakwakan kepada terdakwa.
“Pertimbangan majelis hakim yang sejalan dengan pledoi menjadi bukti bahwa pembelaan yang kami sampaikan memiliki dasar hukum dan fakta yang kuat,” ujar Hudson.
Sebelumnya, Hudson juga disebut telah menyampaikan surat kepada Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA) berkaitan dengan pengawasan terhadap proses perkara tersebut.
Namun, menurut Hudson, terlepas dari adanya langkah tersebut, substansi utama dalam perkara tetap berada pada proses pembuktian di persidangan.
Ia menilai jaksa memiliki kewajiban untuk membuktikan seluruh unsur dakwaan secara sah dan meyakinkan sebelum seseorang dapat dinyatakan bersalah.
Putusan bebas Jisman Hutapea kemudian menjadi perhatian karena perkara tersebut berkaitan dengan penggunaan pasal-pasal UU ITE, terutama ketika dugaan tindak pidana berhubungan dengan intersepsi atau penyadapan informasi elektronik.
Dalam perkara yang melibatkan bukti elektronik, keberadaan dan validitas bukti digital menjadi bagian penting yang harus diuji di persidangan. Digital forensik dapat menjadi salah satu instrumen untuk menelusuri, mengidentifikasi, serta memastikan keaslian dan keterkaitan data elektronik dengan perkara yang sedang diperiksa.
Karena itu, putusan terhadap Jisman Hutapea dinilai kembali menempatkan aspek pembuktian digital sebagai perhatian penting dalam penanganan perkara pidana berbasis teknologi informasi.
Bagi pihak kuasa hukum, putusan bebas tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa setiap dakwaan pidana harus didukung pembuktian yang memenuhi standar hukum sebelum hakim menjatuhkan putusan terhadap terdakwa.
Polhukam
Tantan Sulthon Resmi Nakhodai PWI Jawa Barat Periode 2026 – 2031
Bandung, Hariansentana.com –
Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat 2026 menetapkan Tantan Sulthon Bukhawan sebagai Ketua PWI Jawa Barat periode 2026–2031.
Konferprov yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Bandung, Rabu (12/8/2026), diikuti dua kandidat, yakni Tantan Sulthon Bukhawan dan Hardiyansyah.
Dalam proses pemungutan suara, Tantan Sulthon memperoleh 444 suara dari total 699 suara, sehingga unggul atas kandidat lainnya dan ditetapkan sebagai ketua terpilih PWI Jawa Barat untuk periode lima tahun mendatang.
Selain pemilihan ketua, konferensi tersebut juga menetapkan Oland P.H. Sibarani sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Jawa Barat.

Dalam pencalonannya, Tantan Sulthon menawarkan gagasan “PWI Jabar Istimewa” sebagai arah kepemimpinannya. Konsep tersebut diarahkan untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan wartawan di Jawa Barat.
Usai ditetapkan sebagai pemenang, Tantan menekankan pentingnya persatuan dan kekeluargaan di tubuh PWI Jawa Barat. Menurutnya, seluruh anggota PWI, baik di tingkat kabupaten maupun kota, merupakan bagian dari satu keluarga besar yang harus saling mendukung,”terang nya.
Tantan juga menegaskan bahwa berbagai program yang telah dirancang tidak akan dapat berjalan tanpa kerja sama, partisipasi, dan dukungan seluruh anggota.
Ia berharap sinergi antara wartawan senior dan junior dapat terus dibangun untuk mengembalikan PWI Jawa Barat sebagai organisasi profesi yang kuat dan berkontribusi dalam kehidupan demokrasi,”papar nya.
“Keberhasilan ini merupakan bukti bahwa cita-cita dapat diwujudkan ketika semua pihak bersatu dan bergandengan tangan,” demikian pesan Tantan dalam penyampaiannya setelah terpilih.

Tantan turut menyampaikan apresiasi kepada keluarga, khususnya istri dan anaknya, atas doa, keikhlasan, serta dukungan moral yang diberikan selama proses pencalonan hingga dirinya dipercaya memimpin PWI Jawa Barat.
Kepemimpinan baru PWI Jawa Barat kini menghadapi tantangan untuk menerjemahkan gagasan “PWI Jabar Istimewa” ke dalam program kerja yang konkret, terukur, dan memberikan manfaat bagi anggota……..Ron
-
Pendidikan6 days agoPondok Pesantren Qurrota A’yun Go Internasional, Jalin Kerja Sama Strategis dengan PCI Malaysia
-
Ekonomi6 days agoHEBITREN Jakarta Timur dan PCI Malaysia, Teken MoU Strategis Penguatan Bisnis Pesantren Ekspor-Impor
-
Polhukam5 days agoIPW Desak Kapolri Tindak Praktik Mafia Hukum di Dittipideksus Bareskrim Polri Terkait Penanganan Pidana PT ARA
-
Daerah4 days agoTantan Sulthon, Calon Kuat Kandidat Ketua PWI Jawa Barat Periode 2026–2031.

