Seni Budaya
Mushola Al-Hasanah Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW
Jakarta, Hariansentana.com – Mushola Al-Hasanah jalan Hidup Baru IV RT.07/02 Kelurahan Pademangan Barat Kecamatan Pademangan Kota administrasi Jakarta Utara, menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, diikuti Pengurus RW 02 beserta RT dan jamaah Masjid/mushola serta masyarakat sekitar, Rabu,(4/02/ 2026) Malam
Dalam Sambutannya Nuyasin (Seksi Agama RW.02) ketua Panitia isra Miraj Tingkat RW.02 mengucapkan terima kasih terhadap Pengurus RW/RT dan Donatur yang telah membantu terselenggaranya acara ini semoga Allah SWT membalasnya dengan pahala berlimpat ganda” Ungkapnya.
Hadir dalam acara tersebut ketua MUI Kecamatan Pademangan Ustad H.Selamet Sugoro.S.Ag, Ketua DMI Kecamatan Pademangan KH.Drs.Amin Asalam, Ustadz H.Hendra.S.Ag. Ketua DMI Kelurahan Pademangan Barat, Ustad Hasan Bisri. Ketua masjid Alhayatul Jadidah, Hari Firmansyah Lurah Yusuf Barok, Kasatgas Pol PP, Aiptu Dwi Kapospol, Babinsa, Babinkantibmas, LMK dan lainnya
Puncak peringatan diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz KH.Encep Aang (Ki Balap Muda). Dalam tausiyahnya, ia menegaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan tonggak diwajibkannya shalat lima waktu bagi umat Islam sebagai pondasi utama keimanan dan ketakwaan.
Ustadz KH.Encep Aang juga mengajak jamaah untuk menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai momentum meningkatkan kualitas sholat dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, sholat yang terjaga akan membentuk akhlak dan kepribadian seorang muslim. Selain membahas Isra Mi’raj, jamaah turut diajak mengambil hikmah dari kisah isra mi’raj yang di lakukan Nabi Muhammad SAW. Kisah tersebut menjadi pelajaran penting tentang bahaya meninggalkan sholat dan keingkaran terhadap perintah Allah SWT.
“Peristiwa Isra Mi’raj merupakan tonggak diwajibkannya sholat lima waktu yang menjadi pondasi utama keimanan umat Islam. Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, kita diharapkan mampu memperbaiki kualitas sholat dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. mengajarkan kita tentang bahaya kesombongan dan keingkaran terhadap perintah Allah SWT,” ucapnya.
Sebelum ceramah dimulai, panitia menyerahkan hadiah kepada para juara Festival Anak Shaleh yang telah dilaksanakan sebelumnya. Penyerahan hadiah ini menjadi bentuk apresiasi atas semangat anak-anak dalam mengikuti kegiatan keagamaan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan makan bersama setelah pelaksanaan. Kebersamaan tersebut menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan Mushola Al-Hasanah. (Sutarno)
Seni Budaya
Sambut Hari Suci Purnama, Umat Hindu Se-Jabar Gelar Do’a Bersama Penanggulangan Bencana Karhutla.
FOTO BERSAMA-Ketua Pengurus Harian (PH) PHDI Provinsi Jawa Barat, Brigjen TNI Purn I Made Riawan, S.Psi, M.I.P, foto bersama dengan Umat saat acara. (Foto Ist).
BANDUNG, SENTANA – Umat Hindu di Provinsi Jawa Barat secara serentak melaksanakan aksi solidaritas spiritual berupa Do’a Bersama untuk Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Kegiatan religius ini digelar bersamaan dengan pelaksanaan persembahyangan Hari Suci Purnama Sasih Kalima yang jatuh pada hari ini, Minggu (25 Oktober 2026).
Aksi do’a bersama ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan resmi dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat. Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 008/PH PHDI Pusat/X/2026 perihal Do’a Bersama Untuk Penanggulangan Karhutla.
Guna memastikan gerakan ini berjalan masif, do’a bersama dipusatkan di seluruh Pura yang berada di bawah naungan dan tanggung jawab PHDI yang tersebar di 14 Kota dan Kabupaten se-wilayah Provinsi Jawa Barat. Umat Hindu tampak khusyuk memadati pura-pura setempat untuk memanjatkan mantra dan do’a keselamatan bagi bangsa.

Dalam jumpa pers yang digelar hari ini, Ketua Pengurus Harian (PH) PHDI Provinsi Jawa Barat, Brigjen TNI Purn I Made Riawan, S.Psi., M.I.P, menyampaikan bahwa, persembahyangan khusus ini merupakan wujud nyata kepedulian dan ikatan batin umat Hindu terhadap situasi nasional.
“Kegiatan ini merupakan bentuk harapan mendalam dan solidaritas kita bersama atas berbagai bencana alam yang saat ini melanda beberapa wilayah di Indonesia, termasuk di antaranya bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak besar bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat,” ujar I Made Riawan.
Lebih lanjut, Purnawiran Pati TNI AD menegaskan, pentingnya sinergi dan perlindungan bagi para petugas serta relawan yang berada di garis depan penanganan bencana.
“Kami berharap dan berdo’a semoga bencana yang menimpa wilayah kita ini dapat segera teratasi dengan baik melalui keterlibatan aktif dan kerja keras dari berbagai pihak. Kami juga memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh komponen masyarakat, petugas, dan relawan yang sedang berjuang di lapangan selalu diberikan perlindungan, kekuatan, serta kesehatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini,” pungkasnya.
Melalui momentum Hari Suci Purnama Sasih Kalima ini, PHDI Jawa Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari konsep Tri Hita Karana, yaitu menjaga hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia dan alam lingkungan sekitar. (Red).
Seni Budaya
BFF Akan Gelar Konser Mini Lagu-Lagu Batak Kenangan
Jakarta, hariansentana.com – KOMUNITAS “Batak Friends Forever” (BFF) akan mrnggelar konser mini Lagu-lagu Batak kenangan di W & S Cafe Cilandak Town Square (Citos) lantai dasar, Jumat, 25 September 2026, mulai pukul, 19:00 WIB.
Konser bertajuk; “DI INGOT HO DOPE” mengundang para “My Batak Friends Forever” yang terdiri dari lintas Suku dan Agama.
“Kita (BFF) pakai kata “My” di depan Batak Friends Forever untuk memberi kesan bahwa orang batak itu mudah bersahabat, terbuka, setia dan pejuang. karakter inilah yang ingin kita tularkan ke sahabat kita di luar batak,” terang Koordinator BFF, Leecarlo Lumbangaol di W & S Cafe, Rabu (24/09/2026) malam.
Adapun artis batak yang akan memeriahkan konser mini itu yakni: Trio E2I, Putri Silitonga, Erick Sihotang dan lainnya, dengan music Director, Markus Hutasoit.
Filosofi orang batak lainnya yang ingin dibagikan kepada sahabat batak adalah bahwa orang batak, sesusah dan semiskin apapun tetap berjuang menyekolahkan anaknya setinggi-tingginya.
“Ada prinsip di orangtua batak bahwa anak harus lebih sukses dari orangtuanya. misalnya, orangtuanya cuma taman SMA, kerja jadi supir, anaknya harus Sarjana dan kerja jadi pegawai atau di atas supir,” ungkap Leecarlo.
Tentang konser mini di cafe W&S, Leecarlo menjelaskan. tamu yang hadir dibatasi 150, maksimal 170 orang dengan harga tiket berbeda-beda.
“Sudah full booking, untuk VIP Rp.5 juta untuk table 5 orang, free 1 botol minuman Wisky impor, terendah kelas Standing Rp. 200 rb dapat Softdrink, ada yang kelas sofa A & B, harga Rp, 2,5 – 3 juta pertable untuk 4 orang free sebotol Wisky impor,” jelasnya.

Lewat konser mini ini pula, BFF ingin mengingatkan generasi muda batak, baik yang perantauan dan yang sudah lahir, besar di kota perantauan seperti Jakarta untuk ingat dan mau membangun Bona Pasogit (kampung halaman).
“Kedepan kita (BFF) akan bikin konser musik – budaya Batak yang lebih besar lagi seperti; diadakan di Stadion dengan jumlah hadirin yang lebih besar,” ujar Leecarlo.
Diketahui, BFF didirikan oleh 5 sekawan pemuda batak. mereka adalah; Leecarlo Lumbangaol (koordinator BFF), Rahma br. Situmorang (Bendahara BFF), V Simanjuntak, David Pakpahan dan Paul Siagian.
Seni Budaya
Warga Cibinong Indah 1 Meriahkan Peringatan Malam 17 Agustus dengan Lomba dan Tukar Kado
Bogor, Hariansentana.com – Warga Perumahan Cibinong Indah 1, khususnya RT 03 RW 12 Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, turut memeriahkan peringatan Malam 17 Agustus 2026 dengan menggelar berbagai kegiatan kebersamaan.
Dalam sambutannya, Ketua RT 03 RW 12, Wahyu, mengajak warga untuk terus menjaga kekompakan antar tetangga.
“Saya mengajak warga agar tetap akrab sesama tetangga. Jika ada kerja bakti, mari kita saling tolong menolong dan bahu membahu dalam menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan,” ujar Wahyu yang akrab disapa Pak Wahyu.
Lebih lanjut, Wahyu menambahkan rangkaian acara malam 17-an diisi dengan doa bersama. Selain itu juga digelar berbagai perlombaan seperti tangkap belut, makan kerupuk, dan tangkap bebek untuk anak-anak.
“Malam ini juga ada tukar kado dan makan bersama agar warga semakin akrab dan terjalin rasa kekeluargaan ,” jelas nya.
Harapan Masyarakat di Usia Kemerdekaan ke-81
Sementara itu, salah satu aktivis buruh, Deka, menyampaikan rasa syukurnya atas kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 tahun.
“Kami bersyukur dapat menikmati kemerdekaan ke-81 ini. Saya berharap pemerintah memperhatikan masyarakat agar bisa menciptakan lapangan pekerjaan, sesuai yang pernah disampaikan Presiden dan Wakil Presiden agar tercipta banyak lapangan pekerjaan,” paparnya.

Kegiatan malam 17-an di RT 03 RW 12 ini berlangsung meriah dan penuh keakraban, menjadi wujud semangat gotong royong warga dalam menyambut Hari Kemerdekaan.(.Ron)
-
Polhukam3 days agoPSI Jakarta Utara Minta Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI
-
Ibukota4 days ago1.000 Lebih Berkas PTSL Warga Jakarta Utara Belum Tuntas, Dokumen Hilang Jadi Sorotan
-
Daerah7 days agoHUT Humas Polri Ke-75, Kapolres Wonogiri Salurkan Air Bersih untuk Warga Bendokerep
-
Ibukota3 days agoGebyar PSN dan JUMANTIK RW 02 Pademangan Barat: Perkuat Gerakan Bersama Cegah Penyakit DBD.

