Nasional
Miliki Alutsista Daya Tembak Jarak Jauh, Kasad Akan Buat Puslatpur Baru
Baturaja, Hariansentana.com – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa didampingi oleh Komandan Kodiklat TNI AD selaku Komandan Latihan, Letjen TNI AM. Putranto, S.Sos, Pangkostrad Letjen TNI Eko Margiono tinjau puncak kegiatan Latihan Antar Kecabangan TNI AD Kartika Yudha TA 2020 di Puslatpur TNI AD Baturaja, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, Kamis (26/11/2020).
Latihan ini melibatkan personel sebanyak 3.300 orang Prajurit dari Brigif R-9/2 Kostrad yang ada di Jember Jawa Timur.
“Hari ini adalah latihan puncak antar kecabangan atau latihan gabungan Angkatan Darat, yang menggabungkan antara unsur -unsur kesenjataan tahap demi tahap. Hari ini juga merupakan pertama kali kita mencoba Meriam Astros yang berbasis roket dengan daya menembak berjarak 19 Km, dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berjarak sekitar 12 dan 13 Km saja,” ucap Kasad kepada awak media usai menyaksikan jalannya latihan.
Puslatpur Kodiklat Baturaja sudah menjadi yang terbesar di asia dengan luas lahan mencapai 43 ribu hektare, namun sampai saat ini lahan yang sudah digunakan hanya sekitar 12 ribu hektar saja, Untuk itu dirinya akan memperluas hingga mencapai 25 ribu Hektar,” ucapnya.
TNI AD juga sudah mulai merintis daerah latihan baru yang lebih besar yang sudah kita rintis sejak awal tahun, yaitu Di Kalimantan Utara mulai dari 240 ribu hektare, kemungkinan bertambah sampai 320 hektare.
“Kita sudah mulai merintis daerah latihan baru yang lebih besar, dan sudah kita rintis sejak awal tahun di Kalimantan Utara,” pungkasnya.
Ibukota
Senam Harmoni Primadona 2026, Energi Kebersamaan yang Menggerakkan Jakarta Utara
Jakarta, Hariansentana.com – Semangat dan energi positif berpadu dalam gelaran Harmoni Primadona Jakarta Utara 2026 di Halaman Plaza Barat, Kantor Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Jumat (23/10).
Tak sekadar menjadi ajang olahraga dan hiburan, kegiatan ini menjelma menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan aparatur sipil negara (ASN), masyarakat, dan pelaku usaha lokal dalam suasana penuh keakraban sekaligus menghadirkan beragam pelayanan yang bermanfaat.
Sejak kegiatan berlangsung, suasana semarak terasa melalui berbagai aktivitas yang melibatkan kreativitas, kebugaran, dan kepedulian sosial. Lomba senam aerobik mengajak peserta bergerak aktif dan menjaga kesehatan, sementara lomba poster digital menjadi wadah untuk menuangkan ide serta kreativitas.
Kemeriahan semakin lengkap dengan bazar UKM Jakarta Utara yang memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk unggulannya kepada masyarakat.
Tak hanya menghadirkan hiburan, Harmoni Primadona juga mendekatkan beragam layanan kepada warga. Mulai dari donor darah, sosialisasi penyakit lupus, pelayanan Identitas Kependudukan Digital (IKD), pelayanan keimigrasian, jasa gambar arsitek gratis, informasi izin penggunaan tanah makam, hingga pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Berbagai doorprize menarik turut menambah antusiasme peserta sepanjang kegiatan.
Wakil Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Fredy Setiawan, menegaskan bahwa kekuatan sebuah kegiatan tidak hanya terletak pada kemeriahannya, tetapi juga pada nilai kebersamaan dan manfaat yang dihadirkan bagi masyarakat.
“Harmoni Primadona bukan sekadar tempat kita berkumpul, berolahraga, dan menikmati hiburan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun kebersamaan, memperkuat kekompakan, serta mempererat hubungan seluruh elemen masyarakat dan keluarga besar Jakarta Utara,” tegas Fredy.
Menurutnya, semangat tersebut relevan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman. Semangat pemuda harus terus hidup melalui karya nyata, kreativitas, serta komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Fredy pun mengajak seluruh peserta menjadikan Harmoni Primadona sebagai momentum untuk menghidupkan tiga semangat utama, yakni sehat, kompak, dan berprestasi. “Pertama, semangat sehat. Dengan ASN dan masyarakat yang sehat, kita bisa bekerja lebih kreatif dan produktif. Kedua, semangat kompak, dengan menghilangkan sekat-sekat perbedaan agar kita menjadi tim yang tangguh dan solid. Ketiga, semangat berprestasi, dengan terus mengembangkan kreativitas serta menunjukkan kemampuan terbaik yang kita miliki,” tuturnya.
Ia menambahkan, berbagai perlombaan yang digelar bukan hanya menjadi ajang mencari pemenang, melainkan juga sarana membangun sportivitas, menumbuhkan kreativitas, dan memperkuat kepercayaan diri. Prestasi yang lahir dari kegiatan tersebut diharapkan menjadi pemantik semangat untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi Jakarta Utara.
Di sisi lain, kehadiran bazar UMKM dan beragam pelayanan publik memperlihatkan bahwa kebersamaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata. Masyarakat tidak hanya menikmati kemeriahan acara, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mengakses layanan serta mendukung pertumbuhan usaha lokal. “Manfaatkan berbagai pelayanan yang tersedia dengan sebaik-baiknya. Mari kita dukung dan berdayakan UMKM lokal agar semakin berkembang serta mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ajak Fredy.
Lebih dari sekedar perayaan, Harmoni Primadona menjadi panggung kebersamaan untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan energi positif, serta mengobarkan semangat kolaborasi demi Jakarta Utara yang semakin maju, harmonis, dan melayani.(Sutarno)
Ibukota
Gebyar PSN dan JUMANTIK RW 02 Pademangan Barat: Perkuat Gerakan Bersama Cegah Penyakit DBD.
Jakarta, Hariansentana.com.- Upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) terus menjadi perhatian dalam kegiatan kesehatan lingkungan di Kelurahan Pademangan Barat. Sebagai bagian dari penguatan gerakan pemberantasan sarang nyamuk, Gebyar Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) dilaksanakan pada Jumat, 23 Oktober 2026, pukul 09.00 WIB, dengan titik kegiatan di Kantor RW 02, Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Kota Administrasi Jakarta Utara.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, memantau keberadaan jentik nyamuk, serta melakukan langkah-langkah pencegahan DBD secara konsisten.

Melalui pendekatan berbasis kewilayahan, upaya pengendalian nyamuk tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas kesehatan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif pengurus lingkungan, kader kesehatan, dan seluruh warga.
Gebyar PSN dan Jumantik RW 02 di Hadiri Tommy Kasie Pemerintahan, Ketua RW.02, LMK, ASN Kelurahan Pademangan Barat, Puskesmas Kelurahan dan Puskesmas Kecamatan Pademangan, Ketua dan Kader TP PKK Kelurahan Pademangan Barat, Koordinator Jumantik RW 01 hingga RW 16, sebagaimana tercantum dalam informasi kegiatan.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mendukung kesehatan masyarakat. Pemerintah kelurahan berperan dalam penguatan koordinasi kewilayahan, Puskesmas mendukung aspek kesehatan dan pencegahan penyakit, sementara kader PKK dan Jumantik memiliki peran penting dalam menggerakkan kepedulian keluarga serta masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Dalam konteks pencegahan DBD, keberadaan kader Jumantik menjadi salah satu bagian penting dari kegiatan pemantauan lingkungan. Jumantik berperan dalam mendorong pemeriksaan tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk, terutama wadah yang dapat menampung air dan menjadi tempat berkembangnya jentik.
Pemantauan jentik merupakan langkah pencegahan yang perlu dilakukan secara berkala. Nyamuk Aedes aegypti, salah satu penular utama virus dengue, dapat berkembang biak pada tempat penampungan air di sekitar rumah dan lingkungan permukiman. Karena itu, kebersihan lingkungan perlu disertai pemeriksaan langsung terhadap wadah-wadah yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.
Melalui Gebyar PSN, perhatian masyarakat diarahkan pada penerapan gerakan 3M Plus, yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menampung air.
Menguras tempat penampungan air merupakan tindakan penting untuk mengurangi kemungkinan berkembangnya jentik. Kegiatan ini dapat dilakukan pada bak mandi, ember, maupun wadah air lainnya yang digunakan dalam aktivitas rumah tangga.
Langkah berikutnya adalah menutup rapat tempat penampungan air agar tidak mudah dimasuki nyamuk untuk bertelur. Kebiasaan sederhana ini memiliki arti penting, terutama pada wadah yang digunakan untuk menyimpan air dalam waktu relatif lama.
Sementara itu, mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas bertujuan mengurangi keberadaan benda yang dapat menampung air hujan maupun genangan. Kaleng, botol, ban bekas, dan berbagai wadah yang tidak digunakan perlu dikelola dengan baik agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Selain ketiga langkah tersebut, pendekatan Plus mencakup tindakan pencegahan tambahan, antara lain memasang kawat kasa pada ventilasi, menggunakan perlindungan yang sesuai untuk menghindari gigitan nyamuk, serta memelihara ikan pemakan jentik pada tempat yang memungkinkan dan sesuai.
Penerapan 3M Plus menunjukkan bahwa pencegahan DBD membutuhkan perhatian terhadap kondisi rumah, halaman, saluran air, dan lingkungan sekitar. Lingkungan yang terlihat bersih tetap perlu diperiksa secara berkala karena tempat perkembangbiakan nyamuk dapat ditemukan pada wadah kecil yang luput dari perhatian.
Dalam pelaksanaan kegiatan berbasis masyarakat, kader Jumantik juga memiliki peran edukatif. Melalui komunikasi dengan warga, kader dapat membantu mengingatkan pentingnya pemeriksaan jentik, pengelolaan tempat penampungan air, serta pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat.
Keterlibatan Koordinator Jumantik RW 01 hingga RW 16 memberikan dimensi koordinasi yang lebih luas pada kegiatan yang berpusat di RW 02. Melalui jejaring kader antarwilayah, gerakan PSN diharapkan tidak berhenti pada satu lokasi kegiatan, melainkan menjadi kebiasaan yang terus diterapkan di lingkungan masing-masing.
Dukungan TP PKK Kelurahan Pademangan Barat juga memiliki keterkaitan erat dengan penguatan kesehatan keluarga. Keluarga merupakan lingkungan terdekat dalam penerapan perilaku pencegahan penyakit. Ketika anggota keluarga terbiasa memeriksa tempat penampungan air dan menjaga kebersihan rumah, upaya pengendalian sarang nyamuk dapat dilakukan secara lebih konsisten.
Sementara itu, keterlibatan Puskesmas Kecamatan Pademangan memperkuat hubungan antara kegiatan kesehatan lingkungan dan upaya pencegahan penyakit di masyarakat. Edukasi mengenai DBD, pengenalan faktor risiko, serta pentingnya pemeriksaan lingkungan menjadi bagian dari pendekatan promotif dan preventif dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Pencegahan DBD memerlukan kesinambungan karena perkembangbiakan nyamuk dapat terjadi kembali apabila tempat penampungan air dan barang-barang yang berpotensi menampung genangan tidak diperiksa secara rutin. Oleh sebab itu, kegiatan PSN perlu didukung oleh kebiasaan masyarakat yang dilakukan secara mandiri dan berkelanjutan.
Gebyar PSN dan Jumantik di RW 02 menjadi salah satu bentuk penguatan perhatian bersama terhadap kesehatan lingkungan. Kegiatan ini juga menegaskan bahwa perlindungan kesehatan masyarakat dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten di rumah dan lingkungan masing-masing.
Sementara itu Tri Krisna Mukti ketua RW.02.Kelurahan Pademangan Barat.(RW.Gen.Z)
” Melalui sinergi pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, kader Jumantik, TP PKK, dan masyarakat, diharapkan kepedulian terhadap pencegahan DBD terus tumbuh serta menjadi bagian dari budaya hidup bersih dan sehat di Pademangan Barat.” Ungkapnya.
Pemberantasan sarang nyamuk bukan sekadar kegiatan sesaat, melainkan tanggung jawab bersama yang perlu dijalankan secara rutin. Pemeriksaan jentik, penerapan 3M Plus, dan kepedulian terhadap lingkungan merupakan langkah nyata untuk mengurangi risiko penularan DBD. (Sutarno)
Polhukam
PSI Jakarta Utara Minta Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI
Jakarta, Hariansentana.com. – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jakarta Utara (21/10/2026) menghasilkan keputusan untuk meminta Bapak Joko Widodo Presiden ke VII bersedia menjadi Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia.
Keputusan ini merupakan sikap bersama seluruh pengurus, kader, dan anggota PSI se-Jakarta Utara, yang disampaikan langsung oleh Ketua DPD PSI Jakarta Utara, Bun Joi Phiau, dalam Rakerda yang digelar pada 17 Oktober 2026 di Kantor Sekretariat DPD PSI Jakarta Utara, di Jalan Pademangan.I Raya RW.04.kelurahan Pademangan Timur kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.
Bun Joi Phiau menyampaikan bahwa permintaan tersebut lahir dari aspirasi seluruh jajaran partai di Jakarta Utara, mulai dari pengurus hingga anggota di tingkat akar rumput, dan ditetapkan sebagai hasil Rakerda. “Hasil Rakerda ini adalah sikap kami bersama. Seluruh pengurus, kader, dan anggota PSI Jakarta Utara memohon dengan hormat kesediaan Bapak Ir.Haji.Joko Widodo untuk memimpin Dewan Pembina PSI. Kehadiran beliau akan memberi arah, keteladanan, dan semangat baru bagi perjuangan partai,” ujarnya.
Alasan Pak Jokowi Layak Memimpin Dewan Pembina
Menurut Bun Joi Phiau, Joko Widodo dinilai layak menjadi Ketua Dewan Pembina PSI karena dua hal utama: sosoknya sesuai dengan apa yang dibutuhkan PSI saat ini, dan beliau memiliki DNA yang sama dengan partai.
Pertama, Joko Widodo adalah sosok yang dibutuhkan PSI. Sebagai partai yang tengah bersiap menghadapi verifikasi dan memperkuat struktur hingga tingkat ranting, PSI membutuhkan figur pembina yang berpengalaman, dihormati, dan mampu memberi arah jangka panjang.
Rekam jejak kepemimpinan beliau yang panjang dan teruji, mulai dari Wali Kota Surakarta, Gubernur DKI Jakarta, hingga Presiden Republik Indonesia dua periode, memberikan pemahaman utuh tentang persoalan rakyat dan tata kelola pemerintahan. Pengalaman itu menjadi bekal berharga untuk membimbing kader dan membesarkan partai.
Kedua, Joko Widodo memiliki DNA yang sama dengan PSI. Gaya kepemimpinan beliau yang sederhana, merakyat, dan mengedepankan kerja nyata sejalan dengan nilai yang diperjuangkan PSI, yakni pelayanan kepada rakyat dan keberpihakan pada kepentingan publik. Kedekatan beliau dengan generasi muda serta semangat pembaruan politik yang ia bawa selaras dengan jati diri PSI sebagai partai anak muda yang terbuka dan antikorupsi.
Ketiga, selama masa pemerintahannya, beliau dikenal mendorong pembangunan infrastruktur, pemerataan pembangunan, dan pelayanan publik yang menyentuh masyarakat, termasuk warga Jakarta. Keteladanan dan integritas beliau juga dinilai penting untuk menjaga kader muda tetap berpegang pada pengabdian kepada rakyat.
“Pak Jokowi adalah sosok yang kami butuhkan, dan beliau punya DNA yang sama dengan PSI: sederhana, merakyat, dan bekerja nyata. Kami yakin beliau adalah sosok yang tepat untuk membina dan membesarkan PSI,” ujar Bun Joi Phiau.
Siap Diverifikasi sebagai Partai Politik
Selain menetapkan permintaan tersebut, Rakerda juga menyatakan kesiapan PSI Jakarta Utara untuk menjalani proses verifikasi sebagai partai politik. Bun Joi Phiau menegaskan bahwa kepengurusan PSI se-Jakarta Utara saat ini telah lengkap 100 persen, mulai dari tingkat DPD hingga tingkat kelurahan/ranting.
“Struktur kepengurusan kami di Jakarta Utara sudah lengkap 100 persen sampai ke tingkat kelurahan atau ranting. Kami siap diverifikasi,” tegasnya.Jumat.(24/10/2026) di DPD PSI.Jakarta Utara.
Seluruh peserta menyatakan dukungan penuh terhadap hasil Rakerda ini sebagai sikap resmi jajaran PSI Jakarta Utara.
DPD PSI Jakarta Utara akan terus berkoordinasi dengan struktur partai di tingkat yang lebih tinggi agar aspirasi ini dapat disampaikan dan ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.(Sutarno).
-
Polhukam9 hours agoPSI Jakarta Utara Minta Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI
-
Polhukam6 days agoKetua LSM PRB Sayangkan Sikap Gubernur Jabar yang Marah-Marah ke Pengguna Jalan di Konten Medsos
-
Ibukota1 day ago1.000 Lebih Berkas PTSL Warga Jakarta Utara Belum Tuntas, Dokumen Hilang Jadi Sorotan
-
Daerah4 days agoHUT Humas Polri Ke-75, Kapolres Wonogiri Salurkan Air Bersih untuk Warga Bendokerep

