Nasional
Menuju Puncak Prestasi : Pusdiklat Tekfunghan Gelar Workshop Strategi Akselerasi Raih Akreditasi Bintang 3
Jakarta, Hariansentana.com — Dalam rangka mengakselerasi transformasi menuju keunggulan daya saing Pusdiklat di lingkungan Badiklat Kemhan, Pusdiklat Tekfunghan menyelenggarakan Workshop “Strategi Akselerasi Transformasi Pusdiklat di Lingkungan Badiklat Kemhan”. Kamis (7/3/2023).

Workshop yang diikuti oleh seluruh Pejabat Eselon I, II, III dan perwakilan Esl IV di lingkungan Badiklat, perwakilan Biro Kepegawaian Setjen Kemhan dan perwakilah Mabes TNI dan Angkatan ini menghadirkan narasumber dari LAN RI, Drs. Haris Faozan, M.Si, Analis Kebijakan Ahli Utama LAN RI, untuk memberikan pembekalan dengan topik Transformasi Pusdiklat sebagai Centre Of Excellence pengembangan kompetensi TNI dan ASN di lingkungan Kemhan.
Pada workshop ini juga menghadirkan narasumber dari Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Jakarta yang memberikan sharing experience tentang strategi dan perjuangannya dalam memperoleh Akreditasi Lembaga Pelatihan dari LAN RI dengan predikat Akreditasi Bintang 3, yaitu Ibu Margareta Yuliani, S.KM., M.M., Widyaiswara Ahli Utama BBPK Jakarta, dan Nismawaty Basri, S.KM. Ketua Tim Kerja 5 Penjaminan Mutu dan Kerjasama Pelatihan Bidang Kesehatan BBPK Jakarta.

Dalam sambutanya Plt. Kabadiklat Kemhan Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc. yang diwakili oleh Sesbadiklat Marsma TNI Ir. Wajariman, M.Sc, menyampaikan bahwa kualitas pelayanan kediklatan bagi personel Kementerian Pertahanan, setiap Pusdiklat selaku Lembaga Penyelenggara Pelatihan bagi Aparatur Negara, perlu dilakukan akreditasi agar memenuhi kriteria penilaian kelayakan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah. Oleh karena itu, semua Pusdiklat harus mendapatkan pengakuan tertulis terakreditasi dari LAN RI selaku lembaga yang memiliki fungsi untuk melakukan akreditasi lembaga Pendidikan dan Pelatihan Pegawai Aparatur Sipil Negara,” ucapnya.
Dengan pemberian akreditasi tersebut lanjutnya, berarti bahwa, LAN RI berkewajiban melakukan penjaminan kualitas penyelenggaraan diklat di seluruh Indonesia, untuk meningkatkan kualitas dan akuntabilitas kegiatan akreditasi lembaga diklat. Penilaian kelayakan penyelenggaraan diklat tersebut berfungsi sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan diklat dalam rangka mewujudkan diklat yang bermutu.
Diklat yang bermutu dapat digunakan untuk mengembangkan kompetensi pegawai dan membentuk watak serta disiplin pegawai yang bermartabat. Oleh karena itulah, Akreditasi Pusdiklat di lingkungan Badiklat Kemhan menjadi hal penting yang harus kita miliki, sebagai bentuk kepatuhan kita terhadap penjaminan mutu, kualitas, efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas penyelenggaraan pelatihan pegawai di lingkungan Kementerian Pertahanan dan TNI,” lanjutnya.
Kegiatan Workshop yang dikemas secara apik ini dimoderatori oleh News Anchor Anchors TVRI, Shiera Theresia, sehingga tidak hanya memberikan vibe yang positif, tetapi juga produktif karena selain mendapatkan bimbingan langsung dari lembaga yang berwenang mengakreditasi Lembaga Pelatihan tetapi juga dapat mengambil lesson learned dari lembaga yang telah berpengalaman meraih akreditasi Bintang 3.
Dalam sambutannya Kabadiklat juga menyampaikan bahwa Workshop ini saya pandang penting karena merupakan sarana efektif untuk menyiapkan, merumuskan serta memetakan rencana strategi akselerasi transformasi setiap Pusdiklat di lingkungan Badiklat Kemhan, dengan harapan dapat menghasilkan konsep tentang percepatan transformasi Pusdiklat yang bertransformasi menuju keunggulan daya saing lembaga pelatihan.
Dengan demikian, workshop ini cukup efektif untuk menghasilkan konsep-konsep yang implementatif guna percepatan transformasi Pusdiklat menuju keunggulan dan daya saing sebagai lembaga penyelenggara terakreditasi terbaik. Bagi Pusdiklat yang telah terakreditasi Bintang 1 dapat meningkat menjadi Bintang 2 atau langsung Bintang 3. Begitupun Pusdiklat yang belum terakreditasi, tidak hanya meraih Bintang 1, tetapi juga mampu meraih akreditasi Bintang 2 atau 3.
Sebagaimana kita ketahui bahwa kondisi saat ini dari 4 Pusdiklat di lingkungan Badiklat Kemhan, 2 diantaranya sudah terakreditasi sebagai lembaga pelatihan dengan predikat Bintang 1 dari LAN RI, yaitu Pusdiklat Tekfunghan dan Pusdiklat Manajemen Pertahanan.
Pusdiklat Tekfunghan juga memiliki Akreditasi A untuk Diklat Teknis bidang Pertahanan dan kategori Akreditasi B untuk Latsar CPNS. Sedangkan Pusdiklat Manajemen Pertahanan memiliki Akreditasi B untuk Diklat PKA dan PKP. Adapun Pusdiklat Bela Negara pada tahun ini sedang proses berjuang untuk menjadi lembaga terakreditasi LAN RI, sedangkan Pusdiklat Bahasa terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Non Formal (BAN-PNF) Kemendikbud untuk 7 program Diklat dengan kategori Akreditasi A pada tahun 2019 yang berakhir di tahun 2024 ini, dan akan diarahkan untuk mendapatkan Akreditasi Lembaga LAN RI. (***).
Daerah
Kapolres AKBP Deni Septiawan: Para pelajar, Agar Tidak Mudah Terpengaruh Pergaulan Bebas dan Narkoba
PEMBINA UPACARA-Kapolres Wonogiri, AKBP Deni Septiawan, S.I.K, M.H, saat menjadi pembina upacara bendera di SMA Negeri 1 Wonogiri. (Foto Doc. Polres).
WONOGIRI – Kapolres Wonogiri, AKBP Deni Septiawan, S.I.K, M.H, menjadi pembina upacara bendera di SMA Negeri 1 Wonogiri, Senin (2/11/2026) pagi.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres memberikan edukasi dan imbauan kepada para pelajar tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya membangun karakter generasi muda yang sehat, disiplin dan berprestasi.
Kegiatan yang berlangsung di halaman upacara SMA Negeri 1 Wonogiri tersebut, menjadi sarana pendekatan Polri kepada kalangan pelajar untuk meningkatkan kesadaran akan ancaman narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Dalam amanatnya, AKBP Deni Septiawan menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai fondasi dalam membentuk generasi muda yang unggul. Para siswa diharapkan mampu mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki, serta memiliki prinsip kuat untuk menjauhi segala bentuk perilaku negatif.
Kapolres juga mengingatkan para pelajar, agar tidak mudah terpengaruh oleh pergaulan bebas maupun ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Menurutnya, narkoba memiliki dampak serius terhadap kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial, serta masa depan generasi muda.

FOTO BERSAMA-Kapolres Wonogiri, AKBP Deni Septiawan, S.I.K, M.H bersama PJU, para Guru dan Murid, foto bersama usai upacara. (Foto Doc. Polres).
Selain itu, para siswa diimbau untuk lebih selektif dalam memilih lingkungan pergaulan, berani menolak ajakan menggunakan narkoba, serta tidak ragu melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar.
Kapolres juga mengajak para pelajar untuk menghindari kenakalan remaja dan mengisi waktu dengan kegiatan positif, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat, sehingga dapat tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan.
Kegiatan tersebut turut didampingi Kasat Lantas Polres Wonogiri, AKP Julius Marlon Gawe, S.Tr.K, S.I.K, M.H, KBO Sat Lantas Ipda Muh Marwah, S.E, Kanit Kamsel Sat Lantas Ipda Sumiyanto, S.H, serta personel Sat Lantas Polres Wonogiri.
Melalui kegiatan pembinaan tersebut, Polres Wonogiri berharap, para pelajar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya narkoba, mampu membentengi diri dari pengaruh negatif, serta turut berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan bebas narkoba.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, lancar dan kondusif.
Polres Wonogiri – Polisi Bersama Masyarakat
Nyawiji Njogo Wonogiri. (Red).
Ibukota
Ancol Berdzikir dan Bershalawat 2026, Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global
Jakarta, Hariansentana.com.- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan Ancol Berdzikir dan Bershalawat yang berlangsung di kawasan pesisir dan Masjid Apung An-Nur, Ancol Taman Impian, Pademangan, Jakarta Utara.
Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat.
Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setdaprov DKI Jakarta, Muhammad Matsani mengatakan, kemajuan Jakarta sebagai kota global harus diimbangi dengan penguatan moral dan spiritual masyarakat.
Menurutnya, pembangunan kota tidak cukup hanya berorientasi pada aspek fisik, teknologi, dan ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan kualitas kehidupan sosial serta spiritual warganya.
“Kemajuan kota harus tercermin dari kematangan moral, spiritual, toleransi, dan kepedulian sosial. Mari jadikan zikir dan selawat sebagai energi penyejuk untuk menjaga Jakarta tetap aman, damai, dan penuh keberkahan,” ujarnya, Sabtu (31/10).
Sementara itu, Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Syahmudrian Lubis menjelaskan, kegiatan zikir dan selawat tersebut merupakan bentuk komitmen Ancol dalam menghadirkan kegiatan positif yang selaras dengan aspirasi masyarakat.
“Melalui bimbingan para ulama dan habaib, kami mengadakan ibadah zikir dan selawat bersama. Kami ingin Ancol menghadirkan kedamaian dan kebahagiaan melalui wisata religi yang membawa berkah,” terangnya.
Syahmudrian menambahkan, Ancol sedang menjalankan transformasi dalam dua hingga empat tahun ke depan untuk memastikan kawasan rekreasi tersebut tetap relevan, inklusif, dan menjadi kebanggaan nasional.
Transformasi tersebut juga mencakup komitmen untuk merawat dan memakmurkan Masjid Apung An-Nur sesuai amanat Pemprov DKI Jakarta.
“Kami mengajak masyarakat bersama-sama merawat dan menghidupkan Masjid Apung An-Nur sebagai pusat ibadah, kajian, dan syiar Islam,” ungkapnya.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Forum Ulama Habaib (DPP FUHAB), KH M Luthfi Zawawi menyambut baik kolaborasi antara ulama, Pemprov DKI Jakarta, serta badan usaha milik daerah (BUMD), di antaranya PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
“Acara ini sebagai momentum bersejarah karena menjadi salah satu penyelenggaraan zikir dan selawat berskala besar di kawasan pesisir Ancol,” bebernya.
Ia menuturkan, Masjid Apung An-Nur yang baru diresmikan Gubernur DKI Jakarta,Dr.Haji. Pramono Anung kini mulai dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan ibadah, termasuk pelaksanaan salat Jumat perdana.
“Duduk bersimpuh di tepi lautan seraya melantunkan asma Allah dan selawat kepada Rasulullah menjadi ikhtiar batin bersama. Semoga doa dari pesisir Jakarta ini membawa keberkahan, kesejahteraan, serta mewujudkan negeri yang adil dan makmur,” tandasnya.(Sutarno)
Daerah
Ketua Pengurus Harian PHDI Pusat Berikan Sambutan Perdana, Pujawali Ke-85 Pura Agung Wira Loka Natha Cimahi Istimewa
FOTO BERSAMA-Ketua Harian PHDI Pusat, Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, Ketua Pengurus Harian PHDI Provinsi Jawa Barat, Brigjen TNI (Purn) I Made Riawan, Wali Kota Cimahi, Letkol (Purn) Ngatiyana, foto bersama Umat, saat dilaksanakannya acara pentas seni. (Foto Doc. PHDI Jabar).
CIMAHI, SENTANA – Perayaan Pujawali ke-85 Pura Agung Wira Loka Natha Kota Cimahi tahun ini berlangsung istimewa dan penuh berkah.
Bertepatan dengan Hari Suci Saraswati, momentum ini dihadiri langsung oleh Ketua Harian PHDI Pusat, Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E, M.Tr.(Han) yang memberikan sambutan perdana di wilayah Jawa Barat, pada Sabtu (31/10).
Rangkaian kegiatan diawali dengan persembahyangan bersama yang khidmat untuk memanjatkan syukur dan do’a keselamatan bangsa. Suasana kebersamaan kian semarak melalui pentas seni budaya dari generasi muda Hindu, yang mencerminkan harmoni antara nilai keagamaan (dharma agama) dan kecintaan terhadap tanah air (dharma negara).

Melalui keteranganya, Sabtu (1/11), Letjen TNI I Nyoman Cantiasa menekankan bahwa, Persembahyangan Hari Suci Saraswati ini adalah momentum sakral untuk memuliakan ilmu pengetahuan, yang disimbolkan oleh keindahan dan kearifan Dewi Saraswati. “Melalui hari suci yang hadir setiap enam bulan sekali ini, kita diajak untuk sejenak berhenti, merenung dan mengevaluasi sejauh mana kebijaksanaan telah menuntun hidup kita,” ungkapnya dalam sambutan perdana.
Menurutnya, agar vibrasi kesucian hari ini dapat kita rasakan sepenuhnya, mari kita laksanakan persembahyangan ini dengan khusyuk dan hikmat. Dalam keheningan bakti tersebut, terdapat beberapa esensi utama yang kita alirkan melalui do’a yaitu: Penyucian Jiwa: Memohon pengampunan dosa atas segala kekhilafan yang telah lalu. Wasudewa Kutumbakam (Cinta Kasih): Mendo’akan keselamatan dan kebahagiaan bagi orang-orang yang kita cintai. Pengharapan Luhur: Memohon hal-hal baik kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa demi kedamaian semesta. Evaluasi Diri: Merenungkan penggunaan ilmu pengetahuan agar selalu membawa berkah dan prestasi, bukan petaka. Prestasi yang dimaksud di sini bukanlah sesuatu yang instan, melainkan pencapaian yang kompetitif bagi adik-adik generasi muda.
Sementara itu, Ketua Pengurus Harian PHDI Provinsi Jawa Barat, Brigjen TNI (Purn) I Made Riawan, S.Psi, M.I.P., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang mendalam. “Kami atas nama seluruh umat Hindu dan jajaran pengurus PHDI se-Provinsi Jawa Barat mengucapkan suksma yang tulus kepada Ketua Harian PHDI Pusat. Kehadiran beliau di tengah umat pada hari suci yang berlipat ganda ini hari turunnya ilmu pengetahuan sekaligus hari lahirnya tempat ibadah bersejarah ini memberikan vibrasi positif, motivasi, serta tuntunan rohani yang sangat berarti bagi penguatan kelembagaan dan pembinaan umat di Jawa Barat,” ujar I Made Riawan.
Acara yang dihadiri oleh ratusan umat Hindu dari wilayah Bandung Raya ini berjalan dengan penuh khidmat, sukses menguatkan semangat sradha dan bhakti, sekaligus memperkokoh keharmonisan intern dan antarumat beragama di Jawa Barat.
Pada akhir acara persembahyangan dilaksanakan pentas seni dengan menampilankan beberapa tarian yang di hadiri oleh Wali Kota Cimahi. Letkol (Purn) Ngatiyana S.A.P. (Red).
-
Ibukota2 days agoPramono Minta 10 Finalis Benyamin Sueb Award Belajar ke Luar Negeri
-
Polhukam1 day agoKetua LSM PRB Kritik Penanganan Kasus Korupsi di Kabupaten Bogor, Minta Ketua KPK Beri Kepastian Hukum
-
Gayahidup1 day agoSAHID Sukho Hotel Tangerang Gandeng SAHID Hotels & Resorts, Tingkatkan Daya Saing Perhotelan
-
Polhukam1 day agoFathan Subchi, Pengabdian yang Berpulang, Kebaikan yang Tetap Dikenang

