Ekonomi
Mengawali Tahun 2023, Ultra Voucher Optimis Menjadi Voucher dan Reward Platform Terbaik di Indonesia
Jakarta, Hariansentana.com – Ditengah situasi ekonomi global yang tidak pasti di tahun 2023 ini, PT Trimegah Karya Pratama Tbk atau dikenal juga dengan Ultra Voucher (IDX: UVCR) optimis dengan performansi dan pertumbuhan kinerja dari Ultra Voucher.
Setelah berhasil melantai di Bursa Efek Indonesia pada bulan Juli 2021 dan terus menunjukkan kinerja positif sampai dengan tahun 2022, pada tahun 2023 Ultra Voucher menargetkan untuk bertumbuh menjadi The Leading Platform in Voucher, Reward and Everyday Services di Indonesia. Berdasarkan keinginan tersebut, Ultra Voucher optimis dengan melihat tren pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan penggunaan voucher yang kini semakin banyak serta dapat menjadi salah satu pendukung gaya hidup masyarakat dalam berbelanja.
“Meskipun ditengah situasi ekonomi global yang tidak pasti dengan adanya isu resesi ekonomi, di tahun 2023 ini kita tetap optimis dengan serangkaian one stop solution Ultra Voucher yang mencakup pelanggan B2C dan B2B. Hal ini didasari oleh pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,31% di tahun 2022 dan membuat Ultra Voucher sebagai perusahaan karya anak bangsa dapat memanfaatkan momentum untuk mendorong masyarakat untuk lebih smart spending kedepannya melalui Ultra Voucher,” jelas Hady Kuswanto selaku Direktur Utama PT Trimegah Karya Pratama Tbk dalam acara Editor Luncheon 2023 di Swisbell Hotel, Jakarta Rabu (22/2/2023).

Semakin berkembangnya teknologi saat ini, semakin banyak masyarakat yang cerdas dan aktif dalam mencari berbagai penawaran berbelanja dengan lebih hemat dan praktis melalui pembelian voucher. Bersamaan pula dengan event kali ini, Ultra Voucher meluncurkan tampilan (user interface) dan fitur aplikasi terbarunya seperti fitur favorite merchant, direct scan on merchant, customize category, dual-language, fleksibilitas metode pembayaran, algoritma pintar untuk seleksi penggunaan voucher, artikel UV dan berbagi promo atau merchant ke bestie dengan lebih mudah.
Dengan adanya pembaruan pada aplikasi Ultra Voucher, diharapkan penggunaan voucher semakin diminati dan dicari oleh masyarakat untuk mendapatkan transaksi yang lebih menguntungkan melalui berbagai macam promo dan diskon yang selalu ditawarkan oleh brands. Untuk itulah aplikasi Ultra Voucher hadir dan pembaruan ini sudah dapat diunduh pada platform Google Play Store dan Apple App Store untuk semakin menambah pengalaman berbelanja yang lebih baik dan lebih hemat kedepannya.
“Berbagai macam solusi sudah kita miliki di Ultra Voucher dan kedepannya kita akan menjaga tren perusahaan untuk tetap menjadi always profit company. Semangat inilah yang Ultra Voucher tanamkan supaya dapat memanfaatkan setiap tantangan menjadi peluang untuk berinovasi dan menggunakan strategi pemasaran yang tepat. Melalui transaction behaviour, Ultra Voucher juga dapat membantu roda perekenomian di suatu daerah di Indonesia, sehingga menjadikan operasional kita lebih terukur dan bahkan dapat membantu roda perekenomian pada daerah tersebut dengan promo-promo yang kita miliki,” jelas Riky Boy H. Permata selaku Direktur PT Trimegah Karya Pratama Tbk.
PT Trimegah Karya Pratama Tbk sebagai perusahaan pelopor dan agregator voucher di Indonesia memiliki pencapaian peningkatan kinerja yang sangat baik berdasarkan hasil kinerja pada semester 1 tahun 2022 (1H 2022) dimana terjadi peningkatan laba bersih sebesar 192% dan di tahun 2022 proyeksi pendapatan belum teraudit perusahaan berada di angka Rp 1.2 triliun.
“Untuk tahun 2023, fokus kita adalah step by step dengan komitmen untuk terus berekspansi dan berinovasi di Indonesia, Singapura dan wilayah Asia Tenggara lainnya. Hal ini diiringi oleh berbagai macam program dan fitur yang akan diluncurkan juga secara bertahap hingga akhir tahun 2023. Besar tentunya harapan kami untuk dapat menjadi pemimpin dalam ekosistem industri voucher dan reward di Indonesia bahkan mancanegara, sebagai perusahaan karya anak bangsa, jadi mohon ditunggu untuk informasi-informasi selanjutnya dari kami,” ujar Riky Boy H. Permata mengakhiri acara Luncheon pada siang hari ini.

Semenjak berdiri pada tahun 2014 sebagai perusahaan konvensional, Ultra Voucher terus bertumbuh dan berkembang dengan pesat. Saat ini, perusahaan telah berhasil menjalin kerjasama dengan lebih dari 600 merchant dan dapat digunakan pada 45.000 jaringan outlet merchant di seluruh Indonesia.
Ultra Voucher pun saat ini memiliki solusi catalog service dan loyalty yang dapat memberikan nilai tambahan bagi perusahaan-perusahaan yang ingin memiliki fitur katalog voucher dengan lebih mudah. Saat ini, Ultra Voucher memiliki 300 pelanggan perusahaan, 500.000 pengguna aktif aplikasi Ultra Voucher. Dan juga tersedia bagi puluhan juta pengguna lainnya, yang terdaftar pada platform e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, Blibli dan Lazada, serta juga berbagai aplikasi digital atau mobile banking bank BCA dan Sinar Mas serta loyalty point bank dan perusahaan lainnya.

Sebagai penutup acara, Ultra Voucher menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran seluruh rekan-rekan media yang selama ini telah membantu publikasi perusahaan. Kedepannya, Ultra Voucher pun bersedia untuk dapat membantu penyampaian informasi sebagai narasumber ataupun pembicara terhadap industri dan bidang yang memiliki relevansi terhadap nilai pemberitaan.
Tentang Ultra Voucher
PT Trimegah Karya Pratama Tbk adalah perusahaan teknologi yang bergerak di industri voucher belanja dan gift card, baik berupa fisik maupun digital.
Berdiri pada tahun 2014, Perseroan berperan sebagai penyedia voucher yang disebarluaskan kepada masyarakat di seluruh Indonesia secara konvensional. Di tahun 2017, Perseroan beralih ke digital dan mengeluarkan platform utama yang digunakan untuk mendistribusikan voucher langsung kepada konsumen yang bernama Ultra Voucher.
Ultra Voucher adalah aplikasi yang menjual berbagai macam voucher fisik dan digital dari merchant yang telah bekerja sama dengan perusahaan. Saat ini, Ultra Voucher telah menjalin kerja sama dengan 600 merchant yang tersebar di lebih dari 45.000 outlet di seluruh Indonesia dan masih akan terus bertambah. Ultra Voucher dapat diunduh di Apple App Store dan Google Play Store dan saat ini terdapat lebih dari 10.000 pengguna yang melakukan transaksi setiap bulannya.
PT Trimegah Karya Pratama juga memiliki Ultra Voucher Gift Card (UVGC) yang dapat dibeli langsung melalui aplikasi, sales, dan e-commerce di Indonesia sebagai bentuk pemberian ataupun penggunaan pribadi secara langsung di 30 merchant yang bekerjasama atau dirubah. (***)
Ekonomi
Kesan dan Pesan John N Palinggi Kepada Menkeu Suahasil Pengganti Purbaya
Jakarta, hariansentana.com – PENGAMAT Ekonomi Dr, John N Palinggi, M.M, M.BA mengatakan, perggantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara adalah hak prerogatif Presiden sesuai dengan UUD ‘45 Pasal 17 dan UU No.13 Tahun 2008.
“Jadi tidak perlu ada spekulasi yang bikin resah masyarakat, tentang alasan Presiden Prabowo melakukan pergantian Menteri, karena Menteri adalah pembantu Presiden yang sudah barangtentu harus loyal kepada Presiden bukan kepada yang lain,” ujar Pengusaha, Ketum DPP Assosiasi Rekanan Pengadaan Barang dan Distributor Indonesia (ARDIN) ini di Jakarta, kemarin.
Mengenai Mekeu baru Suahasil, John menilai Suahasil adalah sosok yang tepat menggantikan Purbaya melihat rekam jejak pengalamannya di Kemenkeu.
“Beliau adalah Wakil Menteri Keuangan selama 7 tahun. 5 Tahun di Kabinet Indonesia Maju dan 2 Tahun di Kabinet Merah Putih sejak November 2024 hingga September 2026,” terang Ketua Assosiasi Mediator Indonesia (ARDIN) ini.
Menurut John, Suahasil adalah sosok yang kalem yang tidak mencari popularitas. “Orangnya masih muda, rendah hati, tidak pernah terpublikasi dan tidak gampang buat statement. padahal dia (Suahasil) Guru Besar UI peraih Bintang Jasa Utama,“ ungkapnya.
Kedepan, John Palinggi berharap Menkeu Suahasil lebih ketat dalam menggelontorkan uang kepada Kementerian dan Lembaga Negara serta menggendalikan hutang negara, khususnya hutang swasta yang ditanggungjawabi negara.
“Banyak Kementerian dan Lembaga/Instansi minta-minta tambah anggaran tanpa jelas tujuan dan peruntukannya, apakah berdampak pada kesejahteraan rakyat. Jangan biarkan swasta ngutang luar negeri yang pada akhirnya menjadi beban negara,” jelasnya.
Selain itu, John Palinggi berharap Menkeu Suhasil loyal kepada Presiden bukan orang lain di balik layar, tidak takut ancaman dari orang yang mengandalkan partai politik sebagai tameng.
“Bersyukur Suhasil adalah sosok Profesional murni, praktisi, independen yang tidak tetkait dengan partai politik manapun,” tutup John.
Ekonomi
Perkuat PPNS di Bidang Pangan, Bapanas Dorong Pengawasan Didukung Sistem Digital
Jakarta, Hariansentana.com — Penguatan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) bidang pangan terus dilakukan Badan Pangan Nasional (Bapanas), termasuk melalui penguatan koordinasi dan pemanfaatan sistem digital dalam administrasi penyidikan. Saat ini Bapanas membina sekitar 30 PPNS yang tersebar di pusat dan daerah untuk mendukung pengawasan pangan di seluruh Indonesia.
Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas Andriko Noto Susanto mengatakan digitalisasi administrasi penyidikan akan membantu PPNS menjalankan tugas secara lebih tertib dan sesuai prosedur. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi Korwas PPNS Tahun Anggaran 2026 di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (10/9/2026).
“Bapanas memiliki sekitar 30 PPNS, enam di pusat dan sisanya di daerah. Karena itu, koordinasi dengan Korwas PPNS penting untuk memastikan pelaksanaan pengawasan pangan berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Kami juga akan terus memperkuat kapasitas PPNS kita,” ujar Andriko.

Kabareskrim Polri Komjen Pol. Drs. Syahardiantono, M.Si. mengatakan koordinasi antara Penyidik Polri, PPNS, dan Penyidik Tertentu diperlukan untuk mencegah kesenjangan maupun tumpang tindih dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, masing-masing penyidik perlu menjalankan kewenangannya dengan tetap mengedepankan sinergi dan kolaborasi.
“Koordinasi ini mutlak dilaksanakan guna menghindari kesenjangan dan tumpang-tindih dalam pelaksanaan tugas, demi tercapainya tujuan penegakan hukum yang berkeadilan, berkepastian hukum, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Syahardiantono saat membuka Rakor Korwas PPNS Tahun 2026.
Penguatan tersebut sejalan dengan peluncuran Sistem Laporan (SISLAP) Korwas PPNS dan penguatan penggunaan E-PPNS dalam Rakor Korwas PPNS Tahun 2026. Kedua sistem tersebut ditujukan untuk mendukung pengelolaan laporan dan administrasi penyidikan secara digital.
Disisilain Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Pol. Edy Suranta Sitepu mengatakan SISLAP digunakan untuk mengelola laporan dari jajaran Direktorat Kriminal Khusus dan Satuan Reserse Kriminal di seluruh Indonesia, termasuk dari 508 Polres. Sementara E-PPNS digunakan untuk mendukung administrasi penyidikan PPNS dan telah terhubung dengan SPPTI.
“SISLAP ini adalah sistem pelaporan di Korwas PPNS untuk mengelola laporan dari para Direktur Kriminal Khusus maupun para Kasat Reskrim yang ada di jajaran 508 Polres,” ujar Edy.
Menurut Edy, penerapan E-PPNS akan membuat proses administrasi penyidikan lebih terintegrasi. Penyampaian administrasi penyidikan kepada kejaksaan yang sebelumnya dilakukan secara manual selanjutnya dapat dilakukan melalui sistem secara daring.
Bagi Bapanas, penguatan sistem tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya meningkatkan kapasitas PPNS dalam melaksanakan pengawasan pangan. Ruang lingkup pengawasan PPNS Bapanas meliputi keamanan dan mutu pangan, label, iklan, cadangan pangan, serta aspek ketersediaan pangan sesuai dengan tugas dan kewenangan Bapanas.
Andriko menegaskan, penguatan kapasitas PPNS dan koordinasi dengan Korwas PPNS akan terus dilakukan agar pengawasan pangan di pusat maupun daerah dapat berjalan secara efektif dan sesuai ketentuan.
“Harapannya, dengan adanya Korwas di seluruh Indonesia, pelaksanaan pengawasan dapat dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Di Bapanas, kami juga akan terus melakukan penguatan kapasitas PPNS untuk melakukan pengawasan pangan di seluruh Indonesia,” ujar Andriko.(***)
Ekonomi
Direstui Presiden Prabowo, Kepala Bapanas Amran Siap Hajar Pelaku Anomali Beras
Jakarta, Hariansentana.com — Pemerintah berkomitmen menindak tegas pelaku anomali dalam sektor perberasan dalam negeri. Tidak boleh ada penipuan berkedok beras dengan klaim tambahan gizi, namun nyatanya kandungan tidak sesuai. Apalagi langkah tegas ini telah memperoleh restu dari Presiden Prabowo Subianto.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menuturkan dalam waktu dekat akan ada pengumuman sebagai tindak lanjut pada temuan ketidaksesuaian pada beras khusus. Ia pastikan tidak akan mundur sejengkal pun dan siap menghajar para pelaku anomali tersebut.
“Kami hajar! Kami pertaruhkan segalanya, sudah siap lahir batin. Beras fortifikasi, dia jual Rp 56.000 satu kilo, padahal harganya Rp 13.000 dan ini sudah masuk lab. Rp 20.000 dijualkan. Rp 40.000 satu kilo. Rp 56.000 dijualkan. Di labelnya (ibarat) ini emas padahal di dalamnya adalah timah besi, besi berkarat,” beber Amran dikutip di Jakarta pada Minggu (13/9/2026).
Dalam perspektif Amran, keuntungan sepihak dapat diperoleh pelaku anomali perberasan. Sementara ada unsur penipuan yang dialami masyarakat sebagai konsumen karena harus membayar lebih tinggi.
“Untungnya itu kalau Rp 30.000 dikali 10 ton, itu Rp 300 juta, satu truk. (Jadi) ini sudah fiks. Insya Allah minggu depan kami umumkan. Kalau terus menerus seperti ini, kapan kita Republik ini menikmati negaranya? (Tapi) ada mafia. Tolong saya didukung. Saya ledakkan. Saya pertaruhkan segalanya, demi merah putih, demi ummat,” tegas Kepala Bapanas Amran.
Amran pun mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo telah merestui langkah tegas ini. Menurutnya, Kepala Negara sudah memintanya untuk segera injak gas sepenuhnya tanpa ragu.
“Itu perintah Bapak Presiden. Kami tidak boleh gentar. Kami tidak diskusi di ruang yang tidak penting, tapi kami lebih mementingkan keselamatan negara, keselamatan Republik Indonesia, harus hitam putih kalau negara dan itu perintah Presiden,” ungkap Amran.
“Kami lapor Bapak Presiden, ini mafia beras, gimana Bapak Presiden? Beliau bilang gaspol, siap terima kasih Bapak Presiden. Sama kemarin kita laporkan (temuan beras fortifikasi) insya Allah kami bongkar, karena harusnya beras, konglomerat tidak boleh masuk. Kenapa? Ini ruang ekonomi rakyat kecil. Beras itu adalah barang subsidi,” sambung dia.

Adapun anomali beras ini tidak bisa terus berlanjut. Ini karena pemerintah harus menjaga kepentingan generasi masa depan Indonesia. Beras harus mampu diakses masyarakat dengan harga yang wajar.
“Ini perintahnya beliau (Presiden Prabowo), Pak saya lanjut atau tidak? Beliau jawab lanjutkan. Apa pun risikonya, kita harus jaga generasi kita, generasi yang akan datang,” pungkas Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman.
Untuk diketahui, hasil pengujian laboratorium terhadap beras yang diklaim sebagai produk fortifikasi menunjukkan 93 persen sampel yang diperiksa tidak memenuhi ketentuan yang berlaku. Temuan tersebut merupakan bagian dari pengawasan yang terus dilakukan Bapanas terhadap produk beras yang beredar di masyarakat, termasuk beras fortifikasi dan beras dengan klaim diperkaya zat gizi.
Ini merupakan hasil pengawasan yang diperoleh dari pemantauan terhadap produk beras fortifikasi dan beras dengan klaim gizi yang beredar di wilayah Jakarta pada April 2026. Dari pengawasan tersebut, Bapanas menemukan sejumlah produk yang kemudian ditindaklanjuti melalui pemeriksaan dan pengujian laboratorium.
Hasil pengujian laboratorium menunjukkan 93 persen sampel yang diperiksa belum memenuhi persyaratan untuk mencantumkan klaim sebagai beras fortifikasi maupun beras diperkaya. Temuan tersebut menunjukkan masih adanya ketidaksesuaian antara informasi dan klaim yang disampaikan kepada konsumen dengan persyaratan yang harus dipenuhi oleh produk.
Selain kandungan gizi, pengawasan juga menemukan produk yang dipasarkan dengan harga yang jauh dari harga beras pada umumnya. Dari aspek pelabelan, terdapat pula produk yang hanya mencantumkan dua jenis zat gizi pada kemasan meskipun dipasarkan dengan klaim sebagai beras yang diperkaya zat gizi.
Pengawasan yang masih berlangsung hingga saat ini telah mencakup 178 sampel beras fortifikasi di 11 provinsi, dengan temuan ketidaksesuaian pada aspek pelabelan, mutu, maupun kandungan gizi produk. Pengujian laboratorium untuk memastikan kesesuaian antara klaim yang tercantum pada kemasan dengan kandungan aktual produk. Melalui pengujian tersebut, pemerintah dapat memastikan apakah produk yang mencantumkan klaim fortifikasi maupun klaim diperkaya zat gizi telah memenuhi persyaratan yang berlaku.
Adapun secara standar, beras fortifikasi wajib memenuhi ketentuan SNI 9372:2025 tentang Beras Fortifikasi. Dalam setiap 100 gram beras fortifikasi, ditetapkan kandungan vitamin B1 minimal 0,25 miligram, asam folat 0,25–0,38 miligram, vitamin B12 1,0–1,5 mikrogram, zat besi 3,50–5,25 miligram, dan seng 3,0–4,5 miligram.
SNI 9372:2025 juga mengatur kesesuaian kandungan vitamin dan mineral dengan informasi yang tercantum pada label. Kandungan vitamin dan mineral dalam produk sekurang-kurangnya harus mencapai 80 persen dari nilai yang dicantumkan pada label, sementara kandungan mineral seperti zat besi dan seng tidak boleh melebihi 120 persen dari nilai yang tertera pada label. (***)
-
Polhukam1 day agoPSI Jakarta Utara Minta Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI
-
Polhukam7 days agoKetua LSM PRB Sayangkan Sikap Gubernur Jabar yang Marah-Marah ke Pengguna Jalan di Konten Medsos
-
Ibukota2 days ago1.000 Lebih Berkas PTSL Warga Jakarta Utara Belum Tuntas, Dokumen Hilang Jadi Sorotan
-
Daerah5 days agoHUT Humas Polri Ke-75, Kapolres Wonogiri Salurkan Air Bersih untuk Warga Bendokerep

