Nasional
Di Usia 40 Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Bertekad Lebih Profesional dan Berkeadaban
Bogor, Hariansentana.com – Di usia nya yang ke 40 tahun Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor telah hadir mengabdi serta melayani Masyarakat dalam kebutuhan air bersih,yang mana merupakan salah satu kebutuhan paling mendasar dari setiap individu.
Tepat nya pada tanggal 02 Maret, hari jadi Perumda Air Minum Tirta Kahuripan yang di peringati berdasarkan Peraturan Daerah Nomor III / DPRD / ps.012 / III tanggal 02 Maret 1981 disahkan dengan SK Gubernur Jawa Barat Nomor 88.42 / SK575.HUK/ 83 tanggal 12 April 1983. Kemudian pada tanggal 25 November 2020 telah resmi berganti nama menjadi Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor
Selama 40 tahun mengemban tugas nya , Perumda Air Minum Tirta Kahuripan telah melaksanakn tugas dan pungsi nya dengan baik, ini terbukti pada tahun 1999 meraih predikat ” Baik ” berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri No 47 tahun 1999 dan predikat ” Sehat” berdasarkan penilaian kinerja dari BPPSPAM ( Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum ) di tahun 2020.
Saat ini Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor telah melayani 25 dari 49 Kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor dengan cakupan layanan wilayah Administrasi sebesar 24 ,92 % dengan jumlah pelangan sebanyak 182.048 sambungan.
Pencapaian ini tidak lepas dari kinerja seluruh stakeholder, mulai dari Bupati serta Pemerintah Daerah, DPRD Kabupaten Bogor, Direksi, Dewan Pengawas, Karyawan Pelanggan dan elemen lain nya, yang mana memberikan kontribusi sesuai fungsi dan peran nya masing -masing.
Untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada pelanggan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Dirut Hasanudin Taher mengharapkan ada nya dukungan stakeholder dalam hal regulasi mengenai perlindungan serta pemanfaatan sumber air baku, yang pada akhirnya dapat menduķung meningkatnya kinerja Perumda Air Minum Tirta Kahuripan khususnya dalam penambahan cakupan pelayanan,” jelas Hasanudin.
Dalam peringatan hari jadi kali ini, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor mengusung tema ” Menyambut Hari Jadi Ke 40 , Kita Tingkatkan Perumda Tirta Air Minum Yang Profesional dan Berkeadaban ” .
Dalam acara tersebut juga ditandai dengan pemotongan tumpeng yang di laksanakan di Kantor Pusat serta di Kantor Cabang pada tanggal 02 Maret 2021, juga memberikan bantuan berupa pendidikan pada anak karyawan yang masih aktif serta karyawan purna bakti yang dilaksanakan tanggal 16 Maret 2021.
Selain itu selasa 23 Maret Bupati Bogor Ade Yasin juga meresmikan Masjid Maul Hayat di lingkungan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor serta pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti, dalam acara ini Bupati juga memberikan penghargaan kepada Dewan Pengawas masa bakti 2018 – 2021 juga pemberian umroh gratis kepada 15 karyawan.
Lebih lanjut Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor juga memberikan progam bebas bea balik nama serta program diskon sambungan baru 40 % selama priode 23 Maret sampai dengan 23 April 2021 yang berlaku untuk di wilayah cabang pelayanan Leuwiliang, Cioma, Kedunghalang, Parung Panjang, Cilengsi, Ciawi, Cibinong, Jonggol. Khusus program diskon sambungan baru 40% diberikan kepada calon pelanggan wilayah yang sudah memiliki jaringan perpipaan.
Manejemen Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor berharap di ulang tahun nya yang ke 40 ini semoga menjadi landasan Perusahan untuk dapat menuju tingkat yang lebih baik lagi dalam berbagai aspek juga mendapat dukungan dari para pemangku kebijakan dan kepentingan. Semoga Perumda Air Minum termaju dan terbaik di Indonesia dapat terealisasi beber nya.
Penulis : RON / DEDI / SUBUR
Nasional
DPR Desak Anggaran Kebencanaan Diperkuat Hadapi Ancaman Multi-Bencana
JAKARTA — Indonesia tengah menghadapi ancaman multi-bencana yang membutuhkan kesiapan pemerintah, baik dari sisi anggaran, fasilitas, maupun koordinasi penanganan di lapangan. Kondisi tersebut menjadi perhatian Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Matindas J. Rumambi.
Matindas menilai aktivitas erupsi sejumlah gunung api secara bersamaan harus menjadi peringatan bagi pemerintah untuk memperkuat kapasitas penanggulangan bencana nasional.
Pada Minggu (6/9/2026), empat gunung api dilaporkan mengalami erupsi, yakni Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Gunung Ibu di Halmahera Barat, Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Gunung Semeru di Jawa Timur.
Menurut Matindas, kondisi tersebut tidak bisa dilihat sebagai ancaman erupsi semata. Pemerintah juga masih harus menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kekeringan di sejumlah wilayah, serta penanganan pascabencana di berbagai daerah.
“Menanggapi situasi krusial ini, penanganan multi-bencana secara simultan tidak mungkin dilakukan secara optimal tanpa adanya kepastian dan kekuatan anggaran,” tegas Matindas.
Ia mengatakan anggaran kebencanaan harus mampu membiayai seluruh tahapan penanganan, mulai dari mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, evakuasi, pelayanan kesehatan, mobilisasi peralatan dan logistik, pengungsian, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.
Anggaran Tambahan Harus Berbasis Kebutuhan
Matindas juga menyoroti kemungkinan kebutuhan penanganan bencana yang melampaui kemampuan Dana Siap Pakai (DSP). Dalam kondisi tersebut, pemerintah dinilai perlu menyiapkan mekanisme Anggaran Belanja Tambahan (ABT) secara cepat dan terukur.
Menurut legislator daerah pemilihan Sulawesi Tengah itu, pengajuan anggaran tambahan harus berdasarkan kebutuhan nyata dan data lapangan agar penanganan bencana tidak mengalami keterlambatan.
“Kita tidak ingin ketika bencana selesai, yang tersisa justru keluhan masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan akibat kebutuhan dasar yang tidak terpenuhi, tempat tinggal, sekolah dan rumah ibadah yang dibiarkan rusak,” ujarnya.
Selain memperbesar kapasitas anggaran, Matindas menekankan pentingnya akuntabilitas dan pengawasan dalam penggunaan dana kebencanaan. Setiap alokasi dana darurat harus dipastikan tepat sasaran dan benar-benar diterima masyarakat terdampak.
“Kita tidak sedang menghadapi satu bencana, kita sedang dikepung oleh multi-krisis geografis dan iklim secara bersamaan. Jika ruang fiskal dan anggaran kebencanaan pemerintah melemah, maka keselamatan jutaan rakyat menjadi taruhannya,” katanya.
Fasilitas Kesehatan dan Komunikasi Harus Siaga
Matindas juga meminta pemerintah memastikan fasilitas kesehatan di sekitar wilayah rawan bencana memiliki persediaan obat, masker, oksigen, air bersih, serta tenaga kesehatan yang memadai.
Hal ini penting karena abu vulkanik dari erupsi gunung api dapat mengganggu kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Selain kesehatan, pemerintah juga perlu mengantisipasi potensi gangguan jaringan listrik dan telekomunikasi. Menurutnya, komunikasi menjadi bagian penting dalam kondisi bencana karena berkaitan langsung dengan perintah evakuasi, koordinasi antarlembaga, hingga distribusi bantuan.
Pemerintah pusat juga diminta memperkuat kapasitas pemerintah daerah, terutama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), melalui dukungan personel, peralatan, logistik, dan anggaran.
“Jangan sampai daerah yang menjadi lokasi bencana justru menjadi pihak yang paling lemah karena keterbatasan BPBD, personel, peralatan, logistik maupun dukungan fiskal,” tegas Matindas.
Ia juga meminta sistem komando dan koordinasi penanganan bencana berjalan efektif dengan menggunakan satu data lapangan. Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah tumpang tindih pendataan dan distribusi bantuan.
Di sisi lain, upaya mitigasi dan kesiapsiagaan harus diperkuat sebelum bencana terjadi. Pemetaan risiko, sistem peringatan dini, edukasi masyarakat, penguatan desa tangguh bencana, serta ketersediaan sarana evakuasi dan logistik dinilai harus menjadi bagian dari kebijakan penanggulangan bencana.
“Selain anggaran, tentunya penguatan mitigasi dan kesiapsiagaan akan menjadi pembahasan kami dalam rapat kerja Komisi VIII DPR RI bersama pemerintah,” pungkas Matindas.
Ibukota
Acara Malam Puncak HUT RI Ke-81. Kelurahan Pademangan Barat Meriah
Jakarta, Hariansentana.com – Suasana penuh semangat patriotisme dan kebersamaan menyelimuti Kelurahan Pademangan Barat dalam gelaran acara malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 Sabtu (5/9/2026).
Dengan Tema.” LMK Koloborasi.” kegiatan ini menjadi momentum bagi warga setempat untuk merefleksikan semangat perjuangan serta mempererat tali silaturahmi antar warga.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Pademangan Arief Wibowo, secara langsung untuk memberikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dalam menyelenggarakan rangkaian perayaan kemerdekaan.” Kami sangat mengaspresiasi kegiatan ini.” ungkapnya.
Acara dihadiri oleh Hengki anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai PKB, Dewan kota Jakut, Lurah,Pademangan Barat, Kasie Pemerintahan, Kapolsek Pademangan, LMK, Satpol-PP, Babinsa, Babinkantibmas, FKDM, Karang Taruna, PKK, RPTRA Budimulia, RT/RW. Selain itu, perwakilan dari Suku Dinas Gulkarmat, Sudin kebudayaan, juga tampak hadir di tengah masyarakat, menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan unsur dinas terkait dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan di tingkat kelurahan Pademangan Barat.

Dalam sambutannya, Lurah Pademangan Barat, Hari Firmansyah menyampaikan rasa bangganya terhadap kekompakan warga Pademangan Barat yang berjumlah 16 RW. Beliau menekankan bahwa peringatan HUT RI bukan sekadar perayaan seremonial belaka, melainkan sebuah wadah untuk memupuk persatuan dan kesatuan bangsa di lingkup terkecil, yaitu lingkungan tempat tinggal. “Kehadiran berbagai elemen pemerintahan ini juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap partisipasi aktif warga dalam memeriahkan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.”ucapnya
Acara malam puncak ini diisi dengan berbagai penampilan seni budaya dan hiburan yang ditampilkan oleh warga, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Partisipasi aktif dari berbagai lapisan usia ini mencerminkan semangat gotong royong yang masih terjaga kuat di wilayah Pademangan Barat.
Selain menjadi ajang hiburan, acara ini juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi antara warga dengan pihak kelurahan serta instansi terkait untuk menyampaikan aspirasi maupun memperkuat koordinasi terkait keamanan dan ketertiban lingkungan.
Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar hingga akhir acara. Sinergi yang ditunjukkan oleh LMK koloberasi beserta jajaran ini diharapkan dapat terus berlanjut dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya. Momentum perayaan kemerdekaan ini menjadi bukti nyata bahwa dengan semangat kebersamaan, warga Pademangan Barat. mampu menjaga harmoni dan membangun lingkungan yang lebih baik demi mewujudkan kemajuan wilayah yang berkelanjutan. (Sutarno)
Nasional
Pelayanan di Satpas Polres Bogor Dinilai Makin Tertib dan Ramah
Bogor, Hariansentana.com – Pelayanan pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satpas Polres Bogor, Cibinong, terus mendapatkan respon positif dari masyarakat. Warga menilai proses pengurusan SIM kini semakin tertib, transparan, serta didukung sikap petugas yang ramah dan solutif.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Senin 7 September 2026, antrean pemohon SIM baru maupun perpanjangan berjalan lancar sejak pagi. Petugas sigap mengarahkan masyarakat mulai dari verifikasi berkas, tes kesehatan, psikologi, hingga alur ujian teori dan praktik.

Menurut Salah satu warga Cibinong yang mengurus perpanjangan SIM B mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan.
“Pelayanannya cepat dan tidak membingungkan. Petugasnya ramah-ramah, kalau ada yang kurang jelas langsung dibantu dijelaskan dengan sabar. Sangat beda dengan bayangan saya sebelumnya,” tutur nya.
Adapun Pemohon SIM baru mendapat petunjuk jelas terkait materi ujian teori dan alur ujian praktik.
Informasi biaya dan syarat administrasi terpampang jelas di area pelayanan.
Ruang tunggu yang bersih dan ber-AC membuat proses pemohon SIM ,mengantri tetap nyaman.

Sementara itu Baur SIM Polres Bogor, Aipda Irwansyah mengimbau masyarakat untuk datang langsung ke Satpas tanpa melalui jasa calo.
“Semua alur pelayanan sudah dirancang agar masyarakat bisa mengurus dokumen berkendara secara mandiri dengan mudah dan nyaman,” papar nya……..Ron
-
Ibukota4 days agoJalan Pademangan I Raya Kembali Kumuh dan Jorok, Warga Tuding Aparat Pemerintahan Pademangan Timur Tutup Mata.
-
Ibukota5 days agoKelurahan Pademangan Barat Bersama PT KAI Daop I Bersihkan Tumpukan Sampah di Rel KA Pademangan Barat dan Timur
-
Ibukota4 days agoLurah Pademangan Barat Apresiasi Gelaran Malam Puncak HUT RI ke 81
-
Polhukam6 days agoLSM PRB : KPK “Gertak Sambal” di Bappenda Kabupaten Bogor

