Connect with us

Polhukam

Berikut 8 Alasan, Mochtar Mohamad Maju Pilkada Walikota Bekasi 2024

Published

on

Bekasi, Hariansentana.com — Bakal Calon (Bacalon) Wali Kota Bekasi, Mochtar Mohamad (M2) mengungkapkan apa yang menjadi alasannya, sehingga maju mencalonkan diri dalam Pilkada Kota Bekasi 2024.

Dalam obrolan yang berlangsung di acara Halal Bihalal GP Ansor semalam, M2 membeberkan alasan-alasan kenapa ia maju sebagai salah satu Bacalon Wali Kota Bekasi dari PDI Perjuangan (PDIP).

Alasan pertama adalah, hasil Pileg DPRD Kota Bekasi, kursi PDIP turun 3 kursi, dari 12 kursi menjadi hanya 9 kursi. Dengan demikian, PDIP harus berkoalisi dengan partai lain untuk tiket Pilkada 2024.

“Tiket Pilkada kan 10 Kursi, dan sampai saat itu belum mendapat Parpol (Partai Politik) untuk ikut gabung. Sementara Parpol lain akan gabung apabila M2 yang maju Pilkada 2024,” kata M2, Sabtu (04/5/2024).

Alasan kedua, lanjutnya, dalam Rakor Pilkada DPP PDIP di Menteng, Jakarta Pusat pada 29 April 2024 yang diikuti kader dari seluruh indonesia, ia didaulat untuk maju dalam perhelatan Pilkada Kota Bekasi Bekasi.

“Saya disuruh maju oleh Pimpinan Rapat DPP yakni Mas Utut Adianto (red-Ketua Fraksi DPR RI),” bebernya.

Alasan ketiga adalah adanya krisis figur kepemimpinan di Kota Bekasi Bekasi dewasa ini. M2 menilai, meski tahapan Pilkada di KPU sudah berjalan tetapi belum muncul adanya figur calon pemimpin yang mumpuni.

Bahkan, penjaringan dan pendaftaran Bacalon Wali Kota Bekasi di DPC PDIP sepi peminat. “Sedangkan pendaftaran Calon Wali Kota / Wakil Wali Kota mulai Bulan Agustus, tinggal tiga bulan lagi,” sambung Babeh M2, sapaannya.

Pendaftaran Bakal Calon walikota/wakil walikota di DPC PDIP Kota Bekasi dibuka pada 1 april dan ditutup 20 April. Dalam rentang waktu tersebut, hanya 1 orang pendaftar dari internal partai, dan 1 orang eksternal.

Berbeda jauh dengan pendaftaran di DPC PDIP Kota Bogor, jumlah pendaftar mencapai 14 orang. Dari fenomena ini, M2 menilainya sebagai indikator gejala negatif di Kota Bekasi Bekasi.

Alasan keempat, ia melanjutkan, pada hari terakhir pengambilan Formulir di DPC PDIP, para Ketua RW di Forum RW Bekasi Utara mengambil formulir diantar ke rumahnya. Kemudian saat dibicarakan dalam rapat Partai DPD M2  dipersilakan maju di Pilkada Kota Bekasi.

“Dan kebetulan dalam tahapan awal rapat tentang Pilkada mengundang Bacawalkot dan DPC se-Jabar, dari Kota Bekasi calon internal tidak datang, dan DPC KSB tidak hadir pula, ini memperparah situasi,” keluhnya.

Kelima, alasan M2 maju dalam kontestasi politik di Kota Patriot adalah adanya kerinduan masyarakat akan sosok pemimpin yang humble. Pemimpin yang selalu mengayomi dan dekat dengan rakyat.

“Setiap hari telinga saya menerima omongan dan WA (pesan WhatsApp) dari orang yang saya kenal dan yang tidak kenal, sehingga minggu lalu rapat keluarga diputuskan saya maju Pilkada 2024,” tegasnya.

Bahkan para warga berdatangan kerumah saya mendorong agar maju dan mereka bergotong-royong membuat baliho dll.

Alasan keenam, M2 maju dalam Pilkada Kota Bekasi 2024 berkaitan dengan restu. Politisi senior PDIP ini bertemu dengan sejumlah pimpinan partai di Kota Bekasi, Jawa Barat, dan pimpinan pusat.

Dari pertemuan petinggi lintas partai tersebut, pada umumnya menyimpulkan restu bagi M2 untuk maju.

“Dari pimpinan lintas partai yang saya temui dan yang saya terima di rumah umumnya merestui saya maju. Saingan saya sekalipun merestui saya maju, bahkan ingin jadi pendamping saya. Anehnya ada yang mundur juga disampaikan ke saya,” katanya.

Alasan ketujuh yaitu ingin Mewujudkan Kota Bekasi yang Mandiri dan Madani Dengan Pendidikan, Kesehatan Gratis dan Kemandirian Ekonomi Keluarga terispirasi dengan Konsep Trisakti Bung Karno “Berdaulat dibidang Politik, Berdikari dibidang Ekonomi dan Berprikebadian dalam Kebudayaan”.

Selanjutnya, alasan yang kedelapan adalah adanya keinginan dari sosok M2 untuk mewujudkan Kota Bekasi yang Mandiri dan Madani (M2). Babeh M2 mengaku terinspirasi dari konsep Trisakti Bung Karno, untuk merealisasikan program pendidikan, kesehatan gratis dan kemandirian ekonomi keluarga.

“Saya terinspirasi dengan Konsep Trisakti Bung Karno, berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan,” pungkas Ketua Bapilu DPD PDIP Jawa Barat ini. (Red).

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polhukam

Kapolres Wonogiri Rangkul Ojol, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas.

Published

on

By

ARAHAN-Kapolres Wonogiri, AKBP Deni Septiawan, S.Ik, MH didampingi PJU saat memberikan arahan ke komunitas ojek online dan wartawan. (Foto Ist).

WONOGIRI, SENTANA – Membangun kedekatan dengan masyarakat tak harus selalu melalui forum formal. Hal itu terlihat dalam suasana silaturahmi Kapolres Wonogiri, AKBP Deni Septiawan, S.I.K, M.H, bersama komunitas ojek online dan wartawan di Lobby Polres Wonogiri, Sabtu (31/10/2026) pagi.

Sekitar 30 peserta dari komunitas Gojek, Grab dan insan pers hadir untuk berdialog, menyampaikan aspirasi, sekaligus mempererat hubungan kemitraan dengan kepolisian.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres mengajak para pengemudi ojol dan wartawan untuk ikut menjaga keamanan lingkungan dengan segera menyampaikan informasi apabila menemukan kejadian atau gangguan kamtibmas. Ia bahkan membuka komunikasi langsung melalui nomor pribadinya sebagai bentuk keterbukaan terhadap masukan masyarakat.

“Saya berharap kita bisa saling berkomunikasi dan bekerja sama. Kalau ada kejadian di lapangan, silakan informasikan kepada saya. Masukan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi kami,” ujar Deni.

Kapolres juga mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas selama Operasi Patuh Candi 2026, serta mengajak masyarakat bijak bermedia sosial, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi. Terlebih, sebanyak 50 Desa di Wonogiri akan melaksanakan pemilihan kepala desa sehingga situasi kondusif perlu dijaga bersama.

Sementara itu, perwakilan Gojek dan Grab berharap, komunikasi dengan kepolisian dan Forkopimda dapat semakin intensif dan berkelanjutan, bukan hanya ketika ada kepentingan tertentu. Perwakilan wartawan juga menyatakan komitmennya untuk terus menjaga kemitraan dan menyajikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan yang turut dihadiri Wakapolres Kompol Sriyadi, S.Kom, M.M, PJU Polres Wonogiri dan pengurus Bhayangkari Cabang Wonogiri tersebut, ditutup dengan pelayanan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Melalui silaturahmi ini, Polres Wonogiri berharap, sinergi antara Polri, komunitas ojek online, insan pers dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan Wonogiri yang aman dan kondusif. (Red).

Continue Reading

Polhukam

Ketua LSM PRB Desak KPK Segera Tetapkan Tersangka Kasus Upah Pungut Bappenda Kabupaten Bogor

Published

on

By

Bogor, Hariansentana.com –
Ketua LSM Peduli Rakyat Bogor (PRB), M. Johan Pakpahan, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus upah pungut Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor.

Saat dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu (28/10/2026), Johan mengatakan proses penyidikan kasus tersebut sudah berlangsung terlalu lama dan hingga kini belum ada kepastian hukum.

Menurutnya, penyidik KPK sudah memeriksa banyak pihak sesuai dengan perannya masing-masing, mulai dari bendahara, Kepala Dinas Bappenda, Inspektorat, hingga Sekda Kabupaten Bogor. Terakhir, Wakil Bupati Bogor yang dijadwalkan diperiksa sebagai saksi berhalangan hadir, dan ajudan Bupati juga sudah diperiksa.

“Melihat barang bukti uang Rp 1,5 miliar dan saksi-saksi yang sudah banyak diperiksa sesuai perannya, harusnya penyidik KPK yang memeriksa kasus ini sudah bisa menetapkan tersangka. Pendalaman model apa lagi dalam penyidikannya,” ujar Johan.

Johan menegaskan, berlarut-larutnya penanganan kasus ini akan menjadi preseden buruk dalam penegakan hukum di Kabupaten Bogor. Ketidakjelasan kasus tersebut dinilai bisa menjadi blunder bagi seluruh dinas di Kabupaten Bogor dan mengganggu kegiatan APBD Kabupaten Bogor ke depan.

“Ini bisa jadi masalah baru ketika ada persoalan hukum tidak tuntas dan ini bisa bola liar. Bukan tidak mungkin muncul KPK bayangan dan berujung pemerasan terhadap APBD, karena persoalan Bappenda tidak tuntas hukumnya dan tidak ada kepastian hukum yang menggantung dengan alasan pendalaman,” katanya.

Ia menambahkan, persoalan korupsi di Kabupaten Bogor sudah dalam, sehingga tidak perlu lagi berlama-lama dengan alasan pendalaman.

Ketua LSM PRB meminta KPK memberikan kepastian hukum atas kasus yang sedang ditangani di Bappenda Kabupaten Bogor. Jika memang dihentikan, KPK diminta menjelaskan SP3. Jika dilanjutkan ke persidangan, KPK diminta mengumumkan siapa tersangkanya.

“Jangan alasan pendalaman kasus jadi panjang dan banyak makan waktu, dan Kabupaten Bogor dalam keresahan oleh KPK yang tidak kunjung ada kejelasan hukum. Jangan sampai hukum di Kabupaten Bogor sekarang ini tumpul dan mati,” tegas Johan yang saat itu sedang mendampingi kliennya, Dr. Redikson Sidabalok, di Polda Metro Jaya terkait perkara debitur nakal……Ron

Continue Reading

Polhukam

Polres Wonogiri Gelar Operasi Patuh Candi 2026, Pelanggaran Pemicu Kecelakaan

Published

on

By

WONOGIRI, SENTANA – Polres Wonogiri menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2026 di halaman Mapolres Wonogiri, Senin (26/10/2026). Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, ini bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat dan menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Apel dipimpin Kapolres Wonogiri AKBP Deni Septiawan, S.I.K, M.H, serta dihadiri Dandim 0728/Wonogiri, Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, M.Tr.Mil., perwakilan instansi terkait, pejabat utama Polres Wonogiri dan personel Polres Wonogiri.

Kapolres menyampaikan bahwa, perkembangan transportasi di era digital dan modernisasi menuntut peningkatan kinerja kepolisian, khususnya fungsi lalu lintas, untuk mengantisipasi berbagai risiko di jalan raya.

Berdasarkan data Ditlantas Polda Jawa Tengah yang disampaikan dalam amanat tersebut, angka kecelakaan lalu lintas periode Januari hingga September 2026 meningkat 28 persen atau mencapai 6.935 kejadian dibandingkan periode yang sama pada 2025.

“Diperlukan penindakan yang tegas dan terukur terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, guna menekan angka kecelakaan serta memberikan efek jera kepada para pelanggar,” demikian penegasan Kapolres dalam amanatnya.

Sasaran Pelanggaran Operasi Patuh Candi 2026

Dalam pelaksanaannya, penertiban lalu lintas dapat difokuskan pada sejumlah pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, antara lain:

  1. Pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm berstandar SNI.
  2. Pengemudi mobil tidak menggunakan sabuk pengaman.
  3. Pengendara melawan arus lalu lintas.
  4. Pengemudi menggunakan telepon seluler saat berkendara.
  5. Pengendara di bawah umur atau belum memiliki SIM.
  6. Berkendara melebihi batas kecepatan yang ditetapkan.
  7. Mengemudikan kendaraan di bawah pengaruh alkohol.
  8. Kendaraan tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.
  9. Penggunaan knalpot yang tidak sesuai ketentuan.
  10. Pelanggaran rambu, marka jalan, dan aturan lalu lintas lainnya yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Sasaran penindakan tersebut perlu mengacu pada ketentuan resmi Operasi Patuh Candi 2026 yang ditetapkan Polda Jawa Tengah.

Operasi Patuh Candi 2026 dilaksanakan di seluruh wilayah hukum Polda Jawa Tengah dengan melibatkan jajaran kepolisian dan instansi terkait. Melalui operasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, angka pelanggaran menurun dan keselamatan pengguna jalan lebih terjamin.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan operasi, serta mengingatkan personel agar menjalankan tugas secara profesional, humanis dan bertanggung jawab.

Polres Wonogiri mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan perlengkapan keselamatan dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama. Dengan disiplin berlalu lintas, risiko kecelakaan diharapkan dapat ditekan demi melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. (Red).

Continue Reading
Advertisement

Trending