Connect with us

Ibukota

33 Pejabat Administrator dan Pengawas Jakarta Utara Dilantik. Walkot Pesan : Jauhi Korupsi Hingga Inovasi

Published

on

Jakarta,Hariansentana.com – Sebanyak 33 pejabat administrator dan pengawas yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dilantik. Mereka diminta untuk menjauhi korupsi hingga segera menciptakan inovasi sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing.

Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan, promosi jabatan atau mutasi tugas merupakan hal yang lumrah demi kebutuhan suatu organisasi utamanya di lingkungan tugas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Para pejabat dituntut bersiap siaga, berdaya saing, transparan dan akuntabel sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Saya kira pergantian promosi dan mutasi adalah hal biasa dan lumrah agar tercipta dinamisasi manajemen yang lebih baik, cepat, tepat dan efektif dalam rangka percepatan pembangunan di Provinsi DKI Jakarta,” kata Ali saat ditemui di Ruang Bahari, lantai 14 Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara, Jumat (5/3).sore

Pria yang kerap disapa Bang Ali ini juga menekankan pejabat yang baru saja dilantik tidak korupsi mesti ditengah keberanian beban kerja bertanggungjawab saat ini.

Rencana inovasi percepatan pembangunan harus segera disusun dan dilaksanakan sesuai bidang tugas di tempat yang baru.

“Pejabat harus berani mengambil beban kerja bertanggungjawab namun dengan tidak menyimpang sedikit apapun apalagi korupsi,” tegasnya.

Dalam menyusun program kerja berinovasi itu, disarankannya setiap pejabat harus memahami visi dan misi serta program kerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Begitu pun pelaksanaan program kerja harus terencana dengan baik dan terarah sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Kegiatan Strategis Daerah (KSD) dan program prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Saya berharap pejabat yang baru dilantik agar cepat beradaptasi dengan lingkungan yang baru, dan secepatnya menyelesaikan tugas di tempat yang lama serta segera diserahterimakan kepada atasannya langsung,” tutupnya.

Diketahui, 33 pejabat yang dilantik diantaranya merupakan tujuh pejabat administrator dan 26 pejabat pengawas yang bertugas di Unit Perangkat Kerja Daerah (UKPD) serta Suku Badan Kota Administrasi Jakarta Utara.

Selain melantik, Bang Ali juga menyaksikan penandatanganan Pakta Integritas antara Kepala Suku Badan Kepegawaian Kota Administrasi Jakarta Utara Neni Maryani dan Sekretaris Badan Kepegawaian Provinsi DKI Jakarta Etty Agustijani.

Tarno

Ibukota

HBKB Danau Sunter Selatan Hadirkan Pameran Fotografi Wisata Pesisir

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.- Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Danau Sunter Selatan.1-2.Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, kota administrasi Jakarta Utara, Minggu (25/10), menghadirkan beragam kegiatan menarik bagi masyarakat. Selain berolahraga, warga dapat menikmati layanan publik gratis, bazar UMKM, hingga pameran fotografi yang mengangkat potensi pariwisata 12 Destinasi wisata pesisir Jakarta Utara

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman mengatakan, pelaksanaan HBKB bulan ini digeser ke pekan keempat untuk menyesuaikan agenda lomba lari di kawasan Sudirman yang digelar serentak di lima wilayah Jakarta.

Kegiatan ini sekaligus menjadi kelanjutan rangkaian program Cinta Lingkungan (Ciluk) yang telah dilaksanakan pada pekan sebelumnya.

“HBKB kali ini istimewa karena menghadirkan pameran foto Jakarta Coastal City Frame (JCCF) 2026 yang mengangkat 12 destinasi wisata unggulan di Jakarta Utara,” ujarnya.

Wawan menjelaskan, pameran fotografi tersebut diharapkan dapat memperkenalkan potensi wisata pesisir Jakarta Utara kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan mancanegara.

Selain pameran fotografi, HBKB Danau Sunter Selatan juga menghadirkan berbagai kegiatan, seperti Senam Bugar Ceria, wahana flying fox, perpustakaan keliling, pelayanan mobil arsip, pemeriksaan kesehatan, Samsat Keliling, pendaftaran BPJS Kesehatan, bazar binaan Jakpreneur, serta lokakarya diversifikasi olahan pangan ternak 2026.

“Kegiatan semakin semarak dengan panggung hiburan yang menghadirkan musisi Alfin Habib DA3 dan Eka Alexa,” terangnya.

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Utara, Restuning Dyah Widyanti memaparkan, kompetisi JCCF 2026 berhasil menjaring 144 peserta. Dari jumlah tersebut, dewan juri memilih 30 karya terbaik untuk dipamerkan kepada masyarakat.

“Selain pameran, kami juga mengadakan lokakarya fotografi gratis bagi warga dan pengunjung,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, Yulza Romadhoni Putra menuturkan, HBKB kali ini juga menyediakan layanan pendaftaran Kartu Layanan Gratis (KLG) Transjakarta bagi lansia dan penyandang disabilitas.

“Layanan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Kami menyediakan kuota 50 pemohon dengan pencetakan kartu langsung di lokasi untuk memudahkan warga,” tandasnya.

Dari pengamatan Hariansentana.com.Danau Sunter Selatan kembali Kumuh PKL tidak tertata dan parkir motor di atas trotoar yang mengelilingin Danau Sunter Selatan.(Sutarno)

Continue Reading

Ibukota

Senam Harmoni Primadona 2026, Energi Kebersamaan yang Menggerakkan Jakarta Utara

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com – Semangat dan energi positif berpadu dalam gelaran Harmoni Primadona Jakarta Utara 2026 di Halaman Plaza Barat, Kantor Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Jumat (23/10).

Tak sekadar menjadi ajang olahraga dan hiburan, kegiatan ini menjelma menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan aparatur sipil negara (ASN), masyarakat, dan pelaku usaha lokal dalam suasana penuh keakraban sekaligus menghadirkan beragam pelayanan yang bermanfaat.

Sejak kegiatan berlangsung, suasana semarak terasa melalui berbagai aktivitas yang melibatkan kreativitas, kebugaran, dan kepedulian sosial. Lomba senam aerobik mengajak peserta bergerak aktif dan menjaga kesehatan, sementara lomba poster digital menjadi wadah untuk menuangkan ide serta kreativitas.

Kemeriahan semakin lengkap dengan bazar UKM Jakarta Utara yang memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk unggulannya kepada masyarakat.

Tak hanya menghadirkan hiburan, Harmoni Primadona juga mendekatkan beragam layanan kepada warga. Mulai dari donor darah, sosialisasi penyakit lupus, pelayanan Identitas Kependudukan Digital (IKD), pelayanan keimigrasian, jasa gambar arsitek gratis, informasi izin penggunaan tanah makam, hingga pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Berbagai doorprize menarik turut menambah antusiasme peserta sepanjang kegiatan.

Wakil Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Fredy Setiawan, menegaskan bahwa kekuatan sebuah kegiatan tidak hanya terletak pada kemeriahannya, tetapi juga pada nilai kebersamaan dan manfaat yang dihadirkan bagi masyarakat.

“Harmoni Primadona bukan sekadar tempat kita berkumpul, berolahraga, dan menikmati hiburan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun kebersamaan, memperkuat kekompakan, serta mempererat hubungan seluruh elemen masyarakat dan keluarga besar Jakarta Utara,” tegas Fredy.

Menurutnya, semangat tersebut relevan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman. Semangat pemuda harus terus hidup melalui karya nyata, kreativitas, serta komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Fredy pun mengajak seluruh peserta menjadikan Harmoni Primadona sebagai momentum untuk menghidupkan tiga semangat utama, yakni sehat, kompak, dan berprestasi. “Pertama, semangat sehat. Dengan ASN dan masyarakat yang sehat, kita bisa bekerja lebih kreatif dan produktif. Kedua, semangat kompak, dengan menghilangkan sekat-sekat perbedaan agar kita menjadi tim yang tangguh dan solid. Ketiga, semangat berprestasi, dengan terus mengembangkan kreativitas serta menunjukkan kemampuan terbaik yang kita miliki,” tuturnya.

Ia menambahkan, berbagai perlombaan yang digelar bukan hanya menjadi ajang mencari pemenang, melainkan juga sarana membangun sportivitas, menumbuhkan kreativitas, dan memperkuat kepercayaan diri. Prestasi yang lahir dari kegiatan tersebut diharapkan menjadi pemantik semangat untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi Jakarta Utara.

Di sisi lain, kehadiran bazar UMKM dan beragam pelayanan publik memperlihatkan bahwa kebersamaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata. Masyarakat tidak hanya menikmati kemeriahan acara, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mengakses layanan serta mendukung pertumbuhan usaha lokal. “Manfaatkan berbagai pelayanan yang tersedia dengan sebaik-baiknya. Mari kita dukung dan berdayakan UMKM lokal agar semakin berkembang serta mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ajak Fredy.

Lebih dari sekedar perayaan, Harmoni Primadona menjadi panggung kebersamaan untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan energi positif, serta mengobarkan semangat kolaborasi demi Jakarta Utara yang semakin maju, harmonis, dan melayani.(Sutarno)

Continue Reading

Ibukota

Gebyar PSN dan JUMANTIK RW 02 Pademangan Barat: Perkuat Gerakan Bersama Cegah Penyakit DBD.

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.- Upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) terus menjadi perhatian dalam kegiatan kesehatan lingkungan di Kelurahan Pademangan Barat. Sebagai bagian dari penguatan gerakan pemberantasan sarang nyamuk, Gebyar Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) dilaksanakan pada Jumat, 23 Oktober 2026, pukul 09.00 WIB, dengan titik kegiatan di Kantor RW 02, Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Kota Administrasi Jakarta Utara.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, memantau keberadaan jentik nyamuk, serta melakukan langkah-langkah pencegahan DBD secara konsisten.

Melalui pendekatan berbasis kewilayahan, upaya pengendalian nyamuk tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas kesehatan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif pengurus lingkungan, kader kesehatan, dan seluruh warga.

Gebyar PSN dan Jumantik RW 02 di Hadiri Tommy Kasie Pemerintahan, Ketua RW.02, LMK, ASN Kelurahan Pademangan Barat, Puskesmas Kelurahan dan Puskesmas Kecamatan Pademangan, Ketua dan Kader TP PKK Kelurahan Pademangan Barat, Koordinator Jumantik RW 01 hingga RW 16, sebagaimana tercantum dalam informasi kegiatan.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mendukung kesehatan masyarakat. Pemerintah kelurahan berperan dalam penguatan koordinasi kewilayahan, Puskesmas mendukung aspek kesehatan dan pencegahan penyakit, sementara kader PKK dan Jumantik memiliki peran penting dalam menggerakkan kepedulian keluarga serta masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

Dalam konteks pencegahan DBD, keberadaan kader Jumantik menjadi salah satu bagian penting dari kegiatan pemantauan lingkungan. Jumantik berperan dalam mendorong pemeriksaan tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk, terutama wadah yang dapat menampung air dan menjadi tempat berkembangnya jentik.

Pemantauan jentik merupakan langkah pencegahan yang perlu dilakukan secara berkala. Nyamuk Aedes aegypti, salah satu penular utama virus dengue, dapat berkembang biak pada tempat penampungan air di sekitar rumah dan lingkungan permukiman. Karena itu, kebersihan lingkungan perlu disertai pemeriksaan langsung terhadap wadah-wadah yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.
Melalui Gebyar PSN, perhatian masyarakat diarahkan pada penerapan gerakan 3M Plus, yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menampung air.

Menguras tempat penampungan air merupakan tindakan penting untuk mengurangi kemungkinan berkembangnya jentik. Kegiatan ini dapat dilakukan pada bak mandi, ember, maupun wadah air lainnya yang digunakan dalam aktivitas rumah tangga.

Langkah berikutnya adalah menutup rapat tempat penampungan air agar tidak mudah dimasuki nyamuk untuk bertelur. Kebiasaan sederhana ini memiliki arti penting, terutama pada wadah yang digunakan untuk menyimpan air dalam waktu relatif lama.

Sementara itu, mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas bertujuan mengurangi keberadaan benda yang dapat menampung air hujan maupun genangan. Kaleng, botol, ban bekas, dan berbagai wadah yang tidak digunakan perlu dikelola dengan baik agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Selain ketiga langkah tersebut, pendekatan Plus mencakup tindakan pencegahan tambahan, antara lain memasang kawat kasa pada ventilasi, menggunakan perlindungan yang sesuai untuk menghindari gigitan nyamuk, serta memelihara ikan pemakan jentik pada tempat yang memungkinkan dan sesuai.

Penerapan 3M Plus menunjukkan bahwa pencegahan DBD membutuhkan perhatian terhadap kondisi rumah, halaman, saluran air, dan lingkungan sekitar. Lingkungan yang terlihat bersih tetap perlu diperiksa secara berkala karena tempat perkembangbiakan nyamuk dapat ditemukan pada wadah kecil yang luput dari perhatian.

Dalam pelaksanaan kegiatan berbasis masyarakat, kader Jumantik juga memiliki peran edukatif. Melalui komunikasi dengan warga, kader dapat membantu mengingatkan pentingnya pemeriksaan jentik, pengelolaan tempat penampungan air, serta pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat.

Keterlibatan Koordinator Jumantik RW 01 hingga RW 16 memberikan dimensi koordinasi yang lebih luas pada kegiatan yang berpusat di RW 02. Melalui jejaring kader antarwilayah, gerakan PSN diharapkan tidak berhenti pada satu lokasi kegiatan, melainkan menjadi kebiasaan yang terus diterapkan di lingkungan masing-masing.

Dukungan TP PKK Kelurahan Pademangan Barat juga memiliki keterkaitan erat dengan penguatan kesehatan keluarga. Keluarga merupakan lingkungan terdekat dalam penerapan perilaku pencegahan penyakit. Ketika anggota keluarga terbiasa memeriksa tempat penampungan air dan menjaga kebersihan rumah, upaya pengendalian sarang nyamuk dapat dilakukan secara lebih konsisten.

Sementara itu, keterlibatan Puskesmas Kecamatan Pademangan memperkuat hubungan antara kegiatan kesehatan lingkungan dan upaya pencegahan penyakit di masyarakat. Edukasi mengenai DBD, pengenalan faktor risiko, serta pentingnya pemeriksaan lingkungan menjadi bagian dari pendekatan promotif dan preventif dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Pencegahan DBD memerlukan kesinambungan karena perkembangbiakan nyamuk dapat terjadi kembali apabila tempat penampungan air dan barang-barang yang berpotensi menampung genangan tidak diperiksa secara rutin. Oleh sebab itu, kegiatan PSN perlu didukung oleh kebiasaan masyarakat yang dilakukan secara mandiri dan berkelanjutan.

Gebyar PSN dan Jumantik di RW 02 menjadi salah satu bentuk penguatan perhatian bersama terhadap kesehatan lingkungan. Kegiatan ini juga menegaskan bahwa perlindungan kesehatan masyarakat dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten di rumah dan lingkungan masing-masing.

Sementara itu Tri Krisna Mukti ketua RW.02.Kelurahan Pademangan Barat.(RW.Gen.Z)

” Melalui sinergi pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, kader Jumantik, TP PKK, dan masyarakat, diharapkan kepedulian terhadap pencegahan DBD terus tumbuh serta menjadi bagian dari budaya hidup bersih dan sehat di Pademangan Barat.” Ungkapnya.

Pemberantasan sarang nyamuk bukan sekadar kegiatan sesaat, melainkan tanggung jawab bersama yang perlu dijalankan secara rutin. Pemeriksaan jentik, penerapan 3M Plus, dan kepedulian terhadap lingkungan merupakan langkah nyata untuk mengurangi risiko penularan DBD. (Sutarno)

Continue Reading
Advertisement

Trending