Connect with us

Daerah

523 Tahun Kuningan, Wagub: Sinergi dengan Pemda Provinsi Harus Lebih Kuat

Published

on

KUNINGAN – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum berharap Kabupaten Kuningan bersinergi lebih kuat dengan Pemda Provinsi dalam membangun Jawa Barat. Visi pembangunan Kuningan agar sejalan dengan Jabar Juara Lahir Batin.

Wagub mengatakannya saat menghadiri rapat Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kuningan dalam rangka Hari Jadi ke- 523 Kabupaten Kuningan, di Ruang Kantor DPRD Kabupaten Kuningan, Rabu (1/9/2021).

Menurut Wagub, Jabar di samping intens membangun infrastruktur juga gencar membangun sumber daya manusia baik fisik dan psikis (batin). “Pemerintah Provinsi Jabar dengan visi misi Jabar juara lahir batin harapan kami linier dengan visi misi Kabupaten Kuningan, karena kami pun linier dengan pemerintah pusat,” ujar Uu Ruzhanul Ulum.

Wagub optismistis jika Kabupaten Kuningan bisa mau maka Jabar pun dapat berkembang. “Kalau Kuningan maju maka Jawa Barat pun akan maju. Kuningan mendorong kemajuan Jabar,” kata Uu.

Pak Uu -panggilan akrab Uu Ruzhanul Ulum- berpesan Kuningan harus dibangun dengan mengedepankan inovasi. Sehingga hadir percepatan terutama dalam pelayanan publik. Upaya kolaboratif pun mesti diprioritaskan sehingga menghadirkan kekuatan yang kokoh di era dinamis.

“Harapan segala visi misi Kabupaten Kuningan segera tercapai sehingga masyarakat bisa menikmati apa yang jadi kebijaksanaan pemerintah,” katanya.

Wagub juga berharap pandemi COVID-19 cepat berlalu sehingga berbagai pembangunan dan geliat ekonomi bisa berjalan dengan pola adaptasi dalam kenormalan baru.

Bupati Kuningan Acep Purnama mengungkap hari jadi Kuningan tahun ini masih dilaksanakan secara sederhana. Meski begitu momentum ini masih bisa dilalui secara khidmat dan penuh makna.

“Kita masih menikmati suasana peringatan hari ulang tahun Kabupaten Kuningan di tahun kedua di masa pandemi COVID-19 yang tetap bisa dilaksanakan meski sederhana. Situasi pandemi masih terasa sehingga banyak hal yang harus kita sesuaikan dengan situasi dan kondisi,” kata Acep.

Acep mengajak masyarakat agar tetap bersabar sekaligus berikhtiar dan bertawakal menghadapi cobaan pandemi COVID-19. Hari jadi adalah momentum yang memotivasi Kuningan untuk terus inovasi.

Bupati juga mengajak semua skateholders bersatu- padu mewujudkan pembangunan di Kabupaten Kuningan. “Kita butuh partisipasi semua pihak dalam pelaksanaan pembangunan saat ini,” tutupnya. (Red)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Kapolres AKBP Deni Septiawan: Para pelajar, Agar Tidak Mudah Terpengaruh Pergaulan Bebas dan Narkoba

Published

on

By

PEMBINA UPACARA-Kapolres Wonogiri, AKBP Deni Septiawan, S.I.K, M.H, saat menjadi pembina upacara bendera di SMA Negeri 1 Wonogiri. (Foto Doc. Polres).

WONOGIRI – Kapolres Wonogiri, AKBP Deni Septiawan, S.I.K, M.H, menjadi pembina upacara bendera di SMA Negeri 1 Wonogiri, Senin (2/11/2026) pagi.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres memberikan edukasi dan imbauan kepada para pelajar tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya membangun karakter generasi muda yang sehat, disiplin dan berprestasi.

Kegiatan yang berlangsung di halaman upacara SMA Negeri 1 Wonogiri tersebut, menjadi sarana pendekatan Polri kepada kalangan pelajar untuk meningkatkan kesadaran akan ancaman narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Dalam amanatnya, AKBP Deni Septiawan menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai fondasi dalam membentuk generasi muda yang unggul. Para siswa diharapkan mampu mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki, serta memiliki prinsip kuat untuk menjauhi segala bentuk perilaku negatif.

Kapolres juga mengingatkan para pelajar, agar tidak mudah terpengaruh oleh pergaulan bebas maupun ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Menurutnya, narkoba memiliki dampak serius terhadap kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial, serta masa depan generasi muda.

FOTO BERSAMA-Kapolres Wonogiri, AKBP Deni Septiawan, S.I.K, M.H bersama PJU, para Guru dan Murid, foto bersama usai upacara. (Foto Doc. Polres).

Selain itu, para siswa diimbau untuk lebih selektif dalam memilih lingkungan pergaulan, berani menolak ajakan menggunakan narkoba, serta tidak ragu melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

Kapolres juga mengajak para pelajar untuk menghindari kenakalan remaja dan mengisi waktu dengan kegiatan positif, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat, sehingga dapat tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan.

Kegiatan tersebut turut didampingi Kasat Lantas Polres Wonogiri, AKP Julius Marlon Gawe, S.Tr.K, S.I.K, M.H, KBO Sat Lantas Ipda Muh Marwah, S.E, Kanit Kamsel Sat Lantas Ipda Sumiyanto, S.H, serta personel Sat Lantas Polres Wonogiri.

Melalui kegiatan pembinaan tersebut, Polres Wonogiri berharap, para pelajar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya narkoba, mampu membentengi diri dari pengaruh negatif, serta turut berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan bebas narkoba.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, lancar dan kondusif.

Polres Wonogiri – Polisi Bersama Masyarakat
Nyawiji Njogo Wonogiri. (Red).

Continue Reading

Daerah

Ketua Pengurus Harian PHDI Pusat Berikan Sambutan Perdana, Pujawali Ke-85 Pura Agung Wira Loka Natha Cimahi Istimewa

Published

on

By

FOTO BERSAMA-Ketua Harian PHDI Pusat, Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, Ketua Pengurus Harian PHDI Provinsi Jawa Barat, Brigjen TNI (Purn) I Made Riawan, Wali Kota Cimahi, Letkol (Purn) Ngatiyana, foto bersama Umat, saat dilaksanakannya acara pentas seni. (Foto Doc. PHDI Jabar).

CIMAHI, SENTANA – Perayaan Pujawali ke-85 Pura Agung Wira Loka Natha Kota Cimahi tahun ini berlangsung istimewa dan penuh berkah.

Bertepatan dengan Hari Suci Saraswati, momentum ini dihadiri langsung oleh Ketua Harian PHDI Pusat, Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E, M.Tr.(Han) yang memberikan sambutan perdana di wilayah Jawa Barat, pada Sabtu (31/10).

Rangkaian kegiatan diawali dengan persembahyangan bersama yang khidmat untuk memanjatkan syukur dan do’a keselamatan bangsa. Suasana kebersamaan kian semarak melalui pentas seni budaya dari generasi muda Hindu, yang mencerminkan harmoni antara nilai keagamaan (dharma agama) dan kecintaan terhadap tanah air (dharma negara).

Melalui keteranganya, Sabtu (1/11), Letjen TNI I Nyoman Cantiasa menekankan bahwa, Persembahyangan Hari Suci Saraswati ini adalah momentum sakral untuk memuliakan ilmu pengetahuan, yang disimbolkan oleh keindahan dan kearifan Dewi Saraswati. “Melalui hari suci yang hadir setiap enam bulan sekali ini, kita diajak untuk sejenak berhenti, merenung dan mengevaluasi sejauh mana kebijaksanaan telah menuntun hidup kita,” ungkapnya dalam sambutan perdana.

Menurutnya, agar vibrasi kesucian hari ini dapat kita rasakan sepenuhnya, mari kita laksanakan persembahyangan ini dengan khusyuk dan hikmat. Dalam keheningan bakti tersebut, terdapat beberapa esensi utama yang kita alirkan melalui do’a yaitu: Penyucian Jiwa: Memohon pengampunan dosa atas segala kekhilafan yang telah lalu. Wasudewa Kutumbakam (Cinta Kasih): Mendo’akan keselamatan dan kebahagiaan bagi orang-orang yang kita cintai. Pengharapan Luhur: Memohon hal-hal baik kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa demi kedamaian semesta. Evaluasi Diri: Merenungkan penggunaan ilmu pengetahuan agar selalu membawa berkah dan prestasi, bukan petaka. Prestasi yang dimaksud di sini bukanlah sesuatu yang instan, melainkan pencapaian yang kompetitif bagi adik-adik generasi muda.

Sementara itu, Ketua Pengurus Harian PHDI Provinsi Jawa Barat, Brigjen TNI (Purn) I Made Riawan, S.Psi, M.I.P., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang mendalam. “Kami atas nama seluruh umat Hindu dan jajaran pengurus PHDI se-Provinsi Jawa Barat mengucapkan suksma yang tulus kepada Ketua Harian PHDI Pusat. Kehadiran beliau di tengah umat pada hari suci yang berlipat ganda ini hari turunnya ilmu pengetahuan sekaligus hari lahirnya tempat ibadah bersejarah ini memberikan vibrasi positif, motivasi, serta tuntunan rohani yang sangat berarti bagi penguatan kelembagaan dan pembinaan umat di Jawa Barat,” ujar I Made Riawan.

Acara yang dihadiri oleh ratusan umat Hindu dari wilayah Bandung Raya ini berjalan dengan penuh khidmat, sukses menguatkan semangat sradha dan bhakti, sekaligus memperkokoh keharmonisan intern dan antarumat beragama di Jawa Barat.

Pada akhir acara persembahyangan dilaksanakan pentas seni dengan menampilankan beberapa tarian yang di hadiri oleh Wali Kota Cimahi. Letkol (Purn) Ngatiyana S.A.P. (Red).

Continue Reading

Daerah

Minggu Kasih di Wonokarto, Kapolres Wonogiri Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Kondusivitas

Published

on

By

WONOGIRI, SENTANA – Kapolres Wonogiri, AKBP Deni Septiawan, S.I.K, M.H, mengajak masyarakat menjaga kerukunan dan persatuan menjelang pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di wilayah Kabupaten Wonogiri. Perbedaan pilihan diharapkan tidak menjadi pemicu perpecahan di tengah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Kapolres saat kegiatan Minggu Kasih di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Wonokarto, Kecamatan Wonogiri, Minggu (1/11/2026).

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya dalam penggunaan telepon genggam dan media sosial. Orang tua diharapkan lebih memperhatikan aktivitas digital anak, mulai dari konten yang diakses hingga pergaulan di dunia maya.

AKBP Deni juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan keluhan, pengaduan, maupun informasi terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Apabila ada permasalahan, keluhan, maupun pengaduan terkait pelayanan kepolisian atau situasi kamtibmas, silakan disampaikan melalui layanan Call Center 110,” pesannya.

Selain berdialog dan menyampaikan pesan kamtibmas, Kapolres bersama personel Polres Wonogiri juga turun langsung melaksanakan pengamanan ibadah. Langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani saat menjalankan ibadah.

Melalui program Minggu Kasih, Polres Wonogiri terus memperkuat komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat sekaligus memastikan kehadiran Polri dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun keyakinan. (Red).

Continue Reading
Advertisement

Trending