Connect with us

Olahraga

Rakernas PBMI 2026 Rudy Golden Boy Siap Kolaborasi, Muaythai Bangkit!

Published

on

JAKARTA — Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Muaythai Indonesia 2026 kembali memunculkan suara lantang dari kalangan atlet. Salah satunya datang dari Rudy Agustian, yang dikenal dengan julukan “Golden Boy”. Dalam wawancara usai agenda Rakernas, ia menilai forum tersebut sebagai titik balik pembenahan organisasi sekaligus momentum membersihkan praktik kepengurusan yang dinilai merugikan atlet.

Menurut Rudy, Rakernas kali ini menghadirkan energi baru yang lebih berpihak kepada atlet. Ia bahkan menyebut sejumlah pengurus yang selama ini dinilai bermasalah telah tersingkir dari struktur organisasi.

“Rakernas ini sangat positif. Pengurus-pengurus yang selama ini membuat atlet jadi korban sudah disingkirkan,” kata Rudy.

Kritik Keras terhadap Pengurus Lama

Sebagai atlet yang mengaku telah lama berkecimpung di dunia Muaythai nasional, Rudy menyampaikan kritik tajam terhadap pola kepengurusan sebelumnya. Ia mengklaim dirinya termasuk atlet yang pernah dirugikan oleh kebijakan yang tidak berpihak pada pembinaan.

“Basic saya atlet. Saya juga korban dari pengurus yang tidak amanah,” ujarnya.

Rudy menilai dinamika mosi tidak percaya yang sempat mencuat lebih merupakan upaya segelintir pihak yang tidak puas terhadap kepemimpinan saat ini. Ia bahkan menyebut tindakan tersebut sebagai langkah tidak etis.

“Kalau keinginannya tidak dipenuhi, mereka mencoba mengkudeta. Itu tidak etis,” katanya.

Dorong Reformasi Regulasi dan Sistem Pembinaan

Salah satu sorotan utama Rudy adalah perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang dinilai lebih progresif. Ia menilai kebijakan baru membuka ruang yang lebih luas bagi perkembangan atlet, terutama dengan menghapus sejumlah pembatasan.

Beberapa perubahan penting yang ia soroti antara lain:

  • Atlet kini dapat berpindah dari jalur profesional ke amatir, maupun sebaliknya
  • Batasan usia yang sebelumnya membatasi atlet kini dihapus, mengikuti standar federasi internasional
  • Penambahan jalur profesional sebagai bagian dari sistem pembinaan

“Dulu aturan dipakai untuk menyegal atlet. Sekarang sudah lebih fleksibel dan menguntungkan,” ujar Rudy.

Ia menambahkan bahwa batasan usia sebelumnya membuat banyak atlet potensial kehilangan kesempatan bertanding, padahal performa terbaik sering datang di usia matang.

Profesionalisasi Jadi Kunci

Rudy menekankan pentingnya peningkatan jam terbang sebagai kunci utama peningkatan prestasi. Ia menilai selama ini atlet Indonesia tertinggal dari negara lain seperti Malaysia karena minimnya frekuensi pertandingan.

“Amatir itu kadang setahun sekali atau dua kali. Sementara negara lain jauh lebih aktif,” katanya.

Dengan hadirnya jalur profesional dan event-event baru, ia optimistis kualitas atlet Indonesia akan meningkat signifikan.

Sportainment dan Inovasi Event

Selain aspek kompetisi, Rudy juga mendorong pengembangan konsep pertandingan berbasis hiburan atau sportainment. Ia menilai pendekatan ini penting untuk menarik minat publik sekaligus memberikan nilai tambah bagi atlet.

Melalui event yang ia gagas, seperti “Baku Hantam”, Rudy mencoba menggabungkan unsur olahraga dan hiburan. Ke depan, ia melihat potensi pengembangan konsep “Street Muay Thai” sebagai inovasi baru.

“Kenapa tidak Muaythai juga dibuat lebih menarik secara hiburan? Itu bagus untuk atlet dan penonton,” ujarnya.

Dukung Event Profesional Nyala Combat

Rudy menyambut positif rencana penyelenggaraan event profesional seperti Nyala Combat. Ia bahkan menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dan mendukung penuh program tersebut.

“Ini sangat bagus. Kita siap mendampingi, support, dan kolaborasi,” kata Rudy.

Ia juga memastikan bahwa atlet-atlet binaannya telah dipersiapkan untuk tampil dalam ajang tersebut. Menurutnya, Indonesia memiliki banyak talenta yang siap bersaing, baik di level nasional maupun internasional.

“Kita punya banyak atlet. Tinggal dipilih dan disiapkan,” ujarnya.

Restrukturisasi Pengurus Daerah

Dalam aspek organisasi, Rudy mengungkapkan bahwa akan ada penunjukan sekitar 30 pelaksana tugas (PLT) di berbagai daerah untuk menggantikan kepengurusan yang dibekukan.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat implementasi program pembinaan serta memastikan bahwa kepengurusan di daerah diisi oleh individu yang memiliki visi yang sama.

“Mereka akan menjalankan program dan membentuk ulang kepengurusan yang amanah,” kata Rudy.

Target SEA Games dan Harapan Atlet

Menatap agenda internasional seperti SEA Games, Rudy berharap kepengurusan baru dapat bekerja secara konsisten dan tidak sekadar menyampaikan janji.

Ia mengakui memiliki pengalaman kurang menyenangkan di jalur amatir, yang sempat membuatnya beralih membangun ekosistem sendiri melalui event profesional.

“Saya sempat trauma di amatir. Makanya saya buat event sendiri,” ujarnya.

Namun, dengan perubahan yang terjadi saat ini, Rudy kembali menaruh harapan besar terhadap masa depan Muaythai Indonesia.

“Saya harap dengan kepemimpinan baru, Muaythai Indonesia bisa benar-benar maju,” katanya. (Wly)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Olahraga

22 Tim SMA-SMK Ikuti Bekasi Student Futsal Cup 2026, Dorong Pelajar Jaga Kamtibmas

Published

on

By

BEKASI , SENTANA — Semangat berkompetisi dan meraih prestasi mewarnai penyelenggaraan Bekasi Student Futsal Cup 2026 yang diikuti 22 tim dari sekolah tingkat SMA/SMK di wilayah Bekasi. Turnamen ini menjadi wadah positif bagi pelajar untuk mengembangkan bakat olahraga sekaligus mempererat persaudaraan antarsekolah.

Kegiatan tersebut digelar pada Selasa, 20 Oktober 2026, pukul 11.00–17.00 WIB, di Lapangan Futsal Estadio Sport Center, Bekasi. Menariknya, panitia tidak memungut biaya pendaftaran bagi tim peserta.

Melalui keterangannya, Selasa (20/10), Ketua Panitia, Prasetyo, mengatakan, turnamen ini digelar untuk memberikan ruang bagi pelajar dalam menyalurkan minat dan bakat, sekaligus mendorong mereka agar lebih aktif mengikuti kegiatan yang produktif dan berorientasi pada prestasi.

“Kami ingin anak-anak muda, khususnya pelajar di Bekasi, memiliki wadah untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi. Melalui futsal dan olahraga lainnya, kami berharap mereka dapat menyalurkan energi serta kreativitas ke kegiatan yang positif,” ujar Prasetyo.

Menurutnya, olahraga bukan sekadar ajang untuk mengejar kemenangan, tetapi juga sarana membangun karakter, disiplin, kerja sama dan sportivitas. Nilai-nilai tersebut penting untuk membentuk generasi muda yang mampu menghargai perbedaan dan menjunjung tinggi persaudaraan.

Prasetyo juga berharap, kegiatan seperti ini dapat menjadi salah satu upaya mendorong pelajar menjauhi tawuran, penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), serta berbagai perilaku negatif lainnya.

Ia menegaskan bahwa, pelajar perlu mendapatkan kesempatan untuk berkembang melalui kegiatan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka. Dukungan sekolah, orang tua dan masyarakat juga diperlukan agar pembinaan generasi muda dapat berjalan secara berkelanjutan.

Melalui Bekasi Student Futsal Cup 2026, panitia berharap, lahir semangat baru di kalangan pelajar untuk berkompetisi secara sehat, meningkatkan kemampuan dan menjadikan prestasi sebagai kebanggaan bersama.

Berikut 22 Tim Peserta Bekasi Student Futsal Cup 2026, yang tercantum dalam data panitia:

  1. SMK Tinta Emas Indonesia,
  2. SMA Mutiara 17 Agustus A,
  3. SMAN 7 Tambun Selatan,
  4. SMA Yadika 13 Tambun,
  5. SMAN 2 Tambun Utara,
  6. SMA Mutiara 17 Agustus B,
  7. SMAS PB Soedirman 2 Bekasi,
  8. SMKN 1 Babelan,
  9. SMA Yadika 4,
  10. SMK PK Tridaya Bekasi,
  11. SMKN 6 Bekasi,
  12. SMKS Karya Guna Bhakti 1 Bekasi,
  13. SMA Mutiara 17 B,
  14. SMAN 7 Bekasi,
  15. SMA Martia Bhakti,
  16. SMA Attaqwa Bekasi,
  17. SMA Yadika 8,
  18. SMK Catur Global,
  19. SMK Panjatek,
  20. SMAN 3 Tambun Selatan (Tim A),
  21. SMAN 3 Tambun Selatan (Tim B),
  22. SMK Gelora Bekasi Utara.

Bekasi Student Futsal Cup 2026, diharapkan menjadi lebih dari sekadar turnamen olahraga.

Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan, membangun pertemanan dan membuktikan bahwa energi generasi muda dapat diarahkan menuju prestasi serta kontribusi positif bagi masyarakat. (Red).

Continue Reading

Olahraga

Laga Super League 2026, Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung di SUGBK

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com – Persija (Macan Kemayoran) Jakarta mengalahkan Persib (Maung) Bandung dengan skor 2-1 dalam laga BRI Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (12/9).

Pertandingan tersebut sekaligus menandai kembalinya duel Persija kontra Persib di Jakarta setelah tujuh tahun.

Gubernur DKI Jakarta, Dr.H.Pramono Anung, yang menyaksikan langsung pertandingan tersebut, menilai laga berlangsung baik dan sportif. Menurutnya, rivalitas dalam sepak bola seharusnya cukup terjadi di lapangan, sedangkan di luar pertandingan kebersamaan tetap harus dijaga.

“Pertandingan hari ini adalah pertandingan setelah tujuh tahun dan terlihat sekali bahwa Persija melawan Persib Bandung pertandingannya berjalan dengan baik. Mudah-mudahan ini memberikan gambaran bahwa sebenarnya persaingan atau rivalitas itu hanya di lapangan, dan setelah itu tentunya kita harus bersama-sama,” ujar Pramono.

Ia juga mengapresiasi Suporter The Jakmania yang menjaga ketertiban selama pertandingan dan berharap suasana kondusif tetap terjaga hingga seluruh suporter meninggalkan stadion.

Gubernur Pramono menegaskan, prinsip yang sama perlu diterapkan saat Persija bertandang ke Bandung. Ia berharap tidak ada suporter Persija yang datang ke Bandung, sebagaimana suporter Persib tidak diperbolehkan hadir dalam pertandingan di Jakarta, demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.

“Kalau bertanding di Bandung, kita juga harus berlaku yang sama bahwa Jakarta tidak mengirimkan penonton. Supaya ini untuk menjaga keamanan, kenyamanan pertandingan yang baik, seperti kita lihat hari ini,” jelasnya.

Gubernur Pramono menilai kedua tim tampil menarik dengan penguasaan bola yang relatif berimbang. Ia mengaku ikut tegang menyaksikan laga tersebut, terlebih prediksinya mengenai kemenangan Persija dengan skor 2-1 tepat.

“Dari awal saya menebak 2-1. Alhamdulillah pas,” ucapnya.

Kemenangan tersebut diharapkan menjadi momentum positif bagi Persija untuk terus meningkatkan prestasi sekaligus memberikan kebanggaan bagi masyarakat Jakarta, terutama menjelang peringatan 500 tahun Jakarta pada 2027.

“Yang paling penting adalah terutama bagi Persija Jakarta, karena tahun depan Jakarta berusia 500 tahun. Mudah-mudahan nanti akan memberi kado yang istimewa bagi 500 tahun Jakarta,” pungkas Gubernur Pramono (Sutarno).

Continue Reading

Olahraga

Ketua PWOD Jakarta Utara: Turnamen Domino “Nurwayah Cup” Momentum Pererat Silaturahmi Warga

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.-
Ketua Perkumpulan Wartawan Online Dwipantara (PWOD) Jakarta Utara, Chaerul Syah Hasibuan menyampaikan bahwa Turnamen Domino “Nurwayah Cup” dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan yang digelar di GOR Kecamatan Koja, Jakarta Utara tersebut menjadi wadah positif bagi masyarakat untuk berkumpul, berinteraksi, dan menikmati semarak peringatan kemerdekaan dengan suasana penuh kekeluargaan.

“Turnamen ini bukan hanya soal menang dan kalah. Yang paling utama adalah kebersamaan, silaturahmi, serta semangat sportivitas dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Ketua PWOD Jakarta Utara yang biasa disapa Opung Chairul Hasibuan.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan turnamen yang menyediakan pendaftaran secara gratis dengan kuota 128 pasangan serta hadiah menarik bagi para pemenang.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti pertandingan dengan menjunjung tinggi sportivitas. Mari kita jadikan Nurwayah Cup sebagai kegiatan yang membawa kegembiraan dan mempererat persaudaraan warga Jakarta Utara,” kata Opung

Turnamen Domino “Nurwayah Cup” dijadwalkan berlangsung pada Minggu mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Panitia menyiapkan hadiah mulai dari Rp12 juta untuk juara pertama hingga Rp1 juta bagi juara 9–16.

Ketua PWOD Jakarta Utara berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara positif dan menjadi bagian dari berbagai kegiatan masyarakat dalam memperingati momentum kemerdekaan.

“Semoga kegiatan ini berjalan lancar, aman dan sukses. Yang terpenting, kita bersama-sama merayakan kemerdekaan dengan penuh kebersamaan,” pungkasnya.(Sutarno)

Continue Reading
Advertisement

Trending