Connect with us

Ibukota

Penertiban Minuman Beralkohol, Satpol PP Kecamatan Pademangan Sita 106 Botol Miras.

Published

on

Jakarta, HarianSentana.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Pademangan melaksanakan pekat penertiban minuman beralkohol, Senin (25/4) . Sebanyak 106 botol minuman disita petugas.

Plh. Kepala Satpol PP Kecamatan Pademangan Evita Wahyu Pancawati konferensi press di hadiri Didit mulyadi camat dan J.Girsang wakil camat mengatakan sebelum melaksanakan penertiban dilakukan apel bersama terlebih dulu.
“Apel di dua tempat sekaligus, yakni di Kelurahan Pademangan Barat dan Kelurahan Pademangan Timur,” katanya.

Evita menambahkan penertiban minuman beralkohol dilaksanakan di seluruh wilayah Kecamatan Pademangan.
“Hasilnya didapatkan sebanyak 106 minuman beralkohol dari penertiban tersebut. Semuanya kami sita,” ungkapnya.

Evita berharap pada masyarakat Pademangan untuk mau ikut berperan aktif menjaga ketertiban wilayah.
“Demi kenyamanan masyarakat bersama dalam menjalankan ibadah puasa. Namun kami berharap kolaborasi tersebut jangan hanya dilakukan pada Bulan Suci Ramadan saja, tetapi juga selamanya,” tuturnya. (Sutarno).

Ibukota

Ancol Berdzikir dan Bershalawat 2026, Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan Ancol Berdzikir dan Bershalawat yang berlangsung di kawasan pesisir dan Masjid Apung An-Nur, Ancol Taman Impian, Pademangan, Jakarta Utara.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat.

Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setdaprov DKI Jakarta, Muhammad Matsani mengatakan, kemajuan Jakarta sebagai kota global harus diimbangi dengan penguatan moral dan spiritual masyarakat.

Menurutnya, pembangunan kota tidak cukup hanya berorientasi pada aspek fisik, teknologi, dan ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan kualitas kehidupan sosial serta spiritual warganya.

“Kemajuan kota harus tercermin dari kematangan moral, spiritual, toleransi, dan kepedulian sosial. Mari jadikan zikir dan selawat sebagai energi penyejuk untuk menjaga Jakarta tetap aman, damai, dan penuh keberkahan,” ujarnya, Sabtu (31/10).

Sementara itu, Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Syahmudrian Lubis menjelaskan, kegiatan zikir dan selawat tersebut merupakan bentuk komitmen Ancol dalam menghadirkan kegiatan positif yang selaras dengan aspirasi masyarakat.

“Melalui bimbingan para ulama dan habaib, kami mengadakan ibadah zikir dan selawat bersama. Kami ingin Ancol menghadirkan kedamaian dan kebahagiaan melalui wisata religi yang membawa berkah,” terangnya.

Syahmudrian menambahkan, Ancol sedang menjalankan transformasi dalam dua hingga empat tahun ke depan untuk memastikan kawasan rekreasi tersebut tetap relevan, inklusif, dan menjadi kebanggaan nasional.

Transformasi tersebut juga mencakup komitmen untuk merawat dan memakmurkan Masjid Apung An-Nur sesuai amanat Pemprov DKI Jakarta.

“Kami mengajak masyarakat bersama-sama merawat dan menghidupkan Masjid Apung An-Nur sebagai pusat ibadah, kajian, dan syiar Islam,” ungkapnya.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Forum Ulama Habaib (DPP FUHAB), KH M Luthfi Zawawi menyambut baik kolaborasi antara ulama, Pemprov DKI Jakarta, serta badan usaha milik daerah (BUMD), di antaranya PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

“Acara ini sebagai momentum bersejarah karena menjadi salah satu penyelenggaraan zikir dan selawat berskala besar di kawasan pesisir Ancol,” bebernya.

Ia menuturkan, Masjid Apung An-Nur yang baru diresmikan Gubernur DKI Jakarta,Dr.Haji. Pramono Anung kini mulai dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan ibadah, termasuk pelaksanaan salat Jumat perdana.

“Duduk bersimpuh di tepi lautan seraya melantunkan asma Allah dan selawat kepada Rasulullah menjadi ikhtiar batin bersama. Semoga doa dari pesisir Jakarta ini membawa keberkahan, kesejahteraan, serta mewujudkan negeri yang adil dan makmur,” tandasnya.(Sutarno)

Continue Reading

Ibukota

Pramono Minta 10 Finalis Benyamin Sueb Award Belajar ke Luar Negeri

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.- Gubernur DKI Jakarta, Dr.H.Pramono Anung meminta 10 finalis Benyamin Sueb Award (BSA) 2026 mengikuti program pembelajaran ke luar negeri, untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kapasitas kepemimpinan.

Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi para lurah untuk mengembangkan inovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah masing-masing.

Pramono juga menargetkan seluruh kelurahan di Jakarta berpartisipasi dalam BSA tahun depan. Target ini seiring meningkatnya jumlah peserta dari 27 kelurahan pada 2025 menjadi 52 kelurahan pada 2026.

“Kenapa harus ikut? Supaya mereka juga melakukan perbaikan terhadap kelurahan-kelurahan masing-masing,” ujar Pramono, saat menyerahkan penghargaan BSA 2026 di Grand Ballroom Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Jumat (30/10).

Pramono juga meminta jajarannya menyiapkan kunjungan pembelajaran bagi para lurah finalis ke sejumlah negara, seperti Cina dan Jepang, hingga kota-kota lain di Asia.

Ia juga menginstruksikan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta menyosialisasikan berbagai inovasi yang dikembangkan para finalis agar dapat diterapkan di kelurahan lainnya.

“Kenapa itu dilakukan? Supaya menggairahkan semuanya ikut dalam lomba Benyamin Sueb Award ini,” katanya.

Menurut Pramono, BSA merupakan salah satu upaya mendorong Jakarta menjadi kota yang lebih bersih, nyaman, indah, dan sejahtera. Ajang ini sekaligus menjadi bentuk penghargaan terhadap tokoh-tokoh yang telah memberikan kontribusi besar bagi Jakarta, seperti Benyamin Sueb, Ali Sadikin, dan Mohammad Husni Thamrin.

Ia berharap, penghargaan tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memacu setiap kelurahan untuk terus berinovasi dan menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Adapun 10 finalis BSA 2026 berasal dari Kelurahan Kebon Sirih, Kelapa Gading Timur, Srengseng, Sukabumi Utara, Taman Sari, Kebon Baru, Cilandak Barat, Utan Kayu Selatan, Malaka Sari, dan Pulau Panggang. Tiga kelurahan berhasil meraih penghargaan, yakni Utan Kayu Selatan sebagai pemenang kategori Nyaman, Kelapa Gading Timur kategori Indah, dan Sukabumi Utara kategori Sejahtera.

Salah satu pemenang, Kelurahan Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur meraih kategori Nyaman berkat kolaborasi warga dan berbagai inovasi lingkungan. Di mana seluruh atau sebanyak 14 RW di wilayah tersebut telah menyandang predikat Program Kampung Iklim (ProKlim). Inovasi lainnya meliputi portal RW, taman vertikal, CCTV, penataan jalan berbatu alam, hingga penerapan teknologi Internet of Things (IoT).

Lurah Utan Kayu Selatan, Ria Handayani mengatakan, penghargaan tersebut merupakan hasil gotong royong seluruh elemen masyarakat. Pihaknya berkomitmen menjaga keberlanjutan berbagai program melalui kolaborasi lintas sektor.

“Ke depan, kami ingin wilayah Utan Kayu Selatan lebih maju, terutama menjadikan lingkungan perkampungan sebagai kampung hijau. Kami juga ingin meningkatkan kesejahteraan warga melalui Festival Utan Kayu Selatan yang digelar setiap tahun,” tandasnya.(Sutarno).

Continue Reading

Ibukota

HBKB Danau Sunter Selatan Hadirkan Pameran Fotografi Wisata Pesisir

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.- Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Danau Sunter Selatan.1-2.Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, kota administrasi Jakarta Utara, Minggu (25/10), menghadirkan beragam kegiatan menarik bagi masyarakat. Selain berolahraga, warga dapat menikmati layanan publik gratis, bazar UMKM, hingga pameran fotografi yang mengangkat potensi pariwisata 12 Destinasi wisata pesisir Jakarta Utara

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman mengatakan, pelaksanaan HBKB bulan ini digeser ke pekan keempat untuk menyesuaikan agenda lomba lari di kawasan Sudirman yang digelar serentak di lima wilayah Jakarta.

Kegiatan ini sekaligus menjadi kelanjutan rangkaian program Cinta Lingkungan (Ciluk) yang telah dilaksanakan pada pekan sebelumnya.

“HBKB kali ini istimewa karena menghadirkan pameran foto Jakarta Coastal City Frame (JCCF) 2026 yang mengangkat 12 destinasi wisata unggulan di Jakarta Utara,” ujarnya.

Wawan menjelaskan, pameran fotografi tersebut diharapkan dapat memperkenalkan potensi wisata pesisir Jakarta Utara kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan mancanegara.

Selain pameran fotografi, HBKB Danau Sunter Selatan juga menghadirkan berbagai kegiatan, seperti Senam Bugar Ceria, wahana flying fox, perpustakaan keliling, pelayanan mobil arsip, pemeriksaan kesehatan, Samsat Keliling, pendaftaran BPJS Kesehatan, bazar binaan Jakpreneur, serta lokakarya diversifikasi olahan pangan ternak 2026.

“Kegiatan semakin semarak dengan panggung hiburan yang menghadirkan musisi Alfin Habib DA3 dan Eka Alexa,” terangnya.

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Utara, Restuning Dyah Widyanti memaparkan, kompetisi JCCF 2026 berhasil menjaring 144 peserta. Dari jumlah tersebut, dewan juri memilih 30 karya terbaik untuk dipamerkan kepada masyarakat.

“Selain pameran, kami juga mengadakan lokakarya fotografi gratis bagi warga dan pengunjung,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, Yulza Romadhoni Putra menuturkan, HBKB kali ini juga menyediakan layanan pendaftaran Kartu Layanan Gratis (KLG) Transjakarta bagi lansia dan penyandang disabilitas.

“Layanan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Kami menyediakan kuota 50 pemohon dengan pencetakan kartu langsung di lokasi untuk memudahkan warga,” tandasnya.

Dari pengamatan Hariansentana.com.Danau Sunter Selatan kembali Kumuh PKL tidak tertata dan parkir motor di atas trotoar yang mengelilingin Danau Sunter Selatan.(Sutarno)

Continue Reading
Advertisement

Trending