Connect with us

Ibukota

Pangdam Jaya, Resmikan Jembatan Garuda di Anak Kali Sentiong : Permudah Aktivitas Warga di Dua Kecamatan.

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com.– Jembatan Garuda di Anak Kali Sentiong yang berlokasi di Jalan Pesanggrahan RT 006 RW 012, Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan, dan Jalan Bahari RW.01.Kelurahan Sunter Agung Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara.diresmikan pada Jumat (8/5/2026) pagi.

Kegiatan peresmian yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diselenggarakan oleh Kodim 0502/Jakarta Utara dan dihadiri sekitar 100 warga serta unsur Forkopimda, TNI, Polri, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara.

Peresmian dilakukan langsung oleh Pangdam Jaya/Jayakarta Letjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si ditandai dengan pengguntingan pita dan peninjauan jembatan yang dibangun sebagai akses penghubung warga di kawasan Anak Kali Sentiong.

Dandim 0502/JU Kolonel Inf. Mohammad Syaifuddin Fanany, S.H., M.I.P.di dampingi Pendim 0502.JU.menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program pembangunan 10 jembatan di wilayah Jakarta Utara.

Semoga jembatan Garuda yang pertama ini bermanfaat bagi masyarakat sekitar untuk menunjang aktivitas sehari-hari dan mempermudah akses warga dan yang kedua insha Allah di Kecamatan Penjaringan,” ujar Fanny.

Ia juga menyebut pembangunan jembatan tersebut merupakan tindak lanjut program pemerintah yang bertujuan meningkatkan fasilitas dan konektivitas lingkungan masyarakat.

Pandam Jaya Letjen TNI Dedi Suryadi, menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan implementasi langsung dari program Presiden Republik Indonesia dalam meningkatkan infrastruktur masyarakat di berbagai wilayah.

“Insya Allah jembatan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat semua. Anak-anak sekolah, warga yang bekerja, hingga masyarakat yang bersilaturahmi antarwilayah kini dapat lebih mudah melintas,” ujar Dedi.

Ia menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat di Jakarta Utara.

“Program pemerintah daerah cukup banyak dan kita saling mengisi. Dengan adanya Jembatan Garuda ini, masyarakat dapat langsung merasakan manfaat pembangunan”, tambahnya.

Rangkaian kegiatan berlangsung mulai dari pembukaan, penandatanganan prasasti, pengguntingan pita, peninjauan jembatan, pemotongan tumpeng, penyerahan sembako, peninjauan program gentengisasi hingga foto bersama.

Sementara itu ketua RW.12.Ovanus M.R.menggatakan pada Hariansentana.com, kami atas nama warga mengucapkan terimakasih pada Pangdam Jaya dan Dandim 0502.JU telah di resmikan Jembatan Garuda penghubung dua wilayah kecamatan di wilayah Jakarta Utara. Semoga tuhan yang maha esa membalas atas kebaikan Bapak.Aamiin.” ungkapnya

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Pangdam Jaya Letjend Deddy Suryadi, Danrem.052. Wijayakarta Brigjeng Faisal Rizal, Dandim 0502/JU Kolonel Inf Mohammad Syaifuddin Fanany, Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Hendra Hidayat, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, Iyan Sopyan Hadi Seko, Ariep Wibowo Camat Pademangan, Andi Noviandri Dewan kota perwakilan Kecamatan Pademangan, Husni Handayani. Plt.Lurah Pademangan Timur, serta jajaran Kodim 0502 JU, Polres Metro Jakarta Utara dan Koramil, Polsek Pademangan, Babinsa, Babinkantibmas, LMK, FKDM, Karang Taruna, PKK, Forum RT/RW. (Sutarno)

Ibukota

10 Lurah Terbaik di DKI Jakarta Lolos Babak Final Benyamin S Award 2026

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Penjurian Final Benyamin S Award 2026 di Hotel Ascott, Menteng Jakarta Pusat, Kamis (15/10/2026).

Sebanyak 10 lurah dari lima kota dan satu wilayah administrasi menjadi finalis pada ajang tersebut yakni Lurah Kebon Sirih, Kelapa Gading Timur, Srengseng, Sukabumi Utara, Taman Sari, Kebon Baru, Cilandak Barat, Utan Kayu Selatan, Malaka Sari, dan Pulau Panggang.

Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Dr.Sigit Wijatmoko, mengatakan Benyamin S Award merupakan bentuk apresiasi terhadap kinerja lurah dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Benyamin S Award merupakan bentuk penghargaan atas kinerja, capaian, serta kerja keras para lurah dalam proses penyelenggaraan pemerintahan untuk menjadikan wilayah Jakarta semakin Bersih, Nyaman, Indah, dan Sejahtera,” ujar Sigit.

Pada 2026, sebanyak 52 lurah dari total 267 kelurahan di DKI Jakarta mengikuti seleksi yang dimulai sejak September. Setelah melalui proses penilaian, jumlah peserta mengerucut menjadi 25 lurah hingga ditetapkan 10 finalis, yakni Lurah Kebon Sirih, Kelapa Gading Timur, Srengseng, Sukabumi Utara, Taman Sari, Kebon Baru, Cilandak Barat, Utan Kayu Selatan, Malaka Sari, dan Pulau Panggang.

Penilaian mencakup empat kategori, yaitu Bersih, Nyaman, Indah, dan Sejahtera. Kategori Bersih menilai inovasi pengelolaan sampah, sanitasi, dan kampanye sadar lingkungan. Kategori Nyaman mencakup keamanan, keteraturan, respons layanan publik, dan ruang ramah warga. Kategori Indah berfokus pada penataan ruang publik dan estetika lingkungan, sedangkan kategori Sejahtera meliputi pemberdayaan UMKM, layanan sosial, inklusi sosial, dan partisipasi masyarakat.

Penjurian final melibatkan empat orang juri, yaitu Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota Nirwono Joga, Ketua Umum Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Lingkungan Indonesia Endra S. Atmawidjaja, Dewan Pembina Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) Wicaksono Sarosa, serta pengamat tata kota Yayat Supriyatna.

Selain penilaian oleh dewan juri, para finalis ditantang menyelenggarakan Festival Kelurahan untuk menampilkan potensi wilayah, inovasi, program unggulan, serta keterlibatan aktif masyarakat. Sigit menyebut keterlibatan warga menjadi unsur penting dalam membangun tata kelola wilayah yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Sinergi di tingkat akar rumput menjadi pijakan dalam menemukenali masalah, membangun semangat gotong royong sekaligus menumbuhkan kreativitas warga dalam melahirkan inovasi atas tantangan perkotaan. Ini adalah modal sosial yang menjadi fondasi utama bagi ketahanan serta keberlanjutan kota,” tuturnya.

Menurut Sigit, penguatan peran kelurahan turut mendukung transformasi Jakarta menuju pusat perekonomian nasional dan kota global. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan koordinasi antarperangkat daerah, kolaborasi dengan masyarakat, serta pengembangan inovasi yang tetap mempertahankan karakteristik budaya lokal.

Nama Benyamin S Award sendiri terinspirasi dari almarhum Benyamin Sueb, seniman dan budayawan Betawi yang dikenal melalui karya-karyanya. Rangkaian Benyamin S Award 2026 dijadwalkan berlanjut dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang pada 30 Oktober 2026.

“Harapannya, ajang Benyamin S Award dapat menjadi ruang belajar kolektif dalam memperkuat tata kelola wilayah, menumbuhkan kepemimpinan yang melayani, dan menghidupkan budaya kolaborasi yang menjadi ciri khas warga Jakarta,” pungkas Sigit.(Sutarno)

Continue Reading

Ibukota

Penataan Kawasan Pasar Koja Baru Kel.Tugu Utara Kedepankan Pendekatan Humanis

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com – Sebanyak 75 personel gabungan melakukan penataan kawasan Pasar Koja Baru di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara Rabu (14/10/2026).

Penataan dilakukan untuk mengembalikan fungsi fasilitas umum, memperlancar arus lalu lintas, serta menjaga kebersihan saluran air.

Wakil Camat Koja, Shalih Nopiansyar didampingi Agam Manpol PP dan Kusmadi mengatakan, penataan kawasan pasar dilakukan untuk memastikan trotoar dan badan jalan dapat digunakan sesuai peruntukannya

“Penataan ini bertujuan menciptakan kawasan pasar yang tertib, bersih, aman, dan nyaman. Kami mengedepankan pendekatan humanis agar pedagang dan masyarakat memahami pentingnya menjaga fungsi fasilitas umum,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, dengan melibatkan unsur Satpol PP, Sudin Perhubungan, TNI/Polri, PPSU, Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH), Satlinmas, serta pengurus RT/RW, LMK, dan FKDM.

“Keberhasilan penataan membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk pedagang dan warga. Karena itu, pengawasan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar fasilitas umum tidak kembali digunakan,” katanya.

Sementara itu, Lurah Tugu Utara, Kusmadi mengatakan, penataan kawasan Pasar Koja Baru juga menyasar kebersihan lingkungan dan kelancaran akses masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menertibkan satu auning liar dan 22 lapak pedagang kaki lima (PKL). Puing-puing sisa lapak langsung diangkut, sedangkan saluran air dibersihkan bersama petugas PPSU dan Sudin LH untuk mencegah potensi genangan.

“Pasca penataan, pengawasan bersama aparat wilayah akan terus diperketat agar kawasan tetap tertata,” ungkapnya.

Kusmadi berharap, penataan secara bersama ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban dan kebersihan kawasan pasar.

“Pasar merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, penataannya perlu didukung bersama agar pedagang dapat berusaha dengan tertib, sementara pejalan kaki dan pengguna jalan merasa nyaman,” tandasnya.Bang Opung Chairul Hasibuan Tokoh masyarakat Koja menggatakan.” Kami sangat mengaspresiasi Gebrakan Camat dan lurah dalam penataan wilayahnya.” Ungkapnya di lokasi.(Sutarno)

Continue Reading

Ibukota

Dr.H.Pramono Anung Gubernur DKJ, Lantik 368 Pejabat Fungsional

Published

on

By

Jakarta, Hariansentana.com.- Gubernur DKI Jakarta, Dr.H.Pramono Anung di Hari Rabu Kramat kembali melantik 368 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (14/10).

Dalam acara tersebut, sebanyak 282 orang guru turut dilantik dan lainnya berasal dari bidang kesehatan, kebencanaan, teknologi informasi, transportasi, analisis kebijakan, dan bidang strategis lainnya.

“Baru saja saya melantik 368 pejabat fungsional di Pemerintah DKI Jakarta dan terbanyak dari jumlah itu 282 adalah guru,” ujar Pramono.

Gubernur mengingatkan, jabatan yang diberikan merupakan sebuah amanah dan ujian yang harus dipertanggungjawabkan dengan baik. Ia pun berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjalan tugas sebaik-baiknya serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Sebelum diberi jabatan sebenarnya orang itu belum teruji. Tetapi begitu diberikan jabatan, apakah perilakunya berubah atau tidak? Apakah menggunakan kekuasaan dalam jabatan itu sesuai dengan aturan yang diperuntukkan baginya? Apakah jabatan itu memberikan manfaat bagi orang banyak?,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Gubernur juga mengapresiasi para guru yang telah berdedikasi menjadikan Jakarta sebagai kota pelajar nomor satu di Indonesia. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, kata dia, terus memperkuat kebijakan di sektor pendidikan untuk meningkatkan kualitas SDM serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tak hanya itu, Jakarta juga meraih peringkat pertama dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Sedangkan di sektor kesehatan, Jakarta memiliki fasilitas kesehatan yang lengkap, yakni 31 rumah sakit daerah, 44 puskesmas, dan 292 puskemas pembantu.

Selain itu, Jakarta juga memiliki lebih dari 580 pasukan putih yang siap memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.

“Sehingga dengan demikian hampir setiap penduduk di Jakarta sebenarnya tersentuh oleh fasilitas kesehatan yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta,” katanya.

Gubernur juga mengapresiasi capaian Badan Kepegawaian Daerah yang meraih nilai 95,06 dalam penilaian Akreditasi Kompetensi ASN oleh BKN RI.

“Mudah-mudahan ini bisa terus dipertahankan karena untuk meraih ini juga tidak gampang,” kata dia.(Sutarno)

Continue Reading
Advertisement

Trending