Connect with us

Polhukam

Empat Jabatan Danlanud Jajaran Koops Udara I Diserah Terimakan

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com — Jabatan Komandan Lanud Raja Haji Fisabilillah (RHF), Wiriadinata (WIR), Komandan Lanud Iskandar (IKR) dan Komandan Lanud Harry Hadi Soemantri (HAD) diserah terimakan dalam upacara Sertijab yang dipimpin langsung oleh Panglima Komando Operasi Udara I (Pangkoopsud I) Marsda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc., yang berlangsung di GOR Antarikshe Makoops Udara I. Senin (20-11-2023).

Serah terima jabatan Komandan Lanud RHF dilaksanakana berdasarkan Keputusan Kasau nomor Kep/32-PKS/X/2023 tanggal 25 Oktober 2023, sedangkan Komandan Lanud WIR, Komandan Lanud IKR dan Komandan Lanud HAD berdasarkan Keputusan Kasau nomor Kep/30-PKS/X/2023 tanggal 25 Oktober 2023 tentang Pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI Angkatan Udara, ditandai dengan penanda tanganan Pakta Integritas, pengambilan sumpah jabatan, penanggalan dan penyematan tanda jabatan oleh Pangkoops Udara I.

Empat Jabatan Komandan Lanud yang berada dibawah pembinaan Koops Udara I tersebut Komandan Lanud RHF, dari pejabat lama Kolonel Nav Arief Budiman, S.T., PSC(J)., kepada penggantinya Kolonel Pnb Andi Nur Abadi, S.T., M.M., Komandan Lanud WIR, dari pejabat lama Letkol Pnb Adi Putra Buana, S.H., M.I.Pol. diserahkan kepada Letkol Pnb Taufik Agus Hidayat, Komandan Lanud IKR dari Letkol Pnb Ig. Widi Nugroho, S.T., M.M.DS. diserahkan kepada Letkol Pnb David Moningka, S.A.P., M.Han., sedangkan Komandan Lanud HAD dari Letkol Nav Wahyu Pratomo Pujo Wahono, S.H., M.Han. kepada penggantinya Letkol Pnb Dion Aridito, S.T., M.M.

Terkait acara serah terima jabatan ini, Panglima Koops Udara I menyampaikan harapannya kepada Komandan yang baru saja dilantik agar memiliki dedikasi, loyalitas, disiplin dan integritas yang tinggi terhadap tugas-tugas yang diemban, sehingga Koops Udara I mampu menjadi kotama yang profesional sesuai harapan kita bersama.

Lebih lanjut Pangkoops Udara I juga menekankan bahwa sebagai Komandan Lanud agar senantiasa menyiapkan operasional satuan, logistik yang memadai dan personel yang profesional, handal dan militan guna mendukung keberhasilan setiap misi yang diemban Koops Udara I.
“Dalam menghadapi perkembangan situasi nasioanal dalam rangka menyambut pesta demokrasi tahun 2024, saya menghimbau kepada para Komandan yang baru saja dilantik, untuk senantiasa menekankan kepada seluruh anggota agar sadar dan paham betul karakter dan jati diri sebagai prajurit TNI, yang harus tetap berpegang teguh pada prinsip yang dilandasi jiwa Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sehingga kita mampu menjaga netralitas TNI dengan tidak terlibat politik praktis dalam bentuk apapun,” harap Marsda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc.
Usai terlaksananya prosesi sertijab Danlanud RHF, WIR, IKR dan HAD, dan di tempat yang sama, acara dilanjutkan dengan Serah terima jabatan Ketua PIA Ardhya Garini D.I Cabang 13 Lanud Raja Haji Fisabilillah, Cabang 7 Lanud Wiriadinata, Cabang 8 Lanud Iskandar dan Cabang 18 Lanud Harry Hadi Soemantri yang dipimpin Ketua PIA Ardhya Garini Daerah I Koops Udara I Ny. Mala Bambang Gunarto.

Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 13 Lanud RHF diserahterimakan dari pejabat lama Ny. Novi Arif Budiman kepada Ny. Rehan Andi Nur Abadi, Ketua PIA Cabang 7 Lanud WIR dari Ny. Siska Adi Putra Buana kepada penggantinya Ny. Erti Taufik Agus Hidayat, Ketua PIA Cabang 8 Lanud IKR dari Ny. Andini Ig. Widi Nugroho kepada penggantinya Ny. Candra David Moningka dan Cabang 18 Lanud HAD dari Ny. Rina Wahyu Pratomo Pujo Wahono, kepada penggantinya Ny. Ria Dion Aridito.

Turut hadir dalam upacara serah terima jabatan 4 Danlanud tersebut yaitu Kaskoops Udara I Marsma TNI Daan Sulfi, S.Sos., M.Si., M.Han. beserta istri, Irkoops Udara I Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., Ibu-ibu Pengurus PIA Ardhya Garini D. Koops Udara I, seluruh pejabat utama Koops Udara I, perwakilan Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS anggota Koops Udara I.

Polhukam

Ketua LSM PRB Nilai, Wacana Ganti Pajak Kendaraan ke Jalan Prabayar Lampaui Kewenangan Gubernur

Published

on

Bogor, Hariansentana.com – Ketua LSM Peduli Rakyat Bogor (PRB), M Johan Pakpahan, S.H, menyikapi wacana Gubernur Jawa Barat KDM yang ingin menghapus pajak kendaraan dan menggantinya dengan sistem jalan prabayar.

Ketika di hubungi melalui trlephon seluler nya Rabu 13 Mei 2026
Menurut M Johan, kebijakan itu sudah melampaui kewenangan fungsi gubernur. “Sumber pajak kendaraan datang dari pemilik mobil dan rakyat. Jawa Barat bagian dari Indonesia. Masalah pajak adalah kewenangan pusat. Ini sudah berjalan sejak Indonesia merdeka, pendapatan negara sebagian besar dari pajak daerah,” ujarnya.

Ia menilai jika orang bayar khusus untuk Jawa Barat, maka harus ada pembuatan aturan undang-undang tentang pungutan prabayar. Proses itu memerlukan waktu dan biaya.

“Wacana ini sebaiknya dikaji matang. Jangan sampai Pak Gubernur terlalu banyak program yang bertentangan dengan pemerintah pusat, seolah-olah Jabar beda dengan provinsi lain. Perbaikan jangan sampai berujung ingin pisah dari program pusat,” tegas M Johan.

Ketua LSM PRB meminta Gubernur fokus membenahi sistem yang salah, meningkatkan sumber daya manusia, dan membuka lapangan kerja. Birokrasi pengurusan izin juga perlu dipangkas agar murah dan cepat.

Ia menyoroti nasib pedagang kecil, asongan, dan pedagang sepeda motor yang sering digusur Satpol PP saat berjualan. “Berikan mereka tempat berdagang. Jangan diusir-usir,” katanya.

M Johan mengakui ada perubahan positif di Jawa Barat sejak kepemimpinan KDM. Namun ia menekankan perlu ada kontrol. “Lapangan kerja, urus izin, dan peningkatan SDM belum meningkat. Masih stagnan. Ini harus jadi prioritas,”

M Johan mendorong program sekolah gratis di negeri maupun swasta agar akses pendidikan lebih mudah. Ia juga meminta lapangan kerja dibuka lebih luas.

“Kalau ini sudah jalan, baru rakyat merasakan manfaat nyata. Masyarakat butuh bukti, bukan sekadar wacana besar yang berbenturan dengan pusat,” papar nya……..::Ron

Continue Reading

Polhukam

Peringati Harkitnas dan Reformasi, Mahasiswa Karawang Tolak Hoaks dan Tindakan Anarkis

Published

on

By

KARAWANG, SENTANA – Momentum Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat penting bagi generasi muda untuk terus menjaga semangat persatuan, kepedulian sosial, serta keberanian dalam menyuarakan aspirasi secara bertanggung jawab.

Hal tersebut disampaikan oleh Putra, mahasiswa sekaligus aktivis di Karawang, Jawa Barat melalui keterangannya, Selasa (12/5).

Menurut Putra, Hari Kebangkitan Nasional tidak boleh hanya diperingati sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi harus menjadi refleksi bersama bagi pemuda untuk mengambil peran aktif dalam menjawab berbagai tantangan bangsa, mulai dari persoalan sosial, pendidikan, hingga demokrasi.

“Kami, mahasiswa sekaligus aktivis di Karawang Jawa Barat, menyatakan komitmen penuh untuk menjaga situasi yang aman, tertib, dan kondusif dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional dan peringatan Hari Reformasi. Peristiwa bersejarah ini menjadi pengingat akan pentingnya persatuan, semangat perjuangan, serta keberanian menyuarakan kebenaran secara bertanggung jawab,” ujar Putra.

Ia menegaskan bahwa, generasi muda memiliki peran strategis dalam menciptakan suasana damai di tengah dinamika sosial yang berkembang saat ini. Karena itu, dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya mahasiswa dan kalangan muda, untuk menolak segala bentuk provokasi, tindakan anarkis, maupun penyebaran informasi bohong yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

“Sebagai generasi penerus bangsa, kami menyadari pentingnya menjaga kondusivitas dan persatuan. Oleh karena itu, kami menolak segala bentuk provokasi, tindakan anarkis, serta penyebaran hoaks yang dapat memecah belah persatuan. Kami berkomitmen mengedepankan dialog yang konstruktif, sikap saling menghormati, serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan hukum yang berlaku,” lanjutnya.

Putra juga mengajak generasi muda untuk menjadikan momentum Hari Kebangkitan Nasional sebagai ajang memperkuat solidaritas dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, semangat kebangkitan harus diwujudkan melalui aksi nyata, baik dalam dunia pendidikan, kegiatan sosial kemasyarakatan, maupun upaya menjaga demokrasi dan persatuan bangsa.

“Semangat kebangkitan harus diwujudkan melalui aksi nyata, baik dalam dunia pendidikan, kegiatan sosial, maupun menjaga persatuan dan demokrasi. Pemuda tidak boleh apatis terhadap kondisi bangsa, karena masa depan Indonesia berada di tangan generasi yang peduli dan mau bergerak bersama,” tutup Putra. (Red).

Continue Reading

Polhukam

Pengacara Bantah Ahmad Dedi Lari Usai Diterpa Dugaan Isu Suap

Published

on

By

JAKARTA, SENTANA — Baru-baru ini terdapat framing negatif yang beredar di media massa dan media sosial kepada Pemeriksa Fungsional Ahli Madya di Direktorat Jenderal Bea Cukai Ahmad Dedi, lari dari wawancara media. Peristiwa ini membangun framing seolah Ahmad Dedi terlibat di dalam kasus suap importasi di Direktorat Jenderal Bea Cukai. Kuasa Hukum Ahmad Dedi, T.S Hamonangan Daulay.,S.H.,M.H memberikan klarifikasi terkait framing tersebut.

“Di sini perlu diluruskan, karena sudah terjadi framing negatif yang pada akhirnya merugikan klien kami. Seolah-olah takut karena terlibat dalam kasus tersebut,” kata Hamonangan Daulay, kepada media, Sabtu 9 Mei 2026.

Dia menegaskan, setiap orang punya pilihan untuk berkenan atau tidak berkenan diwawancara media, bergantung kepada pertimbangan calon narasumber. Dalam hal ini, Ahmad Dedi punya pertimbangan kuat yaitu menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

“Bagi Ahmad Dedi, berkomentar di media saat itu justru akan menjadi kontraproduktif terhadap penyelidikan kasus tersebut di KPK. Biarlah kita hormati proses hukum yang sedang berlangsung,” kata kuasa hukum tersebut.

Kedua, status Ahmad Dedi adalah saksi sebagai salah satu pegawai di Dirjen Bea Cukai. Dia, sebagai warga negara yang baik, ingin membantu KPK agar penyelidikan kasus ini berlangsung dengan lancar. “Makanya, dia hadir dan memberikan kesaksian berdasarkan apa yang dia ketahui. Sekali lagi, dia sebagai saksi dan bukan tersangka,” tegas Tongku.

Terakhir, sebagai kuasa hukum, dia berharap media massa, terutama media massa mainstream yang menjunjung tinggi asa praduga tidak bersalah sebagai bagian dari kode etik jurnalistik, jangan sampai termakan framing negatif dari pihak-pihak tertentu, yang tidak ingin kasus ini terungkap secara maksimal.

“Saya berharap kepada teman-teman media, jangan mudah termakan framing pihak tertentu. Kasus ini harus kita kawal bersama-sama, agar pengusutannya berlangsung dengan lancar dan tuntas,” tutupnya.

Continue Reading
Advertisement

Trending