Ibukota
Swadaya Masyarakat RW 020 Sunter Agung Percantik Taman Griya Elok
Jakarta,Hariansentana.com – Masyarakat RW 020 Kelurahan Sunter Agung secara swadaya terlibat langsung dalam kegiatan perbaikan Taman Griya Elok. Atas kontribusinya tersebut, Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim memberikan apresiasi kepada masyarakat RW 020 Sunter Agung yang telah berkolaborasi dengan pemerintah dalam menata dan memperindah lingkungan sekitar.
“Hari ini, saya meresmikan Taman Griya Elok yang merupakan aset pemda dan perbaikannya dilakukan secara swadaya oleh masyarakat RW 020 Sunter Agung. Terima kasih sudah berpartisipasi dalam membangun wilayah dengan ikut melengkapi fasilitas Taman Griya Elok,” tutur Ali Maulana Hakim saat meresmikan Taman Griya Elok di Kantor Lurah Sunter Agung, Selasa (16/11).
Untuk diketahui Taman Griya Elok berlokasi di Jalan Griya Elok RW 020 Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok. “Taman Griya Elok berada di lahan seluas 1.000 m2 dan masyarakat sepakat untuk membangun kembali taman yang belum tertata ini secara swadaya dan menghabis biaya sekitar Rp 600 Juta,” ungkap Camat Tanjung Priok, Samsul Huda.
Camat berharap hadirnya Taman Griya Elok dapat menjadi area favorit masyarakat untuk berinteraksi sosial. “Saya harap masyarakat bisa memanfaatkan taman ini dengan sebaik-baiknya sebagai sarana umum dan bisa mempersatukan masyarakat sekitar. Mereka bisa berinteraksi dan anak-anak juga bisa bermain disini,” tambahnya. (Sutarno).
Ibukota
Pramono Minta 10 Finalis Benyamin Sueb Award Belajar ke Luar Negeri
Jakarta, Hariansentana.com.- Gubernur DKI Jakarta, Dr.H.Pramono Anung meminta 10 finalis Benyamin Sueb Award (BSA) 2026 mengikuti program pembelajaran ke luar negeri, untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kapasitas kepemimpinan.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi para lurah untuk mengembangkan inovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah masing-masing.
Pramono juga menargetkan seluruh kelurahan di Jakarta berpartisipasi dalam BSA tahun depan. Target ini seiring meningkatnya jumlah peserta dari 27 kelurahan pada 2025 menjadi 52 kelurahan pada 2026.
“Kenapa harus ikut? Supaya mereka juga melakukan perbaikan terhadap kelurahan-kelurahan masing-masing,” ujar Pramono, saat menyerahkan penghargaan BSA 2026 di Grand Ballroom Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Jumat (30/10).
Pramono juga meminta jajarannya menyiapkan kunjungan pembelajaran bagi para lurah finalis ke sejumlah negara, seperti Cina dan Jepang, hingga kota-kota lain di Asia.
Ia juga menginstruksikan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta menyosialisasikan berbagai inovasi yang dikembangkan para finalis agar dapat diterapkan di kelurahan lainnya.
“Kenapa itu dilakukan? Supaya menggairahkan semuanya ikut dalam lomba Benyamin Sueb Award ini,” katanya.
Menurut Pramono, BSA merupakan salah satu upaya mendorong Jakarta menjadi kota yang lebih bersih, nyaman, indah, dan sejahtera. Ajang ini sekaligus menjadi bentuk penghargaan terhadap tokoh-tokoh yang telah memberikan kontribusi besar bagi Jakarta, seperti Benyamin Sueb, Ali Sadikin, dan Mohammad Husni Thamrin.
Ia berharap, penghargaan tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memacu setiap kelurahan untuk terus berinovasi dan menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.
Adapun 10 finalis BSA 2026 berasal dari Kelurahan Kebon Sirih, Kelapa Gading Timur, Srengseng, Sukabumi Utara, Taman Sari, Kebon Baru, Cilandak Barat, Utan Kayu Selatan, Malaka Sari, dan Pulau Panggang. Tiga kelurahan berhasil meraih penghargaan, yakni Utan Kayu Selatan sebagai pemenang kategori Nyaman, Kelapa Gading Timur kategori Indah, dan Sukabumi Utara kategori Sejahtera.
Salah satu pemenang, Kelurahan Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur meraih kategori Nyaman berkat kolaborasi warga dan berbagai inovasi lingkungan. Di mana seluruh atau sebanyak 14 RW di wilayah tersebut telah menyandang predikat Program Kampung Iklim (ProKlim). Inovasi lainnya meliputi portal RW, taman vertikal, CCTV, penataan jalan berbatu alam, hingga penerapan teknologi Internet of Things (IoT).
Lurah Utan Kayu Selatan, Ria Handayani mengatakan, penghargaan tersebut merupakan hasil gotong royong seluruh elemen masyarakat. Pihaknya berkomitmen menjaga keberlanjutan berbagai program melalui kolaborasi lintas sektor.
“Ke depan, kami ingin wilayah Utan Kayu Selatan lebih maju, terutama menjadikan lingkungan perkampungan sebagai kampung hijau. Kami juga ingin meningkatkan kesejahteraan warga melalui Festival Utan Kayu Selatan yang digelar setiap tahun,” tandasnya.(Sutarno).
Ibukota
HBKB Danau Sunter Selatan Hadirkan Pameran Fotografi Wisata Pesisir
Jakarta, Hariansentana.com.- Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Danau Sunter Selatan.1-2.Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, kota administrasi Jakarta Utara, Minggu (25/10), menghadirkan beragam kegiatan menarik bagi masyarakat. Selain berolahraga, warga dapat menikmati layanan publik gratis, bazar UMKM, hingga pameran fotografi yang mengangkat potensi pariwisata 12 Destinasi wisata pesisir Jakarta Utara
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman mengatakan, pelaksanaan HBKB bulan ini digeser ke pekan keempat untuk menyesuaikan agenda lomba lari di kawasan Sudirman yang digelar serentak di lima wilayah Jakarta.
Kegiatan ini sekaligus menjadi kelanjutan rangkaian program Cinta Lingkungan (Ciluk) yang telah dilaksanakan pada pekan sebelumnya.
“HBKB kali ini istimewa karena menghadirkan pameran foto Jakarta Coastal City Frame (JCCF) 2026 yang mengangkat 12 destinasi wisata unggulan di Jakarta Utara,” ujarnya.
Wawan menjelaskan, pameran fotografi tersebut diharapkan dapat memperkenalkan potensi wisata pesisir Jakarta Utara kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan mancanegara.
Selain pameran fotografi, HBKB Danau Sunter Selatan juga menghadirkan berbagai kegiatan, seperti Senam Bugar Ceria, wahana flying fox, perpustakaan keliling, pelayanan mobil arsip, pemeriksaan kesehatan, Samsat Keliling, pendaftaran BPJS Kesehatan, bazar binaan Jakpreneur, serta lokakarya diversifikasi olahan pangan ternak 2026.
“Kegiatan semakin semarak dengan panggung hiburan yang menghadirkan musisi Alfin Habib DA3 dan Eka Alexa,” terangnya.
Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Utara, Restuning Dyah Widyanti memaparkan, kompetisi JCCF 2026 berhasil menjaring 144 peserta. Dari jumlah tersebut, dewan juri memilih 30 karya terbaik untuk dipamerkan kepada masyarakat.
“Selain pameran, kami juga mengadakan lokakarya fotografi gratis bagi warga dan pengunjung,” bebernya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, Yulza Romadhoni Putra menuturkan, HBKB kali ini juga menyediakan layanan pendaftaran Kartu Layanan Gratis (KLG) Transjakarta bagi lansia dan penyandang disabilitas.
“Layanan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Kami menyediakan kuota 50 pemohon dengan pencetakan kartu langsung di lokasi untuk memudahkan warga,” tandasnya.
Dari pengamatan Hariansentana.com.Danau Sunter Selatan kembali Kumuh PKL tidak tertata dan parkir motor di atas trotoar yang mengelilingin Danau Sunter Selatan.(Sutarno)
Ibukota
Senam Harmoni Primadona 2026, Energi Kebersamaan yang Menggerakkan Jakarta Utara
Jakarta, Hariansentana.com – Semangat dan energi positif berpadu dalam gelaran Harmoni Primadona Jakarta Utara 2026 di Halaman Plaza Barat, Kantor Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Jumat (23/10).
Tak sekadar menjadi ajang olahraga dan hiburan, kegiatan ini menjelma menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan aparatur sipil negara (ASN), masyarakat, dan pelaku usaha lokal dalam suasana penuh keakraban sekaligus menghadirkan beragam pelayanan yang bermanfaat.
Sejak kegiatan berlangsung, suasana semarak terasa melalui berbagai aktivitas yang melibatkan kreativitas, kebugaran, dan kepedulian sosial. Lomba senam aerobik mengajak peserta bergerak aktif dan menjaga kesehatan, sementara lomba poster digital menjadi wadah untuk menuangkan ide serta kreativitas.
Kemeriahan semakin lengkap dengan bazar UKM Jakarta Utara yang memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk unggulannya kepada masyarakat.
Tak hanya menghadirkan hiburan, Harmoni Primadona juga mendekatkan beragam layanan kepada warga. Mulai dari donor darah, sosialisasi penyakit lupus, pelayanan Identitas Kependudukan Digital (IKD), pelayanan keimigrasian, jasa gambar arsitek gratis, informasi izin penggunaan tanah makam, hingga pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Berbagai doorprize menarik turut menambah antusiasme peserta sepanjang kegiatan.
Wakil Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Fredy Setiawan, menegaskan bahwa kekuatan sebuah kegiatan tidak hanya terletak pada kemeriahannya, tetapi juga pada nilai kebersamaan dan manfaat yang dihadirkan bagi masyarakat.
“Harmoni Primadona bukan sekadar tempat kita berkumpul, berolahraga, dan menikmati hiburan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun kebersamaan, memperkuat kekompakan, serta mempererat hubungan seluruh elemen masyarakat dan keluarga besar Jakarta Utara,” tegas Fredy.
Menurutnya, semangat tersebut relevan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman. Semangat pemuda harus terus hidup melalui karya nyata, kreativitas, serta komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Fredy pun mengajak seluruh peserta menjadikan Harmoni Primadona sebagai momentum untuk menghidupkan tiga semangat utama, yakni sehat, kompak, dan berprestasi. “Pertama, semangat sehat. Dengan ASN dan masyarakat yang sehat, kita bisa bekerja lebih kreatif dan produktif. Kedua, semangat kompak, dengan menghilangkan sekat-sekat perbedaan agar kita menjadi tim yang tangguh dan solid. Ketiga, semangat berprestasi, dengan terus mengembangkan kreativitas serta menunjukkan kemampuan terbaik yang kita miliki,” tuturnya.
Ia menambahkan, berbagai perlombaan yang digelar bukan hanya menjadi ajang mencari pemenang, melainkan juga sarana membangun sportivitas, menumbuhkan kreativitas, dan memperkuat kepercayaan diri. Prestasi yang lahir dari kegiatan tersebut diharapkan menjadi pemantik semangat untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi Jakarta Utara.
Di sisi lain, kehadiran bazar UMKM dan beragam pelayanan publik memperlihatkan bahwa kebersamaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata. Masyarakat tidak hanya menikmati kemeriahan acara, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mengakses layanan serta mendukung pertumbuhan usaha lokal. “Manfaatkan berbagai pelayanan yang tersedia dengan sebaik-baiknya. Mari kita dukung dan berdayakan UMKM lokal agar semakin berkembang serta mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ajak Fredy.
Lebih dari sekedar perayaan, Harmoni Primadona menjadi panggung kebersamaan untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan energi positif, serta mengobarkan semangat kolaborasi demi Jakarta Utara yang semakin maju, harmonis, dan melayani.(Sutarno)
-
Ibukota2 days agoPramono Minta 10 Finalis Benyamin Sueb Award Belajar ke Luar Negeri
-
Polhukam20 hours agoKetua LSM PRB Kritik Penanganan Kasus Korupsi di Kabupaten Bogor, Minta Ketua KPK Beri Kepastian Hukum
-
Gayahidup1 day agoSAHID Sukho Hotel Tangerang Gandeng SAHID Hotels & Resorts, Tingkatkan Daya Saing Perhotelan
-
Polhukam23 hours agoFathan Subchi, Pengabdian yang Berpulang, Kebaikan yang Tetap Dikenang

