Ibukota

Warga Rw.02 Pademangan Timur Kesulitan Air Bersih Akibat Proyek Perbaikan Saluran

Published

on

Jakarta.Hariansentana.com – Perbaikan saluran air di Jalan Pademangan Timur III, Rw.02.Kelurahan Pademangan Timur, kecamatan Pademangan, kota adminitrasi Jakarta Utara, yang di kerjakan kontraktor Rekanan Dinas SDA di protes warga, karena proyek yang dikerjaan sembrono.

Akhiang (45) warga setempat mengeluhkan proyek perbaikan saluran air yang berada persis depan rumahnya yang juga dijadikan tempatnya berjualan disana.

Pasalnya, akibat proyek yang berjalan sejak awal Agustus 2021 itu, dirinya bersama warga lain kesulitan mengakses air bersih selama beberapa hari terakhir.

“Kalo memang untuk sosial sih ya kita namanya juga untuk kelancaran kita. Cuma kita kan kena imbasnya,” kata Akhiang, jum’at (2/9/2021).

Warga RT 009 RW 02 Pademangan Timur itu juga mengaku kondisi tersebut sudah terjadi beberapa hari terakhir.

Meski air bersih sempat mengalir normal, tak lama kemudian kembali terhenti alirannya.

“Kita nggak ada air. Air nggak jalan. Ini sudah kedua kali, sudah dua hari. Sebelumnya dua hari juga,” keluh pedagang pisang itu.

Alhasil, Akhiang dan keluarga harus pergi ke pasar yang berada persis di seberang tokonya agar bisa mandi dan mencuci baju.

Khusus kebutuhan air bersih di tokonya, Akhiang terpaksa membeli.

“Untuk air bersih beli gerobakan. Satu gerobaknya Rp 40 ribu. Sampai ke pasar juga, untuk mandi, untuk cuci baju. Untuk cuci kuali dan piring kita beli air lah,” kata Akhiang.

Ketua RT 09 RW 02 Pademangan Timur, Trivia Riany mengatakan, proyek yang sedang berjalan itu merupakan pembuatan saluran dan gorong-gorong.

Menurut Trivia, di RT 09 RW 02 Pademangan Timur ada sekitar 66 rumah yang mengalami kesulitan air bersih.

Sementara ada sekitar 11 RT yang mengalami hal serupa satu minggu terakhir.

“Dampaknya ke warga, penyaluran air PAM-nya bocor, otomatis semua air bersih pada mati,” sambungnya.

Sementara rumah warga yang kondisinya masih bisa mengalir airnya juga tidak lebih baik.

Air yang mengalir di sebagian rumah warga juga kondisinya keruh dan berbau tidak sedap.

“Adapun yang ada airnya dibuka, yang bisa keluar airnya bau, kecil, mati, kotor. Itu sudah beberapa hari, ada yang seminggu, empat hari, tiga hari,” ucap Trivia.

Pantauan di lokasi, perbaikan saluran air tersebut mengakibatkan sebagian badan jalan tertutup material proyek maupun lumpur.

Selain itu, beberapa titik di trotoar sepanjang jalan juga tampak dibongkar petugas Rekanan proyek Sumber Daya Air (SDA) dengan dibantu alat berat

Sementara ketika hal tersebut di tanyakan ke petugas Sudin SDA kecamatan pademangan Hasan salah seorang stafnya.menggatakan pada HarianSentana.com.”Itu proyek Dinas Sumber Daya DKI.Jakarta kami hanya di tembusan aja mas.”Jelasnya.

Penulis : Sutarno

Click to comment

Trending

Exit mobile version