Polhukam
Tangkal Radikalisme Dandim 0505/JT Gelar Komsos Binter Terpadu TA 2019
Jakarta, Hariansentana.com – Tangkal Radikalisme dan Separatisme, Kodim 0505 /Jakarta Timur menggelar kegiatan Komsos bersama Komponen Bangsa dalam rangka Binter terpadu TA 2019, di Club house Jakarta Garden City, Cakung Jakarta Timur, Rabu (20/11).
Dengan mengusung tema “Memberdayakan Wilayah Pertahanan Melalui Kegiatan Binter Terpadu Guna Memantapkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang Yang Tangguh”, kegiatan ini juga dihadiri oleh Walikota Administratif Jakarta Timur Muhammad Anwar, Komandan Kodim 0505 Jakarta Timur Kolonel Inf Mohammad Mahfud As’at, S.I.P, Kapolsek Cakung, Camat, dan Lurah Jakarta Timur, Warga Masyarakat, serta diikuti oleh para mahasiwa.
Selain itu kegiatan ini juga diisi dengan Bakti Sosial, Sunatan Massal dan pengobatan umum.
Komandan Kodim 0505 Jakarta Timur
Kolonel Inf Mohammad Mahfud As’at, S.I.P, dalam paparannya memberikan pembekalan program arahan kodam jaya tentang program Binter Terpadu, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman komunikasi sosial dalam mendukung tugas pokok TNI, khususnya dalam pelaksanaan pembinaan Teritorial, melalui kemanunggalan TNI-Rakyat kita wujudkan cegah tangkal Radikalisme/Separatisme,” papar Dandim 0505.
Dandim 0505/Jakarta Timur berharap, melalui kegiatan ini diharapkan dapat terjalin komunikasi sosial yang sehat, harmonis untuk meningkatkan tali silaturahmi prajurit Kodim 0505 dengan komponen masyarakat dalam rangka mewujudkan cegah tangkal radikalisme separatisme,” harap Dandim.
Dalam kesempatan yang sama Walikota Administratif Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar menambahkan, tujuan utama dari pembinaan Teritorial adalah mewujudkan ruang/alat dan kondisi juang yang tangguh, serta penanggulangan TNI dengan Kemanunggalan TNI dengan rakyat, untuk kepentingan pertahanan sesuai arahan Pak Presiden RI. Joko Widodo,” tambahnya.
Dikatakannya, TNI mempunyai tugas menciptakan rasa aman dan menjamin keamanan agar, pembangunan berjalan seluruhnya. Kemanunggalan jajaran TNI dan rakyat harus di tingkatkan untuk mewujudkan kondisi juang yang tangguh demi untuk kepentingan pertahanan yang solit dalam NKRI.
Selain itu lanjut Anwar, kegiatan ini juga untuk mengedepankan sikap gotong-royong, tidak melanggar norma agama, adat, dan hukum, penyesuaian diri serta menyatu dengan rakyat, sehingga terjalin dan terciptanya kemanunggalan TNI dan Rakyat yang berjalan wajar dan tumbuh secara sukarela,” pungkasnya.
Kegiatan diakhiri dengan pemberian cindera mata, serta peninjauan sunatan massal dan pengobatan umum.