Bodetabek
Syarat Pengalaman, Mantan Sekdes jadi Balon Kades Tlajung Udik
Bogor, HarianSentana.com – Tidak lama lagi, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 88 desa yang ada di Kabupaten Bogor akan digelar. Pesta demokrasi 6 tahunan ini akan digelar pada 20 Desember 2020.
Berbagai upaya sudah dilakukan pihak panitia, maupun pemerintah desa, mulai dari tahapan penjaringan bakal calon (balon), pendaftaran, verifikasi berkas balon dan penetapan kelengkapan berkas balon hingga tahapan berikutnya sampai tibanya jadwal yang ditentukan.
Desa Tlajung Udik Kecamatan Gunung Putri, adalah salah satu desa yang mengikuti Pilkades serentak yang ada di 88 desa se Kabupaten Bogor. Diketahui 7 balon kades di Desa Tlajung Udik sudah terlihat untuk bersaing dalam pesta demokrasi Pilkades ini.
Mantan Sekertaris Desa (Sekdes) Tlajung Udik, Suhardi salah satu balon Kades mengatakan Pilkades merupakan bagian dari proses berdemokrasi lini terdepan di masyarakat, sehingga perlu kedewasaan dalam menyikapi perbedaan.
“Karena itu saya berharap pada proses Pilkades ini seluruh calon kepala desa mengedepankan kepentingan masyarakat,” katanya kepada HarianSentana.com, Rabu (21/10/2020).
Dalam upaya ini, kata Hardi, dengan mengedapankan kepentingan masyarakat akan tumbuh dan berkembang politik yang baik. “Adapun nanti salah satunya terpilih, dapat memahami UU Desa sebagai barometer perwujudan visi dan misinya,” kata Suhardi.
Iapun siap konsekuensinya dan berharap para balon/calon kepala desa untuk menjaga kondusifitas dan harus siap menang serta kalah, karena Pilkades ini adalah pesta demokrasi.
“Saya minta buat calon Kades untuk siap menang, siap kalah . Saya berharap calon yang menang tidak jumawa dan yang kalah tidak berkecil hati tetap bersama-sama kita membangun Desa Tlajung Udik” katanya.
Hardi mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengsukseskan Pilkades dengan mendatangi TPS di lingkungannya masing-masing. “Untuk masyarakat silahkan datang ke TPS gunakan hak pilih sesuai dengan hati nurani, pilih Kepala Desa yang akan bisa memajukan desanya masing-masing. Satu suara pun akan berharga untuk pembangunan di desa masing-masing,” katanya.
Hardi menjelaskan, Pilkades kali ini berbeda dengan Pilkades sebelumnya. Jumlah TPS di masing-masing desa bisa mencapai dua sampai tiga TPS tergantung jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).
“Pelaksanaan Pilkades di Desa Tlajung Udik In syaa Allah berjalan lancar Sukses tanpa ekses, Kita buat supaya semakin dekat dengan masyarakat dan tetap menjalankan protokol kesehatan sesui anjuran pemerintah,” tutupnya.
Penulis: Subur/Roni