Ekonomi

Stimulus Program Kelistrikan Sudah Diperpanjang Beberapa Kali

Published

on

Jakarta, HarianSentana.com – Seiring merebaknya pandemi Covid-19 yang turut memengaruhi kondisi perekonomian masyarakat, stimulus untuk program ketenagalistrikan sudah beberapa kali diperpanjang sejak diberikan tahun 2020 lalu .

Hal ini disampaikan, Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Ida Nuryatin Finahari dalam diskusi media secara daring bertajuk “Perpanjangan Stimulus Listrik dari Pemerintah Pada Masa PPKM” yang digelar Ruangenergi.com, Kamis (22/7/2021).

“Dari Januari sampai Juni 2021, realisasi pemberian stimulus sektor ketenagalistrikan sebesar Rp 6,74 trilun yang diberikan kepada 32,9 juta pelanggan dari total yang dianggarkan sebesar Rp 6,94 trilun dari target 33,98 juta pelanggan,” kata Ida

Terkait rincian perpanjangan stimulus ketenagalistrikan yang akan diberlakukan sampai Desember 2021, Ida menerangkan untuk diskon listrik akan diberikan untuk 32,6 juta pelanggan PLN.

“Perkiraan kebutuhan tambahan anggaran sebesar Rp 1,91 triliun sehingga alokasi untuk program diskon listrik ini akan naik menjadi Rp 9,46 triliun,” ujarnya.

Sementara untuk program bantuan rekening minimum dan pembebasan biaya beban/abonemen, akan diberikan kepada 1,14 juta pelanggan PLN, dengan tambahan anggaran Rp 0,4 triliun, sehingga total anggaran yang diberikan sampai Desember 2021 menjadi Rp 2,26 triliun. “Jadi total stimulus selama tahun 2021 diperkirakan sebesar Rp 11,72 triliun,” ungkapnya.

Ida menjelaskan, skema program diskon tarif listrik yaitu pada Kuartal I-2021 diberikan diskon 100 persen untuk pelanggan rumah tangga, bisnis, dan industri kecil dengan daya 450 VA. Kemudian pada kuartal II dan III diskon diberikan sebesar 50 persen.

Kemudian diskon sebesar 50 persen diberikan kepada pelanggan rumah tangga kapasitas 900 VA pada Kuartal I-2021, dan pada Kuartal II dan III diskon diberikan sebesar 25 persen untuk golongan ini.

“Perhitungan tambahan dana Rp1,91 triliun untuk sampai September (Kuartal III). Kemudian alokasi selama Semester I (Kuartal I dan II) sebesar Rp5,67 triliun. Total anggaran untuk diskon tarif listrik hinga Desember mencapai Rp7,58 triliun,” jelasnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan bantuan rekening minimum dengan sasaran 1,14 juta pelanggan. Skema yang diterapkan yaitu diskon 100 persen untuk pelanggan bisnis. Industri dan sosial di sepanjang Kuartal I-2021.

Kemudian untuk Kuartal II dan III, pelanggan golongan yang sama mendapat diskon tarif minimal 50 persen. “Total anggaran yang disiapkan Rp1,69 triliun,” ucap Ida.(s)

Click to comment

Trending

Exit mobile version