Ibukota
Sepanjang 2021, Kriminalitas di Jakut Turun 28%, Tertinggi Kasus Narkoba.
Jakarta, HarianSentana.com – Kasus kriminal di Jakarta Utara mengalami penurunan sepanjang 2021 bila dibandingkan pada 2020.
Polres Metro Jakarta Utara mengungkap ada 800 laporan polisi yang masuk, namun jumlah kasus yang berhasil diselesaikan jauh lebih banyak, yaitu 1.618 kasus. Artinya ada kasus-kasus di tahun sebelumnya berhasil diungkap tahun ini.
Kondisi tersebut jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Pada 2020 jumlah laporan polisi yang masuk ke Polres Metro Jakarta Utara sebanyak 1.113, sedangkan kasus yang berhasil diungkap sebanyak 1.756. Selisihnya mencapai 28 persen.
Demikian hal tersebut diungkapkan, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Darmawan di Jakarta Kamis (30/12).
Secara umum terjadi penurunan antara 2020 dan 2021. Arif mengakui bahwa dirinya juga belum mengetahui apakah penurunan tersebut karena pandemi atau bagaimana kami tidak tahu. Yang jelas kami sudah berusaha keras menjaga situasi kamtibmas di Jakarta Utara,” tambahnya.
Menurutnya dari jumlah enam polsek dengan jumlah personil 1.068 lebih optimal,” katanya.
Dari data tersebut lanjutnya, terungkap kasus narkoba masih yang tertinggi di Jakarta Utara. Dari 800 laporan polisi, 298 di antaranya ialah kasus narkoba. Sedangkan, kasus kedua tertinggi, kasus pencurian dengan pemberatan sebanyak 223 kasus. dan 128 kasus merupakan penganiayaan berat.
Meskipun kasus narkoba masih yang tertinggi, Guruh mengatakan bila dibanding tahun 2020, jumlahnya menurun,” ucapnya.
Pada 2020 kasus narkoba yang dilaporkan ada sebanyak 319 dengan jumlah pengungkapan sebanyak 143. Sedangkan pada 2021 jumlah pengungkapan sebanyak 262 kasus.
“Penyelesaian perkara ada peningkatan. Kami apresiasi kepada rekan-rekan dari Satreskrim maupun Satresnarkoba terkait pengungkapan kasus-kasus ini,” kata Guruh.
Kapolres menghibau kepada warga Jakarta Utara untuk tidak keluar rumah merayakan tahun baru atau di penutupan tahun 2021.
“Kami mengajak warga untuk tetap di rumah merayakan pergantian tahun dengan keluarga,” pungkasnya (Sutarno).