Peristiwa
Satpol PP DKI Jakarta Akhirnya Bongkar Paksa Ruko Yang Makan Jalan dan Saluran di Pluit Jakut.
Jakarta,Hariansentana.com – Satpol PP DKI Jakarta di pimpin H. Arifin didampingi Muhammadong Kasatpol PP jakarta utara dan aparat gabungan 200 personil TNI/Polri, mulai membongkar bagian ruko di Pluit, Jakarta Utara, yang memakan badan jalan dan menutupi saluran air, di Jalan Niaga, Ruko Blok Z Selatan, Jakarta Utara, Rabu (24/5/2023).
Sejak pukul 08.50 WIB, tampak kawasan ruko sudah ramai dengan pengunjung. Truk derek dari Dishub dan truk skylift dari Satpol PP juga disiagakan.
Kendaraan yang parkir bergegas dipindahkan oleh pemiliknya. Petugas dari Dinas Bina Marga dan sejumlah dinas lain juga datang ke lokasi.
Pukul 09.13 WIB, petugas Satpol PP mulai menyisir lokasi pembongkaran. Proses pembongkaran dimulai dari Ruko di Blok Z Utara. Terlihat petugas mengerahkan alat-alat untuk melakukan pembongkaran.
Beberapa ruko sebenarnya telah melakukan pembongkaran secara mandiri. Namun banyak juga yang belum melakukan pembongkaran.
Terlihat juga beberapa tukang melakukan pembongkaran di Blok Z8 Selatan. Meski begitu, pembongkaran belum menyeluruh dan hanya sebagian saja.
Sementara itu, Karyawan dan penyewa ruko di Jalan Niaga, Blok Z Utara dan Selatan RT 011 RW 03 kelurahan Pluit, kecamatan Penjaringan, kota administrasi Jakarta Utara, melakukan demonstrasi terhadap ketua Rt, pada saat pembongkaran ruko. Dalam tuntutannya, mereka meminta Ketua RT 011 Riang Prasetya turun dari jabatannya.
Pantauan Hariansentana.com di lokasi pada Rabu (24/5/2023), para karyawan serta pemilik toko di Jalan Niaga Blok Z membentangkan spanduk yang berisi tuntutan agar RT Riang Prasetya mundur dari jabatannya.
Salah satu spanduk itu bertulisan ‘Warga UMKM dan Karyawan RT 011/003 Jadi Resah Sejak Pak RT Riang Prasetya Sibuk Cari Sensasi’.
Mereka juga meminta Riang Prasetya turun dan keluar dari kantornya, yang letaknya tak jauh dari ruko. Suasana sempat ricuh karena aksi mereka dihadang oleh petugas keamanan yang ada.
Terlihat petugas Satpol PP ikut berjaga di depan kantor itu. “Keluar! Keluar! RT-nya turunin saja!” teriak salah seorang warga. Terlihat petugas Satpol PP ikut mengamankan kawasan tersebut.
Selain Satpol PP, terlihat juga, Camat Penjaringan Depika, Plt Lurah Pluit Jangan Simanjuntak, petugas Dishub, Bina Marga, dan Sudin DKI juga tampak di lokasi (sutarno)