Ibukota
Rekrutmen PJLP Sudin SDA Jakut Diduga Sarat Permainan
Jakarta, SENTANA
Masyarakat Jakarta Utara merasa kecewa terhadap rekrutmen Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA). Pasalnya penerimaan PJLP tahun anggaran 2020 tersebut dinilai tak transparan.
Kekecewaan tersebut lantaran pembukaan penerimaan melalui website tidak sesuai dengan fakta di Kantor Sudin SDA Jakarta Utara. “Sesuai tanggal yang tertera melalui website penerimaan PJLP dibuka mulai tanggal 10 Februari sampai dengan 14 Februari 2020, namun ketika pelamar datang pada tanggal 13 Februari sekitar jam 12:00 WIB menurut salah satu panitia bernama Cahyo mengatakan bahwa penerimaan sudah tutup,” terang salah satu pelamar yang minta namanya tak dicantumkan dalam pemberitana ini kepada Sentana, Kamis (13/2).
Mendengan informasi dari masyarakat terkait penerimaan PJLP di Sudin SDA Jakarta Utara tersebut membuat salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tipikor, Robert Simanjuntak geram.
“Seharusnya masyarakat diberitahukan terlebih dahulu, jangan justru masyarakat merasa dibohongi begini,” ujarnya geram.
Robert menduga ada permainan oleh oknum tertentu dalam penerimaan PJLP di Sudin SDA Jakarta Utara. “Dalam proses penerimaan yang dianggap sangat mengecewakan, seperti yang terjadi pada Suku Dinas SDA, dalam prakteknya, meski membuka pendaftaran secara luas lewat online, namun penerimaan terhadap PJLP justru sangat tertutup,” imbuhnya.
Robert berharap agar semangat mengurangi pengangguran di Jakarta harus dikedepankan oleh pihak-pihak terkait dengan mengedepankan warga yang berdomisili di DKI.
“Kalau untuk mengurangi pengangguran di Jakarta. Harusnya orang Jakarta yang diprioritaskan dalam penerimaan PJLP dong. Jangan orang luar Jakarta seperti Depok, Tanggerang, Bekasi dan wilayah lainnya yang justru diterima dalam mengisi pos lowongan pekerjaan di Jakarta” pintanya.
Penulis : Deden Kurniawan