Peristiwa

Pedagang Menjerit di Palak Tiap Hari, Aparat Tutup Mata

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Puluhan pedagang kaki lima di pasar tradisional Rajawali Hidup baru Kelurahan Pademangan Barat Kecamatan Pademangan kota administrasi Jakarta Utara, mengeluh lantaran setiap hari selalu dipalak oleh para preman.

Wati pedagang udang rebon mengatakan, ia pak kami pedagang kecil yang modalnya paspasan mana boleh minjem sama bang keliling/rentenir, jualan buat bertahan hidup di palak, diminta duit sama preman, banyak banget lain lain orangnya. Mana nih petugas TNI/polri satpol PP katanya pelindung masyarakat ko di biarin ini orang meresahkan pedagang” ungkapnya, Minggu (16/7/2023).

Kanit Bimas polsek pademangan AKP Suparno ketika dihubungi mengatakan, “kami siap membantu apabila ada permitaan.” Katanya.

Sementara M.Ismet salah seorang ketua RW. 04.menggatakan, kami memang kasian harusnya Lurah Pademangan Barat sebagai pemangku pemerintah sebagai ujung tombak wilayah, Proaktif untuk mendata para pemungutan uang yang terjadi di pasar Rajawali hidup baru tersebut. Siapa aja dan tanggung jawab sama siapa aja, itu tugasnya pak lurah. Kan punya Tri pikel. Babinkatibmas, babinsa dan satpol. PP. Pademangan.

Kami siap kantor sekretariat RW 04 yang dekat dengan pos ka subsektor polsek pademangan menjadi tempatnya,” tegasnya. (Sutarno)

Click to comment

Trending

Exit mobile version