Peristiwa
Pasca Penutupan PT KCN Debu Batu Bara Muncul Kembali, F-MRM Meminta PJ Gubernur Bertindak
Jakarta, Hariansentana.com – Forum Masyarakat Runawa Marunda ( FMRM) kembali mengeluhkan, dampak dari B3 debu barubara yang kembali meneror warga Rusunawa Marunda.
Pasalnya telah terjadi kembali pencemaran debu batubara di wilayah rusunawa marunda dan sekitarnya, sejak bulan oktober lalu dan meningkat intensitasnya pada bulan november ini.
Sebut saja Mulyana, salah seorang pengurus Rt setempat mewakili warga, mengatakan, warga kami setiap hari mengeluh. Kami jadi stress setiap hari di datangin warga tiap hari harus bersih bersih rumah dari debu batubara,” katanya Kamis (24/11/2022).
Warga kami meminta Sudin LH Jakarta Utara segera menangani penyebab pencemaran ini, demi keselamatan dan kesehatan warga di wilayah ini,
“Yang kami minta adalah pencemaran dihentikan,” pintanya.
Mulyana menegaskan, warga kami akan segera melaporkan kejadian ini kepada Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. (mantan walikota jakarta utara)untuk segera mencari solusi, dengan mengadakan tim gabungan pencari fakta yang independen agar akar permasalahan pencemaran batubara ini sungguh-sungguh bisa didapati dan diatasi. Hal tersebut penting karena menyangkut keselamatan warga yang ada di rusunawa marunda,” tegasnya.
Perlu diketahui sebelumnya beberapa waktu lalu beberapa perwakilan warga diundang ke PT. KCN untuk melihat apa saja yang sudah dilakukan mereka dalam memenuhi apa yang diperintahkan oleh Sudin LH.
Setidaknya mereka sudah berbenah, dan kami yakin bahwa pencemaran yang terjadi saat ini bukan berasal dari sana, karena memang sejak dicabutnya izin lingkungan KCN mereka tidak beroperasi lagi. Sehingga, pelaku pencemaran saat ini harus segera ditemukan dan ditindak secepatnya,
Ahmad Hariyadi kasudin LH dan Kebersihan Jakarta Utara ketika di hubungin menjelaskan bahwa, atas arahan pak Wali kota untuk turun kelapangan untuk menjelaskan kepada warga. ”
“Hasil Lapnya baru keluar besok jumat. 25 November 2022. dan kita akan adakan konfrensi press. “Jelasnya.
Sementara Rudi panjaitan pengamat kebijakan publik dan lingkungan hidup menggatakan pada Hariansentana.com. Kamis. (24/11/2022), bahwa Masalah ini harus segera diatasi, Bang Heru sebagai pj. Gubernur DKI. Jakarta harus berani mengambil tindakan tegas,” ucapnya.
(sutarno)