Ibukota
Muspiko Hadiri Kegiatan Rembug Warga di Rusun Marunda Cilincing Jakarta Utara
Jakarta, Hariansentana.com — Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, S.I.K, S.H, M.Hum menghadiri Rembug Warga di Rumah Susun (Rusun) Marunda Kelurahan Marunda kecamatan Cilincing Jakarta Utara, Kamis (25/1/2024).
Dengan mengusung tema “Rembug Warga dalam rangka cooling sistem jelang pemilu 2024”, kegiatan ini dihadiri oleh bersama Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Wiraga Dimas Tama, S.I.K, M.Si, dan Dandim 0502/JU Letkol Kav Tofan Tri Anggoro, H. Juani wakil walikota administrasi jakarta utara, PJU Polres Metro Jakarta Utara, Kapolsek Cilincing Kompol Fernando Saharta Saragi,S.I.K, Danramil Cilincing Mayor Budi Wiyono, Camat Cilincing Indah Permatasari, Lurah Marunda Agung Dian Cahyo, Kasie Pem Dwi Junarso, Kepala UPRS 2 Rusun Marunda Uye Yaya Diniati, Tokoh agama H. Rahmat, Ketua RW 12 Didi dan Ketua RW 11 Dwi.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan kata sambutan baik dari stakeholder wilayah dan TNI, Polri.
Dalam sambutannya Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan meyakini bahwa di wilayah Marunda ini kuat komunitasnya. Proses pemilu kita pastikan damai, mulai pendistribusian logistik, dan penetapan TPS nya.
Nanti TNI – Polri akan memberikan pengamanan di titik TPS, namun anggota kurang sehingga 1 personil menjaga beberapa TPS, tapi tidak mengurangi rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat,” ucapnya.
Sementara, Dandim 0502/JU Letkol Kav Tofan Tri Anggoro BS menambahkan, hasil analisa di Jakarta Utara pemilu aman, yang menjadi persoalan adalah ada satu komponen yaitu peran masyarakat, kalau masyarakat sekitar dapat kondusif, Insyaallah pemilu akan berjalan baik, ribut hanya di medsos saja. Pilihan bebas sesuai hati nurani, namun jangan dibawa ke level konflik,” tambahnya.
Pesta demokrasi ini berjalan untuk menentukan pemimpin yang terbaik, sesuai aturan yang terdaftar dalam KPP, masuk dalam DPT (daftar pemilih tambahan), DPT khusus adalah orang yang tidak terdaftar tapi KTP nya disini, hanya boleh milih jam 13.00 WIB sampai jam 14.00 WIB. Surat suaranya dibatasi, kita semua harus menjaga pemilu.Pesan Pj. Gubernur, Pangdam, bahwa ini pesta demokrasi dan pesta itu harus senang, jangan sampai kita bermusuhan,” pesannya.
“Kita harus datang ke TPS untuk menggunakan suaranya, saya ucapkan selamat kepada petugas KPPS yang sudah dilantik tadi pagi,” tutup Dandim 0502/JU Letkol Kav Tofan Tri Anggoro.
Terima kasih kepada bapak ibu yang sudah hadir dan kepada Danramil, dan semua kita ucapkan syukur kita dapat berkumpul disini.Kami bersama pak Dandim kesini untuk memberi semangat kekuatan dan menyakinkan kepada petugas KPPS bahwa bapak ibu bisa menjadi pemilu damai,” tutup Gidion (Sutarno)