Ekonomi

Kemenperin Apresiasi Asosiasi Printer Tridimensi Indonesia (3D Print)

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Kementerian Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan apresiasi kepada Asosiasi Printer Tridimensi Indonesia (3D Print) yang turut berperan dalam peningkatan daya saing produk serta sumber daya manusia khususnya pada sektor Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA).

Ketua Asosiasi Printer Tridimensi Indonesia (3D Print) yang juga Founder & Ceo Imajin Chendy Jaya mengungkapkan, hari ini Asosiasi Printer Tridimensi Indonesia (3D Print) resmi dikukuhkan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

“Dengan dikukuhkannya Asosiasi 3D ini Pemerintah memberikan fasilitas kepada kami untuk memberikan awernes. Ini merupakan kebanggaan dan langkah yang sangat baik,” ungkap Chendy saat ditemui dalam acara Semarak Festival Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) 2019, yang digelar oleh Kementetian Perindustrian di Balai Kartini Jakarta, Rabu (11/12/2019).

“Dukungan Pemerintah lebih tepatnya memfasilitasi, contohnya mengajak kami untuk membuka suatu booth atau seminar dan pelatihan – pelatihan lainnya,” tambah Chendy.

Chendy membeberkan, Asosiasi Printer Tridimensi Indonesia (3D Print) ini berawal dari perkumpulan komunitas 3D Printer Indonesia yang terbentuk sejak tahun 2015. Dimulai dari bikin group di Facebook dan sampai saat ini anggotanya sudah mencapai 6000 lebih.

Dari situlah 3D Print berinisiasi untuk membuat Asosiasi, dikarenakan 3D Printing masih belum banyak dikenal oleh masyarakat, makanya diperlukan peran Pemerintah untuk lebih mensosialisasikan tentang 3D Printing ini,” bebernya.

Lewat Asosiasi, bantuan Pemerintah dapat terkoneksi dengan para pelaku industri. Mulanya 3D Print membuat acara masing masing, baik dari IMA, Evolusi 3D bikin cara sendiri. Saat ini kami dikumpulkan bersama dengan Kemenperin sehingga dapat membuat acara yang bersamaan yang impacnya jauh lebih luas,” tutupnya.

Selain memberikan Apresiasi Kemenperin juga memberikan Penganugerahan Penghargaan ‘Startup4lndustry’ kepada pelaku IKMA.

Penghargaan ini merupakan salah satu komitmen Kemenperin untuk turut berperan dalam peningkatan daya saing produk serta sumber daya manusia khususnya pada sektor IKMA.Selain itu juga Menperin mendukung transformasi digital industri manufaktur dengan mencetak startup penyedia teknologi bagi industri kecil dan menengah.

Click to comment

Trending

Exit mobile version