Nasional
Inas: Peryataan LBP Soal Pertamina Kontraproduktif
Jakarta, HarianSentana.com – Ketua DPP Partai Hanura, Inas N Zubir menyesalkan pernyataan Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) yang menyatakan bahwa Pertamina adalah sumber kekacauan.
“Pernyataan LBP itu tujuannya apa? Kalau hanya sekedar ingin menonjolkan peran Basuki Tjahaja Purnama (BTP/Ahok) di Pertamina, seharusnya tidak perlu mendiskriditkan Pertamina yang akhirnya malah kontraproduktif,” kata Inas kepada HarianSentana.com di Jakarta, Rabu (11/12).
Sebagai mantan anggota Komisi VI DPR-RI yang salah satu mitranya adalah Pertamina, Inas mengaku sangat paham bahwa sejak era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Pertamina sudah jauh lebih baik dan pengelolaannya menjadi lebih profesional. “Saya belum lama pensiun dari Komisi VI DPR-RI yang salah satu mitra-nya adalah Pertamina, sehingga saya paham bahwa sejak di era pemerintahan Jokowi, Pertamina jauh lebih baik dan dikelola menjadi lebih profesional. “Dan salah satu keberanian Jokowi di Pertamina yang fenomenal adalah diberangus-nya mafia migas,” tukasnya.
Namun dia mengaku sangat miris ketika membaca argumen LBP yang mengatakan bahwa Pertamina adalah sumber kekacauan! “Kok bisa LBP menyepelekan kerja keras Jokowi di periode 2014-2019 yang lalu?” Tanya Inas
Apalagi, kata dia, karyawan dan direksi Pertamina juha sedang bekerja keras menjadikan Pertamina sebagai NOC kelas dunia. “Pasti argumen LBP tersebut sangat menyakitkan bagi karyawan dan direksi Pertamina,” pungkasnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku menaruh harapan besar pada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang kini menjadi Komisaris Utama Pertamina. Luhut menyebut bahwa banyak hal yang harus dibenahi di Pertamina.
“Pak Ahok itu akan sangat bagus mengawasi Pertamina, karena Pertamina sumber kekacauan paling banyak itu. Biar aja di situ,” kata Luhut di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (10/12).(sl)