Polhukam

Gagal Bayar Pemkab Bogor atas Pekerjaan Yang Sudah Selesai pada TA 2025, Jadi Sorotan LSM PRB

Published

on

Ketua LSM Peduli Rakyat Bogor ( PRB ) M. Johan Pakpahan S.H

Bogor, Hariansentana.com –– Kegagalan membayar Pemkab Bogor atas ratusan kegiatan yang sudah selesai dikerjakan di tahun anggaran 2025, mendapat sorotan dari ketua LSM Peduli Rakyat Bogor (PRB), M. Johan Pakpahan.

Dikatakannya, ada kesalahan di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor,” terang Johan kepada awak media Media 2/1/2026) .

Johan menambahkan para pengusaha atau pihak ketiga yang belum dibayarkan karena kondisi defisit keuangan Pemkab Bogor ,tidak perlu dikhawatirkan karena Pemkab Bogor dengan APBD hampir Rp12 triliun pasti sanggup membayar.

“Para pengusaha yang pekerjaannya belum dibayarkan tidak perlu khawatir. Pemkab Bogor pasti bayar hanya saja masih menghitung proses PAD dan dana dari sumber-sumber keuangan lainnya,” terang Johan melalui telpon seluler nya.

Ada yang tidak singkron antara belanja, pendapatan dan kas daerah. Ketidak singkron nya yang disebabkan pengeluaran untuk penanganan bencana.

“Selain itu ada perencanaan yang kurang baik sehingga menimbulkan miskomunikasi antara BPKAD ,Sementara itu Bupati Bogor disibukan dengan kegiatan membangun dengan cepat tapi tidak diimbangi dengan kondisi keuangan daerah,” tutur Johan.

Untuk itu, Johan memberi saran agar Pemkab Bogor menaikan plafon anggaran sebesar Rp15 triliun dengan banyaknya potensi pendapatan yang belum optimal.

Johan juga menegaskan bahwa Bupati Bogor Rudy Susmanto harus berhati-hati dalam mengelola anggaran. Mesti nya ada prioritas program unggulan yang dibiayai APBD agar Bogor dapat menjadi Istimewa sesuai jargon Bupati dan Wakil Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi .

“Bisa saja membangun dengan cepat tapi harus disesuaikan dengan visi Bogor Istimewa dan Gemilang oleh Rudy Susmanto dan Ade Rohendi ,supaya ini tidak terulang Pemkab Bogor gagal bayar ke ratusan kegiatan yang sudah selesai dikerjakan,” papar Ketua LSM Peduli Rakyat Bogor ( PRB ) M. johan Pakpahan S.H .

Untuk itu Johan juga mengingatkan kepada para pengusaha agar bersabar karena Pemda pasti membayar tagihan yang gagal bayar di 2025.

“Pasti tagihan kita semua dibayar ketika dananya sudah ada dan cukup,” papar salah satu pengurus Gapensi Kabupaten Bogor. (Ron)

Click to comment

Trending

Exit mobile version