Polhukam
Danpusterad Gelar Saresehan Bertajuk Refleksivitas Peran Media Massa Dalam Kegiatan Teritorial TNI AD
Bekasi, Hariansentana.com – Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) Letjen TNI Teguh Arief Indratmoko, S,E., M.M. secara resmi membuka acara Sarasehan Pusterad dengan Media Massa bertajuk “Refleksivitas Peran Media Massa Dalam Kegiatan Teritorial TNI AD” di Hotel Horison Ultima Bekasi, Rabu (13/10/2021).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Dewan Pers Prof.Dr.Ir. KH Muhammad Nuh, DEA. dan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Usman Kansong S.Sos., M,SI. Para kepala Pimpinan Media Massa baik Cetak, Elektronik dan Online.
Danpusterad dalam sambutannya berharap, “kegiatan sarasehan ini dapat semakin menpererat hubungan silahturahmi yang telah terjalin selama ini, serta dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam rangka menjaga keutuhan NKRI,” harapnya.
Danpusterad menjelaskan, “sesuai dengan Undang – undang nomor 3 tahun 2002 pasal satu ayat 2 tentang pertahanan negara yang menjelaskan tentang sistem pertahanan negara dengan melibatkan seluruh warga negara wilayah dan sumber daya nasional lainnya.
TNI AD sebagai bagian penting dari unsur utama pertahanan negara yang menyelenggarakan amanat Undang undang tersebut melalui konsep pembinaan teritorial yang disebut Binter,” jelasnya.
Dengan memberdayakan potensi geografi, demografi dan kondisi sosial untuk disiapkan menjadi kekuatan ruang alat dan kondisi juang yang tangguh bagi kepentingan pertahanan negara aspek darat.
Pelaksanaan Binter berpedoman pada program kerja binter yang diselenggarakan oleh seluruh kesatuan jajaran TNI AD khususnya satuan komando kewilayahan.
Secara terus menerus sepanjang tahun dalam penyelenggaraan binter satkowil menggandeng seluruh komponen bangsa agar tujuan binter dapat tercapai termasuk didalamnya adalah Media Massa,” jelasnya.
Pada era modern saat ini lanjutnya, informasi sangat penting sebagai sarana dalam interaksi dikalangan masyarakat. Kecepatan informasi yang didukung perkembangan teknologi, merupakan kebutuhan keseharian dalam kehidupan sosial masyarakat, yang dapat dikonsumsi didalam bentuk berita, baik cetak, elektronik maupun online.
Melalui pemberitaan yang tepat dan akurat, dapat dijadikan masukan dalam pengambilan kebijakan meningkatkan pengetahuan masyarakat dan membangun karakter bangsa,” ucapnya.
Kewajiban kita memberikan edukasi dan proaktif mengajak masyarakat agar tetap cerdas dalam memanfaatkan media massa sehingga diharapkan masyarakat lebih selektif dalam mengkonsumsi berita dan informasi yang diterima.
TNI AD melalui unsur satuan komando wilayah dengan didukung media massa memiliki peran yang strategis dalam melaksanakan pembinaan ketahanan masyarakat melalui penyelenggaraan binter.
Kegiatan binter yang berkolaborasi dengan media massa diharapkan dapat mengedukasi seluruh lapisan masyarakat, sehingga terwujud ketahanan nasional yang tangguh sesuai dengan tema ” Refleksivitas Peran Media Massa Dalam Kegiatan Teritorial TNI AD”
Kecepatan informasi menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat, peran media massa yang memanfaatkan perkembangan teknologi informasi juga dapat dijadikan sarana dalam menyampaikan program dan kebijakan serta visi dan misi pembangunan, guna mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Untuk itu, Binter TNI AD yang senantiasa mendukung program pembangunan fisik maupun nonfisik perlu disinergikan dengan pemberitaan media massa diseluruh tanah air, sehingga timbul komitmen bersama dalam membangun bangsa Indonesia.
Melalui acara sarasehan dengan media massa ini, Danpusterad berharap memperoleh masukan dan saran dalam menyusun strategi penyelenggaraan Binter di era modern yang didukung media massa, sehingga terwujud kemanunggalan TNI dan rakyat dalam rangka menuju pembangunan nasional,” harap Danpusterad
Media massa sebagai wahana penyampaian informasi dan edukasi bagi masyarakat, merupakan motor penggerak yang sangat dasyat bagi negara dalam membangun jati diri dan karakter bangsa.
Untuk itu peran strategis media massa yang menjunjung tinggi dua hal yaitu Tras dan Integritas harus tetap dijaga dan dipertahankan,” pungkasnya.