Ekonomi

Cepat Atasi Kebakaran Tangki di Balongan, Energy Watch Apresiasi Pertamina

Published

on

Jakarta, HarianSentana.com – Tindakan PT Pertamina (Persero) dalam mengatasi terbakarnya Tanki T301 Kilang RU VI Balongan sudah sangat baik. Pasalnya, selain sigap memadamkan api, Pertamina juga sigap mengamankan pasokan BBM nasional, sehingga gejolak kekurangan pasokan tidak terjadi.

“Diantara 70 lebih tangki minyak hanya 4 tangki yang mengalami kebakaran, dampaknya sekitar 7 persen dari total kapasitas kilang Balongan yang terbakar akibat insiden kemarin. Saya rasa, Pertamina sudah cukup responsive atas kejadian yang menimpa saat ini. Salah satunya yaitu termasuk evakuasi masyarakat di sekitar kilang minyak, penangangan para korban,” kata Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan dalam diskusi virtual ‘Terbakarnya Tanki Balongan, Pasokan BBM Aman’ yang diselenggarakan oleh Energy Watch, bekerjasama dengan APEI dan Ruang Energi, Kamis (1/4/2021).

Mamit menyebut, Pertamina juga patut diapresiasi karena sudah melakukan trauma healing di posko pengungsian pada anak-anak yang tinggal di sekitar kilang Balongan.

“Pertamina saat ini dinilai sudah lebih responsibility. Saya menghimbau masyarakat jangan panik karena apa yang dikhawatirkan tidak terjadi. Masyarakat harus tahu, bahwa Pertamina saat ini siap dalam kondisi apapun,” tuturnya.

Terakhir, Mamit juga mengingatkan kepada seluruh pihak untuk membiarkan tim investigasi bekerja. Masyarakat diminta untuk tidak berasumsi terhadap penyebab kebakaran tersebut, agar hal itu tidak menimbulkan opini liar yang justru menimbulkan kepanikan.

“Dan saya kira untuk penyebab kebakaran kilang, kita tidak perlu berspekulasi karena sekarang sedang dilakukan investigasi oleh internal dan aparat penegak hukum,” pungkasnya.

Tak Ganggu Pasokan
Pada kesempatan yang sama, Ketua Harian YLKI, Tulus Abadi menyebutkan bahwa peristiwa kebakaran tangki di Kilang Balongan tetsebut sempat membuat masyarakat merasa was-was akan terjadi kelangkaan BBM di wilayah Jabodetabek dan Jawa Bagian Barat pada umumnya. Pasalnya, Kilang Balongan merupakan pemasok terbesar BBM untuk wilayah Jawa Bagian Barat.

“Tapi sampai saat ini masyarakat belum ada yang melaporkan adanya kelangkaan BBM akibat peristiwa tersebut, baik di Jabodetabek maupun di wilayah Jawa Bagian Barat lainnya,” kata Tulus.

Yang paling penting, kata dia, masyarakat bisa dipastikan mendapatkan pasokan BBM secara aman. Pertamina juga harus bisa mengubah pandangan masyarakat yang sangat khawatir akan ketersediaan pasokan BBM.

“Apalagi pemberitaan di media bisa menyebabkan masyarakat khawatir dan was-was. Masyarakat panik karena yang disorot adalah terbakarnya kilang, padahal faktanya hanya 2 tangki BBM dari puluhan tangki yang ada di Kilang Balongan yang terbakar. Ini sangat berbeda,” papar Tulus.

Ia menambahkan, bahwa saat ini kondisi Kilang Balongan tidak ada masalah dan normal saja. Apalagi BBM pengganti bisa disuplai dari Kilang Cilacap dan TPPI.

“Kita tau bahwa pemasok BBM ke Terminal BBM Balonga, Cikampek dan Plumpang adalah Kilang Balongan. Tapi saat ini kebutuhan ke sana dipasok dari Kilang Cilacap dan TPPI,jadi tidak masalah,” pungkasnya.(s)

Click to comment

Trending

Exit mobile version