Nasional

Waketum Gerindra Yakin 2020 Ahok Masuk Kabinet

Published

on

Jakarta, HarianSentana

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono yakin, posisi Basuki Tjhaja Purnama (Ahok) sebagai Komisi Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) hanya sebagai batu loncatan saja, untuk mengembalikan dia dalam jabatan publik.

“Saya yakin pemberian jabatan Komut Partamina ke Ahok hanya untuk mengembalikan dia ke jabatan publik. Agar pada saat reshuffle kabinet yang saya perkirakan akan terjadi tahun depan, Ahok yang memang punya integritas dan kejujuran dalam bekerja akan diplot menjadi salah satu menteri yang bisa membantu Prrsiden Joko Widodo (Jokowi),” kata Arief saat dihubungi HarianSentana.com di Jakarta, Senin (25/11).

Apalagi, kata dia, pada periode kedua ini, Presiden Jokowi membutuhkan figur-figur gila kerja dan cepat tanggap seperti Ahok. “Karena untuk periode kedua ini, Presiden butuh menteri seperti Ahok yang gila kerja dan cepat tanggap untuk kesuksesan program-program pemerintahan Jokowi,” ujarnya.

Terkait reshuffle kabinet, dirinya juga yakin akan terjadi pada tahun 2020. Menurutnya, banyak menteri yang saat ini menjabat akan terpental, karena tidak mencapi target yang diinginkan Jokowi.

Yang pasti tahun depan akan ada reshuffle kabinet oleh Jokowi dan banyak menteri yang akan terpental karena tidak mencapai target.Selain itu juga karena adanya persaingan elite di parpol yang akan menyebabkan desakan Jokowi untuk mereshuffle kabinetnya,” papar Arief.

Menurut dia, dugaan ini berdasarkan statement Jokowi sendiri yang disertai ancaman meminta kepada para menteri, pejabat, dan birokrat agar serius menjamin tercapainya tujuan program pembangunan.

Seperti diketahui, saat menyampaikan pidato pelantikan dalam sidang paripurna MPR, Minggu (20/10), Jokowi menegaskan tidak akan memberi ampun kepada pejabat atau menteri yang tidak serius dalam bekerja. “Bagi yang tidak serius, saya tidak akan memberi ampun. Saya pastikan, pasti saya copot,” ujar Jokowi ketika itu.

Arief yakin dugaannya itu akan terjadi, apalagi kata dia, Jokowi adalah presiden yang selalu bekerja berdasarkan data dan selalu berorientasi pada hasil kinerja. “Dan menurut saya, Ahok pasti sedang disiapkan  untuk posisi menteri saat nanti ada reshuffle kabinet tahun depan,” pungksnya.(sl)

Penulis: Syarief Lussy

Click to comment

Trending

Exit mobile version