Ibukota

Sudin SDA Jakut Percepat Pengerukan Lumpur Saluran Air di Pademangan Barat.

Published

on

Jakarta, Hariansentana.com – Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) kecamatan Pademangan kota administrasi Jakarta utara mempercepat pengerukan lumpur di sejumlah saluran air guna mengantisipasi sumbatan yang mengakibatkan banjir saat hujan lebat.

Salah satu pengerukan lumpur dilakukan di Jalan Hidup Baru/KA.RW 02 RT.07,08,09,10 dan RW.04 RT.09,10,11,12.kelurahan Pademangan barat Kecamatan Pademangan kota administrasi Jakarta Utara.

Herni LMK Rw. 04 turut membantu pengawasan dan penyediaan tempat untuk menampung karung berisi lumpur yang berjumlah ratusan. “Kami sangat berterima kasih sama Lurah Sugiharjo Timbo, Camat Pademangan Didit Mulyadi dan Kasatpel SDA. Kecamatan Pademangan. Alhamdulillah sudah hampir 15 tahun saluran ini tidak di kuras lumpurnya. Berkas hasil Musrenbang 2024. Akhirnya terlaksana.” Tegas Herni kamis (31/7/2025) di lokasi.

Lurah Pademangan barat.Sugiharjo Timbo di kantor kelurahan Kamis (31/7/2025), menjelaskan pengerukan segera dilakukan mengingat endapan lumpur yang sudah terlalu tebal. “Maka Satpel SDA kecamatan Pademangan melakukan normalisasi saluran dengan pengurasan, salah satunya saluran di Jalan Hidup baru/KA,” katanya.

Dengan membersihkan lumpur, diharapkan saluran air dapat menampung air sehingga genangan dan banjir dapat dicegah, harap Sugiharjo Timbo.

Saat ini, lanjut dia, pencapaian pengerukan lumpur baru mencapai sekitar 60 persen yang digarap oleh Satuan Pelaksana (Satpel) Suku Dinas SDA Kecamatan Pademangan.

Sementara itu, petugas Suku Dinas SDA Kecamatan, Muhasan menuturkan pembersihan saluran di jalan itu dilakukan sejak 12 Juni 2025 dengan dibantu sepuluh Satpel SDA Kecamatan Pademangan.

Pembersihan dilakukan dengan cara manual agar dapat memastikan lumpur dapat terangkat dari saluran yang menyempit tersebut.

Pembersihan saluran itu, lanjut dia, dilakukan sepanjang 500 meter dengan kedalaman pengerukan hingga 100 sentimeter karena lumpurnya sudah padat sehingga saat hujan, tidak banyak menampung air.

Diharapkan dengan pembersihan lumpur itu, aliran alir menjadi lancar ke hilir melalui saluran penghubung (PHB) yang ada di sisi Jalan Hidup baru/KA.

“Hingga saat ini pengurasan sudah mencapai sekitar 60 persen lebih dan bila lancar akan dapat terselesaikan akhir April ini,” katanya. (Sutarno)

Click to comment

Trending

Exit mobile version