Bodetabek

RSUD Cileungsi Siapkan Langkah Hadapi Vandemi Covid-19

Published

on

Bogor, HarianDentana.com – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Cileungsi drg.Wiwik Wahyuningsih, MKM, mengatakan telah menyiapkan ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) dokter serta tenaga kesehatan (Nakes).

“Kita pun sudah menyiapkan sarana dan prasarana, berupa IGD khusus pasien terduga dan yang terconfirm Covid-19,” kata drg.Wiwik dalam keterangannya, Kamis (9/4/2020).

Wiwik juga mengatakan telah menyiapkan ruangan isolasi dengan bertekanan negatif, serta ruangan isolasi khusus Covid-19. “RSUD Cileungsi telah menyediakan sebanyak 16 kamar untuk menerima dan merawat pasien Orang Dalam Pemantauan(ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan pasien positif Covid-19,” katanya.

Untuk antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19, Wiwik pun menghimbau dan mengajak masyarakat khususnya warga Cileungsi untuk menjaga kebersihan dan kesehatan serta mematuhi instruksi Pemerintah untuk tidak keluar rumah. “Agar Masyarakat Cileungsi mematuhi instruksi pemerintah dan kalau keluar rumah menggunakan masker dan hindari kerumunan,” imbuhnya.

Tak lupa, kepada masyarakat Wiwik pun menjelaskan cara penularan Virus Corana (Covid-19) serta pencegahanya.
“Covid-19 bisa tertular melalui batuk atau bersin. Droplet ke benda sekitar, lalu disentuh tangan, tangan menyentuh mata, hidung, mulut aterinfeksi atau menghirup Covid-19. Untuk antisipasi penularan nya, agar kita selalu menjaga kebersihan dengan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer atau sabun,” jelas Wiwik.

“Covid-19 dapat bertahan hingga beberapa jam di permukaan benda bergantung pada jenis permukaan, suhu dan kelembaban lingkungan,” tambahnya.

Wiwik juga memberitahukan bahwa Covid-19 ini dapat menyebabkan penyakit pada saluran pernapasan, seperti flu dan demam 38°c, hingga pneumonia.

“Gejala Ringan Covid-19 ini, hidung tersumbat, nyeri tenggorokan, batuk dan demam (38°c), dan gejala beratnya pneumonia, sulit bernapas dan dapat menyebabkan kematian,” paparnya.

Lebih jauh iamenjelaskan, kelompok masyarakat yang rentan tertular Covid-19 adalah mereka yang sudah lanjut usia dan dengan penyakit komorbid (DM, penyakit jantung).

Untuk itu ia meminta agar masyarakat makan, tidur dan berolahraga untuk imunitas tubuh, serta Rajin mencuci tangan. “Jaga jarak aman 1 meter dengan orang yang batuk/bersin, hindari menyentuh mata, hidung dan mulut. Hindari bepergian ke daerah terjangkit atau bila sedang sakit,” Pintanya.

“Ketika batuk dan bersin, hindari meludah di tempat umum, olah daging mentah dengan hati-hati, hindari memakan daging hewan yang sakit/ mati karena sakit,” tambah Wiwik.

Ia juga menyampaikan bahwa bila ada gejala, agar segera berobat dan menggunakan masker. “Pemkab Bogor telah membuka layanan di Dinas Kesehatan Melalui sambungan cepat 24 jam Sitegar 119 atau posko layanan kegawatdaruratan medis 021-87901590 dan WhatsApp 081212349911,” pungkasnya.
Penulis: Dedy Firdaus/Roni

Click to comment

Trending

Exit mobile version